Rabu, 21 Februari 2018 | Cianjur, Indonesia

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

Angga Purwanda

Minggu, 21 Januari 2018 - 21:50 WIB

Foto: Angga Purwanda/BC
Foto: Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen. 

Hal itu diungkapkan, Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Pangan dan Horikultura Kabupaten Cianjur, Mamad Nano. Dia menjelaskan di petertengahan Desember 2017, capaian produksi sudah lebih dari 92 persen.

Peningkatan produktivitas itu, tak luput dari dimaksimalkannya luas lahan tanam sebanyak 156.652 hektar dengan perkiraan panen sebanyak 150.784 hektar dan produksi rata-rata mencapai 5,86 ton per hektar.

“Jumlah itu lebih banyak dibandingkan tahun lalu yang luas tanamnya hanya 136.763 lahan tanam padi sawah dan 15.092 hektar lahan padi ladang. Tahun 2017 lalu, capaiannya meningkat menjadi 105 persen,” ungkap Nano, kpeada wartawan, belum lama ini.

Selain itu, lanjut Nano, Dinas Pertanian di tahun ini juga sukses melakukan cetak sawah baru seluas 51,1 hektar, terbagi di Kecamatan Cibinong seluas 27,38 hektar dan Sindangbarang seluas 23,72 hektar.

Namun, dia mengungkapkan, jika sebagian beras produksi beras asal Cianjur didistribusikan ke luar kota. pasalnya, pembeli dari luar kota mematok harga yang lebih tinggi, sebab beras Cianjur berada di kelas medium.

Sementara, harga yang dipatok oleh pembeli di daerah atau lembaga lainnya, berada di bawah harga beras medium. "Jelas hal itu membuat banyak produksi beras Cianjur ke luar kota. Itu juga yang membuat harga mahal, sebab disesuaikan dengan daerah lain. padahal di Cianjurnya sendiri surplus, dan seharusnya bisa stabil," kata dia.

Mamad mengatakan, jika BUMD daerah untuk perdagangan sudah berjalan, maka permasalahan tersebut bisa diselesaikan. "jadi bisa diupayakan dibeli dengan harga standar dan didistribusikan ke Cianjur dulu, sesuai kebutuhan. Dengan begitu tidak terjadi kenaikan harga yang signifikan untuk beras. petani pun tetap diuntungkan," pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengungkapkan Pemkab Cianjur akan menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Herman menyebutkan, pihaknya tidak akan mendistribusikan beras impor ke pasaran. Jika memang wilayahnya mendapatkan kuota beras impor dari pemerintah pusat itu.

"Jika kuotanya ada bagi Cianjur, kami akan simpan di gudang saja. Targetnya kan 850 ribu ton, sementara di Cianjur menghasilkan 990 ribu ton, dan ini jelas surplus. Jadi, kami pastikan untuk menolak impor beras, ini juga sebagai upaya menjaga stabilitas harga beras di pasaran,"  jelas Herman. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 6 jam yang lalu

Pemkab Cianjur Diduga Serobot Lahan Kritis

PERKANTORAN baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka, diduga menyerobot lahan yang diperuntukkan kegiatan program Penanganan Lahan Kritis dan Sumber Daya Air Berbasis Masyarakat (PLKSDA-BM). Benarkah?

Aktualita 20/02/2018 08:00 WIB

Masyarakat yang Mana?

SETELAH diduga mencatut nama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, kini kantor baru Pemkab Cianjur di Campaka yang belum berizin, diklaim dibangun atas permintaan masyarakat Cianjur. Masyarakat yang…

Aktualita 19/02/2018 08:05 WIB

Kornas Jokowi Jabar Segera Lapor ke Kantor Staf Presiden

KORNAS Jokowi Jawa Barat, Isman Muslim mengancam akan melaporkan masalah pencatutan nama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang diduga dilakukan pejabat di lingkungan Pemkab Cianjur, ke Kantor…

Aktualita 19/02/2018 08:00 WIB

Cianjur Kabupaten Tanpa Aturan?

SELAMA beberapa pekan terakhir ini, masyarakat Cianjur disuguhkan kabar seputar tindak tanduk pejabat pemerintah Kabupaten Cianjur yang begitu ‘hebat’, hingga membuat berdecak ‘kagum’.

Cianjur Euy 19/02/2018 01:15 WIB

Rd Siti Jenab Diusulkan Jadi Pahlawan Nasionla

Pakar sejarah Jawa Barat Profesor Nina Herlina Lubis bersama Lutfi Yondri dari Dewan Cagar Budaya Jabar, mengusulkan nama Rd Siti Jenab menjadi pahlawan nasional ke Pemkab Cianjur.

Cianjur Euy 19/02/2018 01:15 WIB

Kapolda Jabar Resmikan Pembangunan Rumah Layak Huni di Cianjur

KAPOLDA Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto melakukan kunjungan ke wilayah hukum Polres Cianjur, Sabtu (17/2/2018).

Cianjur Euy 19/02/2018 01:13 WIB

Korem 061/SK Tanami Pohon Diwilayah Terdampak Longsor

Komando Resort Militer (Korem) 061 Suryakancana menanam bibit pohon akar wangi dan manii di wilayah yang terdampak bencana longsor di kawasan Puncak, Bogor. Pemilihan kedua bibit pohon itu, karena dianggap…

Cianjur Euy 19/02/2018 01:12 WIB

Waspadai Hoax Jelang Pilkada Serentak

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jawa Barat memaksimalkan patroli di dunia maya untuk menangkal munculnya pemberitaan bohong (Hoax, red) menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang…

Aktualita 15/02/2018 08:00 WIB

Masyarakat Ancam Laporkan Bupati ke Presiden

JELAS-jelas belum dilengkapi izin, namun pembangunan kantor baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka malah dianggap sebagai terobosan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, yang bertujuan untuk meningkatkan…

Aktualita 15/02/2018 07:55 WIB

Buruh Tani Cianjur Sambut Baik Lengsernya Iwan Cahmawan

Balai Pengembangan Benih Padi (BPBP) Cihea memasuki babak baru di tahun 2018 ini. Iwan Cahmawan yang selama 4 tahun lebih memimpin pengelolaan balai, akhirnya lengser dari jabatannya sebagai Kepala BPBP.