Rabu, 21 Februari 2018 | Cianjur, Indonesia

Rerouting Diterapkan, Terminal Bayangan Bermunculan

Wabup Akan Terus Evaluasi Kebijakan Rerouting dan Satu Arah

Angga Purwanda

Rabu, 31 Januari 2018 - 21:33 WIB

Foto: Angga Purwanda/BC
Foto: Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - BELUM genap sepekan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur memberlakukanrerouting angkutan umum (Angkum, red) dan satu arah di sejumlah ruas jalan dalam kota. Namun, sejumlah terminal bayangan mulai menghiasi beberapa ruas jalan.

Dari pantauan, sejumlah ruas jalan yang dijadikan terminal bayangan oleh para pengemudi angkum, seperti di ruas Jalan Prof Moch Yamien, Jalan KH Abdulah bin Nuh (BLK), dan Jalan Ir H Djuanda.

Ucok (37), seorang warga Jalan Prof Moch Yamien, mengungkapkan, keberadaan terminal bayangan memperparah kemacetan arus lalulintas di ruas jalan itu.

Padahal, jelas Ucok, penerapan rerouting dan sistem satu arah oleh Pemkab Cianjur awalnya untuk mengatasi persoalan kemacetan lalulintas yang terjadi ruas-ruas jalan dalam kota Cianjur.

“Harus ada ketegasan dari petugas, agar terminal bayangan yang mulai bermunculan tersebut segera ditertibkan. Sehingga, rencana pemerintah untuk mengatasi persoalan kemacetan dapat berjalan baik,” ungkap Ucok, kepada wartawan, Rabu (31/1/2018).

Senada, Dewi Anzani (26), warga Kecamatan Karangtengah, mengatakan, selain menyelesaikan persoalan terminal bayangan. Pemkab Cianjur juga diminta untuk menyediakan atau menghadirkan pelayanan dan fasilitas transportasi umum yang aman dan nyaman.

"Saat ini masih banyak sarana transportasi umum yang jauh dari kata layak, padahal sarana tersebut sangat dibutuhkan, khususnya masyarakat golongan ekonomi menengah," kata Dewi.

Dewi menyebutkan, sepengetahuannya tak hanya persoalan sarana transportasi umum. Tapi, saat ini masih tidak tertatanya lokasi terminal yang ada di Cianjur.

"Kondisi terminal yang ada, seperti terminal Rawabango sangat tidak refresentatif, sehingga penumpang lebih memilih menunggu bus atau angkum di luar terminal. Dan ini yang menyebabkan munculnya terminal-terminal bayangan," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman, menuturkan pihaknya akan terus melakukan evaluasi terkait penerapan kebijakan rerouting dan satu arah di beberapa ruas jalan dalam kota Cianjur.

“Tidak ada terminal bayangan, yang ada hanya angkum yang menunggu penumpang saja. Kami akan terus lakukan evaluasi terkait penerapan kebijakan tersebut,” tutur orang nomor dua di Kabupaten Cianjur itu.

Herman mengakui, dalam penerapan kebijakan itu masih banyak keterbatasan, di antaranya minimnya sosialisasi dan petugas di lapangan . “Kami akui, keterbatasan petugas menjadi persoalan. Tapi untuk dapat menyosialisasikan kebijakan tersebut kami akan berdayakan para rukun tetangga (RT) untuk terlibat langsung, sehingga masyarakat benar-benar memahami,” ucapnya. (*)

 

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 6 jam yang lalu

Pemkab Cianjur Diduga Serobot Lahan Kritis

PERKANTORAN baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka, diduga menyerobot lahan yang diperuntukkan kegiatan program Penanganan Lahan Kritis dan Sumber Daya Air Berbasis Masyarakat (PLKSDA-BM). Benarkah?

Aktualita 20/02/2018 08:00 WIB

Masyarakat yang Mana?

SETELAH diduga mencatut nama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, kini kantor baru Pemkab Cianjur di Campaka yang belum berizin, diklaim dibangun atas permintaan masyarakat Cianjur. Masyarakat yang…

Aktualita 19/02/2018 08:05 WIB

Kornas Jokowi Jabar Segera Lapor ke Kantor Staf Presiden

KORNAS Jokowi Jawa Barat, Isman Muslim mengancam akan melaporkan masalah pencatutan nama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang diduga dilakukan pejabat di lingkungan Pemkab Cianjur, ke Kantor…

Aktualita 19/02/2018 08:00 WIB

Cianjur Kabupaten Tanpa Aturan?

SELAMA beberapa pekan terakhir ini, masyarakat Cianjur disuguhkan kabar seputar tindak tanduk pejabat pemerintah Kabupaten Cianjur yang begitu ‘hebat’, hingga membuat berdecak ‘kagum’.

Cianjur Euy 19/02/2018 01:15 WIB

Rd Siti Jenab Diusulkan Jadi Pahlawan Nasionla

Pakar sejarah Jawa Barat Profesor Nina Herlina Lubis bersama Lutfi Yondri dari Dewan Cagar Budaya Jabar, mengusulkan nama Rd Siti Jenab menjadi pahlawan nasional ke Pemkab Cianjur.

Cianjur Euy 19/02/2018 01:15 WIB

Kapolda Jabar Resmikan Pembangunan Rumah Layak Huni di Cianjur

KAPOLDA Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto melakukan kunjungan ke wilayah hukum Polres Cianjur, Sabtu (17/2/2018).

Cianjur Euy 19/02/2018 01:13 WIB

Korem 061/SK Tanami Pohon Diwilayah Terdampak Longsor

Komando Resort Militer (Korem) 061 Suryakancana menanam bibit pohon akar wangi dan manii di wilayah yang terdampak bencana longsor di kawasan Puncak, Bogor. Pemilihan kedua bibit pohon itu, karena dianggap…

Cianjur Euy 19/02/2018 01:12 WIB

Waspadai Hoax Jelang Pilkada Serentak

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jawa Barat memaksimalkan patroli di dunia maya untuk menangkal munculnya pemberitaan bohong (Hoax, red) menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang…

Aktualita 15/02/2018 08:00 WIB

Masyarakat Ancam Laporkan Bupati ke Presiden

JELAS-jelas belum dilengkapi izin, namun pembangunan kantor baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka malah dianggap sebagai terobosan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, yang bertujuan untuk meningkatkan…

Aktualita 15/02/2018 07:55 WIB

Buruh Tani Cianjur Sambut Baik Lengsernya Iwan Cahmawan

Balai Pengembangan Benih Padi (BPBP) Cihea memasuki babak baru di tahun 2018 ini. Iwan Cahmawan yang selama 4 tahun lebih memimpin pengelolaan balai, akhirnya lengser dari jabatannya sebagai Kepala BPBP.