Senin, 23 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Warga Sempat Ancam Pindah Jadi Warga Purwakarta

Setelah Ada Demo, Jalan Cigunungherang Rencananya Bakal Dibangun Senilai Rp8 M

Nuki/Angga Purwanda

Rabu, 14 Maret 2018 - 07:55 WIB

foto:Angga Purwanda/BC
foto:Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - AKSI unjuk rasa yang dilakukan masyarakat Cigunungherang, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur ke Gedung DPRD Cianjur, Selasa (13/3/2018), akhirnya membuahkan hasil manis.

Setelah didesak massa, pemerintah akhirnya bersedia mengalokasikan anggaran pembangunan jalan untuk wilayah yang berbatasan dengan Purwakarta itu, senilai Rp1 miliar tahun anggaran 2018, dan menambahnya lagi sebesar Rp7 miliar di tahun 2019 mendatang.

Kepastian disetujuinya pembangunan ruas jalan Cigunungherang sebagaimana ditegaskan Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman di hadapan ratusan pengunjukrasa, sesaat sebelum massa bubar meninggalkan halaman kantor DPRD Cianjur.

Wabup mengaku pihaknya sudah mengomunikasikannya dengan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, terkait janji kepada masyarakat Cigunungherang. Bupati, sambung Herman, akhirnya menyetujui agar pembangunan jalan Cigunungherang masuk dalam alokasi perubahan anggaran 2018.

"Perubahan itu sekitar bulan Juni, Juli, besarannya sih senilai Rp1 M. Tapi itu nanti ada tambahan juga, pastinya di tahun 2019 kisaran nilainya sebesar Rp7 M. Totalnya jadi Rp 8 M," kata Wabup seraya meminta maaf kepada massa dikarenakan Senin (12/3/2018) lalu tidak bisa menemui karena harus ke luar kota.

Sontak saja pernyataan yang disampaikan orang nomor dua di Cianjur itu disambut antusias masyarakat Cigunungherang. Gemuruh tawa riang gembira terdengar di seantero gedung wakil rakyat. Rasa letih penantian berpuluh-puluh tahun memimpikan bisa menikmati jalan mulus seketika saja sirna.

"Hatur nuhun Pak Wabup, mudah-mudahan tidak meleset lagi," kata pendamping aksi, Hendra Malik yang diamini beberapa orang warga.

Melihat masih ada keraguan di raut wajah rakyatnya, wabup seketika mengambil langkah cepat dengan membuat sebuah surat pernyataan terkait pembangunan jalan tersebut. Wabup meminta agar perwakilan warga juga turut menandatanganinya.

 

Setelah surat pernyataan selesai ditandatangani, warga pun kembali bersorak. Tak ketinggalan Wabup pun larut dalam kebahagiaan itu. Berulang kali wabup dan kumpulan warga berfoto bersama. 

Hingga akhirnya, beberapa saat setelah wabup pergi, berangsur-angsur massa pun membubarkan diri kembali ke Cigunungherang sambil membawa berita bahagia bagi sanak saudaranya.

Sementara itu, sebelum adanya kejelasan dari wabup, ratusan warga Desa Cigunungherang, Kecamatan Cikalongkulon mengamuk di Halaman Kantor DPRD Kabupaten Cianjur, Selasa (13/3/2018) siang sekitar pukul 14.00 Wib.

Kedatangan massa ke kantor wakil rakyat itu untuk menagih janji bupati saat kampanye dulu. Dengan menggunakan puluhan kendaraan roda empat, massa aksi tersebut langsung turun dan melakukan orasi sambil membentangkan spanduk yang berisi tuntutan terhadap orang nomor satu di Kabupaten Cianjur itu.

Ina (25), seorang tokoh pemuda desa setempat mengatakan, sekitar 25 tahun warga di desa tersebut harus hidup dengan kondisi infrastruktur yang rusak. Jalan kabupaten sekitar 17 kilometer yang terbentang di desa itu tidak pernah tersentuh oleh pembangunan.

