Senin, 22 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Camat : Papan Proyek Wajib Dipasang

Proyek Jembatan Dermaga

Nuki Nugraha

Kamis, 11 Januari 2018 - 21:50 WIB

Foto: Nuki Nugraha/BC
Foto: Nuki Nugraha/BC
A A A

Beritacianjur.com - CAMAT Bojongpicung, Pudjo Nugroho mengatakan papan proyek wajb dipasang untuk setiap proyek pemerintah, termasuk proyek pembangunan jembatan dermaga yang didanai CSR PLN.

Hal tersebut ditegaskan orang nomor satu di wilayah Kecamatan Bojongpicung itu, saat dikonfirmasi terkait pelaksanaan proyek jembatan dermaga, Kecamatan Bojongpicung yang hingga saat ini tidak dilengkapi dengan papan proyek di lokasi pekerjaan.

"Ya harusnya sih di lengkapi dengan papan proyek, kan itu juga proyek pemerintah. Nanti saya coba hubungi pengawasnya,"kata Pudjo saat ditemui di kantornya, Kamis (11/1).

Sebelumnya, warga Desa/Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meminta pihak kontraktor pelaksana proyek pembangunan jembatan Dermaga, tidak asal membangun. Pasalnya, jembatan merupakan akses vital yang nantinya digunakan masyarakat.

Tokoh Masyakarat Bojongpicung Wayway Soewarha mengatakan, jembatan merupakan proyek yang sangat vital, karena itu dalam pelaksanaan pembangunannya harus benar benar diperhatikan aspek kualitasnya, artinya tidak asal jadi begitu saja.

“Proyek ini memang didanai CSR PT PLN. Tapi tetap saja, jangan karena judulya pemberian, terus pengerjaannya malah asal asalan, mengabaikan kualitas,”ujar Wayway kepada Berita Cianjur.

Menurut tokoh masyarakat yang aktif menjadi BPD Desa Bojongpicung itu, salah satu upaya agar kualitas pekerjaan sesuai dengan kualitas, minimal ada transparansi kepada masyarakat dari pihak kontraktor soal pekerjaan yang saat ini tengah mereka laksanakan. Jadi jelasnya, secara tidak langsung masyarakat ikut diajak dalam melakukan pengawasan pengerjaan dilapangan.

“Paling tidak ada papan proyek yang di pasang di lokasi. PT PLN kan milik pemerintah, dana yang digunakan untuk membiayai pembangunan jembatan tentunya bersumber dari dana masyarakat. Jadi apa salahnya kalau masyarakat juga ingin kalau pembangunan jembatan ini berkualitas bagus,”jelasnya.

Ditegaskan Wayway, kalau masyarakat juga berhak ikut melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek pemerintah, karena nantinya yang akan menikmati langsung hasil pembangunan adalah masyarakat.

“Kalau hasilnya buruk kan yang merasakan ruginya masyarakat juga. Apalagi kalau sampai ada dampak yang sampai mengakibatkan jatuh korban, bisa jadi panjang itu,”ucapnya.

Sebelumnya,  informasi kepada publik baru baru ini dipublikasikan pihak rekanan pelaksana proyek pembangunan jembatan Dermaga, Kecamatan Bojongpicung melalui media berupa spanduk.

Sayangnya, publikasi yang disampaikan rekanan itu bukan berupa informasi sebagaimana lazimnya yang dipampang pada papan proyek pemerintah, melainkan baru sebatas informasi permohonan maaf adanya kemungkinan ganguan bagi pengguna jalan, akibat pelaksanaan proyek.

Pantauan Berita Cianjur, tampak terbentang spanduk pemberitahuan p di lokasi, bertuliskan permohonan maaf kepada para pengguna jalan menyusul adanya kegiatan pembangunan.

Di kiri spanduk terpampang logo khas PLN, sementara  di pojok kanan tercantum nama rekanan yakni Beverint Hydro Tech Konsorsium dan dibawahnya tercantum nama rekanan konsultan perencana, PT Gumilang Sejati.

Salah seorang pengamat pembangunan asal Timur Cianjur, Wawan K saat dimintai tanggapannya terkait soal ini memberikan apresiasi atas sikap rekanan.

Menurutnya, informasi yang dipublish rekanan melalui media spanduk yang berisikan permohonan maaf kepada para pengguna jalan atas adanya aktivitas proyek di lokasi memang perlu dilakukan, sebagai upaya meminimalisir terjadinya hal yang tidak diinginkan.

"Saya kira langkah yang dilakukan rekanan untuk soal pemasangan spanduk itu sudah tepat dan bagus, "ujar Wawan.

Namun sambung Wawan, akan sangat lebih tepat, bagus dan sesuai kaidah aturan, kalau pihak reknan juga memasang spanduk soal informasi detail proyek, seperti nilai anggaran, no SPK, sumber dana dan masa waktu pengerjaan.

"Soal informasi itu juga jangan sampai dilupakan rekanan, karena publik juga berhak mengetahuinya, sebab proyek pembangunan jembatan ini kan bukan proyek swasta,"kata Wawan.

Kembali Wawan mengingatkan, pemasangan papan proyek dilokasi itu sebagai wujud upaya dilaksanakannya transparansi yang dilakukan rekanan kepada masyarakat.

"Kan jadi aneh juga, kalau hanya diminta memasang informasi itu saja rekanan malah ogah ogahan. Ada apa yah, jangan sampai nanti menjadi preseden buruk bagi pihak yang sudah memberi pekerjaan loh gara gara soal ini,"ungkapnya.

Sementara beberapa orang pihak dari rekanan saat dihubungi untuk dimintai tanggapannya soal ini, hingga berita ini diturunkan masih belum memberikan jawaban. Pesan singkat melalui layanan SMS dari wartawan ke nomor telephone selularnya tak juga mendapat balasan. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 3 jam yang lalu

Tega, Ini Jeritan Hati Pegawai RSUD

PENGAKUAN mengejutkan datang dari sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Sudah dua bulan, insentif para pegawai di rumah sakit plat merah tersebut belum dibayarkan.

Bisnis Line 13 jam yang lalu

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…

Cianjur Euy 13 jam yang lalu

Mayat Pria Tanpa Identias Ditemukan Mengambang

MAYAT pria tanpa identitas ditemukan mengambang di genangan air Blok Sungai Citarum, Kampung Cinangsi RT 02/10, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Minggu (21/1/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Aktualita 19/01/2018 13:13 WIB

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 19/01/2018 08:00 WIB

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 19/01/2018 07:55 WIB

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:53 WIB

Pencetakan e KTP Dipusatkan di Kecamatan Ciranjang

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur menunjuk Kecamatan Ciranjang sebagai tempat pusat layanan pembuatan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi masyarakat yang ada di 5 Kecamatan. Antaralain, Kecamatan Ciranjang,…

Bisnis Line 18/01/2018 22:51 WIB

Cugenang Jadi Pencanangan Gerakan Pemasangan Patok Tanah PTSL

MINGGU ketiga di bulan Januari 2018 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur mulai menggarap program nasional sertifikasi tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:52 WIB

Harga Daging Ayam di Cianjur Masih Capai Rp 36 Ribu Per Kg

MESKI harga daging ayam potong di Cianjur disepakati Rp 33 ribu per kilogram (Kg). Namun, dipasaran harga daging unggas itu masih terbilang mahal, mencapai Rp 36 ribu per kg.