Selasa, 24 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Urusan Dana Hibah, Eksekutif ‘Selingkuhi’ Dewan

Wakil Rakyat Mah Apa Atuh

Nuki Nugraha

Kamis, 01 Maret 2018 - 07:50 WIB

foto:net/ilustrasi
foto:net/ilustrasi
A A A

Aku mah apa atuh,
Cuma selingkuhan kamu

Beritacianjur.com - PENGGALAN lirik lagu berjudul ‘Aku Mah Apa Atuh’ yang dipopulerkan artis dangdut Cita Citata tersebut, seakan menjadi sebuah gambaran keadaan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur sekarang ini.

Para dewan terhormat yang notabene sebagai garda terdepan pengemban aspirasi rakyat, saat ini seakan sudah tak dianggap keberadaannya oleh kalangan birokrat. Dalam pengelolaan Dana Hibah salah satu contoh riilnya.

Belum lama ini, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Cianjur harus menelan pil pahit, merasakan gondok yang bukan kepalang. Pasalnya, mereka sudah diselingkuhi eksekutif terkait pengalokasian anggaran dana hibah pemerintah Kabupaten Cianjur Tahun Anggaran 2018.

Informasi dihimpun, alokasi anggaran dana hibah yang sebelumnya sudah dibahas oleh Banggar tiba-tiba mengalami perubahan drastis, dengan penambahan nilai rupiah teramat fantastis. Gilanya, perubahan itu baru diketahui mereka dari laporan hasil evaluasi Gubernur Jawa Barat. 

"Waktu dibahas di Banggar, tercantum di data alokasi dana hibah yang disodorkan eksekutif, kalau tidak salah nilai alokasi dana hibah itu cuma Rp5 M. Sedangkan dalam laporan hasil evaluasi gubernur nilainya tambah besar," ungkap Wakil Ketua DPRD Cianjur, Andri Suryadinata saat ditemui di kantor DPRD Cianjur, Rabu (28/2/2018).

Adanya perbedaan tersebut, lanjut Andri, menjadi pertanyaan besar rekan dewan lainnya. Kendati begitu pada akhirnya disepakati, karena memang alokasi anggaran dana hibah itu sudah dievaluasi oleh gubernur.

"Ini yang kita pertanyakan pada saat itu, ko bisa beda, ada penambahan," kata Andri seraya menjelaskan jika pembahasan soal dana hibah oleh dewan saat itu hanya sebatas nilai alokasinya saja.

Terkait hal tersebut, legislator dari partai Gerindra itu mengaku sangat menyayangkan terhadap sikap eksekutif yang terkesan tidak terbuka dalam pengelolaan dana hibah.

"Sangat disayangkan. Soalnya begini, kan masih ada masyarakat lainnya juga yang membutuhkan bantuan, meskipun nilainya kecil. Kita sudah memasukkan tapi untuk pemberian dana hibah ini kan kebijakan pa Bupati, mungkin alokasi setelah evaluasi itu lah yang memang jadi pilihannya," ucapnya.

Saat ditanya apakah dewan merasa dikangkangi atau diselingkuhi eksekutif, Andri menegaskan, anggaran itu dibahas bersama-sama, yakni eksekutif dan legislatif. "Jadi seharusnya terbuka dong, supaya pengelolaan APBD Cianjur sebesar Rp3,4 T ini lebih jelas dan menghasilkan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Cianjur," jawabnya.

Andri mengaku sudah mencoba memanggil Bupati Cianjur guna mengklarifikasi, namun orang nomor satu di Pemkab Cianjur menyerahkannya ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Terpisah, aktivis Perhimpunan Pergerakan Masyarakat Cianjur (PPMC), Ari Muhammad mengungkapkan, sepengetahuannya pengelolaan dana hibah di Kabupaten Cianjur seringkali tidak memenuhi unsur transparansi. 

Pasalnya, selain sulit diakses, informasi luncuran dana hibah yang diinformasikan kepada dewan juga sering sekadar gelondongan, tidak terperinci.

"Dewan saja yang jelas-jelas mempunyai hak untuk mendapatkan informasi sejelas-jelasnya begitu sulit, apalagi masyarakat biasa," ujar Ari.

