Selasa, 17 Juli 2018 | Cianjur, Indonesia

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

Angga Purwanda

Minggu, 21 Januari 2018 - 21:50 WIB

Foto: Angga Purwanda/BC
Foto: Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen. 

Hal itu diungkapkan, Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Pangan dan Horikultura Kabupaten Cianjur, Mamad Nano. Dia menjelaskan di petertengahan Desember 2017, capaian produksi sudah lebih dari 92 persen.

Peningkatan produktivitas itu, tak luput dari dimaksimalkannya luas lahan tanam sebanyak 156.652 hektar dengan perkiraan panen sebanyak 150.784 hektar dan produksi rata-rata mencapai 5,86 ton per hektar.

“Jumlah itu lebih banyak dibandingkan tahun lalu yang luas tanamnya hanya 136.763 lahan tanam padi sawah dan 15.092 hektar lahan padi ladang. Tahun 2017 lalu, capaiannya meningkat menjadi 105 persen,” ungkap Nano, kpeada wartawan, belum lama ini.

Selain itu, lanjut Nano, Dinas Pertanian di tahun ini juga sukses melakukan cetak sawah baru seluas 51,1 hektar, terbagi di Kecamatan Cibinong seluas 27,38 hektar dan Sindangbarang seluas 23,72 hektar.

Namun, dia mengungkapkan, jika sebagian beras produksi beras asal Cianjur didistribusikan ke luar kota. pasalnya, pembeli dari luar kota mematok harga yang lebih tinggi, sebab beras Cianjur berada di kelas medium.

Sementara, harga yang dipatok oleh pembeli di daerah atau lembaga lainnya, berada di bawah harga beras medium. "Jelas hal itu membuat banyak produksi beras Cianjur ke luar kota. Itu juga yang membuat harga mahal, sebab disesuaikan dengan daerah lain. padahal di Cianjurnya sendiri surplus, dan seharusnya bisa stabil," kata dia.

Mamad mengatakan, jika BUMD daerah untuk perdagangan sudah berjalan, maka permasalahan tersebut bisa diselesaikan. "jadi bisa diupayakan dibeli dengan harga standar dan didistribusikan ke Cianjur dulu, sesuai kebutuhan. Dengan begitu tidak terjadi kenaikan harga yang signifikan untuk beras. petani pun tetap diuntungkan," pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengungkapkan Pemkab Cianjur akan menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Herman menyebutkan, pihaknya tidak akan mendistribusikan beras impor ke pasaran. Jika memang wilayahnya mendapatkan kuota beras impor dari pemerintah pusat itu.

"Jika kuotanya ada bagi Cianjur, kami akan simpan di gudang saja. Targetnya kan 850 ribu ton, sementara di Cianjur menghasilkan 990 ribu ton, dan ini jelas surplus. Jadi, kami pastikan untuk menolak impor beras, ini juga sebagai upaya menjaga stabilitas harga beras di pasaran,"  jelas Herman. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 21 jam yang lalu

Korupsi di Cianjur Aman?

KORUPSI di Cianjur aman. Begitu kata seorang aktivis, menyikapi sederet temuan kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur yang kini mencuat dan ramai dibicarakan publik.

Cianjur Euy 15/07/2018 23:07 WIB

Polsek Warungkondang Siap Menjawab Keinginan Masyarakat

PERINGATI HUT Bhayangkara ke 72 Polsek Warungkondang, Kabupaten Cianjur gelar syukuran, Sabtu (14/7/2018). Terlihat seluruh kalangan masyarakat menjadi tamu undangan.

Cianjur Euy 15/07/2018 20:15 WIB

Asian GamesXVIII Ajang Dongkrak Sektor Pariwisata

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur bakal memaskimalkan momentum gelaran Asian Games XVIII/2018 untuk mempromosikan dan mendongkrak sektor pariwisata.

Aktualita 13/07/2018 07:00 WIB

Masyarakat Muak dengan Kebijakan Bupati

DUGAAN kuat pelanggaran Megaproyek Campaka tak hanya ramai diberitakan di media massa, namun ternyata isu kebijakan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar terkait pemindahan ibu kota juga viral di jejaring…

Aktualita 13/07/2018 06:55 WIB

Didemo Warga, Pengusaha Balik Ancam Akan Tutup Perusahaan

Ratusan warga Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, mendemo PT Three Six World (PT.TSW), Kamis (12/7/2018)

Cianjur Euy 12/07/2018 21:08 WIB

Lapas Kelas IIB Cianjur Utamakan Pembinaan Keagamaan

LATAR belakang pondok pesantren (Pontren) yang diterapkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Cianjur menjadi sesuatu yang unik. Dimana, para warga binaan diberikan pendekataan keagamaan untuk…

Cianjur Euy 12/07/2018 21:08 WIB

Tingkat Penyerapan Beras Petani di Semeseter I Mencapai 80,78%

BULOG Subdivre Cianjur mengklaim tingkat penyerapan beras petani memasuki semester I tahun ini sudah mencapai 80,78 persen. Hal itu, tak terlepas dari mulai meningkatnya kepercayaan petani menjual hasil…

Cianjur Euy 12/07/2018 21:08 WIB

Situs Gunung Padang Diusulkan Ke UNESCO

TIM Arkeolog Situs Gunung Padang tengah mengkaji untuk mengusulkan situs tersebut ke UNESCO sebagai warisan budaya dunia (World Heritage). Rencananya semua elemen, mulai dari pemerintah daerah bakal dilibatkan…

Aktualita 12/07/2018 07:00 WIB

Bukti Kuat untuk Aparat

PENGAKUAN dan penjelasan dugaan kuat pelanggaran pada Megaproyek Campaka terus bermunculan. Mulai dari masyarakat, aktivis, wakil rakyat hingga pakar hukum. Lalu, mengapa aparat penegak hukum belum bertindak?

Cianjur Euy 11/07/2018 21:36 WIB

Pemkab Cianjur Siap Antisipasi Kekeringan

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur menyiapkan langkah antisipasi terjadinya dampak kekeringan yang diperkirakan terjadi pada Agustus mendatang.