Rabu, 20 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Urusan Dana Hibah, Eksekutif ‘Selingkuhi’ Dewan

Wakil Rakyat Mah Apa Atuh

Nuki Nugraha

Kamis, 01 Maret 2018 - 07:50 WIB

foto:net/ilustrasi
foto:net/ilustrasi
A A A

Aku mah apa atuh,
Cuma selingkuhan kamu

Beritacianjur.com - PENGGALAN lirik lagu berjudul ‘Aku Mah Apa Atuh’ yang dipopulerkan artis dangdut Cita Citata tersebut, seakan menjadi sebuah gambaran keadaan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur sekarang ini.

Para dewan terhormat yang notabene sebagai garda terdepan pengemban aspirasi rakyat, saat ini seakan sudah tak dianggap keberadaannya oleh kalangan birokrat. Dalam pengelolaan Dana Hibah salah satu contoh riilnya.

Belum lama ini, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Cianjur harus menelan pil pahit, merasakan gondok yang bukan kepalang. Pasalnya, mereka sudah diselingkuhi eksekutif terkait pengalokasian anggaran dana hibah pemerintah Kabupaten Cianjur Tahun Anggaran 2018.

Informasi dihimpun, alokasi anggaran dana hibah yang sebelumnya sudah dibahas oleh Banggar tiba-tiba mengalami perubahan drastis, dengan penambahan nilai rupiah teramat fantastis. Gilanya, perubahan itu baru diketahui mereka dari laporan hasil evaluasi Gubernur Jawa Barat. 

"Waktu dibahas di Banggar, tercantum di data alokasi dana hibah yang disodorkan eksekutif, kalau tidak salah nilai alokasi dana hibah itu cuma Rp5 M. Sedangkan dalam laporan hasil evaluasi gubernur nilainya tambah besar," ungkap Wakil Ketua DPRD Cianjur, Andri Suryadinata saat ditemui di kantor DPRD Cianjur, Rabu (28/2/2018).

Adanya perbedaan tersebut, lanjut Andri, menjadi pertanyaan besar rekan dewan lainnya. Kendati begitu pada akhirnya disepakati, karena memang alokasi anggaran dana hibah itu sudah dievaluasi oleh gubernur.

"Ini yang kita pertanyakan pada saat itu, ko bisa beda, ada penambahan," kata Andri seraya menjelaskan jika pembahasan soal dana hibah oleh dewan saat itu hanya sebatas nilai alokasinya saja.

Terkait hal tersebut, legislator dari partai Gerindra itu mengaku sangat menyayangkan terhadap sikap eksekutif yang terkesan tidak terbuka dalam pengelolaan dana hibah.

"Sangat disayangkan. Soalnya begini, kan masih ada masyarakat lainnya juga yang membutuhkan bantuan, meskipun nilainya kecil. Kita sudah memasukkan tapi untuk pemberian dana hibah ini kan kebijakan pa Bupati, mungkin alokasi setelah evaluasi itu lah yang memang jadi pilihannya," ucapnya.

Saat ditanya apakah dewan merasa dikangkangi atau diselingkuhi eksekutif, Andri menegaskan, anggaran itu dibahas bersama-sama, yakni eksekutif dan legislatif. "Jadi seharusnya terbuka dong, supaya pengelolaan APBD Cianjur sebesar Rp3,4 T ini lebih jelas dan menghasilkan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Cianjur," jawabnya.

Andri mengaku sudah mencoba memanggil Bupati Cianjur guna mengklarifikasi, namun orang nomor satu di Pemkab Cianjur menyerahkannya ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Terpisah, aktivis Perhimpunan Pergerakan Masyarakat Cianjur (PPMC), Ari Muhammad mengungkapkan, sepengetahuannya pengelolaan dana hibah di Kabupaten Cianjur seringkali tidak memenuhi unsur transparansi. 

Pasalnya, selain sulit diakses, informasi luncuran dana hibah yang diinformasikan kepada dewan juga sering sekadar gelondongan, tidak terperinci.

"Dewan saja yang jelas-jelas mempunyai hak untuk mendapatkan informasi sejelas-jelasnya begitu sulit, apalagi masyarakat biasa," ujar Ari.

Seharusnya, kata Ari, Pemkab Cianjur bisa lebih terbuka dalam mengelola dana hibah ini, sehingga masyakat bisa ikut terlibat dalam proses pengawasan atas penggunaan dana tersebut.

"Ko Cianjur ga bisa seperti daerah lainnya, informasi soal hibah bisa diakses lebih mudah. Ini mah malah seperti kaya sembunyi-sembunyi mengeloa uang rakyat teh," ucapnya keheranan.

Sementara itu, Ketua TAPD Plt Sekda Aban Sobandi saat hendak dikonfirmasi soal ini enggan untuk memberikan komentarnya. "Jangan diwawancara ah, nanti saja," kata Aban sambil bergegas pergi saat ditemui di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Cianjur.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.