Minggu, 24 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Tak Terima Suami Dibui, Ade Meronta di Depan Kantor Kejari

Puluhan Ibu Rumah Tangga Tuntut Keadilan Penegak Hukum

Angga Purwanda

Senin, 12 Maret 2018 - 20:25 WIB

Foto: Angga Purwanda/BC
Foto: Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - ADE Musyanti dengan berlinang air mata terus berteriak lantang menyuarakan ketidakadilan dari aparat penegak hukum di Halam Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Cianjur, Jalan Dr Muwardi (Bypass), Senin (12/3/2018).

Sambil terus memeluk anaknya, Ade bersama puluhan ibu rumah tangga warga Kampung Tegallega, Desa Palasari, Kecamatan Cipanas itu mengamuk karena memprotes dieksekusinya suami mereka yang dinyatakan bersalah karena menggarap lahan bukan milik.

Padahal lahan yang digarap warga di sana sudah digarap turun-temurun. Di depan pintu masuk Kejari Cianjur mereka berkumpul. Mereka menangis meminta jajaran Korps Adhyaksa membatalkan eksekusi terhadap para suami. Setelah beberapa lama berteriak menyuarakan ketidakadilan yang dialaminya, para ibu-ibu pun dipersilakan naik ke tempat pemeriksaan untuk bertemu suami mereka.

Di ruang pemeriksaan suasana jadi gaduh. Para suami yang jadi terpidana saling berpelukan dengan istri mereka. Hampir 30 menit berada di ruang pemeriksaan, satu per satu para terpidana memasuki mobil kejaksaan yang membawa mereka ke Lapas Kelas II B Cianjur.

"Saya akan menginap di sini menunggu suami, hanya inginkan keadilan yang benar. Suami saya gak bersalah apa-apa. Suami saya berusaha menyelamatkan lingkungan," teriak Ade yang merupakan istridari Cecep Rohimin, petani penggarap yang ikut dieksekusi.

Kasus dugaan penyerobotan tanah itu sudah berlangsung cukup lama. Ade mengaku heran dengan sikap aparat penegak hukum yang tiba-tiba menangkap suaminya karena dituding menyerobot lahan.

"Katanya (lahan) ini milik pengusaha. Lahan ini sudah sejak turun-termurun digarap warga, sekitar 1950-an. Apa salah suami saya? Kalau suami saya maling, gak akan ke sini (Kejari Cianjur, red). Suami saya hanya ingin menyelamatkan lingkungan. Hanya mempertahankan lahan. Coba lihat saja ke sana (lokasi), sekarang lokasinya hancur karena digunakan pengusaha," tegas Ade.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Cianjur, Yadi Cahyadi, mengatakan Kejari Cianjur melaksanakan eksekusi terhadap 20 orang terpidana dalam perkara pemakaian tanah tanpa izin yang berhak. Pemilik tanah tersebut saat ini adalah PT Tirta Sentosa.

"Jadi kami mendapatkan surat perintah putusan Pengadilan Negeri Cianjur Nomor 4/Pid.Sus/2018/PT.BDG tertanggal 29 Januari 2018," terang Yadi. Putusan tersebut telah memiliki kekuatan hukum tetap ( inkracht van gewijsde). Yadi menyebut ke-20 terpidana tersebut sempat mengajukan banding. Namun upaya hukum itu gagal karena Pengadilan Tinggi Bandung memutuskan mereka bersalah.

"Kami laksanakan putusan itu. Terpidana atas nama Edi Junaedi bin Iyos Junaedi dan kawan-kawan melanggar Pasal 2 Jo Pasal 6 ayat (1) huruf a dan c Undang-Undang Nomor 51/PRP/1960 tentang larangan pemakaian tanah tanpa izin yang berhak atau kuasanya yang sah. Masing-masing mendapatkan kurungan dua bulan," terangnya.

Yadi mengatakan perkara tersebut dimulai sejak 2011. Kabarnya warga juga sempat menggugat perusahaan. Saat ini proses hukumnya sedang berjalan di Mahkamah Agung. "Informasinya sedang dalam proses kasasi," tandasnya.Sementara itu, ke-20 warga Kampung Tegallega, Desa Palasari, Kecamatan Cipanas yang harus menjalani hukuman di Lapas Kelas IIB Cianjur, yaitu Edi Mulyadi, M Jajang Jaelani, Komarudin, Tatang, Nana Supriatna, Cecep Rohimin, Ceng Umar, Heri Suhendra, Dede, Sutarji, Yusuf Kamal, Ujang Sopian, Sadili, Nano Romansyah, Mahpudin, Ujang Solihin, Supardi, Jamin Nurdin, Suryana, M Endang Misbah, dan Dassep Sobandi. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Aktualita 08/06/2018 07:00 WIB

Usut Tuntas Pengelolaan PPJ

MENGUATNYA dugaan penyimpangan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) di Cianjur, membuat sejumlah aktivis untuk segera melaporkannya ke pihak kepolisian. Benarkah?

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Aktualita 07/06/2018 08:00 WIB

Dugaan Penyelewengan Pengelolaan PPJU Makin Menguat

DUGAAN adanya kejanggalan atau penyelewengan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) di Cianjur, semakin menguat. Benarkah?

Cianjur Euy 06/06/2018 20:11 WIB

PJU dan Rambu-rambu di Jalur Alternatif Mudik Ditambah

DINAS Perhubugan (Dishub) Kabupaten Cianjur akan menyiapkan penambahan penerangan jalan umum (PJU) maupun rambu-rambu lalulintas di beberapa ruas jalur altenatif di wilyah itu yang dinilai masih minim…

Cianjur Euy 06/06/2018 20:02 WIB

Tak Laik Jalan, Dishub Kandangkan Angkutan Mudik

SEJUMLAH kendaraan umum untuk kebutuhan angkutan mudik Idul Fitri 1439 Hijriyah di Kabupaten Cianjur, terpaksa dikandangkan sementara karena tak laik jalan. Kendaraan bisa kembali beroperasi apabila perusahaan…

Ragam 06/06/2018 11:14 WIB

Kayuh Sepeda, Bocah Ini Nekat Mudik dari Cianjur ke Majalengka

NEKAT dan luar biasa. Itulah ungkapan yang pas disematkan untuk Ade Rahman, santri pesantren di kawasan Ciketung, Cipanas, Cianjur. Betapa tidak, dengan mengayuh sepeda, santri ini nekat mudik dari Cianjur…