Senin, 22 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Pengolahan Pakai Cacing Curi Perhatian

Pengelolaan Sampah Organik

Nuki Nugraha

Kamis, 11 Januari 2018 - 21:47 WIB

Foto: Nuki Nugraha/BC
Foto: Nuki Nugraha/BC
A A A

Beritacianjur.com - SISTEM pengelolaan sampah organik dengan cara bantuan cacing, mencuri perhatian warga RW 05 Kampung Babakanlaban, Desa Bojongpicung yang hadir pada kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah di Madrasah Assyalafiyah, Kamis (11/1).

Beberapa warga, tampak antusias mengajukan pertanyaan seputar pengelolaan sampah organik dengan bantuan hewan cacing kepada Hendra Malik selaku narasumber dalam kegiatan tersebut.

Seperti diutarakan Ketua RT 05/05, Hj Nurliya yang menanyakan bisa tidaknya sampah organik memiliki nilai manfaat ekonomis sepertihalnya sampah anorganik.

"Pengolahan sampah organik selain dibuang begitu saja, bisa nga dimanfaatkan sehingga bernilai elonomis?,"tanya Nurliya.

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, Hendra terlebih dahulu memaparkan apa yang dimaksud dengan sampah organik dan anorganik, berikut dengan jenis sampahnya.

"Intinya, jenis sampah organik itu bahannya berasal dari alam dan mudah hancur (kembali ke alam). Contohnya bisa berupa bahan daun daunan dan lainnya, "terang Hendra seraya mencontohkan juga sampah yang termasuk anorganik seperti plastik, baja, besi dan lainya.

Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk pengolahan sampah organik jelas Hendra, pertama bisa dengan cara dibuang ke lubang biopori yang sebelumnya dibuat terlebih dahulu, kedua dengan cara bantuan hewan cacing.

"Nah pengolahan sampah dengan bantuan cacing ini nantinya bisa bernilai ekonomis. Kita bisa sekaligus beternak cacing, soalnya harga perKgnya dipasaran cukup lumayan,"terang Hendra sambil menyebutkan nama cacing yang dimaksud yaitu cacing Tiger.

Pada kesempatan itu Hendra kembali menjelaskan sistem pengelolaan sampah yang dijalankan Bank Sampah miliknya, yaitu dengan cara memilih dan memilah sampah rumah tangga.

"Sistem ini sebenarnya tidak ribet, bisa dijalankan semua warga di rumahnya masing masing. Yang penting ada kemuan untuk mau memilih dan memilah, mana sampah yang termasuk jenis organik dan mana yang anorganik,"ucapnya.

Setelah mendengar pemaparan narasumber warga lainnya Yuyun Sugilar menyatakan dukunganya dengan program pengelolaan sampah sebagaimana yang disampaikan narasumber.

"Saya sambut positif program ini. Lingkungan bersih kan buat kita juga, termasuk lingkungan disekitar Bale Sawala harus terlihat hijau,"kata Yuyun.

Tidak hanya sekadar Yuyun yang menyambut baik program pengelolaan sampah yang diusung narasumber, warga lainnyapun khususnya kaum ibu sepakat untuk menjalankannya.

"Jadi bisa di mulai kapan Pa Hendra program ini teh, bisa secepatnya?,"kata salah seoranb ibu yang diikuti rekan rekannya.

Sementara itu Kaur Umum Desa Bojongpicung, Gunawan Asikin mengatakan hasil kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah ini nantinya akan ada tindaklanjutnya, yaitu melibatkan semua elemen masyarakat.

"Intinya pesan pa Kades, mari bersama sama untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar kampung Desa Bojongpicung,"tandasnya. (*)

 

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 3 jam yang lalu

Tega, Ini Jeritan Hati Pegawai RSUD

PENGAKUAN mengejutkan datang dari sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Sudah dua bulan, insentif para pegawai di rumah sakit plat merah tersebut belum dibayarkan.

Bisnis Line 13 jam yang lalu

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…

Cianjur Euy 13 jam yang lalu

Mayat Pria Tanpa Identias Ditemukan Mengambang

MAYAT pria tanpa identitas ditemukan mengambang di genangan air Blok Sungai Citarum, Kampung Cinangsi RT 02/10, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Minggu (21/1/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Aktualita 19/01/2018 13:13 WIB

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 19/01/2018 08:00 WIB

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 19/01/2018 07:55 WIB

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:53 WIB

Pencetakan e KTP Dipusatkan di Kecamatan Ciranjang

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur menunjuk Kecamatan Ciranjang sebagai tempat pusat layanan pembuatan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi masyarakat yang ada di 5 Kecamatan. Antaralain, Kecamatan Ciranjang,…

Bisnis Line 18/01/2018 22:51 WIB

Cugenang Jadi Pencanangan Gerakan Pemasangan Patok Tanah PTSL

MINGGU ketiga di bulan Januari 2018 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur mulai menggarap program nasional sertifikasi tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:52 WIB

Harga Daging Ayam di Cianjur Masih Capai Rp 36 Ribu Per Kg

MESKI harga daging ayam potong di Cianjur disepakati Rp 33 ribu per kilogram (Kg). Namun, dipasaran harga daging unggas itu masih terbilang mahal, mencapai Rp 36 ribu per kg.