Selasa, 23 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Rekayasa Jalur dan Trayek Angkum Baru Untuk Urai Kemacetan

Angga Purwanda

Minggu, 14 Januari 2018 - 22:03 WIB

Foto: Angga Purwanda/BC
Foto: Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur gencar melakukan sosialisasi terkait rekayasa lalulintas dan trayek angkutan umum (Angkum, red) baru. Program penataan itu, untuk mengurai kemacetan kendaraan yang ada di dalam kota Cianjur, rencananya kedua program itu akan mulai diterapkan pada 27 Januari 2018.

Rencanaya, Dishub Kabupaten Cianjur menyiapkan 10 lintasan trayek angkum, di antaranya, untuk lintas satu  mulai dari Terminal  Pasirhayam-Cikaret-Jalan Siliwangi (Joglo)-Jalan Siti Jenab-Jalan Otista-Jalan Taifur Yusuf-Jalan Suroso-Jalan KH Ashari-Jalan Mayor Harun Kabir, Jalan Barisan Banteng-Jalan Arif Rahman Hakim-Jalan Prof Moh Yamin-Jalan Perintis Kemerdekaan-Terminal Pasirhayam.

Lintasan dua melalui Terminal Pasirhayam-Jebrod-Jalan Perintis Kemerdekaan-Jalan Promoya-Jalan KH Hasyim Ashari-Jalan Suroso- Jalan Taifur Yusuf-Jalan Otista II-Jalan Siliwangi- Jalan Adi Sucipta-Jlan Aria Cikondang-Jalan Siliwangi-Terminal Pasirhayam.

Lintas tiga melalui Terminal Rawabango-Jalan Raya Bandung-Jalan Arif Rahman Hakim (Araha)-Jalan Barisan Banteng-Jalan Pasar Baru Ruko-Ramayana-Jalan Dr Muwardi (Bypas)-Jalan Irhanda-Panembong Rawey-Gombong-Caringin-Gasol-Caringin-Gombong-Limbangansari-Pangeran Hidayatullah (Panghid)-Siliwangi-Siti Jenab-Irhanda-Selakopi-Arya Wiratanudatar-Pramuka-Terminal Rawanbago.

Lintasan empat Terminal Rawabango-Jalan Raya Bandung- Araha-Promoya-Amalia Rubini-Arciko-Siliwangi-Gatot Mangkupraja-KH Abdulah bin Nuh-Panghid-Gombong-Rawey-Panembong-Dr Muwardi-Jalan Raya Bandung-Rawabango.

Lintas lima melalui Terminal Rawabango-Jalan Halte Maleber-Jalan KH Opo Mustofa-Jalan Didi Prawirakusumah-Promoya-Jalan Raya Bandung-Rawabango.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur, Rahmat Hartono, mengatakan, sejumlah rute angkum itu akan melayani seluruh ruas jalan yang ada di wilayah kota Cianjur. Sehingga, ucap dia, masyarakat pengguna angkum tidak akan lagi kesulitan untuk mengakses kendaraan umum di kota Cianjur.

“Ini merupakan bagian dari upaya penataan kota, agar seluruh wilayah dapat terlewati oleh akses angkum. Kami juga akan memberlakukan sistem satu arah di beberapa ruas jalan di dalam kota Cianjur,” kata Rahmat, kepada wartawan, Minggu (14/1/2018).

Rahmat mengatakan, Pemkab Cianjur pada dasarnya ingin penerapan rekayasa lalulintas dan trayek angkum baru segera dilakukan. Tapi aspirasi dari pengelola dan pengusaha angkum terkait teknis pelaksanaan yang mesti didahulukan, maka disepakati penerapannya ditunda. "Harusnya pekan lalu sudah diuji coba, tapi ditunda jadi 27 Januari 2018. Tidak lagi uji coba, tapi langsung launching," tuturnya.

Hingga waktu yang ditentukan, lanjut dia, Dishub bakal menyiapkan berbagai kebutuhan, seperti rambu, stiker, dan pengecatan angkum. "Jadi sambil menunggu waktu penerapan, persiapan dilakukan. Untuk pengecetan dilakukan oleh pengusaha, itu sudah jadi kesepakatan," tuturnya.
Dia menambahkan, dalam rapat koordinasi Bakorlantas dan pengelola angkum, beberapa waktu lalu, pihaknya juga melakukan pembagian trayek untuk 1.489 angkum yang ditata ulang jalurnya. Pasalnya,dari belasan trayek, kini diubah menjadi 10 trayek, namun dengan jalur yang lebih panjang.

"Sudah selesai untuk pembagian trayek, dari yang semua diundi jadi dibagi berdasarkan kesepakatan bersama.Alhamdulillah sudah disepakati dan dibagi. Jadi nanti sudah diterapkan, langsung ke jalur yang baru," ungkapnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 15 jam yang lalu

Desak Audit RSUD, Komisi IV Sebut Pemkab Cianjur Jangan Tinggal Diam

BPJS Kesehatan menunggak hingga Rp45 miliar. Itulah pengakuan dari pejabat RSUD Sayang Cianjur yang disampaikan terhadap Komisi IV DPRD Cianjur.

Aktualita 15 jam yang lalu

Aset RSUD Diduga Raib

EMPAT masalah sudah terungkap dan membuat geram banyak pihak. Kini, persoalan baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur kembali terbongkar. Ada apa lagi?

Cianjur Euy 22/01/2018 20:57 WIB

Tolak Alihfungsi dan Pembongkaran Bujensa

AKSI penolakan terkait alihfungsi dan pembongkaran eks Gedung SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red) terus disuarakan berbagai kalangan. Bahkan, aktivis di Cianjur akan menggugat Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Aktualita 22/01/2018 08:00 WIB

Tega, Ini Jeritan Hati Pegawai RSUD

PENGAKUAN mengejutkan datang dari sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Sudah dua bulan, insentif para pegawai di rumah sakit plat merah tersebut belum dibayarkan.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:37 WIB

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:36 WIB

Akhirnya Keluarga Otim Punya Rumah Baru

RAUT wajah Otim (47) tampak berseri seri dipenuhi kebahagian. Bagaimana tidak bahagia, Minggu (21/1) dirinya bisa bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi, Calon Wakil Gubernur Jabar.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:35 WIB

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Bisnis Line 21/01/2018 22:28 WIB

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…

Cianjur Euy 21/01/2018 21:52 WIB

Kecewa Kebijakan Pemkab, Warga Segel Eks SD Bujensa

SEBUAH spanduk penolakan terbentang di pagar tembok eks SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red). Spanduk penolakan itu ditempel oleh warga yang menilai Pemkab Cianjur tidak menjalankan komitmen yang dibuat terkait…

Cianjur Euy 21/01/2018 21:50 WIB

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen.