Minggu, 24 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Di Cianjur, Membangun Tanpa Izin Dulu Sudah Terjadi Sejak Lama

Ini Tanggapan Wakil Rakyat soal Pernyatan Bupati

Nuki Nugraha

Kamis, 08 Februari 2018 - 08:05 WIB

Karikatur: Nandang S/BC
Karikatur: Nandang S/BC
A A A

Beritacianjur.com - PERNYATAAN Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar yang menyebutkan pembangunan kantor Pemkab Cianjur di Campaka baru memiliki izin lisan dari gubernur, ternyata menuai beragam komentar dari sejumlah anggota DPRD Cianjur.

Ya, untuk mengetahui sejauh mana sikap para wakil rakyat menanggapi statement bupati yang mulai menyulut polemik itu, Berita Cianjur mencoba mengonfirmasi beberapa anggota DPRD Cianjur, Rabu (7/2/2018).

Dari Komisi I, legislator dari PKB Dedi Suherli menegaskan, pembangunan kantor pemerintahan baru di Campaka memang sudah pernah dibahas bersama dewan.

“Waktu itu kita membahas terkait tata ruang, bahwa nanti itu di sana (Campaka, red) akan dibangun sebuah pusat kegiatan pelayanan di wilayah atau pengembangan wilayah. Dilihat dari tata ruang daerah, itu sudah masuk daerah kuning, artinya bisa dipergunakan untuk itu,“ ujarnya kepada Berita Cianjur.

Saat ditanya mengenai izin, rekomendasi atau hal lainnya sebagai tindak lanjut atas rencana pembangunan tersebut, Dedi mengaku belum mengetahui secara jauh. Sementara terkait izin secara lisan, Dedi memprediksi jika Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengetahui bahwa revisi tata ruang Cianjur belum diundangkan, namun sudah memprediksi bahwa lahan di Campaka bisa dibangun gedung pemerintahan.

"Jadi perdiksi saya kenapa gubernur menyampaikannya secara lisan, ya alasenya seperti itu. Kalau secara tertulis kan harus formal dulu, aturan tata ruangnya diundangkan baru bisa ada rujukan. Penafsiran saya seperti itu," jelasnya.

Selain itu, Dedi juga memprediksi alasan Pemkab Cianjur tetap membangun meski baru ada izin lisan. Menurutnya, hal tersebut berdasarkan pada kebutuhan publik yang memang sudah mendesak

"Niatnya baik untuk menciptakan pelayanan publik yang maksimal. Tapi memang idealnya sih kalau secara normatif menunggu dulu sampai semua izin, rekomendasi ataupun kajian lengkap, baru pembangunan dilakukan," terang Dedi yang tetap berbaik sangka terhadap bupati, bahwa apa yang dilakukan orang nomor satu di Cianjur itu semata demi meningkatkan pelayanan pada masyarakat.

Saat disinggung kekhawatiran banyak pihak jika apa yang dilakukan bupati bakal diikuti oleh masyarakat atau pengusaha, Dedi pun mengaku memiliki kekhawatiran yang sama. "Ya memang sih kalau ini dilihat pihak lain, masyarakat yang membutuhkan atau berurusan soal perizinan dikhawatirkan akan memanfaatkan itu," tandasnya.

Dari Komisi I, wakil rakyat dari Demokrat, H Rentek menegaskan, secara normatif aturan seharusnya semua izin dilengkapi terlebih dahulu, baru kemudian melaksanakan kegiatan atau pembangunan.

"Kalau sebaliknya membangun dulu tanpa ijinnya belum dilengkapi, tentunya itu melanggar aturan," kata Rentek.

Sementara dari Komisi III, legislator dari Partai Keadilan Sejahtera, Teguh mengatakan, membangun tanpa dilengkapi izin terlebih dahulu memang sudah terjadi di Cianjur sejak lama. Beberapa perusahan ia dapati seperti itu. Artinya, sambung Teguh, ini seperti sebuah kesalahan yang terlalu ditolelir, di mana imbasnya akan membuat bingung dinas terkait.

“Misalkan rumah makan berdiri dan harus dipungut pajak daerahnya. Tapi dikarenkan tak lengkap izinnya, akhirnya jadi tidak bisa dipungut. Ini kan berdampak pada PAD (Pendapatan Asli Daerah),“ terangnya.

Kaitan soal statement bupati, ia menilai hal tersebut merupakan bahasa politis. Seharusnya, sambung Teguh, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Cianjur yang harus menjawab persaoalan izin. Artinya, penjelasan secara teknis harus bisa dipaparkan oleh Bappeda.

"Kalau Bappeda tidak bisa menjawab, ya blunder ke Bupati. Jadi seolah-olah bupati membangun itu memang tidak berdasarkan aturan, tak dilengkapi izin," tutupnya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.