Rabu, 23 Mei 2018 | Cianjur, Indonesia

Menagih Janji Bupati

Masyarakat Cigunungherang Turun Gunung

Nuki Nugraha

Selasa, 13 Maret 2018 - 07:58 WIB

foto:Nuki Nugraha/BC
foto:Nuki Nugraha/BC
A A A

Beritacianjur.com - SEJUMLAH warga Cigunungherang, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, mulai merasa geram. Betapa tidak, janji Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar kepada mereka tak kunjung terealisasi.

Ya, perbaikan infrastruktur jalan kerap dijadikan iming-iming para calon bupati dan wakil bupati saat berkampanye. Bahkan soal perbaikan jalan ini selalu ditempatkan sebagai janji yang paling utama.

Sayang, janji politik memang tak selalu berbuah manis, bahkan seringkali justru berujung ingkar. Bak pepatah orang tua dulu, ketika orang mencapai kesuksesan, dia lupa dari mana dia berasal.

Korban cuap-cuap janji politik tersebut benar-benar dialami masyarakat Cianjur yang tinggal di perbatasan dengan Purwarkarta. Mereka, warga Cigunungherang, rupanya sudah menjadi korban janji politik Irvan Rivano Muchtar (IRM) yang kini telah berhasil menjabat sebagai Bupati Cianjur.

Dari informasi warga, saat kampanye ke Cigunungherang, orang yang kini menjadi nomor satu di Cianjur itu dalam kampanyenya berjanji akan memperbaiki infrastruktur jalan di wilayah tersebut, ketika dirinya berhasil menang di Pilkada Cianjur 2015 lalu.

"Bupati jangji mun menang bakal dipangwangunkeun jalan, paheutna bulan 5 taun 2017," ujar Ina warga Kampung Talaga, Cigunungherang dengan logat Sundanya kepada Berita Cianjur, Senin (12/3/2018).

Tapi setelahnya berhasil menduduki kursi Bupati, rupanya IRM malah lupa akan janjinya.  Terdorong rasa kasihan, kemarin, warga Cigunungherang pun akhirnya turun gunung mencari sosok IRM yang memang sulit ditemui, .

"Kita mah kasihan sama Pak Bupati, itu teh kan janjinya. Janji mah harus ditepati kalau tidak malah jadi dosa nantinya. Makanya kita turun ini untuk mengingatkan, caranya ya ditagih seperti ini," kata Odih warga Cigunungherang lainnya.

Awalnya, aksi turun gunung berunjuk rasa mengingatkan sekaligus menanggih janji bupati ini, akan dilakukan warga selama tiga hari dari tanggal 12 hingga 14 Maret 2018, sesuai surat pemberitahuan aksi kepada aparat Polres Cianjur. 

Hari pertama aksi, puluhan warga yang didampingi Forum Perjuangan Buruh Tani Cianjur berlangsung dengan audensi di ruang Wakil Bupati Cianjur. Sayang, saat audiensi orang nomor dua di Cianjur itu tiba-tiba batal menerima kedatangan warga. 

Audensi tetap berlangsung, saat itu pemerintah diwakili Sekdis PUPR, Cepi dan Kepala Bidang (Kabid) Kewaspadaan Dini Daerah Kesbangpol Cianjur, Yus Ruslan yang didampingi KBO Polres Cianjur, AKP Dedi.

"Kenapa kita mau beraudiensi, soalnya Pak Wabup sendiri yang memberikan ruang komunikasi. Tapi sebelum warga ke sini, ngedadak bilang tidak bisa karena ada acara. Pak Wabup ini sepertinya mau main-main, atau memang mendukung kita untuk menggoyang bupati berunjukrasa turun ke jalan," kata Hendra Malik pendamping aksi.

Audensi akhirnya berakhir tanpa titik temu. Kendati berulang kali KBO Polres mencoba menjembatani namun tak kunjung berhasil, warga tetap keukeuh ingin bertemu langsung Bupati.

"Yahh aksi tetap jadi kita lakukan. Kalau perlu, besok (hari ini,red) kita akan datangi kediaman bupati di Campaka," tegas Hendra.

Perlu diketahui, nasib masyarakat Cianjur yang tinggal di perbatasan sangat memperihatinkan. Minimnya perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur bukan sekadar isapan jempol semata, sehingga wajar jika mereka merasa dianaktirikan pemerintah.

