Rabu, 21 Februari 2018 | Cianjur, Indonesia

5 Kecamatan di Cianjur Terdampak Gempa

Gempa Mengguncang, Ribuan Siswa Berhamburan, 8 Orang Alami Luka, Sejumlah Bangunan Rusak

Angga Purwanda

Rabu, 24 Januari 2018 - 08:05 WIB

foto:Angga Purwanda/BC
foto:Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - Gempa bumi menggoyang Cianjur, Selasa (23/1/2018) siang. Sejumlah wilayah di selatan Cianjur terdampak cukup parah. Tercatat, sejumlah bangunan rusak dan delapan orang siswa sekolah mengalami luka-luka.

Akun twitter resmi BMKG merilis pusat gempa siang kemarin ada di daerah Lebak, provinsi Banten, dengan kekuatan 6,4 skala richter. Durasi gempa yang terjadi pada pukul 13.34 WIB tersebut, terasa cukup lama sekitar 40 detik.

Di Cianjur, Tanggeung menjadi kecamatan yang terdampak paling parah. Saat terjadi guncangan, Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Tanggeung, Abdurahman mengatakan, ribuan siswa SMKN 1 Tanggeung berhamburan ke luar dari sekolah dua lantai tersebut.

Sebanyak 1250 siswa, sambung dia, berusaha ke luar secara bersamaan dan membuat beberapa orang siswa tertahan, karena akses jalan ke luar terhambat.

"Sebagian besar korban yang tertimpa atap bangunan adalah siswa yang kelasnya berada di lantai dua. Mereka belum sempat keluar, tiba-tiba ruangan ambruk saat gempa," ujarnya kepada wartawan, Selasa (23/1/2018).   

Menurut Abdurahman, enam orang siswa alami luka berat dan dua lainnya luka ringan di bagian kepala. Hingga saat ini, diketahui belum ada laporan susulan terkait dampak lain dari gempa di wilayah itu.

Abdurahman mengatakan, saat ini pihak sekolah akan mengupayakan perbaikan atap sekolah yang ambruk. Petugas juga terus melakukan monitoring untuk melihat dampak gempa lainnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur mencatat sebanyak delapan bangunan mengalami kerusakan. Bangunan tersebut terdiri dari sekolah, rumah dan gedung perkantoran di sejumlah wilayah Cianjur bagian selatan.

Sekretaris BPBD Cianjur, Sugeng Supriatno mengatakan, bangunan terdampak itu berada di Kecamatan Tanggeung dengan 1 sekolah rusak ringan, 1 rumah rusak berat dan 2 rumah rusak sedang.

"Kemudian 1 unit rumah rusak ringan di Kecamatan Takokak, 1 puskesmas rusak ringan di Kecamatan Pasirkuda, gedung kecamatan rusak ringan di Kecamatan Sukaresmi, serta 1 rumah rusak ringan di Kecamatan Cibinong," jelasnya.

Sugeng menambahkan, gempa tersebut sempat membuat warga hingga pegawai pemerintahan panik. Oleh karena itu, petugas BPBD pun segera melakukan monitoring ke setiap wilayah yang rawan pergerakan tanah dan longsor.

"Dikhawatirkan gempa yang terjadi berdampak pada kawasan yang labil. Apalagi, Cianjur itu kontur tanahnya labil dan ditakutkan terdampak gempa," tutupnya.

Tak hanya di Cianjur dan di Provinsi Banten, sejumlah wilayah di DKI dan Jawa Barat pun terdampak gempa.

Menurut pantauan Pusat Seismologi Eropa-Mediterania (EMSC), gempa dirasakan meluas oleh warga di Jakarta. Namun, EMSC juga menerima sejumlah laporan dari saksi mata yang berada di Pelabuhanratu, Sukabumi, Bandung, Tasikmalaya, Purwokerto, hingga Yogyakarta.

Berdasarkan pengamatan Berita Cianjur di media sosial, gempa dikabarkan terasa juga hingga ke Bogor, Bekasi, dan Depok.(*)

Tag

  1. Gempa

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Kelanjutan Pembangunan Jalur Puncak II Tidak Jelas

PEMERINTAH pusat maupun provinsi terkesan silih lempar kewengan terkait kelanjutan pembangunan jalur Puncak II. Padahal, jalur itu diharapkan jadi alternatif mengatasi kemacetan di kawasan Puncak.

Cianjur Euy 18 jam yang lalu

Polres Cianjur Antisipasi Penyebaran Isu Hoax dan SARA

MARAKNYA informasi bohong (Hoax, red) di tengah masyarakat yang beredar melalui media sosial atau dari mulut ke mulut mendapat perhatian serius dari jajaran Polres Cianjur.

Cianjur Euy 18 jam yang lalu

25 Siswa Bintara Latihan Kerja di Polres Cianjur

SEBANYAK 25 siswa bintara Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Barat tahun angkatan 2018 melaksanakan latihan kerja di Polres Cianjur. Latihan kerja yang diikuti siswa bintara itu dilaksanakan sejak…

Cianjur Euy 19/02/2018 21:10 WIB

Jalur Puncak Terisolasi, Perekonomian Masyarakat Turun 70 Persen

TINGKAT perekonomian di kawasan Jalur Puncak-Bogor turun hingga 70 persen, sejak jalur itu ditutup. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Cianjur, Asep…

Cianjur Euy 19/02/2018 17:14 WIB

Personel Polres Cianjur Jalani Pemeriksaan Kesehatan Berkala

RATUSAN personel Polres Cianjur mengikuti pemeriksaan kesehatan yang digelar Biddokkes Polda Jawa Barat, di Aula Primkopol, Mapolres Cianjur, Senin (19/2/2018).

Cianjur Euy 19/02/2018 01:15 WIB

Rd Siti Jenab Diusulkan Jadi Pahlawan Nasionla

Pakar sejarah Jawa Barat Profesor Nina Herlina Lubis bersama Lutfi Yondri dari Dewan Cagar Budaya Jabar, mengusulkan nama Rd Siti Jenab menjadi pahlawan nasional ke Pemkab Cianjur.

Cianjur Euy 19/02/2018 01:15 WIB

Kapolda Jabar Resmikan Pembangunan Rumah Layak Huni di Cianjur

KAPOLDA Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto melakukan kunjungan ke wilayah hukum Polres Cianjur, Sabtu (17/2/2018).

Cianjur Euy 19/02/2018 01:13 WIB

Korem 061/SK Tanami Pohon Diwilayah Terdampak Longsor

Komando Resort Militer (Korem) 061 Suryakancana menanam bibit pohon akar wangi dan manii di wilayah yang terdampak bencana longsor di kawasan Puncak, Bogor. Pemilihan kedua bibit pohon itu, karena dianggap…

Cianjur Euy 19/02/2018 01:12 WIB

Waspadai Hoax Jelang Pilkada Serentak

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jawa Barat memaksimalkan patroli di dunia maya untuk menangkal munculnya pemberitaan bohong (Hoax, red) menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang…

Aktualita 15/02/2018 07:55 WIB

Buruh Tani Cianjur Sambut Baik Lengsernya Iwan Cahmawan

Balai Pengembangan Benih Padi (BPBP) Cihea memasuki babak baru di tahun 2018 ini. Iwan Cahmawan yang selama 4 tahun lebih memimpin pengelolaan balai, akhirnya lengser dari jabatannya sebagai Kepala BPBP.