Seharusnya, kata Ari, Pemkab Cianjur bisa lebih terbuka dalam mengelola dana hibah ini, sehingga masyakat bisa ikut terlibat dalam proses pengawasan atas penggunaan dana tersebut.

"Ko Cianjur ga bisa seperti daerah lainnya, informasi soal hibah bisa diakses lebih mudah. Ini mah malah seperti kaya sembunyi-sembunyi mengeloa uang rakyat teh," ucapnya keheranan.

Sementara itu, Ketua TAPD Plt Sekda Aban Sobandi saat hendak dikonfirmasi soal ini enggan untuk memberikan komentarnya. "Jangan diwawancara ah, nanti saja," kata Aban sambil bergegas pergi saat ditemui di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Cianjur.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Si Maung 6 jam yang lalu

Laga El Clasico Panas Sebelum Laga Dimulai

LAGA Persib kontra Persija memang baru akan dimulai Sabtu (28/4/2018) mendatang. Namun panasnya laga bertajuk “El Clasico” sudah terasa sebelum laga dimulai.

Si Maung 6 jam yang lalu

Pede, Gomez Targetkan Kemenangan di Jakarta

BUKAN imbang tapi menang. Itulah target Pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomes, pada laga bertajuk “El Clasico” yang bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (28/4/2018)…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Laporan Keuangan Desa di Cianjur Belum Seragam

PEMERINTAHAN Desa (Pemdes) di Kabupaten Cianjur masih belum seragam dalam sistem laporan keuangan desa. Ada yang masih menggunakan Sistem Pengelolaan Keuangan Desa (Silokades) tapi juga yang sudah menerapkan…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Satlantas Pantau Ruas Infrastruktur Jalan

SATUAN Lalulintas Polres Cianjur, mengagendakan survei pemantauan ruas-ruas infrastruktur jalan menjelang arus mudik Idul Fitri 2018. Hal itu diungkapkan Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Rendy Setia Permana,…

Bisnis Line 17 jam yang lalu

Baru Dibuka, 'Sabore Kitchen' Diburu Pecinta Gelato

BISNIS kuliner di Kabupaten Cianjur semakin dilirik. Banyak lokasi kafe dan restoran 'anyar' tumbuh di kota yang terkenal dengan kota tauco ini. Tak heran jika antar outlet kuliner saling adu konsep,…

Cianjur Euy 22/04/2018 20:53 WIB

Mutia, Gadis Cilik Asal Cidaun Berprestasi di Seni Membaca Dongeng Sunda

TINGGAL dan mengenyam pendidikan di wilayah yang jauh dari pusat ibu kota kabupaten, tak menjadikan halangan bagi Mutia Karin, siswa kelas IV SD Negeri Puncak Lawang, Kecamatan Cidaun untuk berkarya dan…

Cianjur Euy 22/04/2018 20:07 WIB

Dishub Cianjur Akan Rubah Sistem Tarif Angkum

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur berencana merubah sistem tarif angkutan umum (Angkum). Kebijakan rencana itu untuk menyesuaikan kondisi angkum pasca perubahan trayek beberapa waktu lalu.

Cianjur Euy 22/04/2018 20:05 WIB

Positif Amfetamin, Dua Remaja Perempuan Diamankan

DUA orang pengunjung tempat hiburan di Cianjur diamankan petugas gabungan dalam razia cipta kondisi (Cipkon) yang digelar Sabtu (21/4/2018) hingga Minggu (22/4/2018) dini hari.

Cianjur Euy 20/04/2018 21:59 WIB

Dua Polwan Polres Cianjur Ikuti Kartini Run 2018

DUA Polisi Wanita (Polwan) Polres Cianjur akan memeriahkan lomba lari bertajuk Kartini Run 2018 yang akan digelar di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (22/4/2018).

Aktualita 20/04/2018 07:55 WIB

4 Kader ‘Selingkuhi’ Partai, Ketuanya Malah Acuh

KASUS ‘perselingkuhan’ anggota DPRD Kabupaten Cianjur menyeruak ke ruang publik. Secara terbuka dan terang-terangan, para wakil rakyat ini begitu berani mempertontonkan permainan hati dengan pujaannya,…