Rabu, 21 Februari 2018 | Cianjur, Indonesia

Ditengah Sakit Keras Si Buah Hati Tak Kunjung Pulang

Kisah Derita Titin

Apip Samlawi

Kamis, 08 Februari 2018 - 22:59 WIB

Foto: Apip Samlawi/BC
Foto: Apip Samlawi/BC
A A A

Beritacianjur.com - Sudah jatuh ketiban tangga, peribahasa tersebut sepertinya pantas untuk melukiskan kehidupan Titin (45), warga Kampung Pasir Kihiang, RT 02 /03, Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang.

Tinggal seatap digubuk reyot ukuran 5x3 meter bersama sang suami Dawan Wawan (59), ibu dari dua anak ini tengah menderita sakit keras, tepatnya sejak kepergian putri keduanya Ai Komala Sari (25) ke Jakarta yang sudah dua tahun ini tak diketahui kabarnya.

Informasi yang dapat dihimpun, Ai Komala Sari, tergolong gadis yang lugu, santun dan pendiam. Sebelum berangkat kerja ke Jakarta, ia sempat bekerja di Super Market Jogya Cianjur, Namun saat itu kondisi Ai Komala sempat terlilit utang pinjaman pada rentenir (Kosipa). 

Untuk membayar utang yang tiap bulan semakin membengkak, terpaksa ia keluar dari pekerjaannya dan pergi mengadu nasib ke ibu kota. Sayang, entah apa yang terjadi terhadap Ai. Buah hati Titin itu seakan hilang ditelan bumi, jangankan kembali pulang ke rumah, kabar berita tentang dirinyapun tak pernah ada.

Ayah Kandung Ai Komala Sari, Dawan Wawan, mengaku dirinya hanya seorang tukang kuli bangunan di kota. Namun setelah putri keduanya Ai Komala Sari menghilang dan Istrinya jatuh sakit, terpaksa hanya bisa diam di rumah mengurus istinya.

"Setiap hari istri saya menanyakan kabar soal Ai, ada dimana dan kapan pulangnya, mamah rindu sama Ai dimana sekarang berada dan mamah tak ingin meninggal dunia sebelum Ai pulang,"kata Dawan menirukan kata yang sering diucapkan Titin, istrinya.

Kerinduan pada Ai, kata Dawan membuat saki istrinya itu tak kunjung sembuh. Selama kurang lebih 1 tahun 6 bulan tidak bisa bergerak makan, minum dan mandi harus dilayani.

"Saya harap, pihak pemerintahan dan pada siapa saja yang menemukan alamat putri saya Ai Komala Sari mohon segera diinformasikannya, karena keluarga merindukanya, harap Dawan kepada wartawan kemarin.

Kondisi keluarga Dawan Wawa itu, mengundang keprihatinan tetangga sekitar. Salah seorang tetangga, Ugan menuturkan, musibah yang melanda keluarga Dawan bertubi tubi, selain tergolong keluarga kurang mampu, istrinya sakit, anak kesayangan hilang entah kemana.

"Selama penderitaan yang dialami keluarga Dawan Wawan, dari pihak pemerintahan desa, kecamatan maupun dari  Pemkab Cianjur tak pernah ada yang berkunjung,"kata Ugan. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 6 jam yang lalu

Pemkab Cianjur Diduga Serobot Lahan Kritis

PERKANTORAN baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka, diduga menyerobot lahan yang diperuntukkan kegiatan program Penanganan Lahan Kritis dan Sumber Daya Air Berbasis Masyarakat (PLKSDA-BM). Benarkah?

Aktualita 20/02/2018 08:00 WIB

Masyarakat yang Mana?

SETELAH diduga mencatut nama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, kini kantor baru Pemkab Cianjur di Campaka yang belum berizin, diklaim dibangun atas permintaan masyarakat Cianjur. Masyarakat yang…

Aktualita 19/02/2018 08:05 WIB

Kornas Jokowi Jabar Segera Lapor ke Kantor Staf Presiden

KORNAS Jokowi Jawa Barat, Isman Muslim mengancam akan melaporkan masalah pencatutan nama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang diduga dilakukan pejabat di lingkungan Pemkab Cianjur, ke Kantor…

Aktualita 19/02/2018 08:00 WIB

Cianjur Kabupaten Tanpa Aturan?

SELAMA beberapa pekan terakhir ini, masyarakat Cianjur disuguhkan kabar seputar tindak tanduk pejabat pemerintah Kabupaten Cianjur yang begitu ‘hebat’, hingga membuat berdecak ‘kagum’.

Cianjur Euy 19/02/2018 01:15 WIB

Rd Siti Jenab Diusulkan Jadi Pahlawan Nasionla

Pakar sejarah Jawa Barat Profesor Nina Herlina Lubis bersama Lutfi Yondri dari Dewan Cagar Budaya Jabar, mengusulkan nama Rd Siti Jenab menjadi pahlawan nasional ke Pemkab Cianjur.

Cianjur Euy 19/02/2018 01:15 WIB

Kapolda Jabar Resmikan Pembangunan Rumah Layak Huni di Cianjur

KAPOLDA Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto melakukan kunjungan ke wilayah hukum Polres Cianjur, Sabtu (17/2/2018).

Cianjur Euy 19/02/2018 01:13 WIB

Korem 061/SK Tanami Pohon Diwilayah Terdampak Longsor

Komando Resort Militer (Korem) 061 Suryakancana menanam bibit pohon akar wangi dan manii di wilayah yang terdampak bencana longsor di kawasan Puncak, Bogor. Pemilihan kedua bibit pohon itu, karena dianggap…

Cianjur Euy 19/02/2018 01:12 WIB

Waspadai Hoax Jelang Pilkada Serentak

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jawa Barat memaksimalkan patroli di dunia maya untuk menangkal munculnya pemberitaan bohong (Hoax, red) menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang…

Aktualita 15/02/2018 08:00 WIB

Masyarakat Ancam Laporkan Bupati ke Presiden

JELAS-jelas belum dilengkapi izin, namun pembangunan kantor baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka malah dianggap sebagai terobosan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, yang bertujuan untuk meningkatkan…

Aktualita 15/02/2018 07:55 WIB

Buruh Tani Cianjur Sambut Baik Lengsernya Iwan Cahmawan

Balai Pengembangan Benih Padi (BPBP) Cihea memasuki babak baru di tahun 2018 ini. Iwan Cahmawan yang selama 4 tahun lebih memimpin pengelolaan balai, akhirnya lengser dari jabatannya sebagai Kepala BPBP.