Rabu, 21 Februari 2018 | Cianjur, Indonesia

Muhammad Zimaam Hanya Bisa Berbaring Diatas Tempat Tidur

Butuh Uluran Tangan Dari Para Dermawan

Mustofa

Kamis, 18 Januari 2018 - 00:01 WIB

foto: Istimewa
foto: Istimewa
A A A

Beritacianjur.com - Muhammad Zimaam (2) putra pasangan suami istri (pasutri) Ririn Saprina (33) dan Irawan Kusuma Atmaja (34)  warga Jalan Mayor Harun Kabir No. 4, Kelurahan Bojong Herang, Kecamatan Cianjur hanya bisa tergolek lemah diatas tempat tidur. Pada hal anak seusianya seharusnya sudah bisa lari dan belajar berbicara.

Kondisi Muhammad Zimaam yang mengalami keterlambatan perkembangan tidak terlepas dari sakit yang dialaminya. Berbagai ihtiar telah dilakukan, termasuk membawanya untuk berobat kerumah sakit. Keterbatasan dana membuat pengobatan Muhammad Zimaam harus terhenti. Butuh uluran tangan dermawan untuk membantu keluarga Muhammad Zimam.

Menurut Ririn Saprina, ibu dari Muhammad Zimaam, anak semata wayangnya yang lahir prematur itu saat dilahirkan dalam kondisi sehat meskipun agak kuning sehingga harus di bluelight. Zimaam menjalani hari-harinya sebagai bayi baru lahir dengan sehat dan ceria hingga pada usianya yang ke 1,5 bulan, Zimaam mengalami panas tinggi.

"Waktu itu saya berikan obat penurun panas atas saran dari bidannya Zimaam, dan hari esoknya, panasnya turun. Namun seharian Zimaam menangis dan tidak mau menyusui, hingga pada sore harinya, tubuh Zimaam terasa dingin dan pucat, kemudian dia kejang. Saya membawanya ke IGD RSUD Cianjur dan akhirnya saya mengetahui, Zimaam telah mengalami perdarahan intrakranial (perdarahan di otak) sehingga mengakibatkan koma yang terpaksa harus dilakukan tindakan operasi untuk mengangkat darah beku di otaknya," kata Ririn.

Tiga minggu setelah operasi, kata Ririn luka jahitan di kepalanya sempat mengalami infeksi. Jahitannya terbuka dan bernanah, yang menyebabkan lamanya penyembuhan pasca operasi. Akibat apa yang telah dialaminya, otak Zimaam mengalami kerusakan yang kemudian didiagnosis Cerebral Palsy Quadriphlegi Spastis atau kelumpuhan otak yang mempengaruhi perkembagan syaraf otot hampir di seluruh tubuh dan sejumlah syaraf pada organ indera.

"Pasca operasi, Zimaam pun didiagnosis epilepsi umum yang membuatnya sering mengalami kejang myoclonicsampai saat ini. Kondisinya saat ini masih belum mampu berguling, karena lehernya tidak mampu menopang tubuh sebagaimana mestinya. Hal ini mengakibatkan perkembangan motoriknya mengalami hambatan yang besar. Kesehariannya Zimaam hanya bisa berbaring," paparnya.

Agar Zimaam dapat tumbuh dengan baik, prioritas utama yang sangat dibutuhkan adalah fisioterapi yang intensif untuk dapat membantu Zimaam dalam mencapai kemandirian motoriknya. "Apa yang saya harapkan atas kondisi ini adalah, agar Zimaam bisa melakukan fisioterapi secara intensif agar kondisinya bisa lebih baik lagi. Namun terhenti karena keterbatasan biaya," ungkapnya.

Pihaknya mengharapkan ada dermawan yang kiranya bisa membantu biaya untuk pengobatan anak satu-satunya. Karena anaknya tersebut tidak bisa tercover oleh BPJS kesehatan. "Hingga hari ini, saya hanya bisa melatih motorik Zimaam dengan cara saya atau melalui vidio yang ada. Hanya itu yang bisa saya lakukan untuk Zimaam, sambil terus berdoa dan berharap Alloh memberikan rezeki dan jalan terbaik untuk kesehatan dan kemandirian motorik dan kemampuan kecerdasan, penglihatan, dan kemampuan berbicara Zimaam," pungkasnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 6 jam yang lalu

Pemkab Cianjur Diduga Serobot Lahan Kritis

PERKANTORAN baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka, diduga menyerobot lahan yang diperuntukkan kegiatan program Penanganan Lahan Kritis dan Sumber Daya Air Berbasis Masyarakat (PLKSDA-BM). Benarkah?

Aktualita 20/02/2018 08:00 WIB

Masyarakat yang Mana?

SETELAH diduga mencatut nama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, kini kantor baru Pemkab Cianjur di Campaka yang belum berizin, diklaim dibangun atas permintaan masyarakat Cianjur. Masyarakat yang…

Aktualita 19/02/2018 08:05 WIB

Kornas Jokowi Jabar Segera Lapor ke Kantor Staf Presiden

KORNAS Jokowi Jawa Barat, Isman Muslim mengancam akan melaporkan masalah pencatutan nama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang diduga dilakukan pejabat di lingkungan Pemkab Cianjur, ke Kantor…

Aktualita 19/02/2018 08:00 WIB

Cianjur Kabupaten Tanpa Aturan?

SELAMA beberapa pekan terakhir ini, masyarakat Cianjur disuguhkan kabar seputar tindak tanduk pejabat pemerintah Kabupaten Cianjur yang begitu ‘hebat’, hingga membuat berdecak ‘kagum’.

Cianjur Euy 19/02/2018 01:15 WIB

Rd Siti Jenab Diusulkan Jadi Pahlawan Nasionla

Pakar sejarah Jawa Barat Profesor Nina Herlina Lubis bersama Lutfi Yondri dari Dewan Cagar Budaya Jabar, mengusulkan nama Rd Siti Jenab menjadi pahlawan nasional ke Pemkab Cianjur.

Cianjur Euy 19/02/2018 01:15 WIB

Kapolda Jabar Resmikan Pembangunan Rumah Layak Huni di Cianjur

KAPOLDA Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto melakukan kunjungan ke wilayah hukum Polres Cianjur, Sabtu (17/2/2018).

Cianjur Euy 19/02/2018 01:13 WIB

Korem 061/SK Tanami Pohon Diwilayah Terdampak Longsor

Komando Resort Militer (Korem) 061 Suryakancana menanam bibit pohon akar wangi dan manii di wilayah yang terdampak bencana longsor di kawasan Puncak, Bogor. Pemilihan kedua bibit pohon itu, karena dianggap…

Cianjur Euy 19/02/2018 01:12 WIB

Waspadai Hoax Jelang Pilkada Serentak

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jawa Barat memaksimalkan patroli di dunia maya untuk menangkal munculnya pemberitaan bohong (Hoax, red) menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang…

Aktualita 15/02/2018 08:00 WIB

Masyarakat Ancam Laporkan Bupati ke Presiden

JELAS-jelas belum dilengkapi izin, namun pembangunan kantor baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka malah dianggap sebagai terobosan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, yang bertujuan untuk meningkatkan…

Aktualita 15/02/2018 07:55 WIB

Buruh Tani Cianjur Sambut Baik Lengsernya Iwan Cahmawan

Balai Pengembangan Benih Padi (BPBP) Cihea memasuki babak baru di tahun 2018 ini. Iwan Cahmawan yang selama 4 tahun lebih memimpin pengelolaan balai, akhirnya lengser dari jabatannya sebagai Kepala BPBP.