Jumat, 25 Mei 2018 | Cianjur, Indonesia

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

Pedagang Belum Sadar Pentingnya Kebersihan Lingkungan

Apip Samlawi

Minggu, 21 Januari 2018 - 22:37 WIB

Foto: Apip Samlawi/BC
Foto: Apip Samlawi/BC
A A A

Beritacianjur.com - PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Pasalnya, kerap kali sampah bekas bungkus makanan yang biasa dijajakan tampak dibiarakan berserakan di sekitar lokasi. Tak hanya itu, semak belukar, gulma tumbuh subur, sehingga area taman yang di lengkapi tulisan kaligrafi bernuansa agama Islam itu terkesan kotor dan kumuh..

Kondisi itu tentu saja membuat gerah apartur Kecamatan, Desa dan OPD yang ada di Kecamatan Haurwangi. Terlebih lokasi taman berada tak jauh dari pintu gerbang masuk Kabupaten Cianjur atau wajah kota Cianjur di wilayah timur.

Antisipasi adanya penilaian miring masyarakat, setiap jumat pagi aparatur pemerintah disana menjadwalkan kegiatan bersih bersih di sekitar lokasi. Tak hanya sampah, gulma yang tumbuh subur di sekitar lokasi juga jadi sasaran pembersihan.

Kasi tratib Kecamata Haurwangi, Sahril Suangsa menjelaskan, pemerintahan Kecamatan Haurwangi, memiliki program Jumat Bersih (Jumsih) yang daksanakan setiap jumat pagi seletah selesi melaksanakan senam pagi.

Sekarang ini, kata Sahril jumsih difokuskan di sekitar lingkungan tulisan kaligrafi asmaul husna yang ditempel di tebing pinggir jalan extol Citarum, karena tiap pekannya banyak sampah plastik yang berceceran, juga tumbuhan semak belukar.

"Sampah yang berceceran di lokasi, kebanyakan bekas makanan warga lain yang istirahat sambil jajan Cingcau, baso dan jajan makan lainnya yang biasa mangkal disana,"ujar Sahri kepada Berita Cianjur belum lama ini.

Padahal, aku Sahril, jauh sebelumnya pedagang yang berjualan di sekitar lokasi sering diberi penjelasan, dan diingatkan setelah selesai berjaualan lapak bekas berjulan dibersihkan dan sampahnya tidak dibuang sembarangan.

Tetapi imbuh Sahril, kenyataannya sampah bekas jajanan tiap harinya masih saja terlihat berceceran di pinggjr jalan, hingga aparatus Kecamatan, Desa Haurwangi, tiap pekan harus kerja ekstra membersihkan. Menurutnya, ini menandakan bahwa para pedagang disana masih belum sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

"Padahal para pedagang tidak dimintai urunan, distribusi seperakpun, dengan itu pihaknya memohon adanya kesadaran cara membuang sampah dan membersikan gulma yang tumbuh di sekitar kaligrafi asmaulhusna, tegas," Sahril.

Sementra itu, tokoh pemuda Kecamatan Haurwangi Mahram (47) memang benar adanya bahwa baru-baru ini seluruh aparur Kecamatan, Desa, para OPD Kecamatan Haurwangi, melaksnakan jumsihnya pokus di taman kalihrafi asmaul husna. Karena di sekiltar lingkungan kaligrafi tersebut,  banyak smpah berceceran di pinggir jalan.

Hal itu terjadi karena para pedang yang tiap hari mangkal berjualan yang di bawah taman kaligrafi asmaul husna, masih ada yang belum sadar cara membuang sampah yang benar, "Saya berharap lingkungan tempat berjualan tersebut harus bersih, pedagang juga harus punya rasa memiliki," ucap Mahram (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 10 jam yang lalu

Bupati dan DPRD Dianggap Langgar Undang-Undang

SEBUAH fakta mengejutkan terkait kinerja anggota DPRD Cianjur dalam melakukan pengawalan jalannya roda pemerintahan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, kembali terungkap.

Cianjur Euy 11 jam yang lalu

Pembangunan Kantor Kecamatan Ciranjang Disorot

PEMBANGUNAN kantor baru Kecamatan Ciranjang yang saat ini tengah berlangsung mendapat sorotan publik.

Cianjur Euy 11 jam yang lalu

Ngabuburit Naik Delman Rame-Rame Budaya Tahunan

NGABUBURIT merupakan salah satu budaya urang sunda yang lazim dilakukan anak-anak yang sedang belajar berpuasa, pada sore hari menjelang ditabuhnya bedug magrib atau menunggu tibanya adzan magrib pada…

Bisnis Line 12 jam yang lalu

Sabore Kitchen Gelar Seminar 'Digital Marketing'

REVOLUSI digital, perkembangannya sekarang sudah hadir di semua lini. Mulai dari segmen retail, perbankan, media, otomotif hingga segmen kuliner sudah sentuh era digitalisasi. Berangkat dari fakta yang…

Aktualita 24/05/2018 08:00 WIB

'Gono gini' Upah Pungut PPJU

TERUNGKAP, ternyata jatah pembagian "gono gini" upah pungut atau insentif pemungutan pajak daerah dan retribusi untuk Bupati dan Wakil Bupati Cianjur, sebesar 18 persen dari total penerimaan.

Cianjur Euy 24/05/2018 06:02 WIB

Berobat Cukup Bayar Dengan Membaca Alquran Satu Juz

LANTUNAN bacaan ayat suci Alquran terdengar jelas saat memasuki Klinik Kesehatan Harapan Sehat. Ya, selama ramadan ini bagi masyarakat yang akan berobat di klinik tersebut tak perlu mengeluarkan uang…

Cianjur Euy 24/05/2018 06:01 WIB

Impian Warga Pasirtarisi Miliki Masjid Permanen Terwujud

RASA senang dan gembira terpancar dari masyarakat Kampung Pasirtarisi, Desa Malati, Kecamatan Naringgul. Sebab, mimpi mereka untuk memiliki masjid permanen menjadi kenyataan.

Cianjur Euy 24/05/2018 06:00 WIB

Komisi V DPR RI Pastikan Arus Mudik Tak Terkendala

KOMISI V DPR RI terus mengevaluasi berbagai hal yang mungkin bisa jadi kendala menjelang arus mudik Idul Fitri 1439 Hijriyah. Hal itu diungkapkan, anggota Komisi V DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz,…

Si Maung 24/05/2018 02:03 WIB

Keangkeran “Kandang Maung” Terjaga

KEANGKERAN “kandang maung” masih terjaga setelah Persib Bandung berhasil membekuk PSM Makassar 3-0, pada laga lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (23/5/2018) malam.

Cianjur Euy 23/05/2018 21:16 WIB

Pembangunan Di Desa Mekargalih Terlambat

BARU saja dua hari bertugas menjalankan pucuk pimpinan pemerintahan desa, Kepala Desa Mekargalih terpilih yang baru saja dilantik Taryat Bibrata langsung disambut permasalahan.