Rabu, 21 Februari 2018 | Cianjur, Indonesia

Di Cianjur, Membangun Tanpa Izin Dulu Sudah Terjadi Sejak Lama

Ini Tanggapan Wakil Rakyat soal Pernyatan Bupati

Nuki Nugraha

Kamis, 08 Februari 2018 - 08:05 WIB

Karikatur: Nandang S/BC
Karikatur: Nandang S/BC
A A A

Beritacianjur.com - PERNYATAAN Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar yang menyebutkan pembangunan kantor Pemkab Cianjur di Campaka baru memiliki izin lisan dari gubernur, ternyata menuai beragam komentar dari sejumlah anggota DPRD Cianjur.

Ya, untuk mengetahui sejauh mana sikap para wakil rakyat menanggapi statement bupati yang mulai menyulut polemik itu, Berita Cianjur mencoba mengonfirmasi beberapa anggota DPRD Cianjur, Rabu (7/2/2018).

Dari Komisi I, legislator dari PKB Dedi Suherli menegaskan, pembangunan kantor pemerintahan baru di Campaka memang sudah pernah dibahas bersama dewan.

“Waktu itu kita membahas terkait tata ruang, bahwa nanti itu di sana (Campaka, red) akan dibangun sebuah pusat kegiatan pelayanan di wilayah atau pengembangan wilayah. Dilihat dari tata ruang daerah, itu sudah masuk daerah kuning, artinya bisa dipergunakan untuk itu,“ ujarnya kepada Berita Cianjur.

Saat ditanya mengenai izin, rekomendasi atau hal lainnya sebagai tindak lanjut atas rencana pembangunan tersebut, Dedi mengaku belum mengetahui secara jauh. Sementara terkait izin secara lisan, Dedi memprediksi jika Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengetahui bahwa revisi tata ruang Cianjur belum diundangkan, namun sudah memprediksi bahwa lahan di Campaka bisa dibangun gedung pemerintahan.

"Jadi perdiksi saya kenapa gubernur menyampaikannya secara lisan, ya alasenya seperti itu. Kalau secara tertulis kan harus formal dulu, aturan tata ruangnya diundangkan baru bisa ada rujukan. Penafsiran saya seperti itu," jelasnya.

Selain itu, Dedi juga memprediksi alasan Pemkab Cianjur tetap membangun meski baru ada izin lisan. Menurutnya, hal tersebut berdasarkan pada kebutuhan publik yang memang sudah mendesak

"Niatnya baik untuk menciptakan pelayanan publik yang maksimal. Tapi memang idealnya sih kalau secara normatif menunggu dulu sampai semua izin, rekomendasi ataupun kajian lengkap, baru pembangunan dilakukan," terang Dedi yang tetap berbaik sangka terhadap bupati, bahwa apa yang dilakukan orang nomor satu di Cianjur itu semata demi meningkatkan pelayanan pada masyarakat.

Saat disinggung kekhawatiran banyak pihak jika apa yang dilakukan bupati bakal diikuti oleh masyarakat atau pengusaha, Dedi pun mengaku memiliki kekhawatiran yang sama. "Ya memang sih kalau ini dilihat pihak lain, masyarakat yang membutuhkan atau berurusan soal perizinan dikhawatirkan akan memanfaatkan itu," tandasnya.

Dari Komisi I, wakil rakyat dari Demokrat, H Rentek menegaskan, secara normatif aturan seharusnya semua izin dilengkapi terlebih dahulu, baru kemudian melaksanakan kegiatan atau pembangunan.

"Kalau sebaliknya membangun dulu tanpa ijinnya belum dilengkapi, tentunya itu melanggar aturan," kata Rentek.

Sementara dari Komisi III, legislator dari Partai Keadilan Sejahtera, Teguh mengatakan, membangun tanpa dilengkapi izin terlebih dahulu memang sudah terjadi di Cianjur sejak lama. Beberapa perusahan ia dapati seperti itu. Artinya, sambung Teguh, ini seperti sebuah kesalahan yang terlalu ditolelir, di mana imbasnya akan membuat bingung dinas terkait.

