Rabu, 20 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Desak Audit RSUD, Komisi IV Sebut Pemkab Cianjur Jangan Tinggal Diam

Katanya, Semuanya Gara-gara BPJS Nunggak Rp45 M, Benarkah?

Gie/Angga

Selasa, 23 Januari 2018 - 08:05 WIB

Sapturo, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Cianjur
Sapturo, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Cianjur
A A A

Beritacianjur.com - BPJS Kesehatan menunggak hingga Rp45 miliar. Itulah pengakuan dari pejabat RSUD Sayang Cianjur yang disampaikan terhadap Komisi IV DPRD Cianjur.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Cianjur, Sapturo menegaskan, pihaknya akan segera mengundang BPJS Kesahatan, guna mengklarifikasi kebenaran soal tunggakan.

“Itu baru pengakuan sepihak dari RSUD, makanya kami harus mengklarifikasi persoalan ini kepada BPJS Kesehatan,“ ujarnya kepada Berita Cianjur, Senin (22/1/2018).

Sapturo menyampaikan, dugaan tunggakan atau keterlambatan pembayaran BPJS Kesehatan kepada RSUD, berdampak pada kontrak kerjasama yang dibuat RSUD dengan sejumlah pihak ketiga.

“Akibatnya, pengelolaan limbah media B3 (bahan berbahaya dan beracun) belum dibayar RSUD dan akhirnya limbahnya menumpuk . Kemudian ada lagi yang belum dibayar, yaitu obat kepada pihak ketiga sebesar Rp15 M,“ ungkapnya.

Tak hanya soal limbah B3 dan obat, Sapturo menilai, defisitnya keuangan RSUD juga berdampak terhadap pembayaran hak karyawan RSUD yang mengalami keterlambatan.

“Kekhawatiran dewan saat ini, apabila pembayaran kepada petugas RSUD terjadi keterlambatan, takutnya berdampak pada pelayanan di rumah sait. Oleh karena itu harus segera diatasi,“ jelasnya. 

Ia menegaskan, Komisi IV DPRD Cianjur hanya sebatas memberikan pengawasan. Pihak yang memiliki kewenangan, sambung Sapturo, yakni Pemkab Cianjur.

“Seharusnya masalah ini bisa diantisipasi Pemkab Cianjur. Jika memang RSUD benar defisit, maka Pemkab jangan tinggal diam, tapi bisa mengeluarkan anggaran sebagai upaya antisipasi masalah di RSUD semakin menumpuk. Pokoknya, apapun masalahnya seharusnya bisa diantisipasi,“ katanya.

“Jadi jangan hanya cukup bilang nanti saja nunggu BPJS, tapi harus ada langkah-langkah konkrit untuk mengatasi defisit keuangan di RSUD,“ sambungnya.

Jika benar-benar defisit, Sapturo menegaskan, seharusnya pihak RSUD Sayang Cianjur melaporkan dan meminta bantuan kepada Bupati Cianjur. “Misalnya RSUD kolaps nih, ya minta bantuan ke bupati. Toh uangnya kan bukan tidak ada katanya, tapi BPJS yang nunggak. Setelah lapor, tinggal bupati yang harus melakukan langkah-langkah konkrit untuk penyelesaian masalah,” paparnya.

Saat ditanya terkait dugaan adanya pungutan liar (pungli) pada rekrutmen pegawai RSUD Cianjur, Sapturo mengungkapkan, instansi yang paling berkompeten untuk menangani hal tersebut adalah Inspektorat Daerah (Irda) Cianjur.

“Jadi dalam hal ini, Irda tak perlu sungkan-sungkan, tapi harus segera tegas dalam menyelesaikan dugaan tersebut,“ ucapnya.

“Intinya, dari semua masalah yang ada, DPRD mendesak untuk dilakukan audit RSUD. Dari audit, bisa muncul apa saja yang terjadi sebenarnya, tahu kelemahannya, atau hal-hal lainnya. Selain itu, mungkin RSUD harus memiliki dana cadangan untuk mengatasi masalah sekarang ini,“ tutupnya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.