Jumat, 25 Mei 2018 | Cianjur, Indonesia

Tolak Alihfungsi dan Pembongkaran Bujensa

Masyarakat Siap Gugat dan Makzulkan Bupati Cianjur

Angga Purwanda

Senin, 22 Januari 2018 - 20:57 WIB

Foto: Angga Purwanda/BC
Foto: Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - AKSI penolakan terkait alihfungsi dan pembongkaran eks Gedung SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red) terus disuarakan berbagai kalangan. Bahkan, aktivis di Cianjur akan menggugat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terkait kebijakan itu.

Dibawah guyuran hujan dengan membawa keranda mayat, ratusan aktivis dari Yayasan Cianjur Global Institute (YCGI), dan masyarakat mendatangi Pendopo Kabupaten Cianjur, Senin (22/1/2018). Kedatangan mereka untuk untuk mempertanyakan kebijakan Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar yang dinilai telah merusak kawasan bersejarah di Cianjur. 

Pengamat Pemerintahan dari YCGI, Ridwan Mubarok, mengungkapkan, pihaknya akan melayangkan gugatan terhadap Bupati Cianjur, jika orang nomor satu di Kabupaten Cianjur itu tidak memiliki itikad baik untuk bertemu dengan mereka dalam waktu dekat, guna membahas pembongkaran dan alihfungsi kawasan tersebut.

"Jelas kami kecewa, sebab para pemangku kebijakan khususnya Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar tidak mau bertemu dengan kami. Jika Bupati Cianjur tak ada itikad baik untuk bertemu dengan kami dan membahas kebijakan yang telah diambilnya. Kami akan gugat ke ranah hukum dan dimakzulkan oleh rakyat,” ungkap Ridwan, kepada wartawan disela-sela aksi.

Ridwan menyebutkan, kebijakan alihfungsi dan pembongkaran lembaga pendidikan itu akibat dari carut marutnya pembangunan yang dilakukan Pemkab Cianjur. “Ini dampak dari pembangunan sebelumnya, sebab dengan proyek penyempitan jalan di sejumlah ruas jalan di Cianjur berdampak pada ketersediaan lahan parkir, dan bangunan SDN Ibu Jenab 1 ini yang akhirnya menjadi korban,” ucapnya.

Bangunan SDN Ibu Jenab 1, jelas Ridwan, merupakan titik awal perjuangan Siti Jenab agar perempuan di Cianjur bisa mendapatkan hak yang sama, terkait pendidikan. Sayangnya, hasil dan lokasi awal perjuangannya tersebut dialihfungsikan untuk kepentikan ekonomi oleh Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar.

"Ketika di daerah lain, perjuangan tokoh perempuannya, seperti Dewi Sartika dan Rd Lasmini, dipelihara dengan baik. Di Cianjur justru sebaliknya, kawasan yang seharusnya dilestarikan dengan baik, kini harus berubah menjadi kawasan ekonomi menjadi lahan parkir,” jelasnya.

Pada penyerahan lahan awal pun, sambung Ridwan, kawasan tersebut merupakan wakaf untuk aktivitas pendidikan. Jika dialihfungsikan untuk lahan parkir, tambah dia, Pemkab sudah menyalahi ketentuan yang ada. "Wakafnya itu untuk pendidikan, sudah sepatutnya tetap untuk aktivitas pendidikan, bukan untuk lahan parkir," tegasnya.

Maka dari itu, Ridwan mendesak Pemkab Cianjur segera membatalkan rencananya dan memeprtangungjawabkan pembongkaran gedung tersebut. "Kami minta setelah pertemuan nanti, keputusan tersebut dibatalkan. OPD terkait yang melakukan pembongkaran pun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, lantaran menyalahi aturan dan komitmen yang sudah dibuat," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik, Supryogi yang menerima massa aksi menyebutkan, pihaknya akan menyampaikan segala tuntutan itu kepada Bupati Cianjur. “Tentunya akan kami sampaikan, dan kami juga akan mengagendakan perwakilan massa untuk bertemu dengan Pak Bupati,” ucap Suprayogi. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 10 jam yang lalu

Bupati dan DPRD Dianggap Langgar Undang-Undang

SEBUAH fakta mengejutkan terkait kinerja anggota DPRD Cianjur dalam melakukan pengawalan jalannya roda pemerintahan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, kembali terungkap.

Cianjur Euy 11 jam yang lalu

Pembangunan Kantor Kecamatan Ciranjang Disorot

PEMBANGUNAN kantor baru Kecamatan Ciranjang yang saat ini tengah berlangsung mendapat sorotan publik.

Cianjur Euy 11 jam yang lalu

Ngabuburit Naik Delman Rame-Rame Budaya Tahunan

NGABUBURIT merupakan salah satu budaya urang sunda yang lazim dilakukan anak-anak yang sedang belajar berpuasa, pada sore hari menjelang ditabuhnya bedug magrib atau menunggu tibanya adzan magrib pada…

Bisnis Line 11 jam yang lalu

Sabore Kitchen Gelar Seminar 'Digital Marketing'

REVOLUSI digital, perkembangannya sekarang sudah hadir di semua lini. Mulai dari segmen retail, perbankan, media, otomotif hingga segmen kuliner sudah sentuh era digitalisasi. Berangkat dari fakta yang…

Aktualita 24/05/2018 08:00 WIB

'Gono gini' Upah Pungut PPJU

TERUNGKAP, ternyata jatah pembagian "gono gini" upah pungut atau insentif pemungutan pajak daerah dan retribusi untuk Bupati dan Wakil Bupati Cianjur, sebesar 18 persen dari total penerimaan.

Cianjur Euy 24/05/2018 06:02 WIB

Berobat Cukup Bayar Dengan Membaca Alquran Satu Juz

LANTUNAN bacaan ayat suci Alquran terdengar jelas saat memasuki Klinik Kesehatan Harapan Sehat. Ya, selama ramadan ini bagi masyarakat yang akan berobat di klinik tersebut tak perlu mengeluarkan uang…

Cianjur Euy 24/05/2018 06:01 WIB

Impian Warga Pasirtarisi Miliki Masjid Permanen Terwujud

RASA senang dan gembira terpancar dari masyarakat Kampung Pasirtarisi, Desa Malati, Kecamatan Naringgul. Sebab, mimpi mereka untuk memiliki masjid permanen menjadi kenyataan.

Cianjur Euy 24/05/2018 06:00 WIB

Komisi V DPR RI Pastikan Arus Mudik Tak Terkendala

KOMISI V DPR RI terus mengevaluasi berbagai hal yang mungkin bisa jadi kendala menjelang arus mudik Idul Fitri 1439 Hijriyah. Hal itu diungkapkan, anggota Komisi V DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz,…

Si Maung 24/05/2018 02:03 WIB

Keangkeran “Kandang Maung” Terjaga

KEANGKERAN “kandang maung” masih terjaga setelah Persib Bandung berhasil membekuk PSM Makassar 3-0, pada laga lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (23/5/2018) malam.

Cianjur Euy 23/05/2018 21:16 WIB

Pembangunan Di Desa Mekargalih Terlambat

BARU saja dua hari bertugas menjalankan pucuk pimpinan pemerintahan desa, Kepala Desa Mekargalih terpilih yang baru saja dilantik Taryat Bibrata langsung disambut permasalahan.