Selasa, 24 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Nah Loh, Megaproyek Campaka Diselidiki

Jadi Atensi Polres Cianjur dan Polda Jabar, Sejumlah Saksi Sudah Diperiksa

Gie/Nuki

Jumat, 16 Maret 2018 - 08:00 WIB

Karikatur: Nandang S/BC
Karikatur: Nandang S/BC
A A A

Aktivis: Usut Aktor Intelektual dalam Persoalan Pembangunan Kantor Baru Pemkab Cianjur di Campaka

Beritacianjur.com - PERSOALAN pembangunan kantor baru pemerintahan di Kecamatan Campaka yang selama ini menyulut polemik, mulai memasuki babak baru. 

Hal ini seiring dengan adanya atensi (perhatian, red) dari aparat Kepolisian Resor (Polres) Cianjur dan Polda Jabar, terhadap pembangunan kantor baru Pemkab Cianjur, yang disebut sejumlah aktivis sebagai ‘Megaproyek Campaka’ dengan segala indikasi pelanggarannya.

Adanya atensi dari pimpinan aparat kepolisian terhadap persoalan ini, diibaratkan sejumlah aktivis sebuah angin segar yang berhembus di padang tandus.

Sebuah titik terang yang diharapkan mampu membongkar, membuka tabir kejelasan atas benar tidaknya, atau sesuai tidaknya langkah bupati dalam mewujudkan keinginannya membangun sebuah tatanan baru di Campaka tersebut, dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku di Negara ini.

Atensi aparat dibuktikan dengan mulai dilakukannya tahapan penyelidikan terhadap sejumlah persoalan yang terjadi dalam proses pelaksanaan megaproyek Campaka tersebut.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah melalui penegasan Kepala Satuan Reskrim (Kasat Reskrim), AKP Benny Cahyadi, bahwa jajaran Polres Cianjur saat ini tengah melakukan investigasi terhadap adanya laporan maupun indikasi, secara legalitas maupun tahapan proses proyek pembangunan kantor baru Pemkab Cianjur di Campaka.

“Tahapan penyelidikan sudah berjalan, sekarang ini kita tengah melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang maupun saksi-saksi yang memang berkompeten. Hasil dalam pemeriksaan itu, nanti akan kita tuangkan dalam hasil laporan investigasi penyelidikan,” kata Benny dengan nada tegas saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (15/3/2018).

Orang nomor satu di jajaran Reskrim Cianjur itu menjelaskan, mengapa perlu dilakukan proses penyelidikan, dikarenakan statusnya saat ini masih sebatas laporan informasi. Meski begitu, sambung Benny, tidak menutup kemungkinan ke depan apabila ditemukan petunjuk lainnya yang bisa memperkuat bahan, persoalan ini bisa dilanjutkan ke tahapan penyidikan.

“Persoalan pembangunan kantor baru Pemkab di Campaka sudah menjadi petunjuk, atensi pimpinan, baik dari Polres Cianjur maupun Polda Jabar. Untuk itu proses penyelidikan kita lakukan,” ungkapnya.

Sementara itu, dukungan terhadap aparat kepolisian Cianjur yang berani memproses Megaproyek Campaka mengalir dari sejumlah aktivis di Cianjur. Mereka berharap dengan adanya tindak lanjut aparat, bisa mengembalikan supremasi hukum di Cianjur yang selama ini seakan tenggelam dalam pusaran genggaman kekuasaan.

Ketua DPD Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Cianjur, Asep Toha mengatakan, pihaknya menyambut baik dengan adanya tindak lanjut dari aparat terhadap dugaan penyimpangan dalam pelaksanan Megaproyek Campaka, terlebih jika Polres Cianjur memang benar-benar menunjukkan keseriusannya dalam menanganai kasus tersebut.

“Kalau memang kepolisian serius menangani kasus ini tentunya itu sangat bagus. Tapi perlu dicermati juga di wilayah mana dulu kepolisian menindaklanjutinya, apakah di pidana umum atau Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)? Sebab persoalan Megaproyek Campaka ini domainnya berbeda, sangat kompleks,” ujar pria yang karib disapa Asto saat dihubungi Berita Cianjur, Kamis (15/3/2018).

Asto tidak menampik masih ada keraguan terhadap aparat Polres Cianjur bisa menangani dengan cepat kasus yang terbilang besar ini. Sebab kata dia, jika penangannya tidak dilakukan dengan serius, nantinya justru malah akan menggangu lembaga lain yang memang lebih kompeten melakukan penyidikan di wilayah Tipikor.

“Misalkan karena alasan ada kepolisian masuk di situ, sehingga membuat KPK tidak masuk, jangan sampai terkesan seperti itu. Jadi kalau memang serius, masyarakat tentunya akan sangat berterima kasih,” jelasnya.

Jika kepolisian memang serius, Asto menegaskan, tanpa keraguan pihaknya akan menyuport penuh kepolisan, sehingga mereka bisa mengusut tuntas kasus ini sampai memang bisa mengungkap siapa aktor intelektual di balik Megaproyek Campaka, walaupun publik sudah tidak perlu ditanya lagi siapa si aktor yang dimaksud itu.

