Rabu, 20 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Bupati Dinilai Lepas Tangan

Soal Segudang Permasalahan di RSUD Sayang Cianjur

Angga Purwanda/Gie

Jumat, 02 Maret 2018 - 08:00 WIB

Karikatur: Nandang S/BC
Karikatur: Nandang S/BC
A A A

SPRI: Jangan Diam Saja, Bupati itu Harus Peka dan Peduli

Beritacianjur.com - SEGUDANG masalah masih menghinggapi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Namun aneh, Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar terkesan lepas tangan dan menganggap tak ada masalah yang berarti.

Itulah keanehan yang diungkapkan Ketua Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) Cianjur, Rudi Agan kepada Berita Cianjur, Kamis (1/2/2/2018). Menurutnya, seorang bupati seharusnya memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap semua masalah yang terjadi di wilayahnya.

“Kita sama-sama tahu banyak sekali kejanggaalan atau masalah yang terjadi di RSUD Sayang. Masalah-masalahnya sudah ramai diberitakan loh. Tapi kok bisa-bisanya bupati hanya diam saja dan bilang tak ada masalah, seolah tak peduli dengan permasalahan termasuk persoalan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan,“ ungkapnya.

Masalah memilukan yang terbaru di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) milik Pemkab Cianjur, sambung dia, sejumlah pegawai RSUD Sayang kembali menjerit karena haknya tak dberikan sebagaimana mestinya.

“Sedih dengernya ketika tahu gaji dan insentif para pegawai RSUD Sayang belum dibayarkan. Gimana gak sedih, insentif yang biasanya didapet pegawai senilai Rp1,5 hingga Rp2 juta, kemarin ada yang mengaku hanya mendapatkan Rp62 ribu,“ ungkapnya.

“Sudah telat, nilainya kecil pula. Iya telat, insentif Desember dibayar Januari kemaren, yang bulan selanjutnya belum dibayarkan. Ke mana anggarannya?“ bebernya.

Tak hanya masalah pegawai RSUD, Rudi juga menyayangkan adanya Kasus Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa Fiktif yang terjadi di rumah sakit plat merah tersebut.

“Kasus ini sudah kami laporkan ke Polres dan sekarang masih dalam proses penyelidikan. Sebenarnya masih banyak lagi masalahnya. Salah satunya soal penyelesaian adanya pungutan liar pada kegiatan rekrutmen di RSUD yang tak jelas hingga sekarang. Ini yang disebut gak ada masalah?“ jelasnya.

“Jangan lepas tangan dong. Lakukan sesuatu, karena seorang bupati memiliki kewenangan,“ lanjut Rudi.

Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai segudang permasalahan di RSUD, Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar mengatakan, RSUD itu BLUD yang mengurus rumah tangganya sendiri. Ia menegaskan, sebaiknya ditanyakan langsung ke pihak RSUD Sayang terkait perputaran uangnya.

Menurutnya, hal yang bersangkutan dengan Pemkab Cianjur itu program-program atau inovasi, yang sifatnya kebijakan pemkab untuk melayani masyarakat.

“Contoh misalkan pemda mempunyai kebijakan menggratiskan rawat inap kelas 3 di RSUD Sayang, RSUD Cimacan dan puskesmas-puskesmas. Anggaran per tahunnya berapa, itu baru kebijakan bupati,“ jelasnya.

Soal gaji dan insentif yang belum diterima para pegawai RSUD, Irvan menyebutkan, hal tersebut berkaitan dengan sirkulasi keuangan atau persoalan internal RSUD. “Apakah gara-gara overload pegawai, atau cash in dan cas flow-nya tidak sesuai. Neracanya harus dilihat dulu,“ ucapnya.

Jika ada persoalan eksternal seperti yang terjadi di Perumdam Tirta Mukti Cianjur, sambung dia, baru pihaknya bisa masuk ke RSUD. Sementara saat ditanya soal laporan dari pihak RSUD terkait segudang permasalahan yang terjadi, Irvan hanya menjawab tak ada masalah. “Ah tidak masalah, yang ada masalah mah yang di luarnya,“ tutupnya.

Menanggapi tanggapan bupati tersebut, aktivis Perhimpunan Pergerakan Masyarakat Cianjur (PPMC), Ari Muhammad menegaskan, RSUD yang merupakan BLUD memang memiliki wewenang dalam mengelola keuangan dan kebijakan-kebijakannya sendiri, namun Pemkab Cianjur harus mengontrolnya karena RSUD merupakan rumah sakit pemerintah daerah.

“Ya RSUD memang punya kebijakan sendiri, tapi kan bupati punya wewenang mengontrol dan mengevaluasinya. Ada bantuan keuangan dari pusat dan ada keuangan dari Pemkab Cianjur sendiri, semuanya harus dikontrol. Untuk mengontrol dan mengevaluasinya, Pemkab Cianjur bisa mengganti pejabat atau dirutnya jika memang tak becus mengelolanya,“ tutupnya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.