Senin, 23 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Bupati Dinilai Lepas Tangan

Soal Segudang Permasalahan di RSUD Sayang Cianjur

Angga Purwanda/Gie

Jumat, 02 Maret 2018 - 08:00 WIB

Karikatur: Nandang S/BC
Karikatur: Nandang S/BC
A A A

SPRI: Jangan Diam Saja, Bupati itu Harus Peka dan Peduli

Beritacianjur.com - SEGUDANG masalah masih menghinggapi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Namun aneh, Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar terkesan lepas tangan dan menganggap tak ada masalah yang berarti.

Itulah keanehan yang diungkapkan Ketua Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) Cianjur, Rudi Agan kepada Berita Cianjur, Kamis (1/2/2/2018). Menurutnya, seorang bupati seharusnya memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap semua masalah yang terjadi di wilayahnya.

“Kita sama-sama tahu banyak sekali kejanggaalan atau masalah yang terjadi di RSUD Sayang. Masalah-masalahnya sudah ramai diberitakan loh. Tapi kok bisa-bisanya bupati hanya diam saja dan bilang tak ada masalah, seolah tak peduli dengan permasalahan termasuk persoalan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan,“ ungkapnya.

Masalah memilukan yang terbaru di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) milik Pemkab Cianjur, sambung dia, sejumlah pegawai RSUD Sayang kembali menjerit karena haknya tak dberikan sebagaimana mestinya.

“Sedih dengernya ketika tahu gaji dan insentif para pegawai RSUD Sayang belum dibayarkan. Gimana gak sedih, insentif yang biasanya didapet pegawai senilai Rp1,5 hingga Rp2 juta, kemarin ada yang mengaku hanya mendapatkan Rp62 ribu,“ ungkapnya.

“Sudah telat, nilainya kecil pula. Iya telat, insentif Desember dibayar Januari kemaren, yang bulan selanjutnya belum dibayarkan. Ke mana anggarannya?“ bebernya.

Tak hanya masalah pegawai RSUD, Rudi juga menyayangkan adanya Kasus Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa Fiktif yang terjadi di rumah sakit plat merah tersebut.

“Kasus ini sudah kami laporkan ke Polres dan sekarang masih dalam proses penyelidikan. Sebenarnya masih banyak lagi masalahnya. Salah satunya soal penyelesaian adanya pungutan liar pada kegiatan rekrutmen di RSUD yang tak jelas hingga sekarang. Ini yang disebut gak ada masalah?“ jelasnya.

“Jangan lepas tangan dong. Lakukan sesuatu, karena seorang bupati memiliki kewenangan,“ lanjut Rudi.

Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai segudang permasalahan di RSUD, Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar mengatakan, RSUD itu BLUD yang mengurus rumah tangganya sendiri. Ia menegaskan, sebaiknya ditanyakan langsung ke pihak RSUD Sayang terkait perputaran uangnya.

Menurutnya, hal yang bersangkutan dengan Pemkab Cianjur itu program-program atau inovasi, yang sifatnya kebijakan pemkab untuk melayani masyarakat.

“Contoh misalkan pemda mempunyai kebijakan menggratiskan rawat inap kelas 3 di RSUD Sayang, RSUD Cimacan dan puskesmas-puskesmas. Anggaran per tahunnya berapa, itu baru kebijakan bupati,“ jelasnya.

Soal gaji dan insentif yang belum diterima para pegawai RSUD, Irvan menyebutkan, hal tersebut berkaitan dengan sirkulasi keuangan atau persoalan internal RSUD. “Apakah gara-gara overload pegawai, atau cash in dan cas flow-nya tidak sesuai. Neracanya harus dilihat dulu,“ ucapnya.

Jika ada persoalan eksternal seperti yang terjadi di Perumdam Tirta Mukti Cianjur, sambung dia, baru pihaknya bisa masuk ke RSUD. Sementara saat ditanya soal laporan dari pihak RSUD terkait segudang permasalahan yang terjadi, Irvan hanya menjawab tak ada masalah. “Ah tidak masalah, yang ada masalah mah yang di luarnya,“ tutupnya.

