Jumat, 17 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Muhammad Zimaam Hanya Bisa Berbaring Diatas Tempat Tidur

Butuh Uluran Tangan Dari Para Dermawan

Mustofa

Kamis, 18 Januari 2018 - 00:01 WIB

foto: Istimewa
foto: Istimewa
A A A

Beritacianjur.com - Muhammad Zimaam (2) putra pasangan suami istri (pasutri) Ririn Saprina (33) dan Irawan Kusuma Atmaja (34)  warga Jalan Mayor Harun Kabir No. 4, Kelurahan Bojong Herang, Kecamatan Cianjur hanya bisa tergolek lemah diatas tempat tidur. Pada hal anak seusianya seharusnya sudah bisa lari dan belajar berbicara.

Kondisi Muhammad Zimaam yang mengalami keterlambatan perkembangan tidak terlepas dari sakit yang dialaminya. Berbagai ihtiar telah dilakukan, termasuk membawanya untuk berobat kerumah sakit. Keterbatasan dana membuat pengobatan Muhammad Zimaam harus terhenti. Butuh uluran tangan dermawan untuk membantu keluarga Muhammad Zimam.

Menurut Ririn Saprina, ibu dari Muhammad Zimaam, anak semata wayangnya yang lahir prematur itu saat dilahirkan dalam kondisi sehat meskipun agak kuning sehingga harus di bluelight. Zimaam menjalani hari-harinya sebagai bayi baru lahir dengan sehat dan ceria hingga pada usianya yang ke 1,5 bulan, Zimaam mengalami panas tinggi.

"Waktu itu saya berikan obat penurun panas atas saran dari bidannya Zimaam, dan hari esoknya, panasnya turun. Namun seharian Zimaam menangis dan tidak mau menyusui, hingga pada sore harinya, tubuh Zimaam terasa dingin dan pucat, kemudian dia kejang. Saya membawanya ke IGD RSUD Cianjur dan akhirnya saya mengetahui, Zimaam telah mengalami perdarahan intrakranial (perdarahan di otak) sehingga mengakibatkan koma yang terpaksa harus dilakukan tindakan operasi untuk mengangkat darah beku di otaknya," kata Ririn.

Tiga minggu setelah operasi, kata Ririn luka jahitan di kepalanya sempat mengalami infeksi. Jahitannya terbuka dan bernanah, yang menyebabkan lamanya penyembuhan pasca operasi. Akibat apa yang telah dialaminya, otak Zimaam mengalami kerusakan yang kemudian didiagnosis Cerebral Palsy Quadriphlegi Spastis atau kelumpuhan otak yang mempengaruhi perkembagan syaraf otot hampir di seluruh tubuh dan sejumlah syaraf pada organ indera.

"Pasca operasi, Zimaam pun didiagnosis epilepsi umum yang membuatnya sering mengalami kejang myoclonicsampai saat ini. Kondisinya saat ini masih belum mampu berguling, karena lehernya tidak mampu menopang tubuh sebagaimana mestinya. Hal ini mengakibatkan perkembangan motoriknya mengalami hambatan yang besar. Kesehariannya Zimaam hanya bisa berbaring," paparnya.

Agar Zimaam dapat tumbuh dengan baik, prioritas utama yang sangat dibutuhkan adalah fisioterapi yang intensif untuk dapat membantu Zimaam dalam mencapai kemandirian motoriknya. "Apa yang saya harapkan atas kondisi ini adalah, agar Zimaam bisa melakukan fisioterapi secara intensif agar kondisinya bisa lebih baik lagi. Namun terhenti karena keterbatasan biaya," ungkapnya.

Pihaknya mengharapkan ada dermawan yang kiranya bisa membantu biaya untuk pengobatan anak satu-satunya. Karena anaknya tersebut tidak bisa tercover oleh BPJS kesehatan. "Hingga hari ini, saya hanya bisa melatih motorik Zimaam dengan cara saya atau melalui vidio yang ada. Hanya itu yang bisa saya lakukan untuk Zimaam, sambil terus berdoa dan berharap Alloh memberikan rezeki dan jalan terbaik untuk kesehatan dan kemandirian motorik dan kemampuan kecerdasan, penglihatan, dan kemampuan berbicara Zimaam," pungkasnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…