Rabu, 21 Februari 2018 | Cianjur, Indonesia

Wabub Batalkan Pemberlakuan Perbub

Terkait Kenaikan Tarif Parkir di Cianjur

Mustofa

Kamis, 01 Februari 2018 - 00:36 WIB

foto: dok BC
foto: dok BC
A A A

Beritacianjur.com - WAKIL Bupati Cianjur Herman Suherman membatalkan pemberlakuan Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 44 tahun 2017 tentang kenaikan tarif parkir. Perbub tersebut dianggap tidak relevan dengan kondisi sarana dan prasarana yang ada saat ini.

"Sudah saya cabut, tidak ada pemberlakuan kenaikan tarif parkir. Kembali ke tarif semula sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) yang ada saat ini," kata Herman Suherman saat dihubungi "BC", Rabu (31/1/2018).

Tindakan tegas tersebut dilakukan Herman mengingat kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk menaikkan tarif parkir. Selain regulasinya yang kurang tepat, pemberlakuan tarif parkir baru dengan kondisi yang ada saat ini akan banyak menguap.

"Buat apa dinaikkan tarif parkir kalau yang menikmati hanya kalangan tertentu saja. Yang ada saat ini saja tidak berjalan maksimal, masih banyak yang 'menguap', apalagi jika dinaikkan tarifnya, bisa kaya mereka," kata Wabub yang tidak menyebut siapa orang-orang yang menikmati uang parkir.

Pihaknya mengakui penerapan Perbub tersebut tidak tepat, karena masih adanya Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang tarif parkir. "Itu menjadi salah satu alasan, tapi yang jelas kita ingin mempersiapkan sarana dan prasarananya dulu. Termasuk pembenahan SDM tentang perparkiran," jelasnya.

Diakui Wabub, kondisi SDM di perparkiran saat ini belum siap untuk diberlakukan tarif parkir baru. Kondisi tersebut melihat fakta dilpangan yang terjadi selama ini. "Dilapangan faktanya belum benar, setorannya juga belum sesuai. Kita tidak pungkiri ada sejumlah kantong-kantok parkir yang seharusnya bisa maksimal, ini mana. Tidak menutup kemungkinan masuk ke saku pribadi bukan ke pemeintah daerah," tegasnya.

Pihaknya tidak akan bergeming, sebelum infrastrukturnya siap, pemberlakuan kenaikan tarif tidak akan dilaksanakan. Selain itu juga regulasinya yang harus dibenahi. "Kalau pembenahan infrastrukturnya sudah beres, SDMnya juga sudah beres, baru kita berbicara regulasi dan kkenaikan tarif. Untuk saat ini tidak ada kenaikan tarif parkir," katanya berkali-kali.

Ia berkeinginan kalau terjadi kenaikan tarif, disejumlah kantong-kantong parkir akan dipasang dengan sistem seperti pingerprint. Sehingga akan mudah diketahui berapa lama waktu parkir yang akan menentukan biaya atau tarif parkir yang akan dikenakan. Pemberlakuan sistem tersebut juga menghindari terjadinya pungutan parkir yang masuk ke kantong pribadi.

"Kita akan berlakukan seperti yang ada di depan hutan kota, ini akan lebih praktis dan efisien. Ini harus kita siapkan, demikian juga infrastruktur lainnya. Baru setelah itu semuanya siap kita pikirkan kenaikan tarif parkirnya," jelas Wabub.

Seperti diketahui, awal tahun ini, tarif parkir di Cianjur direncanakan mengalami kenaikan dengan dalih penyesuaian tarif parkir yang mengacu pada Perbub no 44 tahun 2017. Kawasan parkir dibagi dalam beberapa kawasan, kawasan A adalah kawasan yang termasuk dalam zona yang dianggap padat kendaraan.

Berdasarkan regulasi tersebut, untuk mobil yang tadinya Rp 2.000,- naik menjadi Rp 4.000 sedangkan motor yang tadinya Rp 1.000,- menjadi Rp 2.000,-. Pemberlakuan tersebut juga dihitung untuk jam pertama parkir. Sementara berdasarkan Perda Nomor 9 Tahun 2012, tarif parkir sebesar Rp 1000,- untuk roda dua dan Rp 2000,- untuk roda empat di kawasan zona A atau wilayah yang padat.

