Senin, 23 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Wabup: Hari Ini Harga Daging Ayam di Cianjur Rp 33 Ribu/Kg

Jika Ditemukan Harga Diluar Kesepakatan Pedagang Akan Ditindak Tegas

Angga Purwanda

Senin, 15 Januari 2018 - 22:51 WIB

Foto: Angga Purwanda/BC
Foto: Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - MENGHILANGNYA daging ayam potong di sejumlah Pasar Tradisional di Cianjur dalam tiga hari terakhir, akibat mogok berjualannya pedagang membuat Pemkab Cianjur bergerak cepat untuk menyelesaikan persoalan itu.

Pemkab Cianjur memastikan mulai Selasa (16/1/2018) harga daging ayam potong di Kabupaten Cianjur menjadi Rp 33 ribu per kilogram. Penetapan itu keluar setelah digelar rapat koordinasi antara peternak, pedagang, Pemkab Cianjur dan unsur Muspida lainnya di ruang Wakil Bupati Cianjur, Senin (15/1/2018).

"Mulai besok, pedagang akan kembali berjualan seperti biasa dengan harga maksimal di pengecer sebesar Rp 33 ribu per kilogram. Harga ini sesuai dengan kesepakatan dengan berbagai pihak yang hadir dalam rapat koordinasi tadi (kemarin, red)," ujar Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman kepada wartawan usai rapat.

Herman menyebutkan, jika ada pedagang yang menjual harga daging ayam di atas Rp 33 ribu per kilogram, maka Asosiasi Pedagang Daging Domba Ayam dan Sapi (APDDAS) Kabupaten Cianjur bakal turun tangan. "Warga Cianjur silakan belanja lagi ke pasar, kalau ada yang masih mahal silakan lapor. Nanti APDDAS yang menindak," katanya.

Herman mengungkapkan, kenaikan harga daging ayam beberapa hari lalu disebabkan sejumlah faktor, yakni broker yang diduga memainkan harga dan cuaca. Menurutnya, didapati jika cuaca yang sering hujan disertai angin kencang membuat banyak ayam peternak mati, sehingga produksi dan stok berkurang.

"Selain itu diduga ada broker yang bermain. Tapi masih didalami, belum dipastikan broker mana yang bermain. Tapi kalau memang sudah didapatkan data valid, kami akan koordinasi dengan Polres Cianjur. Pasalnya Polres sudah instruksikan Satreskrim untuk tindak broker yang bermain harga," tuturnya.

Di samping itu, lanjut dia, Pemkab bakal membuat kesepakatan dengan peternak dan pedagang untuk memastikan harga tetap stabil dalam jangka panjang. Maka dari itu, dalam kesepakatan bakal ditentukan harga tertinggi di peternak, sehingga dalam kondisi apapaun harga daging ayam paling tinggi Rp 33 ribu per kilogram. "Kesepakatannya bakal disusun dan segera ditetapkan," tuturnya.

Sementara itu, Owner PT QL Trimitra, Drh Cecep Moch Wahyudin, menuturkan, pihaknya bakal turut memenuhi kebutuhan daging ayam di Cianjur sekitar 100 sampai 200 ton. Dengan begitu, diharapkan penekanan harga hingga Rp 33 ribu per kilogram bisa terus berjalan dalam waktu panjang.

"Sebenarnya kalau berdasarkan hitungan, dengan harga Rp 33 ribu itu semua sudah untung. Peternak untung, begitu juga dengan broker, rumah potong, dan pedagang," kata Cecep.

Cecep menyatakan, jika kenaikan harga di awal tahun ini merupakan titik tertinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sehingga perlu ada upaya lebih lanjut untuk menstabilkan harga ke depan. Cecep  menyetujui pembuatan kesepakatan antara peternak dan pedagang agar harga stabil dalam waktu panjang.

"Kesepakatan itu perlu, jadi tidak ada lagi yang bermain harga. Saya rasa dengan penetapan harga di rencana kesepakatan (MoU, red) itu, semua pihak bakal diuntungkan. Tinggal penambahan beberapa poin yang dirasa perlu, seperti adanya ketentuan jika pedagang membeli stok itu dari peternak Cianjur. Saya rasa itu bakal membuat harga stabil dalam jangka panjang," jelasnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 20/04/2018 08:00 WIB

DPRD Jadi Anak Buah Bupati?

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi dan Sekretaris Dewan, Cahyo Supriyo terkait mekanisme penghapusan pendapat atau pandangan akhir fraksi, kembali terbongkar.

Aktualita 20/04/2018 07:55 WIB

4 Kader ‘Selingkuhi’ Partai, Ketuanya Malah Acuh

KASUS ‘perselingkuhan’ anggota DPRD Kabupaten Cianjur menyeruak ke ruang publik. Secara terbuka dan terang-terangan, para wakil rakyat ini begitu berani mempertontonkan permainan hati dengan pujaannya,…

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Pengendara Opang Desak Hapus Angkutan Berbasis Online

RIBUAN pengendara ojek pangkalan (Opang) dan angkutan umum (Angkum) di Cianjur menggelar aksi unjukrasa di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (19/4/2018).

Cianjur Euy 19/04/2018 21:52 WIB

Prediksi Harga Beras Jelang Ramadan tak Melonjak

SEJUMLAH pedagang komoditas beras di Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku memprediksi untuk harga beras tidak akan mengalami lonjakan menjelang Ramadan 1438 Hijriah mendatang.

Aktualita 19/04/2018 08:00 WIB

Kebohongan Ketua DPRD Terungkap

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi terkait mekanisme penghapusan pendapat akhir fraksi semakin menguat. Benarkah?

Aktualita 19/04/2018 07:55 WIB

Balas Budi? Ini Dugaan Kongkalikong Antara Bupati dan Ketua DPRD

DUGAAN kongkalikong antara Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar dengan Ketua DPRD, Yadi Mulyadi menyeruak. Pasalnya, meski sejak awal sudah diketahui belum mengantongi izin, namun Megaproyek Campaka baru…

Aktualita 19/04/2018 07:50 WIB

Golkar Pecat Dua Anggotanya, Demokrat?

HAWA politik Cianjur kian memanas. Birunya langit tak lagi menjadi pertanda akan cerahnya panggung politik Cianjur, tapi sebaliknya justru membawa pertanda datangnya “hujan badai” yang akan menyapu…

Cianjur Euy 18/04/2018 21:55 WIB

Polwan Polres Cianjur Berikan Bantuan Bagi Adah

MEMPERINGATI Hari Kartini 2018 jajaran Polisi Wanita (Polwan) Polres Cianjur menggelar sejumlah kegiatan sosial, di antaranya dengan menyambangi kediaman Adah, warga Kampung Mayak Empang RT 01/04, Desa…

Cianjur Euy 18/04/2018 21:55 WIB

Polres Cianjur Ciduk Tujuh Pelaku Kejahatan

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur menciduk tujuh orang pelaku kejahatan yang biasa menjalankan aksinya di wilayah hukum Cianjur. Penangkapan ketujuh pelaku itu dilakukan dalam waktu dan tempat berbeda.

Aktualita 18/04/2018 08:10 WIB

Desak Pemkab Tanggung Jawab, Garis Sebar Spanduk Banjir

BANJIR belum pernah terjadi sebelumnya di Cianjur. Masihkah kita bangga dengan dosa-dosa? Itulah tulisan dalam spanduk yang dipasang Gerakan Reformis Islam (Garis) di sejumlah lokasi banjir di kawasan…