Rabu, 21 Februari 2018 | Cianjur, Indonesia

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

Pedagang Belum Sadar Pentingnya Kebersihan Lingkungan

Apip Samlawi

Minggu, 21 Januari 2018 - 22:37 WIB

Foto: Apip Samlawi/BC
Foto: Apip Samlawi/BC
A A A

Beritacianjur.com - PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Pasalnya, kerap kali sampah bekas bungkus makanan yang biasa dijajakan tampak dibiarakan berserakan di sekitar lokasi. Tak hanya itu, semak belukar, gulma tumbuh subur, sehingga area taman yang di lengkapi tulisan kaligrafi bernuansa agama Islam itu terkesan kotor dan kumuh..

Kondisi itu tentu saja membuat gerah apartur Kecamatan, Desa dan OPD yang ada di Kecamatan Haurwangi. Terlebih lokasi taman berada tak jauh dari pintu gerbang masuk Kabupaten Cianjur atau wajah kota Cianjur di wilayah timur.

Antisipasi adanya penilaian miring masyarakat, setiap jumat pagi aparatur pemerintah disana menjadwalkan kegiatan bersih bersih di sekitar lokasi. Tak hanya sampah, gulma yang tumbuh subur di sekitar lokasi juga jadi sasaran pembersihan.

Kasi tratib Kecamata Haurwangi, Sahril Suangsa menjelaskan, pemerintahan Kecamatan Haurwangi, memiliki program Jumat Bersih (Jumsih) yang daksanakan setiap jumat pagi seletah selesi melaksanakan senam pagi.

Sekarang ini, kata Sahril jumsih difokuskan di sekitar lingkungan tulisan kaligrafi asmaul husna yang ditempel di tebing pinggir jalan extol Citarum, karena tiap pekannya banyak sampah plastik yang berceceran, juga tumbuhan semak belukar.

"Sampah yang berceceran di lokasi, kebanyakan bekas makanan warga lain yang istirahat sambil jajan Cingcau, baso dan jajan makan lainnya yang biasa mangkal disana,"ujar Sahri kepada Berita Cianjur belum lama ini.

Padahal, aku Sahril, jauh sebelumnya pedagang yang berjualan di sekitar lokasi sering diberi penjelasan, dan diingatkan setelah selesai berjaualan lapak bekas berjulan dibersihkan dan sampahnya tidak dibuang sembarangan.

Tetapi imbuh Sahril, kenyataannya sampah bekas jajanan tiap harinya masih saja terlihat berceceran di pinggjr jalan, hingga aparatus Kecamatan, Desa Haurwangi, tiap pekan harus kerja ekstra membersihkan. Menurutnya, ini menandakan bahwa para pedagang disana masih belum sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

"Padahal para pedagang tidak dimintai urunan, distribusi seperakpun, dengan itu pihaknya memohon adanya kesadaran cara membuang sampah dan membersikan gulma yang tumbuh di sekitar kaligrafi asmaulhusna, tegas," Sahril.

Sementra itu, tokoh pemuda Kecamatan Haurwangi Mahram (47) memang benar adanya bahwa baru-baru ini seluruh aparur Kecamatan, Desa, para OPD Kecamatan Haurwangi, melaksnakan jumsihnya pokus di taman kalihrafi asmaul husna. Karena di sekiltar lingkungan kaligrafi tersebut,  banyak smpah berceceran di pinggir jalan.

Hal itu terjadi karena para pedang yang tiap hari mangkal berjualan yang di bawah taman kaligrafi asmaul husna, masih ada yang belum sadar cara membuang sampah yang benar, "Saya berharap lingkungan tempat berjualan tersebut harus bersih, pedagang juga harus punya rasa memiliki," ucap Mahram (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 6 jam yang lalu

Pemkab Cianjur Diduga Serobot Lahan Kritis

PERKANTORAN baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka, diduga menyerobot lahan yang diperuntukkan kegiatan program Penanganan Lahan Kritis dan Sumber Daya Air Berbasis Masyarakat (PLKSDA-BM). Benarkah?

Aktualita 20/02/2018 08:00 WIB

Masyarakat yang Mana?

SETELAH diduga mencatut nama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, kini kantor baru Pemkab Cianjur di Campaka yang belum berizin, diklaim dibangun atas permintaan masyarakat Cianjur. Masyarakat yang…

Aktualita 19/02/2018 08:05 WIB

Kornas Jokowi Jabar Segera Lapor ke Kantor Staf Presiden

KORNAS Jokowi Jawa Barat, Isman Muslim mengancam akan melaporkan masalah pencatutan nama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang diduga dilakukan pejabat di lingkungan Pemkab Cianjur, ke Kantor…

Aktualita 19/02/2018 08:00 WIB

Cianjur Kabupaten Tanpa Aturan?

SELAMA beberapa pekan terakhir ini, masyarakat Cianjur disuguhkan kabar seputar tindak tanduk pejabat pemerintah Kabupaten Cianjur yang begitu ‘hebat’, hingga membuat berdecak ‘kagum’.

Cianjur Euy 19/02/2018 01:15 WIB

Rd Siti Jenab Diusulkan Jadi Pahlawan Nasionla

Pakar sejarah Jawa Barat Profesor Nina Herlina Lubis bersama Lutfi Yondri dari Dewan Cagar Budaya Jabar, mengusulkan nama Rd Siti Jenab menjadi pahlawan nasional ke Pemkab Cianjur.

Cianjur Euy 19/02/2018 01:15 WIB

Kapolda Jabar Resmikan Pembangunan Rumah Layak Huni di Cianjur

KAPOLDA Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto melakukan kunjungan ke wilayah hukum Polres Cianjur, Sabtu (17/2/2018).

Cianjur Euy 19/02/2018 01:13 WIB

Korem 061/SK Tanami Pohon Diwilayah Terdampak Longsor

Komando Resort Militer (Korem) 061 Suryakancana menanam bibit pohon akar wangi dan manii di wilayah yang terdampak bencana longsor di kawasan Puncak, Bogor. Pemilihan kedua bibit pohon itu, karena dianggap…

Cianjur Euy 19/02/2018 01:12 WIB

Waspadai Hoax Jelang Pilkada Serentak

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jawa Barat memaksimalkan patroli di dunia maya untuk menangkal munculnya pemberitaan bohong (Hoax, red) menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang…

Aktualita 15/02/2018 08:00 WIB

Masyarakat Ancam Laporkan Bupati ke Presiden

JELAS-jelas belum dilengkapi izin, namun pembangunan kantor baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka malah dianggap sebagai terobosan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, yang bertujuan untuk meningkatkan…

Aktualita 15/02/2018 07:55 WIB

Buruh Tani Cianjur Sambut Baik Lengsernya Iwan Cahmawan

Balai Pengembangan Benih Padi (BPBP) Cihea memasuki babak baru di tahun 2018 ini. Iwan Cahmawan yang selama 4 tahun lebih memimpin pengelolaan balai, akhirnya lengser dari jabatannya sebagai Kepala BPBP.