Rabu, 21 Februari 2018 | Cianjur, Indonesia

Bupati Dianggap Jalankan Politisasi Agama

Ada Intimidasi dalam Surat Imbauan Ashar Mengaji dan Shalat Berjamaah

Gie

Jumat, 09 Februari 2018 - 08:00 WIB

Karikatur: Nandang S/BC
Karikatur: Nandang S/BC
A A A

Beritacianjur.com - HEBOH, surat imbauan pelaksanaan ‘Ashar Mengaji’ dan ‘Salat Subuh Berjamaah’ bagi para kepala desa, yang disertai dengan kalimat yang dianggap adanya unsur intimidasi, beredar di jejaring sosial.

Surat bernomor 451.11/61/II/Ks/2018 yang dikeluarkan pada 1 Februari 2018 dengan ditandatangani Camat Cianjur, Yudi Suhartoyo tersebut, disayangkan para kepala desa dan sejumlah pihak.

Dalam paragraf pertama, para kepala desa di Kecamatan Cianjur diinstruksikan melaksanakan program Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, terkait ashar mengaji dan salah subuh berjamaah, dengan juga mengajak para perangkat desanya.

Namun pada perangraf kedua, disebutkan jika prestasi kehadiran pada kedua kegiatan keagamaan tersebut di bawah 50 persen, para kepala desa dan perangkatnya dianggap kurang komitmen terhadap program bupati. Bahkan diungkapkan hal tersebut juga akan berpengaruh pada rekomendasi pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

Ketua Aliansi Rakyat Sugih Mukti untuk Cianjur (Ayat Suci), Ridwan Mubarak sangat menyayangkan dengan adanya surat tersebut. Ia menegaskan, terkait DD dan ADD tidak perlu adanya intimidasi administrasi kaitan dengan rekomendasi pencairan. Pasalnya, DD dan ADD merupakan kewenangan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT)

“DD dan ADD seutuhnya hak masyarakat, bukan hak kepala desa dan perangkatnya. Sebagaimana amanat Menteri Keuangan Sri Mulyani, bahwa DD dititipkan untuk pemberdayaan masyarakat. Jika terjadi penyalahgunaan DD dan ADD, baru kepala desa yang bertanggung jawab,“ jelasnya kepada Berita Cianjur, Kamis (8/2/2018).

Berkaca pada kejadian tersebut, Ridwan melihat adanya upaya Bupati Cianjur untuk melanggengkan kerakusan politik dinasti di tatar santri, dengan mendominasi Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) dan Asosiasi Rukun Warga dan Rukun Tetangga (ARWT) Cianjur.

“Ingat, April 2019 ada pileg dan pilpres, serta pilkada 2021. Karenanya dengan sekuat tenaga IRM (Irvan Rivano Muchtar) dan rezim koplaknya dengan sekuat tenaga akan terus berupaya menyandera, mengkerangkeng aparat desa dan ARWT, sebagai sapi perah kepentingan politiknya, satu di antaranya melalui subuh berjamaah dan ashar mengaji ini,“ ungkapnya.

Adanya unsur intimidasi dalam program ‘Ashar Mengaji’ dan ‘Salat Subuh Berjamaah’ ini, Ridwan menilai politisasi agama tengah dijalankan oleh IRM dan rezimnya. Menurutnya, visi ‘Cianjur Lebih Maju dan Agamis’ ternyata tidak berbanding lurus dengan kualitas kehidupan rakyat dan birokrasi. “Program ini seperti benar tapi salah, ya inilah yang dimaksud politisasi agama,“ ucapnya.

Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin, sambung Ridwan, dengan tegas menyatakan, seburuk-buruknya manusia di bumi ini adalah yang menjual agama dan menjual tuhan untuk kepentingan dunia.

“Rezim IRM di Cianjur tegah mempraktikkan itu, menghalalkan segala cara demi hegemoni dinasti. Jelas, ini ancaman terhadap demokrasi Cianjur ke depan. Politik dinasti di Cianjur membajak demokrasi. Pilihannya ada dua terhadap rezim seperti ini, melawan atau kafir,“ tegasnya.