“Misalkan rumah makan berdiri dan harus dipungut pajak daerahnya. Tapi dikarenkan tak lengkap izinnya, akhirnya jadi tidak bisa dipungut. Ini kan berdampak pada PAD (Pendapatan Asli Daerah),“ terangnya.

Kaitan soal statement bupati, ia menilai hal tersebut merupakan bahasa politis. Seharusnya, sambung Teguh, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Cianjur yang harus menjawab persaoalan izin. Artinya, penjelasan secara teknis harus bisa dipaparkan oleh Bappeda.

"Kalau Bappeda tidak bisa menjawab, ya blunder ke Bupati. Jadi seolah-olah bupati membangun itu memang tidak berdasarkan aturan, tak dilengkapi izin," tutupnya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Kelanjutan Pembangunan Jalur Puncak II Tidak Jelas

PEMERINTAH pusat maupun provinsi terkesan silih lempar kewengan terkait kelanjutan pembangunan jalur Puncak II. Padahal, jalur itu diharapkan jadi alternatif mengatasi kemacetan di kawasan Puncak.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Polres Cianjur Antisipasi Penyebaran Isu Hoax dan SARA

MARAKNYA informasi bohong (Hoax, red) di tengah masyarakat yang beredar melalui media sosial atau dari mulut ke mulut mendapat perhatian serius dari jajaran Polres Cianjur.

Cianjur Euy 18 jam yang lalu

25 Siswa Bintara Latihan Kerja di Polres Cianjur

SEBANYAK 25 siswa bintara Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Barat tahun angkatan 2018 melaksanakan latihan kerja di Polres Cianjur. Latihan kerja yang diikuti siswa bintara itu dilaksanakan sejak…

Cianjur Euy 19/02/2018 21:10 WIB

Jalur Puncak Terisolasi, Perekonomian Masyarakat Turun 70 Persen

TINGKAT perekonomian di kawasan Jalur Puncak-Bogor turun hingga 70 persen, sejak jalur itu ditutup. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Cianjur, Asep…

Cianjur Euy 19/02/2018 17:14 WIB

Personel Polres Cianjur Jalani Pemeriksaan Kesehatan Berkala

RATUSAN personel Polres Cianjur mengikuti pemeriksaan kesehatan yang digelar Biddokkes Polda Jawa Barat, di Aula Primkopol, Mapolres Cianjur, Senin (19/2/2018).

Cianjur Euy 19/02/2018 01:15 WIB

Rd Siti Jenab Diusulkan Jadi Pahlawan Nasionla

Pakar sejarah Jawa Barat Profesor Nina Herlina Lubis bersama Lutfi Yondri dari Dewan Cagar Budaya Jabar, mengusulkan nama Rd Siti Jenab menjadi pahlawan nasional ke Pemkab Cianjur.

Cianjur Euy 19/02/2018 01:15 WIB

Kapolda Jabar Resmikan Pembangunan Rumah Layak Huni di Cianjur

KAPOLDA Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto melakukan kunjungan ke wilayah hukum Polres Cianjur, Sabtu (17/2/2018).

Cianjur Euy 19/02/2018 01:13 WIB

Korem 061/SK Tanami Pohon Diwilayah Terdampak Longsor

Komando Resort Militer (Korem) 061 Suryakancana menanam bibit pohon akar wangi dan manii di wilayah yang terdampak bencana longsor di kawasan Puncak, Bogor. Pemilihan kedua bibit pohon itu, karena dianggap…

Cianjur Euy 19/02/2018 01:12 WIB

Waspadai Hoax Jelang Pilkada Serentak

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jawa Barat memaksimalkan patroli di dunia maya untuk menangkal munculnya pemberitaan bohong (Hoax, red) menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang…

Aktualita 15/02/2018 07:55 WIB

Buruh Tani Cianjur Sambut Baik Lengsernya Iwan Cahmawan

Balai Pengembangan Benih Padi (BPBP) Cihea memasuki babak baru di tahun 2018 ini. Iwan Cahmawan yang selama 4 tahun lebih memimpin pengelolaan balai, akhirnya lengser dari jabatannya sebagai Kepala BPBP.