Minggu, 24 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

5 Kecamatan di Cianjur Terdampak Gempa

Gempa Mengguncang, Ribuan Siswa Berhamburan, 8 Orang Alami Luka, Sejumlah Bangunan Rusak

Angga Purwanda

Rabu, 24 Januari 2018 - 08:05 WIB

foto:Angga Purwanda/BC
foto:Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - Gempa bumi menggoyang Cianjur, Selasa (23/1/2018) siang. Sejumlah wilayah di selatan Cianjur terdampak cukup parah. Tercatat, sejumlah bangunan rusak dan delapan orang siswa sekolah mengalami luka-luka.

Akun twitter resmi BMKG merilis pusat gempa siang kemarin ada di daerah Lebak, provinsi Banten, dengan kekuatan 6,4 skala richter. Durasi gempa yang terjadi pada pukul 13.34 WIB tersebut, terasa cukup lama sekitar 40 detik.

Di Cianjur, Tanggeung menjadi kecamatan yang terdampak paling parah. Saat terjadi guncangan, Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Tanggeung, Abdurahman mengatakan, ribuan siswa SMKN 1 Tanggeung berhamburan ke luar dari sekolah dua lantai tersebut.

Sebanyak 1250 siswa, sambung dia, berusaha ke luar secara bersamaan dan membuat beberapa orang siswa tertahan, karena akses jalan ke luar terhambat.

"Sebagian besar korban yang tertimpa atap bangunan adalah siswa yang kelasnya berada di lantai dua. Mereka belum sempat keluar, tiba-tiba ruangan ambruk saat gempa," ujarnya kepada wartawan, Selasa (23/1/2018).   

Menurut Abdurahman, enam orang siswa alami luka berat dan dua lainnya luka ringan di bagian kepala. Hingga saat ini, diketahui belum ada laporan susulan terkait dampak lain dari gempa di wilayah itu.

Abdurahman mengatakan, saat ini pihak sekolah akan mengupayakan perbaikan atap sekolah yang ambruk. Petugas juga terus melakukan monitoring untuk melihat dampak gempa lainnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur mencatat sebanyak delapan bangunan mengalami kerusakan. Bangunan tersebut terdiri dari sekolah, rumah dan gedung perkantoran di sejumlah wilayah Cianjur bagian selatan.

Sekretaris BPBD Cianjur, Sugeng Supriatno mengatakan, bangunan terdampak itu berada di Kecamatan Tanggeung dengan 1 sekolah rusak ringan, 1 rumah rusak berat dan 2 rumah rusak sedang.

"Kemudian 1 unit rumah rusak ringan di Kecamatan Takokak, 1 puskesmas rusak ringan di Kecamatan Pasirkuda, gedung kecamatan rusak ringan di Kecamatan Sukaresmi, serta 1 rumah rusak ringan di Kecamatan Cibinong," jelasnya.

Sugeng menambahkan, gempa tersebut sempat membuat warga hingga pegawai pemerintahan panik. Oleh karena itu, petugas BPBD pun segera melakukan monitoring ke setiap wilayah yang rawan pergerakan tanah dan longsor.

"Dikhawatirkan gempa yang terjadi berdampak pada kawasan yang labil. Apalagi, Cianjur itu kontur tanahnya labil dan ditakutkan terdampak gempa," tutupnya.

Tak hanya di Cianjur dan di Provinsi Banten, sejumlah wilayah di DKI dan Jawa Barat pun terdampak gempa.

Menurut pantauan Pusat Seismologi Eropa-Mediterania (EMSC), gempa dirasakan meluas oleh warga di Jakarta. Namun, EMSC juga menerima sejumlah laporan dari saksi mata yang berada di Pelabuhanratu, Sukabumi, Bandung, Tasikmalaya, Purwokerto, hingga Yogyakarta.

Berdasarkan pengamatan Berita Cianjur di media sosial, gempa dikabarkan terasa juga hingga ke Bogor, Bekasi, dan Depok.(*)

Tag

  1. Gempa

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.