Rabu, 21 Februari 2018 | Cianjur, Indonesia

Berjuang Meski Tipis Peluang

Buru Banyak Gol, Berharap Medan Kalah Tipis dari Sriwijaya FC

Gie/bbs

Jumat, 26 Januari 2018 - 06:00 WIB

foto:net
foto:net
A A A

Beritacianjur.com - NASIB Persib pada Piala Presiden 2018 akan ditentukan hari ini (26/1/2018), kala melakoni laga terakhir Grup A menjamu PSM Makassar, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Namun, kemenangan atas PSM Makassar bukan satu-satunya syarat Persib untuk meraih tiket 8 besar. Pasalnya, peluang Persib lolos dari fase grup juga ditentukan dari hasil laga lainnya di grup A, yakni laga PSMS Medan kontra Sriwijaya FC.

Menanggapi soal tipisnya peluang Persib, sang pelatih Roberto Carlos Mario Gomez tak mau ambil pusing. Ia hanya fokus mencanangkan target kemenangan.

Pelatih asal Argentina itu menginstrukan para pemainnya untuk memaksimalkan peluang sekecil apapun agar bisa meraih kemenangan.

"Besok, kita punya pertandingan penting. Saya sudah sampaikan kepada semua pemain, kita hanya butuh satu kata, menang. Apakah kemenangan itu cukup untuk lolos ke perempat final atau tidak, yang penting kita menang dulu," tegas Gomez.

Ya, Persib memang harus berjuang ekstrakeras untuk meraih kemenangan. Sebab, empat pemain harus absen, yaitu kiper I Made Wirawan (sakit), Michael Essien (cedera), Ezechiel N'Douassel dan Bojan Malisic (akumulasi kartu kuning).

Untuk meraih kemenangan, Persib membutuhkan gol. Karena Ezechiel absen, Gomez pun menyiapkan Airlangga sebagai finisher. Gomez berharap, Airlangga bisa mencetak gol pertamanya untuk Persib.

‎"Saya harap Airlangga mencetak gol. Itu penting baginya dan juga untuk kemenangan tim besok," tegasnya.

Namun, Gomez tak mau bertumpu pada Airlangga. Ia juga meminta seluruh pemain memaksimalkan setiap peluang mencetak gol.

"Untuk mencetak gol, semua pemain bisa melakukannya. Febri (Hariyadi) dan Victor (Igbonefo) juga bisa. Di pertandingan besok (hari ini, red), kita tak boleh kehilangan peluang lagi. Karena itu akan menyulitkan kita meraih kemenangan," bebernya.

Hingga menyelesaikan dua pertandingan, Persib berada di peringkat ketiga klasemen Grup A dengan raihan tiga poin. Nilai yang dikumpulkan Persib sama dengan Sriwijaya FC yang berada di ranking 2 karena unggul selisih gol. Sementara, dua kekalahan PSM Makassar di babak penyisihan Grup A ini menempatkannya di dasar klasemen.

Dari kubu PSM, pelatih Robert Rene Albert mengaku sudah mempersiapkan tim yang lebih baik untuk pertandingan kontra Persib. Karena peluang sudah habis, Alberts akan memaksimalkan kesempatan mengasah pemain muda dalam mengatasi teror penonton.

‎"Penting bagi fans, kami tidak memainkan turnamen kompetitif di pramusim. Ini hanya sebagai bentuk kewajiban kami sebagai klub di negeri ini. Sehingga, kami hanya ingin melihat sejauh mana progres kami untuk kompetisi dan bukan untuk mencari hasil," katanya.
 
"Untuk sekadar berlatih, pertandingan besok sangat bagus untuk kita. Karena di sini punya animo suporter yang bagus untuk pemain muda kita. Selain itu, hal ini juga bagus buat striker baru kami (Bruce Djite) yang belum terlalu mengenal suasana sepakbola Indonesia," tutupnya.(gie/bbs)

Utak-atik Peluang:

  • Laga terakhir di fase grup besok memang benar-benar sangat menentukan. Tiga tim, yakni Persib, PSMS Medan dan Sriwijaya FC masih berpeluang berebut tiket ke babak delapan besar.
  • Peluang terbesar dipegang PSMS Medan yang kokoh di puncak klasemen, hasil dari dua kemenangannya melawan PSM Makassar dan Persib.
  • Skuad asuhan Djadjang Nurdjaman itu hanya butuh hasil imbang pada laga terakhir menghadapi Sriwijaya FC. Jika seri, alhasil Medan membukukan poin tujuh.
  • Bahkan jika mengalami kekalahan pun, PSMS Medan masih berpeluang lolos karena memiliki modal selisih gol 3. Seperti diketahui, selisih gol merupakan cara kedua untuk menentukan posisi di klasemem andai 2 tim atau lebih meraih nilai yang sama.
  • Namun, PSMS Medan juga bisa saja tersinggir dari grup A jika menelan kekalahan besar pada laga terakhir dan Persib Bandung menang besar di laga pamungkas.
  • Bagi Sriwijaya FC, tim asuhan Rahmad Darmawan ini membutuhkan kemenangan untuk lolos ke fase berikut. Menang tipis 1-0 atas PSMS Medan, misalnya, cukup aman untuk mengantarkan Sriwijaya FC sebagai juara grup A.
  • Hasil itu akan membuat Laskar Wong Kito akan unggul selisih gol (3) atas PSMS Medan (2), dengan catatan Persib Bandung tak menang dengan selisih 4 gol atau lebih.
  • Sementara bagi Persib, kekalahan 0-2 dari PSMS Medan memang membuat langkah Maung Bandung ini cukup berat untuk lolos ke fase berikutnya. Peluangnya tipis, karena selain tergantung usaha sendiri, Pangeran Biru juga sangat tergantung pada laga lain di grup neraka ini.
  • Untuk bisa lolos dan menjadi juara grup A, Persib Bandung minimal menang dengan selisih minimal 4 gol untuk menjadi juara grup A. Syarat lainnya, Sriwijaya FC hanya menang tipis 1-0 atas PSMS Medan.
  • Namun harapan Persib tersebut akan sirna jika PSMS Medan bisa menundukkan Sriwijaya FC. Alhasil, Persib tinggal menunggu keajaiban sebagai satu dari 3 runner up terbaik yang akan dipilih, untuk melengkapi kontestan delapan besar. Penentuan 3 runner up terbaik ini ditentukan setelah seluruh babak penyisihan berakhir.

