Jumat, 22 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Cianjur Institute Ajukan Audiensi dengan DPRD

CI: Libido Liar Bupati dalam Membangun Cianjur Harus Dikontrol Wakil Rakyat

Gie

Selasa, 13 Maret 2018 - 07:55 WIB

foto:istimewa
foto:istimewa
A A A

Beritacianjur.com - PEMBANGUNAN Kantor Pemkab di Campaka selamanya akan menjadi isu seksi untuk terus digali kebenarannya. Pasalnya, sarat dengan konspirasi politisasi dan kapitalisasi anggaran oleh bupati, maupun oknum anggota DPRD yang turut meloloskan atau membiarkan bupati mewujudkan agenda mega proyeknya di Campaka.

Itulah yang diungkapkan Direktur Cianjur Institute (CI), Ridwan Mubarak. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi alasan pihaknya mengajukan permohonan kepada DPRD Cianjur, untuk mengadakan audiensi.

“Pengajuan tadi (kemarin) sudah disampaikan. Pelaksanaannya nanti Jumat (16/3/2018) pagi pukul 08.00 Wib. Intinya kami dari Cianjur Institute selaku bagian dari infrastruktur politik dalam suatu sistem politik negara demokratis, merasa berkepentingan untuk tahu tentang kinerja DPRD Cianjur selama ini,” ujarnya kepada Berita Cianjur, Senin (12/3/2018).

Ia menilai, karut marutnya Cianjur tidak hanya dilakukan dan menjadi beban parsial eksekutif semata. Lebih dari itu, ada legislatif dan yudikatif yang tidak menjalankan tugas pokok dan fungsinya secara maksimal.

Ia memaparkan, selaras dengan amanat UU No 17 2014 Pasal 69. Pada ayat 1 disebutkan, DPR memiliki fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan.

Sementara pada ayat 2, sambung Ridwan, disebutkan, ketiga fungsi legislasi, pengawasam dam anggaran sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dijalankan dalam kerangka representasi rakyat, dan juga untuk mendukung upaya pemerintah dalam melaksanakan politik luar negeri sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

“Titik tekannya ada pada poin C, pengawasan dijalankan dalam rangka representasi rakyat. Ini yang akan kami mintai pertanggungjawabannya selama ini. Ternyata, menurut analisa akademis di Cianjur Institute, DPRD Cianjur mandul dalam pengawasan ataupun kontrol terhadap eksekutif,“ bebernya.

Menurutnya, hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya temuan yang dilakukan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, melalui kebijakan-kebijakan yang tidak berdasarkan kebutuhan mendesak rakyat Cianjur, melainkan lebih kepada selera dan syahwat bupati semata.

“Ini berbahaya untuk Cianjur ke depan. Libido liar bupati dalam membangun Cianjur harus diarahkan dan dikontrol oleh DPRD. Jika tidak, Kabupaten Cianjur terancam bangkrut sebagai sebuah daerah dengan segala kewenangan otonominya,“ ungkapnya.

“Kita butuh pemimpin yang pintar berempati dengan penderitaan rakyatnya, bukan bupati yang hanya pintar melakukan ‘onani’ regulasi, demi terpenuhinya ‘ejakulasi’ anggaran yang tidak memanusiakan,“ sambungnya.

Indikator kondisi tersebut, lanjut Ridwan, dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Cianjur yang anjlok, yakni sebesar 62,92. Pendidikan, kesehatan dan daya beli masyarakat Cianjur di bawah rata-rata penduduk Jawa Barat.

“Ini sangat menyedihkan. DPRD Cianjur terkooptasi oleh ambisi ‘binal’ sang bupati. Alih-alih berani mengontrol dan mengawasi serta memberikan peringatan kepada bupati kaitan dengan segala bentuk indikasi penyimpangan pembangunan, DPRD malah dikontrol dan terkesan dikendalikan oleh penguasa lokal Cianjur,“ jelasnya.

Terkait pembangunan kantor Pemkab di Campaka, ia melihat ada sistem yang terstruktur, massif dan sistematik (TMS), serta rakus dalam ikhtiar jahatnya untuk terus dapat membobol APBD Cianjur.

“Apapun caranya, apapun programnya sing penting APBD dapat dibelanjakan. Apakah lantas berdampak baik ataupun buruk, dibutuhkan ataupun tidak, bermanfaat ataupun berdampak mafsadat (kerusakan/akibat buruk, red), itu lain soal. Hal yang terpenting ada sisa dari program kerja yang berorintasi proyek, selebihnya masuk kantong rezim dan oknum birokrasi,“ paparnya.

Ridwan menambahkan, tugas pokok dan fungsi DPRD, politisasi APBD oleh bupati dan mantan bupati, politisasi dan mobilisasi ASN oleh bupati dan mantan bupati, politisasi agama, serta intervensi partai tertentu terhadap birokrasi, semua itu harus disikapi.

“Jika tidak disikapi, kita akan lakukan penggalangan massa aksi untuk melakukan mosi tidak percaya terhadap kinerja DPRD selama ini,“ tutupnya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.