Selasa, 19 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Polisi Selidiki Penyebab Mahalnya Harga Daging Ayam

Angga Purwanda

Sabtu, 13 Januari 2018 - 19:08 WIB

Foto: Angga Purwanda/BC
Foto: Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur menerjunkan Satuan Tugas (Satgas) Pangan untuk menyelidiki penyebab terus melambungnya harga daging ayam potong di pasaran.

Hal itu, diungkapkan Kapolres Cianjur AKBP, Soliyah, SIK, MH saat melakukan peninjauan ketersediaan bahan pokok di Pasar Muka, Cianjur, Sabtu (13/1/2018).

Soliyah menegaskan, telah memerintahkan jajarannya untuk menindak tegas setiap yang terlibat yang menyebabkan harga daging ayam potong di pasaran terus merangkak naik.

"Bila terbukti ada permainan dan pelanggaran yang menyebabkan harga daging ayam potong di pasaran naik, kami perintahkan (Jajaran, red) tindak tegas," tegas Soliyah.

Selain itu, kata Soliyah, pihaknya juga menekankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur untuk terjun langsung ke tingkat peternak agar mengetahui penyebab pasti, mahalnya harga daging unggas itu.

"Karena, kami (Kepolisian, red) juga terlibat dan bertanggung jawab dalam menjaga stabilitas harga pangan di Kabupaten Cianjur. Sehingga dengan koordinasi yang terus dilakukan secara maksimal dengan pemkab dan asosiasi, diharapkan Senin mendatang harga daging ayam potong dapat kembali ke harga normal," katanya.

Soliyah meminta, aksi mogok yang dilakukan para pedagang daging ayam potong tidak berlangsung lama, sehingga tidak menimbulkan keresahan di tingkat konsumen.

"Dinas perdagangan agar segera mengambil langkah strategis, sehingga masalah ini segera teratasi. Kami mendukung, setiap upaya perbaikan dan stabilisasi harga daging ayam di Kabupaten Cianjur, dan kami akan tempuh upaya persuasif untuk hal tersebut," ucapnya.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Cianjur, Himam Harus, mengatakan, terus melambungnya harga daging ayam potong di pasaran diduga karena ulah para broker.

"Selama 6 tahun menjadi Kadis, perkembangan daging ayam saat ini, merupakan kondisi terparah dari tahun sebelumnya. Setelah ditelaah,  diduga ada permainan ditingkat broker," kata Himam.

Rencananya, sebut Himam, Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman akan mengundang seluruh pengusaha ternak ayam dan broker, untuk klarifikasi masalah yang terjadi.

"Cianjur merupakan terbesar ke 2 produsen ayam setelah Ciamis. Kebutuhan ayam di Cianjur dalam 1 bulan mencapai 500 ton,  dengan asumsi untuk 400.000 KK," ucap Himam.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pedagang Daging Domba Ayam dan Sapi (APDDAS) Kabupaten Cianjur, Yayuk Sri Rahayu, menjelaskan, kondisi mahalnya harga daging ayam potong di pasaran sudah tidak dapat ditolerir.

Yayuk mengungkapkan, harus adanya pemangkasan birokrasi yang berbelit dalam rantai distribusi daging ayam potong.

"Kenaikan harga daging ayam pernah terjadi pada tahun 2016 dan saat ini kejadian terulang lagi. Ini dinilai yang terparah," ungkap Yayuk.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Aktualita 08/06/2018 07:00 WIB

Usut Tuntas Pengelolaan PPJ

MENGUATNYA dugaan penyimpangan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) di Cianjur, membuat sejumlah aktivis untuk segera melaporkannya ke pihak kepolisian. Benarkah?

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Aktualita 07/06/2018 08:00 WIB

Dugaan Penyelewengan Pengelolaan PPJU Makin Menguat

DUGAAN adanya kejanggalan atau penyelewengan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) di Cianjur, semakin menguat. Benarkah?

Cianjur Euy 06/06/2018 20:11 WIB

PJU dan Rambu-rambu di Jalur Alternatif Mudik Ditambah

DINAS Perhubugan (Dishub) Kabupaten Cianjur akan menyiapkan penambahan penerangan jalan umum (PJU) maupun rambu-rambu lalulintas di beberapa ruas jalur altenatif di wilyah itu yang dinilai masih minim…

Cianjur Euy 06/06/2018 20:02 WIB

Tak Laik Jalan, Dishub Kandangkan Angkutan Mudik

SEJUMLAH kendaraan umum untuk kebutuhan angkutan mudik Idul Fitri 1439 Hijriyah di Kabupaten Cianjur, terpaksa dikandangkan sementara karena tak laik jalan. Kendaraan bisa kembali beroperasi apabila perusahaan…

Ragam 06/06/2018 11:14 WIB

Kayuh Sepeda, Bocah Ini Nekat Mudik dari Cianjur ke Majalengka

NEKAT dan luar biasa. Itulah ungkapan yang pas disematkan untuk Ade Rahman, santri pesantren di kawasan Ciketung, Cipanas, Cianjur. Betapa tidak, dengan mengayuh sepeda, santri ini nekat mudik dari Cianjur…