Prediksi Susunan Pemain:

Persib Bandung: M Natsir; Henhen, Tony Sucipto, Igbonefo, Ahmad Jufriyanto, Atep, Eka Ramdhani, Hariono, Oh In Kyun, Febri Hariadi, Erlangga.

PSM Makassar: Rivky Mokodompit; Wasiat Hasbullah, Ardan Aras, Steven Paulle, Hasyim Kipuw, Asnawi Mangkualam Bahar, Muh Arfan, Rasyid Bakri, Heri Susanto, Arsyad Yudgiantoro, Bruce Djite.

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 6 jam yang lalu

Pemkab Cianjur Diduga Serobot Lahan Kritis

PERKANTORAN baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka, diduga menyerobot lahan yang diperuntukkan kegiatan program Penanganan Lahan Kritis dan Sumber Daya Air Berbasis Masyarakat (PLKSDA-BM). Benarkah?

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Kelanjutan Pembangunan Jalur Puncak II Tidak Jelas

PEMERINTAH pusat maupun provinsi terkesan silih lempar kewengan terkait kelanjutan pembangunan jalur Puncak II. Padahal, jalur itu diharapkan jadi alternatif mengatasi kemacetan di kawasan Puncak.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Polres Cianjur Antisipasi Penyebaran Isu Hoax dan SARA

MARAKNYA informasi bohong (Hoax, red) di tengah masyarakat yang beredar melalui media sosial atau dari mulut ke mulut mendapat perhatian serius dari jajaran Polres Cianjur.

Cianjur Euy 18 jam yang lalu

25 Siswa Bintara Latihan Kerja di Polres Cianjur

SEBANYAK 25 siswa bintara Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Barat tahun angkatan 2018 melaksanakan latihan kerja di Polres Cianjur. Latihan kerja yang diikuti siswa bintara itu dilaksanakan sejak…

Aktualita 20/02/2018 08:00 WIB

Masyarakat yang Mana?

SETELAH diduga mencatut nama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, kini kantor baru Pemkab Cianjur di Campaka yang belum berizin, diklaim dibangun atas permintaan masyarakat Cianjur. Masyarakat yang…

Cianjur Euy 19/02/2018 21:10 WIB

Jalur Puncak Terisolasi, Perekonomian Masyarakat Turun 70 Persen

TINGKAT perekonomian di kawasan Jalur Puncak-Bogor turun hingga 70 persen, sejak jalur itu ditutup. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Cianjur, Asep…

Cianjur Euy 19/02/2018 17:14 WIB

Personel Polres Cianjur Jalani Pemeriksaan Kesehatan Berkala

RATUSAN personel Polres Cianjur mengikuti pemeriksaan kesehatan yang digelar Biddokkes Polda Jawa Barat, di Aula Primkopol, Mapolres Cianjur, Senin (19/2/2018).

Aktualita 19/02/2018 08:05 WIB

Kornas Jokowi Jabar Segera Lapor ke Kantor Staf Presiden

KORNAS Jokowi Jawa Barat, Isman Muslim mengancam akan melaporkan masalah pencatutan nama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang diduga dilakukan pejabat di lingkungan Pemkab Cianjur, ke Kantor…

Aktualita 19/02/2018 08:00 WIB

Cianjur Kabupaten Tanpa Aturan?

SELAMA beberapa pekan terakhir ini, masyarakat Cianjur disuguhkan kabar seputar tindak tanduk pejabat pemerintah Kabupaten Cianjur yang begitu ‘hebat’, hingga membuat berdecak ‘kagum’.

Cianjur Euy 19/02/2018 01:15 WIB

Rd Siti Jenab Diusulkan Jadi Pahlawan Nasionla

Pakar sejarah Jawa Barat Profesor Nina Herlina Lubis bersama Lutfi Yondri dari Dewan Cagar Budaya Jabar, mengusulkan nama Rd Siti Jenab menjadi pahlawan nasional ke Pemkab Cianjur.