Sabtu, 18 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Di Cianjur, Membangun Tanpa Izin Dulu Sudah Terjadi Sejak Lama

Ini Tanggapan Wakil Rakyat soal Pernyatan Bupati

Nuki Nugraha

Kamis, 08 Februari 2018 - 08:05 WIB

Karikatur: Nandang S/BC
Karikatur: Nandang S/BC
A A A

Beritacianjur.com - PERNYATAAN Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar yang menyebutkan pembangunan kantor Pemkab Cianjur di Campaka baru memiliki izin lisan dari gubernur, ternyata menuai beragam komentar dari sejumlah anggota DPRD Cianjur.

Ya, untuk mengetahui sejauh mana sikap para wakil rakyat menanggapi statement bupati yang mulai menyulut polemik itu, Berita Cianjur mencoba mengonfirmasi beberapa anggota DPRD Cianjur, Rabu (7/2/2018).

Dari Komisi I, legislator dari PKB Dedi Suherli menegaskan, pembangunan kantor pemerintahan baru di Campaka memang sudah pernah dibahas bersama dewan.

“Waktu itu kita membahas terkait tata ruang, bahwa nanti itu di sana (Campaka, red) akan dibangun sebuah pusat kegiatan pelayanan di wilayah atau pengembangan wilayah. Dilihat dari tata ruang daerah, itu sudah masuk daerah kuning, artinya bisa dipergunakan untuk itu,“ ujarnya kepada Berita Cianjur.

Saat ditanya mengenai izin, rekomendasi atau hal lainnya sebagai tindak lanjut atas rencana pembangunan tersebut, Dedi mengaku belum mengetahui secara jauh. Sementara terkait izin secara lisan, Dedi memprediksi jika Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengetahui bahwa revisi tata ruang Cianjur belum diundangkan, namun sudah memprediksi bahwa lahan di Campaka bisa dibangun gedung pemerintahan.

"Jadi perdiksi saya kenapa gubernur menyampaikannya secara lisan, ya alasenya seperti itu. Kalau secara tertulis kan harus formal dulu, aturan tata ruangnya diundangkan baru bisa ada rujukan. Penafsiran saya seperti itu," jelasnya.

Selain itu, Dedi juga memprediksi alasan Pemkab Cianjur tetap membangun meski baru ada izin lisan. Menurutnya, hal tersebut berdasarkan pada kebutuhan publik yang memang sudah mendesak

"Niatnya baik untuk menciptakan pelayanan publik yang maksimal. Tapi memang idealnya sih kalau secara normatif menunggu dulu sampai semua izin, rekomendasi ataupun kajian lengkap, baru pembangunan dilakukan," terang Dedi yang tetap berbaik sangka terhadap bupati, bahwa apa yang dilakukan orang nomor satu di Cianjur itu semata demi meningkatkan pelayanan pada masyarakat.

Saat disinggung kekhawatiran banyak pihak jika apa yang dilakukan bupati bakal diikuti oleh masyarakat atau pengusaha, Dedi pun mengaku memiliki kekhawatiran yang sama. "Ya memang sih kalau ini dilihat pihak lain, masyarakat yang membutuhkan atau berurusan soal perizinan dikhawatirkan akan memanfaatkan itu," tandasnya.

Dari Komisi I, wakil rakyat dari Demokrat, H Rentek menegaskan, secara normatif aturan seharusnya semua izin dilengkapi terlebih dahulu, baru kemudian melaksanakan kegiatan atau pembangunan.

"Kalau sebaliknya membangun dulu tanpa ijinnya belum dilengkapi, tentunya itu melanggar aturan," kata Rentek.

Sementara dari Komisi III, legislator dari Partai Keadilan Sejahtera, Teguh mengatakan, membangun tanpa dilengkapi izin terlebih dahulu memang sudah terjadi di Cianjur sejak lama. Beberapa perusahan ia dapati seperti itu. Artinya, sambung Teguh, ini seperti sebuah kesalahan yang terlalu ditolelir, di mana imbasnya akan membuat bingung dinas terkait.

“Misalkan rumah makan berdiri dan harus dipungut pajak daerahnya. Tapi dikarenkan tak lengkap izinnya, akhirnya jadi tidak bisa dipungut. Ini kan berdampak pada PAD (Pendapatan Asli Daerah),“ terangnya.

Kaitan soal statement bupati, ia menilai hal tersebut merupakan bahasa politis. Seharusnya, sambung Teguh, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Cianjur yang harus menjawab persaoalan izin. Artinya, penjelasan secara teknis harus bisa dipaparkan oleh Bappeda.

"Kalau Bappeda tidak bisa menjawab, ya blunder ke Bupati. Jadi seolah-olah bupati membangun itu memang tidak berdasarkan aturan, tak dilengkapi izin," tutupnya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 12/08/2018 22:31 WIB

Polres Cianjur Siap Amankan Kirab Obor Asian GamesXVIII

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat akan bekerja maksimal (all out) dalam pelaksanaan pengamanan perjalanan kirab obor api Asian GamesXVIII yang akan melintas dan diinapkan di Pendopo Kabupaten…

Cianjur Euy 08/08/2018 08:00 WIB

Petani Penggarap di Cianjur Tagih Janji Presiden

Tim Nawacita Presiden, Ruri Jumar Saef mewakili Ketua Tim Joko Daryanto, yang juga adik Jokowi blusukan ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (7/8/2018).

Cianjur Euy 06/08/2018 21:11 WIB

Dua Rumah Ludes Terbakar

Dua unit rumah di Gang Mujahidin, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ludes terbakar, Senin (6/8/2018) pagi.

Cianjur Euy 06/08/2018 06:55 WIB

Rekanan Proyek Irigasi Untung Banyak

Pelaksanaan proyek rehabilitasi jaringan irigasi DI Cihea kembali mendapat sorotan tajam pemerhati pembangunan.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:57 WIB

Untuk Memberikan Pemahaman Tentang Islam Kaafah

KABUPATEN Cianjur akan menjadi tuan rumah Jambore Nasional para dai Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI). Sediannya jambore tersebut akan dilaksanakan bertepatan dengan ulang tahun Parmusi 26 September…

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…