“Padahal saat kampanye, bupati berjanji akan segera memperbaiki infrastruktur jalan di wilayah kami jika terpilih sebagai bupati. Tapi mana, hingga kini tetap saja kami hidup dengan jalan rusak,” kata Ina kepada wartawan, kemarin.

Ina bersama dengan 3000-an jiwa warga di Desa Cigunungherang menegaskan, akan pindah menjadi warga Kabupaten Purwakarta, jika Bupati Cianjur tidak juga memenuhi janjinya saat kampanye lalu.

“Kami sudah capek jika harus terus menunggu. Jangan biarkan kami menderita dengan kondisi jalan yang rusak. Kami siap pindah menjadi warga Kabupaten Purwakarta, jika Pemkab Cianjur tak memenuhi tuntutan kami,” pungkasnya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 20/04/2018 08:00 WIB

DPRD Jadi Anak Buah Bupati?

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi dan Sekretaris Dewan, Cahyo Supriyo terkait mekanisme penghapusan pendapat atau pandangan akhir fraksi, kembali terbongkar.

Aktualita 20/04/2018 07:55 WIB

4 Kader ‘Selingkuhi’ Partai, Ketuanya Malah Acuh

KASUS ‘perselingkuhan’ anggota DPRD Kabupaten Cianjur menyeruak ke ruang publik. Secara terbuka dan terang-terangan, para wakil rakyat ini begitu berani mempertontonkan permainan hati dengan pujaannya,…

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Pengendara Opang Desak Hapus Angkutan Berbasis Online

RIBUAN pengendara ojek pangkalan (Opang) dan angkutan umum (Angkum) di Cianjur menggelar aksi unjukrasa di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (19/4/2018).

Cianjur Euy 19/04/2018 21:52 WIB

Prediksi Harga Beras Jelang Ramadan tak Melonjak

SEJUMLAH pedagang komoditas beras di Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku memprediksi untuk harga beras tidak akan mengalami lonjakan menjelang Ramadan 1438 Hijriah mendatang.

Aktualita 19/04/2018 08:00 WIB

Kebohongan Ketua DPRD Terungkap

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi terkait mekanisme penghapusan pendapat akhir fraksi semakin menguat. Benarkah?

Aktualita 19/04/2018 07:55 WIB

Balas Budi? Ini Dugaan Kongkalikong Antara Bupati dan Ketua DPRD

DUGAAN kongkalikong antara Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar dengan Ketua DPRD, Yadi Mulyadi menyeruak. Pasalnya, meski sejak awal sudah diketahui belum mengantongi izin, namun Megaproyek Campaka baru…

Aktualita 19/04/2018 07:50 WIB

Golkar Pecat Dua Anggotanya, Demokrat?

HAWA politik Cianjur kian memanas. Birunya langit tak lagi menjadi pertanda akan cerahnya panggung politik Cianjur, tapi sebaliknya justru membawa pertanda datangnya “hujan badai” yang akan menyapu…

Cianjur Euy 18/04/2018 21:55 WIB

Polwan Polres Cianjur Berikan Bantuan Bagi Adah

MEMPERINGATI Hari Kartini 2018 jajaran Polisi Wanita (Polwan) Polres Cianjur menggelar sejumlah kegiatan sosial, di antaranya dengan menyambangi kediaman Adah, warga Kampung Mayak Empang RT 01/04, Desa…

Cianjur Euy 18/04/2018 21:55 WIB

Polres Cianjur Ciduk Tujuh Pelaku Kejahatan

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur menciduk tujuh orang pelaku kejahatan yang biasa menjalankan aksinya di wilayah hukum Cianjur. Penangkapan ketujuh pelaku itu dilakukan dalam waktu dan tempat berbeda.

Aktualita 18/04/2018 08:10 WIB

Desak Pemkab Tanggung Jawab, Garis Sebar Spanduk Banjir

BANJIR belum pernah terjadi sebelumnya di Cianjur. Masihkah kita bangga dengan dosa-dosa? Itulah tulisan dalam spanduk yang dipasang Gerakan Reformis Islam (Garis) di sejumlah lokasi banjir di kawasan…