Selasa, 17 Juli 2018 | Cianjur, Indonesia

Panwaslu Susun Kajian Hasil Klarifikasi

Terkait Pemanggilan Sejumlah Fungsionaris Partai Golkar

Angga Purwanda

Kamis, 15 Maret 2018 - 22:18 WIB

Foto: Angga Purwanda/BC
Foto: Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - PANITIA Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Cianjur, sedang menyusun kajian hasil klarifikasi terhadap sejumlah fungsionaris Partai Golkar menyusul dugaan pelanggaran kampanye.

Dugaan pelanggaran itu sekaitan temuan pembagian paket telur berstiker pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut 4, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

Ketua Panwaslu Kabupaten Cianjur, Hadi Dzikri Nur, mengatakan, hasil kajian klarifikasi itu nantinya akan dibahas bersama Sentra Gakkumdu.

"Kami telah mengklarifikasi pihak terkait, sekarang sedang disusun kajian hasilnya. Nanti sore (kemarin) baru dibahas dengan Sentra Gakkumdu," kata Hadi, kepada wartawan, Kamis (15/3/2018).

Hadi menyebutkan, pembahasan dengan Sentra Gakkumdu untuk menentukan dugaan pelanggaran pembagian paket telur berstiker pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi tersebut masuk ke ranah pidana atau tidak.

Panwaslu, lanjut Hadi, menargetkan pembahasannya bisa selesai secepatnya. "Semoga bisa cepat selesai. Kalau timeline sebetulnya masih ada waktu hingga Sabtu. Tapi mudah-mudah besok (hari ini) selesai," ujarnya.

Hadi mengatakan mengacu Peraturan KPU Nomor 4/2017 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota, bahan kampanye itu nilainya tidak boleh lebih dari Rp25 ribu per item per orang.

Pada PKPU itu juga sudah diperjelas bahwa bahan kampanye dalam bentuk souvenir itu, yakni berupa pakaian, penutup kepala, alat minum, kalender, kartu nama, pin, alat tulis, payung, dan/atau stiker paling besar ukuran 10 sentimeter x 5 sentimeter. "Kalau sembako tidak termasuk (bahan kampanye)," tegasnya.

Partai Golkar Kabupaten Cianjur menyebutkan sebelum melaksanakan pembagian paket telur itu terlebih dulu berkonsultasi dengan Panwaslu. Intinya meminta saran boleh atau tidaknya membagikan paket telur.

"Itu juga masuk dalam konten pembahasan. Salah seorang pengurus (Partai Golkar) katanya berkonsultasi dulu dengan Panwaslu. Tapi itu konsultasinya ke panwascam. Orang tersebut juga sudah kami mintai klarifikasinya. Hasilnya seperti apa, tunggu hasil pembahasan nanti," tandas Hadi.

Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, Ade Barkah Surachman, mengatakan dari awal sudah meminta salah seorang pengurus Partai Golkar Kabupaten Cianjur berkonsultasi dengan Panwaslu setempat. Informasinya saat itu pembagian souvenir di bawah Rp25 ribu diperbolehkan.

"Awal-awal diperbolehkan di bawah Rp25 ribu. Tapi setelah jadi viral tidak diperbolehkan karena tidak dalam bentuk souvenir. Seketika itu juga kita berhenti," ujar Ade kepada wartawan, belum lama ini.

Ade tak menutupi adanya pembagian paket telur berstiker pasangan calon Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi. Namun itu tak semata-mata dilakukan karena sebelumnya sudah mendapatkan kepastian boleh dilakukan dengan asumsi harganya di bawah Rp25 ribu."Itu kan hasil konsultasi dengan panwas. Tapi ketika oleh panwas tak diperbolehkan, kita berhenti. Kita gak bersembunyi-sembunyi karena ada yang memperbolehkan. Ini hanya miskomunikasi. Sebelum itu juga kita sudah tegaskan dulu, coba tanyakan, coba tanyakan, coba tanyakan," tandas Ade. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 20 jam yang lalu

Korupsi di Cianjur Aman?

KORUPSI di Cianjur aman. Begitu kata seorang aktivis, menyikapi sederet temuan kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur yang kini mencuat dan ramai dibicarakan publik.

Cianjur Euy 15/07/2018 23:07 WIB

Polsek Warungkondang Siap Menjawab Keinginan Masyarakat

PERINGATI HUT Bhayangkara ke 72 Polsek Warungkondang, Kabupaten Cianjur gelar syukuran, Sabtu (14/7/2018). Terlihat seluruh kalangan masyarakat menjadi tamu undangan.

Cianjur Euy 15/07/2018 20:15 WIB

Asian GamesXVIII Ajang Dongkrak Sektor Pariwisata

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur bakal memaskimalkan momentum gelaran Asian Games XVIII/2018 untuk mempromosikan dan mendongkrak sektor pariwisata.

Aktualita 13/07/2018 07:00 WIB

Masyarakat Muak dengan Kebijakan Bupati

DUGAAN kuat pelanggaran Megaproyek Campaka tak hanya ramai diberitakan di media massa, namun ternyata isu kebijakan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar terkait pemindahan ibu kota juga viral di jejaring…

Aktualita 13/07/2018 06:55 WIB

Didemo Warga, Pengusaha Balik Ancam Akan Tutup Perusahaan

Ratusan warga Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, mendemo PT Three Six World (PT.TSW), Kamis (12/7/2018)

Cianjur Euy 12/07/2018 21:08 WIB

Lapas Kelas IIB Cianjur Utamakan Pembinaan Keagamaan

LATAR belakang pondok pesantren (Pontren) yang diterapkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Cianjur menjadi sesuatu yang unik. Dimana, para warga binaan diberikan pendekataan keagamaan untuk…

Cianjur Euy 12/07/2018 21:08 WIB

Tingkat Penyerapan Beras Petani di Semeseter I Mencapai 80,78%

BULOG Subdivre Cianjur mengklaim tingkat penyerapan beras petani memasuki semester I tahun ini sudah mencapai 80,78 persen. Hal itu, tak terlepas dari mulai meningkatnya kepercayaan petani menjual hasil…

Cianjur Euy 12/07/2018 21:08 WIB

Situs Gunung Padang Diusulkan Ke UNESCO

TIM Arkeolog Situs Gunung Padang tengah mengkaji untuk mengusulkan situs tersebut ke UNESCO sebagai warisan budaya dunia (World Heritage). Rencananya semua elemen, mulai dari pemerintah daerah bakal dilibatkan…

Aktualita 12/07/2018 07:00 WIB

Bukti Kuat untuk Aparat

PENGAKUAN dan penjelasan dugaan kuat pelanggaran pada Megaproyek Campaka terus bermunculan. Mulai dari masyarakat, aktivis, wakil rakyat hingga pakar hukum. Lalu, mengapa aparat penegak hukum belum bertindak?

Cianjur Euy 11/07/2018 21:36 WIB

Pemkab Cianjur Siap Antisipasi Kekeringan

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur menyiapkan langkah antisipasi terjadinya dampak kekeringan yang diperkirakan terjadi pada Agustus mendatang.