Jumat, 25 Mei 2018 | Cianjur, Indonesia

Pekan Depan, Trayek Angkum Baru Diterapkan

Angga Purwanda

Selasa, 16 Januari 2018 - 21:47 WIB

Foto: Angga Purwanda/BC
Foto: Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur, pekan depan akan mulai memberlakukan sistem satu arah di sejumlah ruas jalan di dalam kota Cianjur dan trayek angkutan umum (Angkum, red) baru. Hal itu dilakukan untuk mengatasi persoalan kemacetan yang terjadi di ruas-ruas jalan di dalam kota.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan, pemberlakukan dan penerapan kebijakan itu akan dilakukan mulai tanggal 27 Januari mendatang. “Kami pastikan, penerapan rekayasa lalulintas dan trayek angkum yang baru mulai berlaku 27 Januari 2018,” kata Herman, kepada wartawan, Selasa (16/1/2018).

Herman menyebutkan, untuk menyukseskan program itu Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur telah menyiapkan berbagai sarana prasarana pendukung terkait pelaksanaan kebijakan itu.

“Rambu lalulintas sebagai sarana pendukung pun disiapkan dan segera akan dipasang. Semua sudah siap, pelaksanaan tetap dilakukan pada 27 Januari, tidak ada perubahan," ucapnya.

Disebutkan Herman, para pengemudi dan pengurus trayek diberi pilihan lain, di luar penerapan langsung pada 27 Januari. Yakni dipercepat beberapa hari untuk bisa dilakukan ujicoba terlebih dulu. Namun pilihan tersebut tidak disetujui, sehingga kembali pada kesepakatan awal.

"Awalnya kami usulkan untuk dilakukan ujicoba, tapi mereka inginnya langsung saja diterapkan dengan waktu persiapan yang lebih lama," katanya.

Berdasarkan data yang diperoleh, dari sekitar 1.400 unit angkum yang beroperasi di Cianjur sudah terbagi di masing-masing jalur. Sebanyak 219 unit angkum bakal berada di lintasan 1, 216 unit di lintasan 2, 278 unit di lintasan 3, 302 unit untuk lintasan 4, 123 unit di lintasan 5, sebanyak 140 unit di lintasan 6, dan untuk lintasan 7, 8,9, serta 10 masing-masing jumlahnya di bawah 100 unit.

"Pembagian dilakukan dengan kesepakatan antar pengurus atas kuota yang disediakan. Dalam waktu dekat bakal ada pengecatan yang disesuaikan dengan trayek yang baru," jelas Herman.

Herman mengatakan, menjelang penerapan tersebut, pihaknya melalui Dinas Perhubungan bakal terus melakukan sosialisasi terhadap  pengemudi dan pengguna angkutan umum. Terutama dengan adanya perubahan trayek dari belasan menjadi hanya sepuluh trayek.

"Nanti rambu akan dipasang di titik yang dinilai perlu, sementara itu untuk sosialisasi ke pengendara pribadi itu bisa berjalan saat penerapan. Terpenting untuk angkutan umum," kata dia.

Ditambahkan Herman, dalam waktu sebulan, pengendara tidak akan mendapat penindakan meski melanggar rekayasa lalulintas yang baru, namun sebatas diberi informasi dan peringatan. "Kan masih tahap sosialisasi, jadi diingatkan sekaligus diberitahu rute yang baru. Kalau sudah lewat sebulan masih ada yang melanggar, maka pihak kepolisian bakal menindak," katanya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 10 jam yang lalu

Bupati dan DPRD Dianggap Langgar Undang-Undang

SEBUAH fakta mengejutkan terkait kinerja anggota DPRD Cianjur dalam melakukan pengawalan jalannya roda pemerintahan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, kembali terungkap.

Cianjur Euy 11 jam yang lalu

Pembangunan Kantor Kecamatan Ciranjang Disorot

PEMBANGUNAN kantor baru Kecamatan Ciranjang yang saat ini tengah berlangsung mendapat sorotan publik.

Cianjur Euy 11 jam yang lalu

Ngabuburit Naik Delman Rame-Rame Budaya Tahunan

NGABUBURIT merupakan salah satu budaya urang sunda yang lazim dilakukan anak-anak yang sedang belajar berpuasa, pada sore hari menjelang ditabuhnya bedug magrib atau menunggu tibanya adzan magrib pada…

Bisnis Line 11 jam yang lalu

Sabore Kitchen Gelar Seminar 'Digital Marketing'

REVOLUSI digital, perkembangannya sekarang sudah hadir di semua lini. Mulai dari segmen retail, perbankan, media, otomotif hingga segmen kuliner sudah sentuh era digitalisasi. Berangkat dari fakta yang…

Aktualita 24/05/2018 08:00 WIB

'Gono gini' Upah Pungut PPJU

TERUNGKAP, ternyata jatah pembagian "gono gini" upah pungut atau insentif pemungutan pajak daerah dan retribusi untuk Bupati dan Wakil Bupati Cianjur, sebesar 18 persen dari total penerimaan.

Cianjur Euy 24/05/2018 06:02 WIB

Berobat Cukup Bayar Dengan Membaca Alquran Satu Juz

LANTUNAN bacaan ayat suci Alquran terdengar jelas saat memasuki Klinik Kesehatan Harapan Sehat. Ya, selama ramadan ini bagi masyarakat yang akan berobat di klinik tersebut tak perlu mengeluarkan uang…

Cianjur Euy 24/05/2018 06:01 WIB

Impian Warga Pasirtarisi Miliki Masjid Permanen Terwujud

RASA senang dan gembira terpancar dari masyarakat Kampung Pasirtarisi, Desa Malati, Kecamatan Naringgul. Sebab, mimpi mereka untuk memiliki masjid permanen menjadi kenyataan.

Cianjur Euy 24/05/2018 06:00 WIB

Komisi V DPR RI Pastikan Arus Mudik Tak Terkendala

KOMISI V DPR RI terus mengevaluasi berbagai hal yang mungkin bisa jadi kendala menjelang arus mudik Idul Fitri 1439 Hijriyah. Hal itu diungkapkan, anggota Komisi V DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz,…

Si Maung 24/05/2018 02:03 WIB

Keangkeran “Kandang Maung” Terjaga

KEANGKERAN “kandang maung” masih terjaga setelah Persib Bandung berhasil membekuk PSM Makassar 3-0, pada laga lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (23/5/2018) malam.

Cianjur Euy 23/05/2018 21:16 WIB

Pembangunan Di Desa Mekargalih Terlambat

BARU saja dua hari bertugas menjalankan pucuk pimpinan pemerintahan desa, Kepala Desa Mekargalih terpilih yang baru saja dilantik Taryat Bibrata langsung disambut permasalahan.