Selasa, 24 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun Masih Numpuk, Wakil Rakyat Geram

Nuki Nugraha

Jumat, 19 Januari 2018 - 07:55 WIB

foto:Angga Purwanda/BC
foto:Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.

Para wakil rakyat tersebut memastikan kebenaran, terkait ramainya pemberitaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang menumpuk di salah satu bangunan di dalam kawasan RSUD Sayang.

Pantauan di lapangan, rombongan wakil rakyat itu langsung menuju ke bangunan yang dimaksud. Bahkan salah seorang anggota komisi asal Partai Gerindra tampak mengonfirmasi beberapa petugas yang tengah berjaga di lokasi. Tak pelak, limbah medis B3 yang masih menumpuk membuat geram rombongan tersebut.

Melihat kondisi itu, Wakil Ketua komisi III DPRD Cianjur, Sahli Saidi mengungkapkan keprihatinannya. Menurut legislator dari Partai gerindra itu, seharusnya penumpukan limbah B3 ini tidak sampai terjadi. Pasalnya, limbah B3 mengandung zat berbahya dan bisa membawa dampak buruk bagi pasien.

"Seharusnya rumah sakit itu bersih, namun ini faktanya jauh dari yang diharapkan," ungkap Sahli saat melakukan sidak.

Sahli memperkirakan, jika melihat tingginya tumpukan limbah B3 yang ada, kemungkinan besar lebih dari sebulan tidak dibuang dan dibiarkan menumpuk. Padahal anggaran untuk pengelolaan limbah B3 sudah tersedia.

"Anggarannya kan sudah ada, kenapa limbah B3 bisa menumpuk? Inikan jadi pertanyaan besar, digunakan untuk apa anggaran yang sudah dialokasikan itu sebenarnya?" ujarnya.

Sahli menegaskan, sidak yang dilakukan Komisi III atas dasar ramainya pemberitaan limbah B3 tersebut. Selain itu sejumlah pengaduan dari masyarakat juga menjadi alasan utama.

“Di media massa sudah ramai diberitakan, pengaduan dari masyarakat juga kita terima. Makanya sidak kita lakukan,” tegasnya.

Sayang sidak yang dilakukan Komisi III ini tidak maksimal. Pasalnya, saat hendak meminta penjelasan langsung dari pihak RSUD terkait alasan penumpukan limbah B3 tersebut, pejabat di lingkungan RSUD tengah tidak berada di tempat.

Karena tak ada kabar juga dari pihak RSUD, sekitar pukul 12.00 Wib, enam orang anggota Komisi III itupun akhirnya memilih kembali dulu ke kantornya. Rencananya akan datang kembali ke RSUD pukul 14.00 Wib.

 "Tadinya kami ingin memastikan persoalan limbah B3 ini, sehingga dapat diketahui pangkal masalahnya. Apakah dari pihak rekanan atau dari RSUD itu sendiri, nanti kita dengar keterangan dari RSUD," tegas Sahli sambil berlalu ke arah mobil dinas dewan.

Memastikan jadi tidaknya rencana dewan kembali ke RSUD guna meminta penjelasan pejabat berwenang di sana, sekitar pukul 15.00 Wib, wartawan mencoba menghubungi Ketua Komisi III melalui layanan WA.

Ketua Komisi III Atep Hermawan menginformasikan, rencana kembali ke RSUD batal dilaksanakan. Kendati begitu, setelah melihat kondisi di lokasi, legislator Partai Golkar itu meminta pihak RSUD segera untuk mengatasai limbah B3 yang masih menumpuk tersebut.  

“Sebaiknya segera diatasi. Sayangnya kita belum bisa konfirmasi pihak RSUD terkait penyebab penumpukan limbah B3 itu,” kata Atep.

Disinggung soal kemungkinan komisi III akan melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait, Atep mengaku sementara ini belum ada agenda melakukan langkah tersebut, dikarenakan harus dimusyawarahkan terlebih dahulu dengan anggotanya.

“Sementara ini belum Kang, kita musyawarahan dulu dengan rekan di komisi III,” pungkasnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 32 menit yang lalu

Siswa SMK Berikan Sarung Cinta Untuk Mak Icih

RAUT sumringah terlihat dari wajah Mak Icih, saat puluhan siswa dari salah satu SMK kesehatan swasta di Sukabumi mendatangi kediamannya di Kampung Cikaret, Gang Al Falah, Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur.

Cianjur Euy 33 menit yang lalu

IPM Kabupaten Cianjur Jeblok, Paling Bontot di Jawa Barat

INDEKS Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cianjur, masih relatif jeblok. Posisinya pada 2017 berada paling bontot dari 27 kota/kabupaten di Jawa Barat. Hal itu, diungkapkan anggota DPRD Kabupaten Cianjur,…

Cianjur Euy 34 menit yang lalu

Perpres TKA Berdampak Plus Minus Bagi Daerah

PENERAPAN Peraturan Presiden Nomor 20/2018 tentang penggunaan tenaga kerja asing (TKA) memiliki dampak positif dan negatif bagi dunia kerja di daerah. Sebab, hingga kini masih banyak calon tenaga kerja…

Si Maung 15 jam yang lalu

Laga El Clasico Panas Sebelum Laga Dimulai

LAGA Persib kontra Persija memang baru akan dimulai Sabtu (28/4/2018) mendatang. Namun panasnya laga bertajuk “El Clasico” sudah terasa sebelum laga dimulai.

Si Maung 15 jam yang lalu

Pede, Gomez Targetkan Kemenangan di Jakarta

BUKAN imbang tapi menang. Itulah target Pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomes, pada laga bertajuk “El Clasico” yang bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (28/4/2018)…

Cianjur Euy 23/04/2018 18:46 WIB

Laporan Keuangan Desa di Cianjur Belum Seragam

PEMERINTAHAN Desa (Pemdes) di Kabupaten Cianjur masih belum seragam dalam sistem laporan keuangan desa. Ada yang masih menggunakan Sistem Pengelolaan Keuangan Desa (Silokades) tapi juga yang sudah menerapkan…

Cianjur Euy 23/04/2018 18:45 WIB

Satlantas Pantau Ruas Infrastruktur Jalan

SATUAN Lalulintas Polres Cianjur, mengagendakan survei pemantauan ruas-ruas infrastruktur jalan menjelang arus mudik Idul Fitri 2018. Hal itu diungkapkan Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Rendy Setia Permana,…

Bisnis Line 23/04/2018 18:30 WIB

Baru Dibuka, 'Sabore Kitchen' Diburu Pecinta Gelato

BISNIS kuliner di Kabupaten Cianjur semakin dilirik. Banyak lokasi kafe dan restoran 'anyar' tumbuh di kota yang terkenal dengan kota tauco ini. Tak heran jika antar outlet kuliner saling adu konsep,…

Cianjur Euy 22/04/2018 20:53 WIB

Mutia, Gadis Cilik Asal Cidaun Berprestasi di Seni Membaca Dongeng Sunda

TINGGAL dan mengenyam pendidikan di wilayah yang jauh dari pusat ibu kota kabupaten, tak menjadikan halangan bagi Mutia Karin, siswa kelas IV SD Negeri Puncak Lawang, Kecamatan Cidaun untuk berkarya dan…

Cianjur Euy 22/04/2018 20:07 WIB

Dishub Cianjur Akan Rubah Sistem Tarif Angkum

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur berencana merubah sistem tarif angkutan umum (Angkum). Kebijakan rencana itu untuk menyesuaikan kondisi angkum pasca perubahan trayek beberapa waktu lalu.