Minggu, 22 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Wabub Batalkan Pemberlakuan Perbub

Terkait Kenaikan Tarif Parkir di Cianjur

Mustofa

Kamis, 01 Februari 2018 - 00:36 WIB

foto: dok BC
foto: dok BC
A A A

Beritacianjur.com - WAKIL Bupati Cianjur Herman Suherman membatalkan pemberlakuan Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 44 tahun 2017 tentang kenaikan tarif parkir. Perbub tersebut dianggap tidak relevan dengan kondisi sarana dan prasarana yang ada saat ini.

"Sudah saya cabut, tidak ada pemberlakuan kenaikan tarif parkir. Kembali ke tarif semula sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) yang ada saat ini," kata Herman Suherman saat dihubungi "BC", Rabu (31/1/2018).

Tindakan tegas tersebut dilakukan Herman mengingat kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk menaikkan tarif parkir. Selain regulasinya yang kurang tepat, pemberlakuan tarif parkir baru dengan kondisi yang ada saat ini akan banyak menguap.

"Buat apa dinaikkan tarif parkir kalau yang menikmati hanya kalangan tertentu saja. Yang ada saat ini saja tidak berjalan maksimal, masih banyak yang 'menguap', apalagi jika dinaikkan tarifnya, bisa kaya mereka," kata Wabub yang tidak menyebut siapa orang-orang yang menikmati uang parkir.

Pihaknya mengakui penerapan Perbub tersebut tidak tepat, karena masih adanya Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang tarif parkir. "Itu menjadi salah satu alasan, tapi yang jelas kita ingin mempersiapkan sarana dan prasarananya dulu. Termasuk pembenahan SDM tentang perparkiran," jelasnya.

Diakui Wabub, kondisi SDM di perparkiran saat ini belum siap untuk diberlakukan tarif parkir baru. Kondisi tersebut melihat fakta dilpangan yang terjadi selama ini. "Dilapangan faktanya belum benar, setorannya juga belum sesuai. Kita tidak pungkiri ada sejumlah kantong-kantok parkir yang seharusnya bisa maksimal, ini mana. Tidak menutup kemungkinan masuk ke saku pribadi bukan ke pemeintah daerah," tegasnya.

Pihaknya tidak akan bergeming, sebelum infrastrukturnya siap, pemberlakuan kenaikan tarif tidak akan dilaksanakan. Selain itu juga regulasinya yang harus dibenahi. "Kalau pembenahan infrastrukturnya sudah beres, SDMnya juga sudah beres, baru kita berbicara regulasi dan kkenaikan tarif. Untuk saat ini tidak ada kenaikan tarif parkir," katanya berkali-kali.

Ia berkeinginan kalau terjadi kenaikan tarif, disejumlah kantong-kantong parkir akan dipasang dengan sistem seperti pingerprint. Sehingga akan mudah diketahui berapa lama waktu parkir yang akan menentukan biaya atau tarif parkir yang akan dikenakan. Pemberlakuan sistem tersebut juga menghindari terjadinya pungutan parkir yang masuk ke kantong pribadi.

"Kita akan berlakukan seperti yang ada di depan hutan kota, ini akan lebih praktis dan efisien. Ini harus kita siapkan, demikian juga infrastruktur lainnya. Baru setelah itu semuanya siap kita pikirkan kenaikan tarif parkirnya," jelas Wabub.

Seperti diketahui, awal tahun ini, tarif parkir di Cianjur direncanakan mengalami kenaikan dengan dalih penyesuaian tarif parkir yang mengacu pada Perbub no 44 tahun 2017. Kawasan parkir dibagi dalam beberapa kawasan, kawasan A adalah kawasan yang termasuk dalam zona yang dianggap padat kendaraan.

Berdasarkan regulasi tersebut, untuk mobil yang tadinya Rp 2.000,- naik menjadi Rp 4.000 sedangkan motor yang tadinya Rp 1.000,- menjadi Rp 2.000,-. Pemberlakuan tersebut juga dihitung untuk jam pertama parkir. Sementara berdasarkan Perda Nomor 9 Tahun 2012, tarif parkir sebesar Rp 1000,- untuk roda dua dan Rp 2000,- untuk roda empat di kawasan zona A atau wilayah yang padat.