Protes
Sejumlah warga protes atas pemberalkuan kenaikan tarif baru parkir di Cianjur. Kenaikan tarif tersebut dianggap membebani masyarakat. "Disaat kita dipusingkan dengan trayek angkutan yang rumit, ini tarif parkir malah dinaikkan. Jumlahnya juga lumayan besar, kami keberatan selaku warga," kata Ruslan (48) seorang warga.

Hal serupa juga dirasakan oleh warga lainnya. Kenaikan tarif parkir dianggap tidak tepat untuk saat ini. Selain kondisi infrastruktur yang masih belum siap, kenaikan tarif parkir ditengarai akan menguntungkan oknum tertentu. (*)

Tag

  1. parkir

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 6 jam yang lalu

Pemkab Cianjur Diduga Serobot Lahan Kritis

PERKANTORAN baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka, diduga menyerobot lahan yang diperuntukkan kegiatan program Penanganan Lahan Kritis dan Sumber Daya Air Berbasis Masyarakat (PLKSDA-BM). Benarkah?

Aktualita 20/02/2018 08:00 WIB

Masyarakat yang Mana?

SETELAH diduga mencatut nama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, kini kantor baru Pemkab Cianjur di Campaka yang belum berizin, diklaim dibangun atas permintaan masyarakat Cianjur. Masyarakat yang…

Aktualita 19/02/2018 08:05 WIB

Kornas Jokowi Jabar Segera Lapor ke Kantor Staf Presiden

KORNAS Jokowi Jawa Barat, Isman Muslim mengancam akan melaporkan masalah pencatutan nama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang diduga dilakukan pejabat di lingkungan Pemkab Cianjur, ke Kantor…

Aktualita 19/02/2018 08:00 WIB

Cianjur Kabupaten Tanpa Aturan?

SELAMA beberapa pekan terakhir ini, masyarakat Cianjur disuguhkan kabar seputar tindak tanduk pejabat pemerintah Kabupaten Cianjur yang begitu ‘hebat’, hingga membuat berdecak ‘kagum’.

Cianjur Euy 19/02/2018 01:15 WIB

Rd Siti Jenab Diusulkan Jadi Pahlawan Nasionla

Pakar sejarah Jawa Barat Profesor Nina Herlina Lubis bersama Lutfi Yondri dari Dewan Cagar Budaya Jabar, mengusulkan nama Rd Siti Jenab menjadi pahlawan nasional ke Pemkab Cianjur.

Cianjur Euy 19/02/2018 01:15 WIB

Kapolda Jabar Resmikan Pembangunan Rumah Layak Huni di Cianjur

KAPOLDA Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto melakukan kunjungan ke wilayah hukum Polres Cianjur, Sabtu (17/2/2018).

Cianjur Euy 19/02/2018 01:13 WIB

Korem 061/SK Tanami Pohon Diwilayah Terdampak Longsor

Komando Resort Militer (Korem) 061 Suryakancana menanam bibit pohon akar wangi dan manii di wilayah yang terdampak bencana longsor di kawasan Puncak, Bogor. Pemilihan kedua bibit pohon itu, karena dianggap…

Cianjur Euy 19/02/2018 01:12 WIB

Waspadai Hoax Jelang Pilkada Serentak

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jawa Barat memaksimalkan patroli di dunia maya untuk menangkal munculnya pemberitaan bohong (Hoax, red) menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang…

Aktualita 15/02/2018 08:00 WIB

Masyarakat Ancam Laporkan Bupati ke Presiden

JELAS-jelas belum dilengkapi izin, namun pembangunan kantor baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka malah dianggap sebagai terobosan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, yang bertujuan untuk meningkatkan…

Aktualita 15/02/2018 07:55 WIB

Buruh Tani Cianjur Sambut Baik Lengsernya Iwan Cahmawan

Balai Pengembangan Benih Padi (BPBP) Cihea memasuki babak baru di tahun 2018 ini. Iwan Cahmawan yang selama 4 tahun lebih memimpin pengelolaan balai, akhirnya lengser dari jabatannya sebagai Kepala BPBP.