Menanggapi tanggapan bupati tersebut, aktivis Perhimpunan Pergerakan Masyarakat Cianjur (PPMC), Ari Muhammad menegaskan, RSUD yang merupakan BLUD memang memiliki wewenang dalam mengelola keuangan dan kebijakan-kebijakannya sendiri, namun Pemkab Cianjur harus mengontrolnya karena RSUD merupakan rumah sakit pemerintah daerah.

“Ya RSUD memang punya kebijakan sendiri, tapi kan bupati punya wewenang mengontrol dan mengevaluasinya. Ada bantuan keuangan dari pusat dan ada keuangan dari Pemkab Cianjur sendiri, semuanya harus dikontrol. Untuk mengontrol dan mengevaluasinya, Pemkab Cianjur bisa mengganti pejabat atau dirutnya jika memang tak becus mengelolanya,“ tutupnya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 10 jam yang lalu

Mutia, Gadis Cilik Asal Cidaun Berprestasi di Seni Membaca Dongeng Sunda

TINGGAL dan mengenyam pendidikan di wilayah yang jauh dari pusat ibu kota kabupaten, tak menjadikan halangan bagi Mutia Karin, siswa kelas IV SD Negeri Puncak Lawang, Kecamatan Cidaun untuk berkarya dan…

Cianjur Euy 10 jam yang lalu

Dishub Cianjur Akan Rubah Sistem Tarif Angkum

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur berencana merubah sistem tarif angkutan umum (Angkum). Kebijakan rencana itu untuk menyesuaikan kondisi angkum pasca perubahan trayek beberapa waktu lalu.

Cianjur Euy 10 jam yang lalu

Positif Amfetamin, Dua Remaja Perempuan Diamankan

DUA orang pengunjung tempat hiburan di Cianjur diamankan petugas gabungan dalam razia cipta kondisi (Cipkon) yang digelar Sabtu (21/4/2018) hingga Minggu (22/4/2018) dini hari.

Cianjur Euy 20/04/2018 21:59 WIB

Dua Polwan Polres Cianjur Ikuti Kartini Run 2018

DUA Polisi Wanita (Polwan) Polres Cianjur akan memeriahkan lomba lari bertajuk Kartini Run 2018 yang akan digelar di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (22/4/2018).

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Hari Kartini, Polwan Polres Cianjur Gelar Pengobatan dan Makan Gratis

LIMA ratusan orang dari sejumlah wilayah di Cianjur mengikuti pengobatan gratis di lingkungan Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku, Kamis (19/4/2018) pagi.

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Pengendara Opang Desak Hapus Angkutan Berbasis Online

RIBUAN pengendara ojek pangkalan (Opang) dan angkutan umum (Angkum) di Cianjur menggelar aksi unjukrasa di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (19/4/2018).

Cianjur Euy 19/04/2018 21:52 WIB

Prediksi Harga Beras Jelang Ramadan tak Melonjak

SEJUMLAH pedagang komoditas beras di Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku memprediksi untuk harga beras tidak akan mengalami lonjakan menjelang Ramadan 1438 Hijriah mendatang.

Cianjur Euy 18/04/2018 21:55 WIB

Polwan Polres Cianjur Berikan Bantuan Bagi Adah

MEMPERINGATI Hari Kartini 2018 jajaran Polisi Wanita (Polwan) Polres Cianjur menggelar sejumlah kegiatan sosial, di antaranya dengan menyambangi kediaman Adah, warga Kampung Mayak Empang RT 01/04, Desa…

Cianjur Euy 18/04/2018 21:55 WIB

Polres Cianjur Ciduk Tujuh Pelaku Kejahatan

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur menciduk tujuh orang pelaku kejahatan yang biasa menjalankan aksinya di wilayah hukum Cianjur. Penangkapan ketujuh pelaku itu dilakukan dalam waktu dan tempat berbeda.

Aktualita 18/04/2018 08:10 WIB

Desak Pemkab Tanggung Jawab, Garis Sebar Spanduk Banjir

BANJIR belum pernah terjadi sebelumnya di Cianjur. Masihkah kita bangga dengan dosa-dosa? Itulah tulisan dalam spanduk yang dipasang Gerakan Reformis Islam (Garis) di sejumlah lokasi banjir di kawasan…