Jumat, 17 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Tolak Alihfungsi dan Pembongkaran Bujensa

Masyarakat Siap Gugat dan Makzulkan Bupati Cianjur

Angga Purwanda

Senin, 22 Januari 2018 - 20:57 WIB

Foto: Angga Purwanda/BC
Foto: Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - AKSI penolakan terkait alihfungsi dan pembongkaran eks Gedung SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red) terus disuarakan berbagai kalangan. Bahkan, aktivis di Cianjur akan menggugat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terkait kebijakan itu.

Dibawah guyuran hujan dengan membawa keranda mayat, ratusan aktivis dari Yayasan Cianjur Global Institute (YCGI), dan masyarakat mendatangi Pendopo Kabupaten Cianjur, Senin (22/1/2018). Kedatangan mereka untuk untuk mempertanyakan kebijakan Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar yang dinilai telah merusak kawasan bersejarah di Cianjur. 

Pengamat Pemerintahan dari YCGI, Ridwan Mubarok, mengungkapkan, pihaknya akan melayangkan gugatan terhadap Bupati Cianjur, jika orang nomor satu di Kabupaten Cianjur itu tidak memiliki itikad baik untuk bertemu dengan mereka dalam waktu dekat, guna membahas pembongkaran dan alihfungsi kawasan tersebut.

"Jelas kami kecewa, sebab para pemangku kebijakan khususnya Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar tidak mau bertemu dengan kami. Jika Bupati Cianjur tak ada itikad baik untuk bertemu dengan kami dan membahas kebijakan yang telah diambilnya. Kami akan gugat ke ranah hukum dan dimakzulkan oleh rakyat,” ungkap Ridwan, kepada wartawan disela-sela aksi.

Ridwan menyebutkan, kebijakan alihfungsi dan pembongkaran lembaga pendidikan itu akibat dari carut marutnya pembangunan yang dilakukan Pemkab Cianjur. “Ini dampak dari pembangunan sebelumnya, sebab dengan proyek penyempitan jalan di sejumlah ruas jalan di Cianjur berdampak pada ketersediaan lahan parkir, dan bangunan SDN Ibu Jenab 1 ini yang akhirnya menjadi korban,” ucapnya.

Bangunan SDN Ibu Jenab 1, jelas Ridwan, merupakan titik awal perjuangan Siti Jenab agar perempuan di Cianjur bisa mendapatkan hak yang sama, terkait pendidikan. Sayangnya, hasil dan lokasi awal perjuangannya tersebut dialihfungsikan untuk kepentikan ekonomi oleh Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar.

"Ketika di daerah lain, perjuangan tokoh perempuannya, seperti Dewi Sartika dan Rd Lasmini, dipelihara dengan baik. Di Cianjur justru sebaliknya, kawasan yang seharusnya dilestarikan dengan baik, kini harus berubah menjadi kawasan ekonomi menjadi lahan parkir,” jelasnya.

Pada penyerahan lahan awal pun, sambung Ridwan, kawasan tersebut merupakan wakaf untuk aktivitas pendidikan. Jika dialihfungsikan untuk lahan parkir, tambah dia, Pemkab sudah menyalahi ketentuan yang ada. "Wakafnya itu untuk pendidikan, sudah sepatutnya tetap untuk aktivitas pendidikan, bukan untuk lahan parkir," tegasnya.

Maka dari itu, Ridwan mendesak Pemkab Cianjur segera membatalkan rencananya dan memeprtangungjawabkan pembongkaran gedung tersebut. "Kami minta setelah pertemuan nanti, keputusan tersebut dibatalkan. OPD terkait yang melakukan pembongkaran pun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, lantaran menyalahi aturan dan komitmen yang sudah dibuat," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik, Supryogi yang menerima massa aksi menyebutkan, pihaknya akan menyampaikan segala tuntutan itu kepada Bupati Cianjur. “Tentunya akan kami sampaikan, dan kami juga akan mengagendakan perwakilan massa untuk bertemu dengan Pak Bupati,” ucap Suprayogi. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…