Rabu, 20 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Manajemen RSUD Diduga Intimidasi Karyawannya

Angga Purwanda

Selasa, 27 Februari 2018 - 07:55 WIB

RSUD Cianjur (foto:net)
RSUD Cianjur (foto:net)
A A A

Beritacianjur.com - SEJUMLAH pegawai di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, diduga mendapatkan intimidasi dari pihak manajemen rumah sakit plat merah tersebut.

Dugaan intimidasi yang diterima para pegawai di lingkungan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) milik Pemkab Cianjur tersebut, mulai dari ancaman pemberian sanksi hingga pemecatan jika mereka memberikan informasi terkait kebobrokan yang terjadi di manajemen RSUD Cianjur kepada pihak lain terutama pewarta.

Seperti yang dijelaskan salah seorang pegawai RSUD yang enggan disebutkan namanya. Dirinya terpaksa harus berurusan dengan pihak direksi dan kepala bidang (kabid) di tempat kerjanya, karena dituduh sering memberikan informasi dan meng-upload status di media sosial pribadinya terkait kebobrokan yang terjadi di rumah sakit tersebut.

“Saya tidak tahu keinginan para direksi dan kabid di RSUD maunya apa? Sebab, saya hanya mengungkapkan keluh kesah saya karena ketidakadilan yang diakibatkan ulah para direksi dan kabid. Jika saya berbicara langsung ke mereka (Direksi dan Kabid) tidak pernah ditanggapi dan tak pernah ada solusi,” jelasnya kepada wartawan, Senin (26/2/2018).

Dia mengungkapkan, tidak akan tinggal diam dengan segala kezaliman yang telah dilakukan oleh jajaran direksi dan kabid terhadap pegawai di lingkungan RSUD Sayang Cianjur. “Kami bersama seluruh rekan sepakat untuk menggugat jajaran direksi dan kabid yang terbukti melakukan intimidasi terhadap pegawai,” tegasnya.

Dia menambahkan, tak hanya persoalan kesejahteraan bagi para pegawai yang terjadi di lingkungan rumah sakit itu, namun untuk pelayanan pun dinilai sudah tidak sesuai dengan aturan. “Seperti kondisi Ruang Samolo 3 yang kondisi lantai keramiknya dibiarkan mengelupas, bagaimana pasien akan nyaman dan tenang jika kondisi ruang rawat inapnya seperti itu,” ucapnya.

Selain itu, setiap hujan turun, ruang basement parkir selalu digenangi banjir. “Ini jelas sudah tidak sehat dan diperlukan pembenahan yang menyeluruh. Saya juga mempertanyakan, pemangku kebijakan dalam hal ini Bupati Cianjur, yang terkesan diam. Padahal RSUD merupakan wajah yang mewakili pemerintahan,” ucap dia dengan nada kesal.

Sementara itu, saat hendak mengonfirmasi kebenaran dugaan tersebut, sejumlah pejabat RSUD sulit dibubungi.

Diberitakan sebelumnya, jeritan sejumlah pegawai RSUD Sayang Cianjur kembali terdengar pilu. Betapa tidak, selain insentif pada Januari dan Februari 2018 belum diterima, insentif Desember 2017 yang mereka terima hanya sebesar Rp62 ribu dari yang biasanya Rp1.5 juta hingga Rp2 juta. Benarkah?

Ya, hal tersebut terungkap setelah adanya pengakuan dari sejumlah pegawai RSUD kepada Berita Cianjur, Minggu (25/2/2018).

Salah seorang perawat yang enggan disebutkan namanya membenarkan hal tersebut. Ia mengaku harus rela menerima dana insentif Desember 2017 sebesar Rp 62 ribu, yang baru dibayarkan oleh pihak RSUD beberapa waktu lalu. Padahal, sambung dia, besarnya insentif yang biasanya diterima senilai Rp2 juta per bulan.

“Bingung, mau dari mana biaya hidup sehari-hari. Semenjak kondisi rumah sakit carut marut seperti ini, saya sampai harus kembali pulang ke rumah orangtua karena sudah tidak mampu untuk membayar cicilan rumah,” curhatnya.

Menurutnya, kondisi tersebut sudah terjadi kurang lebih selama enam bulan terakhir. Bahkan tak hanya insentif, gaji Januari 2018 pun belum ia terima. “Berharap segera ada perbaikan, agar hak para pegawai dapat segera terpenuhi. Ini baru terjadi sekarang, sebelum-sebelumnya tidak pernah seperti ini,” ungkapnya.

Seorang pegawai RSUD lainnya pun membenarkan kondisi tersebut. Akibatnya, banyak rekan-rekannya di RSUD yang tersiksa karena sudah kesulitan untuk membiayai kehidupan sehari-hari.

“Jumlahnya berbeda-beda, ada yang menerima Rp62 ribu, Rp95 ribu dan Rp150 ribu. Padahal biasanya bisa mencapai Rp1,5 juta hingga Rp2 juta,“ ujar pegawai RSUD yang juga enggan disebutkan namanya, dengan alasan untuk menjaga keamanan pekerjaannya.

Ia menambahkan, jangankan untuk membayar cicilan rumah atau mobil, untuk ongkos atau bensin dari rumah menuju RSUD pun banyak yang kesusahan. “Ini soal hak, tapi mau protes bingung harus seperti apa. Soalnya saat teman saya bikin status di medsos saja, langsung dipanggil dan ditegur jangan ramai ke mana-mana katanya,“ ungkapnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.