Jumat, 17 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

Pedagang Belum Sadar Pentingnya Kebersihan Lingkungan

Apip Samlawi

Minggu, 21 Januari 2018 - 22:37 WIB

Foto: Apip Samlawi/BC
Foto: Apip Samlawi/BC
A A A

Beritacianjur.com - PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Pasalnya, kerap kali sampah bekas bungkus makanan yang biasa dijajakan tampak dibiarakan berserakan di sekitar lokasi. Tak hanya itu, semak belukar, gulma tumbuh subur, sehingga area taman yang di lengkapi tulisan kaligrafi bernuansa agama Islam itu terkesan kotor dan kumuh..

Kondisi itu tentu saja membuat gerah apartur Kecamatan, Desa dan OPD yang ada di Kecamatan Haurwangi. Terlebih lokasi taman berada tak jauh dari pintu gerbang masuk Kabupaten Cianjur atau wajah kota Cianjur di wilayah timur.

Antisipasi adanya penilaian miring masyarakat, setiap jumat pagi aparatur pemerintah disana menjadwalkan kegiatan bersih bersih di sekitar lokasi. Tak hanya sampah, gulma yang tumbuh subur di sekitar lokasi juga jadi sasaran pembersihan.

Kasi tratib Kecamata Haurwangi, Sahril Suangsa menjelaskan, pemerintahan Kecamatan Haurwangi, memiliki program Jumat Bersih (Jumsih) yang daksanakan setiap jumat pagi seletah selesi melaksanakan senam pagi.

Sekarang ini, kata Sahril jumsih difokuskan di sekitar lingkungan tulisan kaligrafi asmaul husna yang ditempel di tebing pinggir jalan extol Citarum, karena tiap pekannya banyak sampah plastik yang berceceran, juga tumbuhan semak belukar.

"Sampah yang berceceran di lokasi, kebanyakan bekas makanan warga lain yang istirahat sambil jajan Cingcau, baso dan jajan makan lainnya yang biasa mangkal disana,"ujar Sahri kepada Berita Cianjur belum lama ini.

Padahal, aku Sahril, jauh sebelumnya pedagang yang berjualan di sekitar lokasi sering diberi penjelasan, dan diingatkan setelah selesai berjaualan lapak bekas berjulan dibersihkan dan sampahnya tidak dibuang sembarangan.

Tetapi imbuh Sahril, kenyataannya sampah bekas jajanan tiap harinya masih saja terlihat berceceran di pinggjr jalan, hingga aparatus Kecamatan, Desa Haurwangi, tiap pekan harus kerja ekstra membersihkan. Menurutnya, ini menandakan bahwa para pedagang disana masih belum sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

"Padahal para pedagang tidak dimintai urunan, distribusi seperakpun, dengan itu pihaknya memohon adanya kesadaran cara membuang sampah dan membersikan gulma yang tumbuh di sekitar kaligrafi asmaulhusna, tegas," Sahril.

Sementra itu, tokoh pemuda Kecamatan Haurwangi Mahram (47) memang benar adanya bahwa baru-baru ini seluruh aparur Kecamatan, Desa, para OPD Kecamatan Haurwangi, melaksnakan jumsihnya pokus di taman kalihrafi asmaul husna. Karena di sekiltar lingkungan kaligrafi tersebut,  banyak smpah berceceran di pinggir jalan.

Hal itu terjadi karena para pedang yang tiap hari mangkal berjualan yang di bawah taman kaligrafi asmaul husna, masih ada yang belum sadar cara membuang sampah yang benar, "Saya berharap lingkungan tempat berjualan tersebut harus bersih, pedagang juga harus punya rasa memiliki," ucap Mahram (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…