Selasa, 23 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Polisi Selidiki Penyebab Mahalnya Harga Daging Ayam

Angga Purwanda

Sabtu, 13 Januari 2018 - 19:08 WIB

Foto: Angga Purwanda/BC
Foto: Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur menerjunkan Satuan Tugas (Satgas) Pangan untuk menyelidiki penyebab terus melambungnya harga daging ayam potong di pasaran.

Hal itu, diungkapkan Kapolres Cianjur AKBP, Soliyah, SIK, MH saat melakukan peninjauan ketersediaan bahan pokok di Pasar Muka, Cianjur, Sabtu (13/1/2018).

Soliyah menegaskan, telah memerintahkan jajarannya untuk menindak tegas setiap yang terlibat yang menyebabkan harga daging ayam potong di pasaran terus merangkak naik.

"Bila terbukti ada permainan dan pelanggaran yang menyebabkan harga daging ayam potong di pasaran naik, kami perintahkan (Jajaran, red) tindak tegas," tegas Soliyah.

Selain itu, kata Soliyah, pihaknya juga menekankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur untuk terjun langsung ke tingkat peternak agar mengetahui penyebab pasti, mahalnya harga daging unggas itu.

"Karena, kami (Kepolisian, red) juga terlibat dan bertanggung jawab dalam menjaga stabilitas harga pangan di Kabupaten Cianjur. Sehingga dengan koordinasi yang terus dilakukan secara maksimal dengan pemkab dan asosiasi, diharapkan Senin mendatang harga daging ayam potong dapat kembali ke harga normal," katanya.

Soliyah meminta, aksi mogok yang dilakukan para pedagang daging ayam potong tidak berlangsung lama, sehingga tidak menimbulkan keresahan di tingkat konsumen.

"Dinas perdagangan agar segera mengambil langkah strategis, sehingga masalah ini segera teratasi. Kami mendukung, setiap upaya perbaikan dan stabilisasi harga daging ayam di Kabupaten Cianjur, dan kami akan tempuh upaya persuasif untuk hal tersebut," ucapnya.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Cianjur, Himam Harus, mengatakan, terus melambungnya harga daging ayam potong di pasaran diduga karena ulah para broker.

"Selama 6 tahun menjadi Kadis, perkembangan daging ayam saat ini, merupakan kondisi terparah dari tahun sebelumnya. Setelah ditelaah,  diduga ada permainan ditingkat broker," kata Himam.

Rencananya, sebut Himam, Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman akan mengundang seluruh pengusaha ternak ayam dan broker, untuk klarifikasi masalah yang terjadi.

"Cianjur merupakan terbesar ke 2 produsen ayam setelah Ciamis. Kebutuhan ayam di Cianjur dalam 1 bulan mencapai 500 ton,  dengan asumsi untuk 400.000 KK," ucap Himam.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pedagang Daging Domba Ayam dan Sapi (APDDAS) Kabupaten Cianjur, Yayuk Sri Rahayu, menjelaskan, kondisi mahalnya harga daging ayam potong di pasaran sudah tidak dapat ditolerir.

Yayuk mengungkapkan, harus adanya pemangkasan birokrasi yang berbelit dalam rantai distribusi daging ayam potong.

"Kenaikan harga daging ayam pernah terjadi pada tahun 2016 dan saat ini kejadian terulang lagi. Ini dinilai yang terparah," ungkap Yayuk.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 15 jam yang lalu

Desak Audit RSUD, Komisi IV Sebut Pemkab Cianjur Jangan Tinggal Diam

BPJS Kesehatan menunggak hingga Rp45 miliar. Itulah pengakuan dari pejabat RSUD Sayang Cianjur yang disampaikan terhadap Komisi IV DPRD Cianjur.

Aktualita 15 jam yang lalu

Aset RSUD Diduga Raib

EMPAT masalah sudah terungkap dan membuat geram banyak pihak. Kini, persoalan baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur kembali terbongkar. Ada apa lagi?

Cianjur Euy 22/01/2018 20:57 WIB

Tolak Alihfungsi dan Pembongkaran Bujensa

AKSI penolakan terkait alihfungsi dan pembongkaran eks Gedung SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red) terus disuarakan berbagai kalangan. Bahkan, aktivis di Cianjur akan menggugat Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Aktualita 22/01/2018 08:00 WIB

Tega, Ini Jeritan Hati Pegawai RSUD

PENGAKUAN mengejutkan datang dari sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Sudah dua bulan, insentif para pegawai di rumah sakit plat merah tersebut belum dibayarkan.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:37 WIB

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:36 WIB

Akhirnya Keluarga Otim Punya Rumah Baru

RAUT wajah Otim (47) tampak berseri seri dipenuhi kebahagian. Bagaimana tidak bahagia, Minggu (21/1) dirinya bisa bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi, Calon Wakil Gubernur Jabar.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:35 WIB

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Bisnis Line 21/01/2018 22:28 WIB

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…

Cianjur Euy 21/01/2018 21:52 WIB

Kecewa Kebijakan Pemkab, Warga Segel Eks SD Bujensa

SEBUAH spanduk penolakan terbentang di pagar tembok eks SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red). Spanduk penolakan itu ditempel oleh warga yang menilai Pemkab Cianjur tidak menjalankan komitmen yang dibuat terkait…

Cianjur Euy 21/01/2018 21:50 WIB

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen.