Rabu, 21 Februari 2018 | Cianjur, Indonesia

Irda Didesak Tindak Tegas!

Wabup: Laporan Pungli Rekrutmen di RSUD Cianjur Sudah Banyak

Angga Purwanda

Selasa, 16 Januari 2018 - 21:43 WIB

Foto: Angga Purwanda/BC
Foto: Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - INSPEKTORAT Daerah (Irda) Kabupaten Cianjur diminta fokus dan serius dalam melakukan pemeriksaan terhadap pegawai dan pejabat di lingkungan RSUD Sayang, Cianjur yang diduga terlibat melakukan pungutan liar (Pungli, red) dalam proses rekrutmen pegawai di rumah sakit plat merah itu.

Hal itu, diungkapkan Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, saat ditemui wartawan disela-sela kegiatan sidak ke RSUD Sayang, Cianjur, Selasa (16/1/2018).

Herman menyebutkan, pihaknya telah menerima banyak laporan terkait dugaan pelanggaran itu, termasuk dari manajemen RSUD Sayang, Cianjur. “Kami telah menerima banyak laporan terkait dugaan tersebut (Pungli, red), dan kami langsung perintahkan Inspektorat (Irda, red) untuk segera memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap para terduga,” ungkap Herman.

Selain melakukan pemanggilan dan pemeriksaan, jelas Orang nomor dua di Kabupaten Cianjur, pihaknya juga sudah memerintahkan Irda agar segera memberikan tindakan atau saksi yang sesuai dengan pelanggaran yang mereka lakukan.

“Tidak hanya pemindahan tugas atau non job, tetapi harus ada sanksi lain yang dapat memberikan efek jera, sehingga tidak ada lagi pegawai atau pejabat yang berani melakukan tindakan serupa (Pungli, red),” jelasnya.

Ketua Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) Kabupaten Cianjur, Rudi Agan, mendesak Bupati dan Wakil Bupati Cianjur untuk memberikan tindak tegas terhadap pegawai dan pejabat dilingkungan RSUD Cianjur yang diduga telah melakukan pungli dalam proses rekrutmen pegawai.

Tindakan tegas yang diberikan itu, sambung Rudi, tidak hanya bagi para pegawai dan pejabat yang terlibat saja, tetapi juga bagi Direktur Utama (Dirut) RSUD Sayang, Cianjur. “Tidak hanya pegawai dan pejabatnya saja yang diberikan sanksi tegas, tetapi Dirutnya juga berikan sanksi yang sama. Karena, yang bersangkutan telah lalai dalam menjalankan tugas pengawasan dan pembinaan di lingkungannya,” tegas Rudi.

Sebab, tutur Rudi, persoalan terkait pelanggaran yang terjadi di lingkungan RSUD Sayang, Cianjur tak hanya terjadi saat ini. “Banyak pelanggaran-pelanggaran, baik itu terkait kebijakan ataupun pelayanan yang terus saja terjadi di RSUD Cianjur, jadi kami inginkan adanya tindakan tegas dan serius, terutama dari penegak hukum,” tuturnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 6 jam yang lalu

Pemkab Cianjur Diduga Serobot Lahan Kritis

PERKANTORAN baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka, diduga menyerobot lahan yang diperuntukkan kegiatan program Penanganan Lahan Kritis dan Sumber Daya Air Berbasis Masyarakat (PLKSDA-BM). Benarkah?

Aktualita 20/02/2018 08:00 WIB

Masyarakat yang Mana?

SETELAH diduga mencatut nama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, kini kantor baru Pemkab Cianjur di Campaka yang belum berizin, diklaim dibangun atas permintaan masyarakat Cianjur. Masyarakat yang…

Aktualita 19/02/2018 08:05 WIB

Kornas Jokowi Jabar Segera Lapor ke Kantor Staf Presiden

KORNAS Jokowi Jawa Barat, Isman Muslim mengancam akan melaporkan masalah pencatutan nama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang diduga dilakukan pejabat di lingkungan Pemkab Cianjur, ke Kantor…

Aktualita 19/02/2018 08:00 WIB

Cianjur Kabupaten Tanpa Aturan?

SELAMA beberapa pekan terakhir ini, masyarakat Cianjur disuguhkan kabar seputar tindak tanduk pejabat pemerintah Kabupaten Cianjur yang begitu ‘hebat’, hingga membuat berdecak ‘kagum’.

Cianjur Euy 19/02/2018 01:15 WIB

Rd Siti Jenab Diusulkan Jadi Pahlawan Nasionla

Pakar sejarah Jawa Barat Profesor Nina Herlina Lubis bersama Lutfi Yondri dari Dewan Cagar Budaya Jabar, mengusulkan nama Rd Siti Jenab menjadi pahlawan nasional ke Pemkab Cianjur.

Cianjur Euy 19/02/2018 01:15 WIB

Kapolda Jabar Resmikan Pembangunan Rumah Layak Huni di Cianjur

KAPOLDA Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto melakukan kunjungan ke wilayah hukum Polres Cianjur, Sabtu (17/2/2018).

Cianjur Euy 19/02/2018 01:13 WIB

Korem 061/SK Tanami Pohon Diwilayah Terdampak Longsor

Komando Resort Militer (Korem) 061 Suryakancana menanam bibit pohon akar wangi dan manii di wilayah yang terdampak bencana longsor di kawasan Puncak, Bogor. Pemilihan kedua bibit pohon itu, karena dianggap…

Cianjur Euy 19/02/2018 01:12 WIB

Waspadai Hoax Jelang Pilkada Serentak

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jawa Barat memaksimalkan patroli di dunia maya untuk menangkal munculnya pemberitaan bohong (Hoax, red) menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang…

Aktualita 15/02/2018 08:00 WIB

Masyarakat Ancam Laporkan Bupati ke Presiden

JELAS-jelas belum dilengkapi izin, namun pembangunan kantor baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka malah dianggap sebagai terobosan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, yang bertujuan untuk meningkatkan…

Aktualita 15/02/2018 07:55 WIB

Buruh Tani Cianjur Sambut Baik Lengsernya Iwan Cahmawan

Balai Pengembangan Benih Padi (BPBP) Cihea memasuki babak baru di tahun 2018 ini. Iwan Cahmawan yang selama 4 tahun lebih memimpin pengelolaan balai, akhirnya lengser dari jabatannya sebagai Kepala BPBP.