Minggu, 24 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Pemda Rapat Tertutup dengan KPK, Ada Apa?

Terbongkarnya Kebohongan Plt Sekda Cianjur

Nuki Nugraha

Senin, 19 Maret 2018 - 07:55 WIB

TERBONGKAR - Dua orang perwakilan dari KPK terlihat tengah berbincang dengan Kadis PMPTSP, Cecep Alamsyah (paling kiri) dan Plt Sekda Cianjur, Aban Sobandi.(foto: Istimewa)
TERBONGKAR - Dua orang perwakilan dari KPK terlihat tengah berbincang dengan Kadis PMPTSP, Cecep Alamsyah (paling kiri) dan Plt Sekda Cianjur, Aban Sobandi.(foto: Istimewa)
A A A

***Ini Sikap ASN yang Katanya Rajin Ashar Mengaji dan Shalat Subuh Berjamaah

Beritacianjur.com - ADA pemandangan berbeda di lantai 2 Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Cianjur, Jumat (16/3/2018) lalu. Sejumlah pejabat Pemkab Cianjur setingkat kepala dinas, kepala bagian dan kepala bidang terlihat hadir dalam kegiatan.

Anehnya, dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut terkesan begitu tertutup, seperti enggan terekspos oleh publik. Beberapa pejabat yang kebetulan berhasil ditemui wartawan di lokasi, enggan memberikan jawaban yang jelas saat ditanya soal kegiatan apa yang tengah digelar di ruang rapat Kepala Bappeda Cianjur tersebut.

"Lagi ada rapat aja kang," ujar salah seorang pejabat di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Cianjur sambil melempar senyuman dan berlalu pergi.

Setelah kasak-kusuk mencari informasi, diketahui bahwa di dalam tengah berlangsung rapat yang membahas terkait persoalan korupsi. Usut punya usut, yang membuat rapat terkesan tertutup dan dirahasiakan. Rupanya, pada saat itu ada tiga orang dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berada di dalam ruangan. 

Belum diketahui ada apa sebenarnya orang dari lembaga penegak hukum spesial Operasi Tangkap Tangan (OTT) itu hadir dalam acara.

Rapat yang berlangsung sejak pukul 08.00 Wib itu, berakhir sekitar pukul 10.30 Wib. Tak lama kemudian, tiga orang yang diduga dari KPK tampak ke luar dari ruangan rapat, didampingi Plt. Sekertaris Daerah (Sekda) Cianjur, Aban Sobandi.

Saat dikonfirmasi, salah seorang yang diduga merupakan ketua tim mengaku kehadirannya dalam rapat tersebut hanya sebatas bertemu dengan Plt Sekda.

"Tidak ada MoU atau apapun. Saya hanya bertemu dengan Pak Sekda, sudah lama tidak ketemu dengan Pak Sekda, teman lama. Saya bukan dari KPK, kalau KPK sudah pulang," ujarnya sambil terus bergegas menuruni tangga menuju ke luar gedung.

Anehnya, saat wartawan mencoba menanyakan nama yang bersangkutan, orang yang mengaku teman lama Plt Sekda Cianjur ini enggan menjawab. Tanpa sepatah kata, pria paruh baya berkumis tebal mengenakan kacamata itu langsung pergi menuju kendaraannya, diikuti dua pria muda di belakangnya.

Terbongkarnya Kebohongan Plt Sekda Cianjur

Sesaat setelah ketiganya pergi, wartawan mencoba mengonfirmasi langsung Plt Sekda, Aban Sobandi yang katanya teman lama dari pria tua berkumis mengenakan kacamata tadi.

"E..e..e sanes Kang, sanes ti KPK (Bukan, bukan dari KPK, red)," jawab Aban sambil terbata-bata dan langsung berlalu pergi masuk kembali ke dalam gedung.

Penasaran soal benar tidaknya ketiga orang tersebut memang dari KPK, wartawan mencoba mengonfirmasi kembali Plt Sekda. Saat berhasil ditemui, seperti biasa pimpinan Aparatur Sipil Negara (ASN) Cianjur itu langsung mengeluarkan jurus andalannya, yaitu meminta agar wartawan tidak menanyakan soal yang berat-berat kepadanya.

"Lahh tong anu beurat-beurat nanya na ah (Jangan yang pertanyaannya, red)," pinta Aban dengan logat Sundanya.

Mengikuti permintaannya, akhirnya wartawan menanyakan perihal sejauhmana pentingnya akhlakul karimah diterapkan dalam lingkup pemerintahan, khususnya terhadap sikap dan perilaku ASN. Namun lagi-lagi Aban enggan menjawabnya. "Entong ka urang atuh nanyana ah anu kitu mah (Soal seperti itu jangan tanyakan kepada saya, red)," kata Aban.

Saat ditanya kembali, apakah program ‘Ashar Mengaji dan Shalat Subuh Berjamaah yang digagas bupati termasuk akhlakul karimah dan merupakan alat mencegah terjadinya korupsi? Ia baru mengiyakannya.

"Iya jelas atuh itu mah, sebagai upaya mencegah korupsi. Udah lah tong kana anu kitu wae," ucapnya.

Kepastian soal kebenaran bahwa ketiga orang yang didampingi Plt Sekda memang dari KPK, diketahui setelah Aban ditanya apakah berbohong merupakan ciri dari sikap ASN yang berakhlakul karimah?

Ya, setelah mendapat pertanyaan itu, Aban akhirnya bersedia menjelaskan soal kegiatan yang dilaksanakannya di ruang rapat Kepala Bappeda Cianjur. Tak hanya itu, Aban juga mengakui bahwa ketiga orang yang bersamanya adalah petugas dari KPK. 

"Sebenarnya mah gini, kegiatan tadi itu berupa evaluasi pelaksanaan program-program pemerintah daerah tahun angaran 2017 lalu. Intinya, sejauh mana program tersebut sudah dilaksanakan oleh masing masing OPD. Misalnya begini, di dewan ada kegiatan pemasangan CCTV, nah kalau sudah dilaksanakan kegiatan tersebut diceklis (ditandai,red)," bebernya.

"Jadi yang tiga orang tadi memang KPK. Teu aya (tidak ada, red) istilah ketua tim, pokona mah ti KPK we tiluannana teh. Namana teh sahanya, saya ge teu apal da," jelasnya.

Ditemui terpisah, Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman saat dikonfirmasi terkait kedatangan KPK di kantor Bappeda menjelaskan, kegiatan di Bappeda itu perihal ‘review’ tim koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi, terhadap pelaksanaan Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi (RAD PPK) tahun 2017.

"Jadi kegiatan tadi pagi (Jumat) di Bappeda itu, yang dihadiri orang KPK, merupakan tindak lanjut dari MoU pemerintah bersama KPK saat tahun lalu, sebagai upaya pencegahan korupsi pada pelaksanaan program kegiatan di lingkungan pemkab Cianjur," ujar Herman saat ditemui seusai mengikuti kegiatan Ashar Mengaji di Masjid Agung Cianjur, Jumat (16/3/2018).

Dijelaskan Herman, dengan adanya supervisi dari KPK terhadap pelaksanaan program kegiatan di lingkungan pemkab, maka program kegiatan bisa berjalan dengan baik. "Ini kita lakukan sebagai upaya untuk menciptakan sebuah tatanan pemerintahan yang bersih," pungkasnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.