Senin, 23 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Panwaslu Susun Kajian Hasil Klarifikasi

Terkait Pemanggilan Sejumlah Fungsionaris Partai Golkar

Angga Purwanda

Kamis, 15 Maret 2018 - 22:18 WIB

Foto: Angga Purwanda/BC
Foto: Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - PANITIA Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Cianjur, sedang menyusun kajian hasil klarifikasi terhadap sejumlah fungsionaris Partai Golkar menyusul dugaan pelanggaran kampanye.

Dugaan pelanggaran itu sekaitan temuan pembagian paket telur berstiker pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut 4, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

Ketua Panwaslu Kabupaten Cianjur, Hadi Dzikri Nur, mengatakan, hasil kajian klarifikasi itu nantinya akan dibahas bersama Sentra Gakkumdu.

"Kami telah mengklarifikasi pihak terkait, sekarang sedang disusun kajian hasilnya. Nanti sore (kemarin) baru dibahas dengan Sentra Gakkumdu," kata Hadi, kepada wartawan, Kamis (15/3/2018).

Hadi menyebutkan, pembahasan dengan Sentra Gakkumdu untuk menentukan dugaan pelanggaran pembagian paket telur berstiker pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi tersebut masuk ke ranah pidana atau tidak.

Panwaslu, lanjut Hadi, menargetkan pembahasannya bisa selesai secepatnya. "Semoga bisa cepat selesai. Kalau timeline sebetulnya masih ada waktu hingga Sabtu. Tapi mudah-mudah besok (hari ini) selesai," ujarnya.

Hadi mengatakan mengacu Peraturan KPU Nomor 4/2017 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota, bahan kampanye itu nilainya tidak boleh lebih dari Rp25 ribu per item per orang.

Pada PKPU itu juga sudah diperjelas bahwa bahan kampanye dalam bentuk souvenir itu, yakni berupa pakaian, penutup kepala, alat minum, kalender, kartu nama, pin, alat tulis, payung, dan/atau stiker paling besar ukuran 10 sentimeter x 5 sentimeter. "Kalau sembako tidak termasuk (bahan kampanye)," tegasnya.

Partai Golkar Kabupaten Cianjur menyebutkan sebelum melaksanakan pembagian paket telur itu terlebih dulu berkonsultasi dengan Panwaslu. Intinya meminta saran boleh atau tidaknya membagikan paket telur.

"Itu juga masuk dalam konten pembahasan. Salah seorang pengurus (Partai Golkar) katanya berkonsultasi dulu dengan Panwaslu. Tapi itu konsultasinya ke panwascam. Orang tersebut juga sudah kami mintai klarifikasinya. Hasilnya seperti apa, tunggu hasil pembahasan nanti," tandas Hadi.

Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, Ade Barkah Surachman, mengatakan dari awal sudah meminta salah seorang pengurus Partai Golkar Kabupaten Cianjur berkonsultasi dengan Panwaslu setempat. Informasinya saat itu pembagian souvenir di bawah Rp25 ribu diperbolehkan.

"Awal-awal diperbolehkan di bawah Rp25 ribu. Tapi setelah jadi viral tidak diperbolehkan karena tidak dalam bentuk souvenir. Seketika itu juga kita berhenti," ujar Ade kepada wartawan, belum lama ini.

Ade tak menutupi adanya pembagian paket telur berstiker pasangan calon Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi. Namun itu tak semata-mata dilakukan karena sebelumnya sudah mendapatkan kepastian boleh dilakukan dengan asumsi harganya di bawah Rp25 ribu."Itu kan hasil konsultasi dengan panwas. Tapi ketika oleh panwas tak diperbolehkan, kita berhenti. Kita gak bersembunyi-sembunyi karena ada yang memperbolehkan. Ini hanya miskomunikasi. Sebelum itu juga kita sudah tegaskan dulu, coba tanyakan, coba tanyakan, coba tanyakan," tandas Ade. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 20/04/2018 08:00 WIB

DPRD Jadi Anak Buah Bupati?

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi dan Sekretaris Dewan, Cahyo Supriyo terkait mekanisme penghapusan pendapat atau pandangan akhir fraksi, kembali terbongkar.

Aktualita 20/04/2018 07:55 WIB

4 Kader ‘Selingkuhi’ Partai, Ketuanya Malah Acuh

KASUS ‘perselingkuhan’ anggota DPRD Kabupaten Cianjur menyeruak ke ruang publik. Secara terbuka dan terang-terangan, para wakil rakyat ini begitu berani mempertontonkan permainan hati dengan pujaannya,…

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Pengendara Opang Desak Hapus Angkutan Berbasis Online

RIBUAN pengendara ojek pangkalan (Opang) dan angkutan umum (Angkum) di Cianjur menggelar aksi unjukrasa di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (19/4/2018).

Cianjur Euy 19/04/2018 21:52 WIB

Prediksi Harga Beras Jelang Ramadan tak Melonjak

SEJUMLAH pedagang komoditas beras di Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku memprediksi untuk harga beras tidak akan mengalami lonjakan menjelang Ramadan 1438 Hijriah mendatang.

Aktualita 19/04/2018 08:00 WIB

Kebohongan Ketua DPRD Terungkap

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi terkait mekanisme penghapusan pendapat akhir fraksi semakin menguat. Benarkah?

Aktualita 19/04/2018 07:55 WIB

Balas Budi? Ini Dugaan Kongkalikong Antara Bupati dan Ketua DPRD

DUGAAN kongkalikong antara Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar dengan Ketua DPRD, Yadi Mulyadi menyeruak. Pasalnya, meski sejak awal sudah diketahui belum mengantongi izin, namun Megaproyek Campaka baru…

Aktualita 19/04/2018 07:50 WIB

Golkar Pecat Dua Anggotanya, Demokrat?

HAWA politik Cianjur kian memanas. Birunya langit tak lagi menjadi pertanda akan cerahnya panggung politik Cianjur, tapi sebaliknya justru membawa pertanda datangnya “hujan badai” yang akan menyapu…

Cianjur Euy 18/04/2018 21:55 WIB

Polwan Polres Cianjur Berikan Bantuan Bagi Adah

MEMPERINGATI Hari Kartini 2018 jajaran Polisi Wanita (Polwan) Polres Cianjur menggelar sejumlah kegiatan sosial, di antaranya dengan menyambangi kediaman Adah, warga Kampung Mayak Empang RT 01/04, Desa…

Cianjur Euy 18/04/2018 21:55 WIB

Polres Cianjur Ciduk Tujuh Pelaku Kejahatan

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur menciduk tujuh orang pelaku kejahatan yang biasa menjalankan aksinya di wilayah hukum Cianjur. Penangkapan ketujuh pelaku itu dilakukan dalam waktu dan tempat berbeda.

Aktualita 18/04/2018 08:10 WIB

Desak Pemkab Tanggung Jawab, Garis Sebar Spanduk Banjir

BANJIR belum pernah terjadi sebelumnya di Cianjur. Masihkah kita bangga dengan dosa-dosa? Itulah tulisan dalam spanduk yang dipasang Gerakan Reformis Islam (Garis) di sejumlah lokasi banjir di kawasan…