Rabu, 20 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Dokter di RSUD Berniat Mundur, SPRI: Ini Bahaya

Jangan Sampai Kejadian di Bondowoso dan Sulbar Terjadi di Cianjur

Gie

Rabu, 31 Januari 2018 - 07:50 WIB

foto:net/ilustrasi
foto:net/ilustrasi
A A A

Beritacianjur.com - MENCUATNYA informasi terkait adanya seorang dokter yang berniat mengundurkan diri dari RSUD Sayang Cianjur gara-gara haknya tak dibayar, menuai reaksi dari berbagai pihak.

Ketua Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) Cianjur, Rudi Agan mengaku prihatin atas informasi tersebut. Pasalnya, sambung Rudi, jika hal tersebut terjadi, maka akan berpengaruh terhadap pelayanan kesehatan di Cianjur.

“Bagaimana pelayanan kesehatan Cianjur bisa baik jika dokternya mundur. Informasinya baru ada satu dokter, tapi jika hak para dokter tak segera dibayar, bukan tak mungkin diikuti dokter-dokter lainnya,“ ujarnya kepada Berita Cianjur, Selasa (30/1/2018).

Dengan informasi tersebut, Rudi juga mengaku khawatir jika kejadian mundurnya 22 dokter spesialis di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Koesnadi Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, pada tahun 2016, bisa terjadi di Cianjur.

Ia bercerita, sejumlah dokter di Bondowoso pada saat itu menyatakan akan mundur dari rumah sakit, jika tidak segera dilakukan perbaikan di internal manajemen rumah sakit tersebut.

"Ya, penyebabnya hampir sama dengan di RSUD Cianjur. Jadi di Bondowoso pun banyak persoalannya, mulai dari fasilitas, pelayanan, hingga soal transparansi," ungkapnya.

Tak hanya di Bondowoso, Rudi juga menyebutkan, kejadian mundurnya seorang dokter pun pernah terjadi juga di RSUD Regional Sulawesi Barat (Sulbar) pada 2017 lalu.

“Sedikitnya 17 dokter spesialis yang menyatakan mundur, itu gara-gara fungsi manajerial dan fungsi pelayanan di RSUD Regional Sulbar sudah tidak dapat berjalan dengan baik sebagaimana mestinya,“ paparnya.

Hal yang sangat mengkhawatirkan, lanjut Rudi, aksi mogok kerja yang digelar puluhan dokter spesialis dan dokter umum di Sulbar tersebut, menyebabkan pasien telantar. Bahkan seorang pasien di antaranya meninggal dunia lantaran tidak mendapat penanganan dokter rumah sakit rujukan tersebut. “Ini kan bahaya, jangan sampai di Cianjur terjadi,“ pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, pengakuan mengejutkan kembali datang dari sejumlah pegawai dan tenaga medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Hingga saat ini, ternyata insentif mereka belum semua dibayarkan.

Pengakuan mengejutkan datang dari seorang dokter. Gara-gara haknya belum dibayarkan, ada seorang dokter yang berniat berhenti bertugas dari RSUD Sayang Cianjur.

“Iya kang, gara-gara haknya banyak dipotong bahkan juga dibayarkannya telat, sampai-sampai rekan saya itu berniat bakal berhenti di RSUD,“ ujar seorang dokter yang enggan disebutkan namanya tersebut, kepada Berita Cianjur, Senin (29/1/2018).

Menurut informasi yang diperolehnya, penyebab belum dibayarkan insentif bagi seluruh pegawai di RSUD tersebut, disebabkan gara-gara BPJS Kesehatan masih menunggak.

“Benar gak sih penyebabnya itu? Kalaupun benar, kenapa pegawai dikorbankan? Emang selain dari BPJS, RSUD tidak memiliki anggaran lainnya?” ungkapnya.

Sementara itu, seorang pegawai RSUD yang juga enggan disebutkan namanya menyebutkan, insentif pada Desember 2018 hingga saat ini masih belum dibayarkan. Padahal, sejumlah pegawai sudah sangat membutuhkannya demi membiayai kebutuhan sehari-hari.

“Insentif November sudah dibayar. Nilainya masih kurang atau dipotong, tapi gak lebih parah dari bulan-bulan sebelumnya. Sekarang lumayan lah, tapi harapannya sih gak berkurang lagi. Soal penyebabnya, saya sih taunya gara-gara BPJS nunggak. Entah apa penyebab sebenarnya hingga akhirnya kami yang dikorbankan,“ tandasnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.