Rabu, 21 Februari 2018 | Cianjur, Indonesia

Pekan Depan, Trayek Angkum Baru Diterapkan

Angga Purwanda

Selasa, 16 Januari 2018 - 21:47 WIB

Foto: Angga Purwanda/BC
Foto: Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur, pekan depan akan mulai memberlakukan sistem satu arah di sejumlah ruas jalan di dalam kota Cianjur dan trayek angkutan umum (Angkum, red) baru. Hal itu dilakukan untuk mengatasi persoalan kemacetan yang terjadi di ruas-ruas jalan di dalam kota.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan, pemberlakukan dan penerapan kebijakan itu akan dilakukan mulai tanggal 27 Januari mendatang. “Kami pastikan, penerapan rekayasa lalulintas dan trayek angkum yang baru mulai berlaku 27 Januari 2018,” kata Herman, kepada wartawan, Selasa (16/1/2018).

Herman menyebutkan, untuk menyukseskan program itu Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur telah menyiapkan berbagai sarana prasarana pendukung terkait pelaksanaan kebijakan itu.

“Rambu lalulintas sebagai sarana pendukung pun disiapkan dan segera akan dipasang. Semua sudah siap, pelaksanaan tetap dilakukan pada 27 Januari, tidak ada perubahan," ucapnya.

Disebutkan Herman, para pengemudi dan pengurus trayek diberi pilihan lain, di luar penerapan langsung pada 27 Januari. Yakni dipercepat beberapa hari untuk bisa dilakukan ujicoba terlebih dulu. Namun pilihan tersebut tidak disetujui, sehingga kembali pada kesepakatan awal.

"Awalnya kami usulkan untuk dilakukan ujicoba, tapi mereka inginnya langsung saja diterapkan dengan waktu persiapan yang lebih lama," katanya.

Berdasarkan data yang diperoleh, dari sekitar 1.400 unit angkum yang beroperasi di Cianjur sudah terbagi di masing-masing jalur. Sebanyak 219 unit angkum bakal berada di lintasan 1, 216 unit di lintasan 2, 278 unit di lintasan 3, 302 unit untuk lintasan 4, 123 unit di lintasan 5, sebanyak 140 unit di lintasan 6, dan untuk lintasan 7, 8,9, serta 10 masing-masing jumlahnya di bawah 100 unit.

"Pembagian dilakukan dengan kesepakatan antar pengurus atas kuota yang disediakan. Dalam waktu dekat bakal ada pengecatan yang disesuaikan dengan trayek yang baru," jelas Herman.

Herman mengatakan, menjelang penerapan tersebut, pihaknya melalui Dinas Perhubungan bakal terus melakukan sosialisasi terhadap  pengemudi dan pengguna angkutan umum. Terutama dengan adanya perubahan trayek dari belasan menjadi hanya sepuluh trayek.

"Nanti rambu akan dipasang di titik yang dinilai perlu, sementara itu untuk sosialisasi ke pengendara pribadi itu bisa berjalan saat penerapan. Terpenting untuk angkutan umum," kata dia.

Ditambahkan Herman, dalam waktu sebulan, pengendara tidak akan mendapat penindakan meski melanggar rekayasa lalulintas yang baru, namun sebatas diberi informasi dan peringatan. "Kan masih tahap sosialisasi, jadi diingatkan sekaligus diberitahu rute yang baru. Kalau sudah lewat sebulan masih ada yang melanggar, maka pihak kepolisian bakal menindak," katanya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 6 jam yang lalu

Pemkab Cianjur Diduga Serobot Lahan Kritis

PERKANTORAN baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka, diduga menyerobot lahan yang diperuntukkan kegiatan program Penanganan Lahan Kritis dan Sumber Daya Air Berbasis Masyarakat (PLKSDA-BM). Benarkah?

Aktualita 20/02/2018 08:00 WIB

Masyarakat yang Mana?

SETELAH diduga mencatut nama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, kini kantor baru Pemkab Cianjur di Campaka yang belum berizin, diklaim dibangun atas permintaan masyarakat Cianjur. Masyarakat yang…

Aktualita 19/02/2018 08:05 WIB

Kornas Jokowi Jabar Segera Lapor ke Kantor Staf Presiden

KORNAS Jokowi Jawa Barat, Isman Muslim mengancam akan melaporkan masalah pencatutan nama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang diduga dilakukan pejabat di lingkungan Pemkab Cianjur, ke Kantor…

Aktualita 19/02/2018 08:00 WIB

Cianjur Kabupaten Tanpa Aturan?

SELAMA beberapa pekan terakhir ini, masyarakat Cianjur disuguhkan kabar seputar tindak tanduk pejabat pemerintah Kabupaten Cianjur yang begitu ‘hebat’, hingga membuat berdecak ‘kagum’.

Cianjur Euy 19/02/2018 01:15 WIB

Rd Siti Jenab Diusulkan Jadi Pahlawan Nasionla

Pakar sejarah Jawa Barat Profesor Nina Herlina Lubis bersama Lutfi Yondri dari Dewan Cagar Budaya Jabar, mengusulkan nama Rd Siti Jenab menjadi pahlawan nasional ke Pemkab Cianjur.

Cianjur Euy 19/02/2018 01:15 WIB

Kapolda Jabar Resmikan Pembangunan Rumah Layak Huni di Cianjur

KAPOLDA Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto melakukan kunjungan ke wilayah hukum Polres Cianjur, Sabtu (17/2/2018).

Cianjur Euy 19/02/2018 01:13 WIB

Korem 061/SK Tanami Pohon Diwilayah Terdampak Longsor

Komando Resort Militer (Korem) 061 Suryakancana menanam bibit pohon akar wangi dan manii di wilayah yang terdampak bencana longsor di kawasan Puncak, Bogor. Pemilihan kedua bibit pohon itu, karena dianggap…

Cianjur Euy 19/02/2018 01:12 WIB

Waspadai Hoax Jelang Pilkada Serentak

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jawa Barat memaksimalkan patroli di dunia maya untuk menangkal munculnya pemberitaan bohong (Hoax, red) menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang…

Aktualita 15/02/2018 08:00 WIB

Masyarakat Ancam Laporkan Bupati ke Presiden

JELAS-jelas belum dilengkapi izin, namun pembangunan kantor baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka malah dianggap sebagai terobosan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, yang bertujuan untuk meningkatkan…

Aktualita 15/02/2018 07:55 WIB

Buruh Tani Cianjur Sambut Baik Lengsernya Iwan Cahmawan

Balai Pengembangan Benih Padi (BPBP) Cihea memasuki babak baru di tahun 2018 ini. Iwan Cahmawan yang selama 4 tahun lebih memimpin pengelolaan balai, akhirnya lengser dari jabatannya sebagai Kepala BPBP.