Kamis, 18 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Harga Terus Melambung, Pedagang Daging Ayam Mogok Jualan

Angga Purwanda

Sabtu, 13 Januari 2018 - 17:44 WIB

Foto: Angga Purwanda/BC
Foto: Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - MELAMBUNGNYA harga daging ayam potong di pasaran membuat para pedagang ayam potong memutuskan menggelar aksi mogok jualan.

Tak hanya di Pasar Induk Pasirhayam saja, pedagang daging ayam di Pasar Muka, Cianjur pun melakukan hal yang sama.

"Aksi mogok jualan ini, kami lakukan sebagai bentuk protes terhadap pemerintah yang tidak dapat menyelesaikan persoalan terus melambungnya harga daging ayam potong di pasaran," ungkap Agus Maulidin (43), seorang pedagang daging ayam potong di Pasar Induk Pasirhayam, Cilaku, Sabtu (13/1/2018).

Rencananya, jelas Agus, aksi mogok berjualan para pedagang itu akan dilakukan hingga Senin (16/1/2018) mendatang. Akibatnya, daging ayam bakal hilang dari pasaran selama beberapa hari ke depan.

"Aksi mogok ini sudah kami (Pedagang, red) sepakati, terlebih dengan Asosiasi Pedagang Daging Domba Ayam dan Sapi (APDDAS) Kabupaten Cianjur yang mengeluarkan surat edaran nomor 005/APDDAS/KAB-CIANUR/I/2018 yang berisi hasil muyawarah pengurus, bandar, dan pedagang ayam pada 8 Januari 2018, tentang kenaikan harga ayam yang tidak wajar setelah Natal dan tahun baru kemarin," jelasnya.

Selain diikuti, para pedagang daging ayam di sejumlah pasar tradisional di Cianjur. Aksi mogok juga dilakukan oleh para peternak ayam, broker, bandar, pemotong, dan suplayer.

"Semua pihak yang terkait, diimbau agar melaksanakan isi surat edaran tersebut, hingga permintaan penurunan harga bisa dikabulkan atau terealiasi. Bagi yang tidak mengikuti edaran, bakal mendapatkan sanksi, berupa denda sebesar Rp 10 juta bagi pemotong dan Rp 1 juta untuk pengecer, dan ini telah kami sepakati," kata Agus.

Agus menuturkan, harga ayam hidup dari broker sekarang sudah mencapai harga Rp 22 ribu per kilogram, kabarnya bakal ada kenaikan lagi menjadi Rp 25 ribu per kilogram. Jika benar terjadi, ungkap dia, diperkirakan harga daging ayam bisa menembus harga Rp 41 ribu per kilogram.  

"Sekarang harga dari broker Rp 22 ribu saja membuat harga daging ayam di pasar capai Rp 38 ribu per kilogram. Jika naik lagi, harga daging bisa di atas Rp 40 ribu per kilogram. Kenaikan harga ini sudah sangat tidak wajar, pasalnya beberapa hari setelah hari raya atau momen besar, harga seharusnya sudah turun. Namun kali ini, bukannya turun, harga malah terus merangkak naik,"  tuturnya.

Mogok berjualannya, para pedagang daging ayam di pasaran membuat masyarakat kebingungan. Seperti yang diungkapkan Dinda (32), seorang ibu rumah tangga. Dinda, mengaku kebingungan mencari daging ayam. Dia sempat mencari daging ke sejumlah pasar, namun tidak ad ayang jualan. Pasalnya dia tidak tahu jika para pedagang mogok.  

"Tidak tahu kalau mogok, saya kira masih ada ada yang jualan. Dapat juga sih, dari penjual sayur keliling, tapi harganya mencapai Rp 38 ribu per kilogram," ungkap Dinda. (*).

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 18 jam yang lalu

Hati-hati, Limbah Medis di RSUD Masih Numpuk

MESKI berbahaya bahkan mengancam kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya, namun persoalan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di RSUD Sayang Cianjur, yang dibiarkan menumpuk di ruangan…

Kick Off 19 jam yang lalu

Poin Perdana Maung di Partai Perang Para Mantan, Ini Catatan Gomez

PERANG para mantan mewarnai duel antara Persib kontra Sriwijaya FC. Maung Bandung berhasil membuka Piala Presiden 2018 dengan kemenangan.

Cianjur Euy 16/01/2018 21:43 WIB

Irda Didesak Tindak Tegas!

INSPEKTORAT Daerah (Irda) Kabupaten Cianjur diminta fokus dan serius dalam melakukan pemeriksaan terhadap pegawai dan pejabat di lingkungan RSUD Sayang, Cianjur yang diduga terlibat melakukan pungutan…

Aktualita 16/01/2018 08:00 WIB

Innalillahi, Bahan Berbahaya dan Beracun Dibiarkan Numpuk

RSUD, oh, RSUD. Ada apa dengan RSUD Sayang Cianjur? Dua mhasalah besar belum juga selesai, kini rumah sakit plat merah tersebut kembali menjadi sorotan publik. Betapa tidak, limbah bahan berbahaya dan…

Cianjur Euy 16/01/2018 07:55 WIB

Satu Pelaku Pesta Seks Sesama Jenis Ditetapkan sebagai Tersangka

SATU dari lima orang pelaku pesta seks sesama jenis di salah satu Komplek Villa di kawasan Cipanas, Sabtu (13/1/2018) sekitar pukul 22.00 Wib, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Cianjur Euy 15/01/2018 22:55 WIB

Manfaatkan Pekarangan Rumah Untuk Bertani

Pemerintah Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaluyu mendorong warga setempat untuk memanfaatkan pekarangan rumah untuk mengembangkan pertanian. Pasalnya lahan pertanian diwilayah itu terus berkurang, akibat…

Cianjur Euy 15/01/2018 22:53 WIB

Waspadai Angin Kencang, Pemkab Diminta Tebang Pohon

Kondisi cuaca ekstrim yang terjadi mengharuskan warga dan pengendara yang melintas di sejumlah ruas jalan di Cianjur agar mewaspadai bahaya pohon tumbang akibat terjangan angin kencang.

Cianjur Euy 15/01/2018 22:51 WIB

Wabup: Hari Ini Harga Daging Ayam di Cianjur Rp 33 Ribu/Kg

MENGHILANGNYA daging ayam potong di sejumlah Pasar Tradisional di Cianjur dalam tiga hari terakhir, akibat mogok berjualannya pedagang membuat Pemkab Cianjur bergerak cepat untuk menyelesaikan persoalan…

Aktualita 15/01/2018 08:00 WIB

Ada Indikasi Penyimpangan, Kapan Ditindak?

DUA permasalahan besar di RSUD Sayang Cianjur, semakin menjadi sorotan bahkan membuat geram sejumlah kalangan. Betapa tidak, meski sudah meresahkan dan mengorbankan banyak masyarakat, namun hingga saat…

Cianjur Euy 15/01/2018 07:30 WIB

Ada 1 Pelajar dan 1 Ayah Beranak Tiga, 5 Pelaku Ditangkap Saat Bugil

IRONIS, di Kota Santri yang memiliki program ‘Cianjur Lebih Maju dan Agamis’, ada pesta seks sesama jenis. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu ((13/1/2018) sekitar pukul 22.00 Wib.