Senin, 19 Februari 2018 | Cianjur, Indonesia

MTs Islamiyah Sayang, Terapkan Model Belajar E-Learning

Susi Susilawati

Senin, 07 September 2015 - 07:00 WIB

ilustrasi/net
ilustrasi/net
A A A

BERITACIANJUR.COM, CIANJUR – MTs Islamiyah Sayang, Cianjur, Jawa Barat menjadi salahsatu sekolah di Cianjur yang mulai menerapkan konsep e-learning dalam proses belajar mengajarnya.

Wakil Kepala Bidang Humas MTs Islamiyah Sayang, Asep Moh. Muhsin mengatakan, penggunaan e-learning di sekolah merupakan sebuah keharusan mengingat pembelajaran yang tidak didukung oleh model pembelajaran IT akan menyebabkan siswa bosan belajar, jenuh dan pastinya ketinggalan zaman.

“Jangan sampai memposisikan sekolah sebagai tempat yang menjenuhkan atau tempat yang menakutkan bagi siswa. Apalagi bila ditambah dengan kondisi beberapa guru yang kurang mengikuti perkembangan dunia persekolahan modern,” tutur Asep kepada “BC”, Minggu (6/9).

Menurutnya, model pembelajaran berbasis teknologi sering dianggap hal yang aneh dan membebani guru. Mereka beranggapan mengajar harus sesuai dengan  materi yang ada di dalam kurikulum.

Hal itu, menurutnya, tidak salah kendati seorang guru menurut Asep tentunya harus bisa mengikuti perkembangan dalam melakukan proses belajar mengajar di kelas. Sehingga tidak membuat siswa berupaya melarikan diri karena jenuh.

“Kegiatan yang seringkali menjengkelkan bagi guru di dalam kelas, adalah siswa yang kurang memperhatikan, membuat kegaduhan, membolos, berkelahi, bully antarsesama dan sebagainya. Kondisi ini diperparah lagi dengan lamanya waktu duduk di kelas yang penuh dengan sekat di empat sisi,” ungkapnya.

Terpisah, seorang guru MTs Al-Kautsar, Elsye Sulistyowati menilai, pengaplikasian el-learning perlu dukungan dari sekolah, mulai dari saran dan prasarananya.  “Kalau menyesuaikan perkembangan zaman memang sudah seharusnya menggunakan e-learning. Guru-guru pun memang saat ini dituntut untuk melek IT. Tapi kalau tidak ada sosialisasi penerapan e-learning atau soal pengoperasian IT, tentu akan mempersulit, terutama bagi guru-guru yang sudah lama,” paparnya. (fir)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 55 menit yang lalu

Kornas Jokowi Jabar Segera Lapor ke Kantor Staf Presiden

KORNAS Jokowi Jawa Barat, Isman Muslim mengancam akan melaporkan masalah pencatutan nama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang diduga dilakukan pejabat di lingkungan Pemkab Cianjur, ke Kantor…

Aktualita 60 menit yang lalu

Cianjur Kabupaten Tanpa Aturan?

SELAMA beberapa pekan terakhir ini, masyarakat Cianjur disuguhkan kabar seputar tindak tanduk pejabat pemerintah Kabupaten Cianjur yang begitu ‘hebat’, hingga membuat berdecak ‘kagum’.

Cianjur Euy 8 jam yang lalu

Rd Siti Jenab Diusulkan Jadi Pahlawan Nasionla

Pakar sejarah Jawa Barat Profesor Nina Herlina Lubis bersama Lutfi Yondri dari Dewan Cagar Budaya Jabar, mengusulkan nama Rd Siti Jenab menjadi pahlawan nasional ke Pemkab Cianjur.

Cianjur Euy 8 jam yang lalu

Kapolda Jabar Resmikan Pembangunan Rumah Layak Huni di Cianjur

KAPOLDA Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto melakukan kunjungan ke wilayah hukum Polres Cianjur, Sabtu (17/2/2018).

Cianjur Euy 8 jam yang lalu

Korem 061/SK Tanami Pohon Diwilayah Terdampak Longsor

Komando Resort Militer (Korem) 061 Suryakancana menanam bibit pohon akar wangi dan manii di wilayah yang terdampak bencana longsor di kawasan Puncak, Bogor. Pemilihan kedua bibit pohon itu, karena dianggap…

Cianjur Euy 8 jam yang lalu

Waspadai Hoax Jelang Pilkada Serentak

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jawa Barat memaksimalkan patroli di dunia maya untuk menangkal munculnya pemberitaan bohong (Hoax, red) menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang…

Aktualita 15/02/2018 08:00 WIB

Masyarakat Ancam Laporkan Bupati ke Presiden

JELAS-jelas belum dilengkapi izin, namun pembangunan kantor baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka malah dianggap sebagai terobosan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, yang bertujuan untuk meningkatkan…

Aktualita 15/02/2018 07:55 WIB

Buruh Tani Cianjur Sambut Baik Lengsernya Iwan Cahmawan

Balai Pengembangan Benih Padi (BPBP) Cihea memasuki babak baru di tahun 2018 ini. Iwan Cahmawan yang selama 4 tahun lebih memimpin pengelolaan balai, akhirnya lengser dari jabatannya sebagai Kepala BPBP.

Cianjur Euy 14/02/2018 21:35 WIB

Pemkab Cianjur Dorong Pembangunan Jalur Puncak II

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur kembali mendorong pelaksanaan pembangunan Jalur Puncak II, mengingat kondisi jalur puncak I yang rawan longsor dan dinilai tidak cukup menampung volume kendaraan…

Cianjur Euy 14/02/2018 21:33 WIB

Dua Orang Calon Tenaga Kerja Ilegal Berhasil Dipulangkan

DINAS Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur kembali berhasil mengembalikan dua orang Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ilegal asal Cianjur. Keduanya diketahui menjadi korban…