 

Sekadar ingin merasakan jalan layaknya di perkotaan saja begitu sulit. Ribuan pasang kaki hilir mudik menapaki jalan kerikil tajam bebatuan, menjadi santapan setiap hari yang mau tak mau harus dinikmati mereka, masyarakat Desa Cigunungherang, Kecamatan Cikalongkulon yang tinggal di perbatasan dengan Purwakarta.  

Seakan mimpi yang tak mungkin terbeli, selama belasan tahun warga hanya bisa menanti sambil bertanya dalam hati, kapan infrastruktur jalan akan segera diperbaiki? 

Berdasarkan pantuan di lapangan, kondisi jalan menuju Cigunungherang mengalai rusak berat. Khususnya, jalan perkebunan cokelat, yang selama ini menjadi satu-satunya akses jalan ribuan warga Desa Cigunungherang dan Ciramagirang ke pusat kota Cikalongkulon.

Jalan perkebunan cokelat kurang lebih sepanjang 8 km sudah seperti aliran sungai mengering. Sepanjang jalan batuan ukuran besar dan kecil tampak terhampar, jadi bantalan para pejalan kaki maupun pengguna kendaraan roda empat dan dua.

Dibiarkan tanpa ada perbaikan, imbas buruknya kondisi ruas jalan tersebut tak hanya menghambat aktivitas, tetapi juga kegiatan perniagaan warga setempat.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 2 jam yang lalu

Kapolres Minta Personel Jalankan Buddy System

KAPOLRES Cianjur AKBP Soliyah SIK, MH mengimbau personelnya agar meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam melaksanakan tugas dilapangan sebagai upaya antisipasi aksi teror.

Cianjur Euy 2 jam yang lalu

Karyawan Perumdam Tirta Mukti Tingkatkan Ibadah

BULAN Ramadan menjadi momentum setiap orang untuk berlomba mendapatkan pahala di bulan suci itu. Tak terkecuali para karyawan di lingkungan Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti Cianjur.

Cianjur Euy 2 jam yang lalu

Disdukcapil Minta Perbaikan Jaringan Dipercepat

DINAS Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait adanya gangguan server dalam pembuatan KTP elektronik dalam tiga hari terakhir.

Si Maung 9 jam yang lalu

JAGA KEANGKERAN 'KANDANG MAUNG'

DEMI harga diri tampil di 'kandang maung' dan target menembus papan atas, kemenangan menjadi harga mati bagi Persib saat menjamu PSM Makassar dalam lanjutan Liga 1 pekan ke-10, di Stadion Gelora Bandung…

Bisnis Line 10 jam yang lalu

Paket Kombo D'Abah Jadi Menu Andalan 'Bukber'.

BULAN Ramadhan merupakan momentum keberkahan bagi umat Islam. Uniknya, momen keberkahan ramadhan ternyata dirasakan tidak hanya untuk muslim, tetapi juga dirasakan oleh para pebisnis kuliner. Bagaimana…

Cianjur Euy 10 jam yang lalu

CAI Soroti Pendirian Mall GSP Ciranjang

PENDIRIAN Ruko dan Mall GSP Ciranjang kembali mendapat sorotan publik. Kali ini sorotan tajam disampaikan kalangan aktivis yang tergabung dalam Cianjur Aktivis Independen (CAI).

Cianjur Euy 10 jam yang lalu

Pemicu Terjadinya Macet Di Ciranjang Bertambah

JALAN raya Cianjur - Bandung tepatnya di pertigaan jalan masuk ke pasar, Bojongpicung dan menuju jalan Jati, setiap harinya tak pernah sepi kendaraan motor maupun mobil.

Cianjur Euy 10 jam yang lalu

PJU Tak Ada, Jalan Kebon Jeruk Rawan Lakalantas

TIDAK tersedianya fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang ruas jalan Ciranjang - Bojongpicung tepatnya di Kampung Kebon Jeruk, Kecamatan Bojongpicung menyebabkan lokasi tersebut rawan terjadi…

Cianjur Euy 22/05/2018 06:05 WIB

Longsor Tutup Akses Jalan Ke Gunung Padang

BENCANA longsor kembali menerjang Kabupaten Cianjur, kini terjadi di wilayah Kecamatan Campaka. Akibatnya, akses jalan menuju situs Meghalitikum Gunung Padang sempat tertutup longsoran tanah, Jumat (18/5/2018)…

Cianjur Euy 22/05/2018 06:03 WIB

Muspida Kabupaten Cianjur Komitmen Berantas Minuman Keras dan Oplosan

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur berkomitmen untuk memberantas minuman keras (Miras) bermerk dan oplosan dengan cara meningkatkan razia gabungan diberbagai wilayah setiap pekannya.