“Bupati dan rezimnya saat ini tengah memerankan diri sebagai kaum penindas. Terbukti dari kebijakan-kebijakannya yang tidak pro rakyat, memiskinkan dan merepotkan rakyat Cianjur,“ sambungnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Sekretaris Daerah Cianjur, Aban Sobandi enggan berkomentar banyak. “Abdi moal seueur komentar heula Kang, abdina bade tataros heula (Saya tidak akan banyak komentar dulu, mau bertanya terlebih dahulu, red),“ singkatnya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Kelanjutan Pembangunan Jalur Puncak II Tidak Jelas

PEMERINTAH pusat maupun provinsi terkesan silih lempar kewengan terkait kelanjutan pembangunan jalur Puncak II. Padahal, jalur itu diharapkan jadi alternatif mengatasi kemacetan di kawasan Puncak.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Polres Cianjur Antisipasi Penyebaran Isu Hoax dan SARA

MARAKNYA informasi bohong (Hoax, red) di tengah masyarakat yang beredar melalui media sosial atau dari mulut ke mulut mendapat perhatian serius dari jajaran Polres Cianjur.

Cianjur Euy 18 jam yang lalu

25 Siswa Bintara Latihan Kerja di Polres Cianjur

SEBANYAK 25 siswa bintara Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Barat tahun angkatan 2018 melaksanakan latihan kerja di Polres Cianjur. Latihan kerja yang diikuti siswa bintara itu dilaksanakan sejak…

Cianjur Euy 19/02/2018 21:10 WIB

Jalur Puncak Terisolasi, Perekonomian Masyarakat Turun 70 Persen

TINGKAT perekonomian di kawasan Jalur Puncak-Bogor turun hingga 70 persen, sejak jalur itu ditutup. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Cianjur, Asep…

Cianjur Euy 19/02/2018 17:14 WIB

Personel Polres Cianjur Jalani Pemeriksaan Kesehatan Berkala

RATUSAN personel Polres Cianjur mengikuti pemeriksaan kesehatan yang digelar Biddokkes Polda Jawa Barat, di Aula Primkopol, Mapolres Cianjur, Senin (19/2/2018).

Cianjur Euy 19/02/2018 01:15 WIB

Rd Siti Jenab Diusulkan Jadi Pahlawan Nasionla

Pakar sejarah Jawa Barat Profesor Nina Herlina Lubis bersama Lutfi Yondri dari Dewan Cagar Budaya Jabar, mengusulkan nama Rd Siti Jenab menjadi pahlawan nasional ke Pemkab Cianjur.

Cianjur Euy 19/02/2018 01:15 WIB

Kapolda Jabar Resmikan Pembangunan Rumah Layak Huni di Cianjur

KAPOLDA Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto melakukan kunjungan ke wilayah hukum Polres Cianjur, Sabtu (17/2/2018).

Cianjur Euy 19/02/2018 01:13 WIB

Korem 061/SK Tanami Pohon Diwilayah Terdampak Longsor

Komando Resort Militer (Korem) 061 Suryakancana menanam bibit pohon akar wangi dan manii di wilayah yang terdampak bencana longsor di kawasan Puncak, Bogor. Pemilihan kedua bibit pohon itu, karena dianggap…

Cianjur Euy 19/02/2018 01:12 WIB

Waspadai Hoax Jelang Pilkada Serentak

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jawa Barat memaksimalkan patroli di dunia maya untuk menangkal munculnya pemberitaan bohong (Hoax, red) menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang…

Aktualita 15/02/2018 07:55 WIB

Buruh Tani Cianjur Sambut Baik Lengsernya Iwan Cahmawan

Balai Pengembangan Benih Padi (BPBP) Cihea memasuki babak baru di tahun 2018 ini. Iwan Cahmawan yang selama 4 tahun lebih memimpin pengelolaan balai, akhirnya lengser dari jabatannya sebagai Kepala BPBP.