Protes
Sejumlah warga protes atas pemberalkuan kenaikan tarif baru parkir di Cianjur. Kenaikan tarif tersebut dianggap membebani masyarakat. "Disaat kita dipusingkan dengan trayek angkutan yang rumit, ini tarif parkir malah dinaikkan. Jumlahnya juga lumayan besar, kami keberatan selaku warga," kata Ruslan (48) seorang warga.

Hal serupa juga dirasakan oleh warga lainnya. Kenaikan tarif parkir dianggap tidak tepat untuk saat ini. Selain kondisi infrastruktur yang masih belum siap, kenaikan tarif parkir ditengarai akan menguntungkan oknum tertentu. (*)

Tag

  1. parkir

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 20/04/2018 08:00 WIB

DPRD Jadi Anak Buah Bupati?

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi dan Sekretaris Dewan, Cahyo Supriyo terkait mekanisme penghapusan pendapat atau pandangan akhir fraksi, kembali terbongkar.

Aktualita 20/04/2018 07:55 WIB

4 Kader ‘Selingkuhi’ Partai, Ketuanya Malah Acuh

KASUS ‘perselingkuhan’ anggota DPRD Kabupaten Cianjur menyeruak ke ruang publik. Secara terbuka dan terang-terangan, para wakil rakyat ini begitu berani mempertontonkan permainan hati dengan pujaannya,…

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Pengendara Opang Desak Hapus Angkutan Berbasis Online

RIBUAN pengendara ojek pangkalan (Opang) dan angkutan umum (Angkum) di Cianjur menggelar aksi unjukrasa di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (19/4/2018).

Cianjur Euy 19/04/2018 21:52 WIB

Prediksi Harga Beras Jelang Ramadan tak Melonjak

SEJUMLAH pedagang komoditas beras di Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku memprediksi untuk harga beras tidak akan mengalami lonjakan menjelang Ramadan 1438 Hijriah mendatang.

Aktualita 19/04/2018 08:00 WIB

Kebohongan Ketua DPRD Terungkap

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi terkait mekanisme penghapusan pendapat akhir fraksi semakin menguat. Benarkah?

Aktualita 19/04/2018 07:55 WIB

Balas Budi? Ini Dugaan Kongkalikong Antara Bupati dan Ketua DPRD

DUGAAN kongkalikong antara Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar dengan Ketua DPRD, Yadi Mulyadi menyeruak. Pasalnya, meski sejak awal sudah diketahui belum mengantongi izin, namun Megaproyek Campaka baru…

Aktualita 19/04/2018 07:50 WIB

Golkar Pecat Dua Anggotanya, Demokrat?

HAWA politik Cianjur kian memanas. Birunya langit tak lagi menjadi pertanda akan cerahnya panggung politik Cianjur, tapi sebaliknya justru membawa pertanda datangnya “hujan badai” yang akan menyapu…

Cianjur Euy 18/04/2018 21:55 WIB

Polwan Polres Cianjur Berikan Bantuan Bagi Adah

MEMPERINGATI Hari Kartini 2018 jajaran Polisi Wanita (Polwan) Polres Cianjur menggelar sejumlah kegiatan sosial, di antaranya dengan menyambangi kediaman Adah, warga Kampung Mayak Empang RT 01/04, Desa…

Cianjur Euy 18/04/2018 21:55 WIB

Polres Cianjur Ciduk Tujuh Pelaku Kejahatan

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur menciduk tujuh orang pelaku kejahatan yang biasa menjalankan aksinya di wilayah hukum Cianjur. Penangkapan ketujuh pelaku itu dilakukan dalam waktu dan tempat berbeda.

Aktualita 18/04/2018 08:10 WIB

Desak Pemkab Tanggung Jawab, Garis Sebar Spanduk Banjir

BANJIR belum pernah terjadi sebelumnya di Cianjur. Masihkah kita bangga dengan dosa-dosa? Itulah tulisan dalam spanduk yang dipasang Gerakan Reformis Islam (Garis) di sejumlah lokasi banjir di kawasan…