“Tinggal apakah jajaran Polres Cianjur ini mampu untuk menjangkau itu semua, itu kan pertanyaanya? Mau di wilayah mana masuknya, pidana terkait tata ruangnya, pengadaan lahan, atau di soal pembangunan gedungnya? Nah ini juga Polres Cianjur tentunya harus transparan kepada publik. Supaya publik bisa mengetahui dan dapat mengontrol apa yang dilakukan kepolisian,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) Cianjur, Rudi Agan mengaku senang mendengar aparat kepolisian yang sudah memulai penyelidikan terhadap megaproyek Campaka. Ia berharap persoalan bangunan pemerintahan tak berizin tersebut bisa dengan cepat terungkap.

“Indikasi pelanggarannya sudah banyak dan jelas. Jadi seharusnya polisi tak memerlukan waktu yang lama untuk membongkar sejumlah pelanggaran pada megaproyek Campaka,“ ucapnya.

Menurutnya, ketika Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar tetap ‘keukeuh’ membangun kantor di Campaka meski tak berizin dan melabrak banyak aturan, harus segera diusut tuntas ada apa di balik sikap keukeuhnya tersebut.

“Kami akan mendukung dan sangat berterima kasih kepada kepolisian yang sudah menyelidiki persoalan besar ini. Saya berharap polisi bisa total membongkar megaproyek Campaka ini sampai tuntas dan cepat,“ pungkasnya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Si Maung 6 jam yang lalu

Laga El Clasico Panas Sebelum Laga Dimulai

LAGA Persib kontra Persija memang baru akan dimulai Sabtu (28/4/2018) mendatang. Namun panasnya laga bertajuk “El Clasico” sudah terasa sebelum laga dimulai.

Si Maung 6 jam yang lalu

Pede, Gomez Targetkan Kemenangan di Jakarta

BUKAN imbang tapi menang. Itulah target Pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomes, pada laga bertajuk “El Clasico” yang bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (28/4/2018)…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Laporan Keuangan Desa di Cianjur Belum Seragam

PEMERINTAHAN Desa (Pemdes) di Kabupaten Cianjur masih belum seragam dalam sistem laporan keuangan desa. Ada yang masih menggunakan Sistem Pengelolaan Keuangan Desa (Silokades) tapi juga yang sudah menerapkan…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Satlantas Pantau Ruas Infrastruktur Jalan

SATUAN Lalulintas Polres Cianjur, mengagendakan survei pemantauan ruas-ruas infrastruktur jalan menjelang arus mudik Idul Fitri 2018. Hal itu diungkapkan Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Rendy Setia Permana,…

Bisnis Line 17 jam yang lalu

Baru Dibuka, 'Sabore Kitchen' Diburu Pecinta Gelato

BISNIS kuliner di Kabupaten Cianjur semakin dilirik. Banyak lokasi kafe dan restoran 'anyar' tumbuh di kota yang terkenal dengan kota tauco ini. Tak heran jika antar outlet kuliner saling adu konsep,…

Cianjur Euy 22/04/2018 20:53 WIB

Mutia, Gadis Cilik Asal Cidaun Berprestasi di Seni Membaca Dongeng Sunda

TINGGAL dan mengenyam pendidikan di wilayah yang jauh dari pusat ibu kota kabupaten, tak menjadikan halangan bagi Mutia Karin, siswa kelas IV SD Negeri Puncak Lawang, Kecamatan Cidaun untuk berkarya dan…

Cianjur Euy 22/04/2018 20:07 WIB

Dishub Cianjur Akan Rubah Sistem Tarif Angkum

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur berencana merubah sistem tarif angkutan umum (Angkum). Kebijakan rencana itu untuk menyesuaikan kondisi angkum pasca perubahan trayek beberapa waktu lalu.

Cianjur Euy 22/04/2018 20:05 WIB

Positif Amfetamin, Dua Remaja Perempuan Diamankan

DUA orang pengunjung tempat hiburan di Cianjur diamankan petugas gabungan dalam razia cipta kondisi (Cipkon) yang digelar Sabtu (21/4/2018) hingga Minggu (22/4/2018) dini hari.

Cianjur Euy 20/04/2018 21:59 WIB

Dua Polwan Polres Cianjur Ikuti Kartini Run 2018

DUA Polisi Wanita (Polwan) Polres Cianjur akan memeriahkan lomba lari bertajuk Kartini Run 2018 yang akan digelar di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (22/4/2018).

Aktualita 20/04/2018 07:55 WIB

4 Kader ‘Selingkuhi’ Partai, Ketuanya Malah Acuh

KASUS ‘perselingkuhan’ anggota DPRD Kabupaten Cianjur menyeruak ke ruang publik. Secara terbuka dan terang-terangan, para wakil rakyat ini begitu berani mempertontonkan permainan hati dengan pujaannya,…