Minggu, 22 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Mak Acih, Butuh Uluran Dermawan

Hidup Sebatang Kara dan Tinggal di Bangunan Beralaskan Tanah

Angga Purwanda

Selasa, 20 Maret 2018 - 21:55 WIB

Foto: Angga Purwanda/BC
Foto: Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - MASA tua seharusnya menjadi waktu yang indah bagi seseorang untuk dapat mengisi hari-harinya berkumpul bersama keluarga.

Tapi tidak bagi Mak Acih, warga Kampung Cibeureum RT 03/09, Desa Babakankaret, Kecamatan Cianjur, di usianya yang sudah menginjak 80 tahun sang nenek harus menghabiskan masa tuanya sebatang kara dan tinggal di sebuah bangunan yang dinilai tidak layak huni.

Lebih kurang enam bulan lalu, Mak Acih harus rela kehilangan suami tercintanya yang lebih dulu menghadap sang pencipta, karena mengalami sakit keras.

Sepeninggalan suaminya, nenek yang juga mengalami sakit dan sudah tidak mampu untuk beraktivitas itu hanya mampu mengandalkan hidup dari belas kasihan para tetangga sekitar rumahnya.

Tinggal di bangunan berlantaikan tanah dan berdinding bilik bambu, Mak Acih menghabiskan kesehariannya hanya dengan tidur di atas karpet plastik yang lusuh dengan dikelilingi berbagai barang rongsokan sehingga menambah pengap ruangan tersebut.

Tak banyak yang bisa dilakukan Mak Acih, untuk sekedar mendapatkan makan sehari-hari dirinya harus menunggu tetangga atau dermawan yang datang memberikan makanan.

“Lamun hujan, pasti kaceretan. Soalna atapna teu ditutup langsung kenteng (Kalau hujan, pasti kebasahan. Karena, atapnya tidak ditutup, langsung genteng, red),” kata Mak Acih, saat disambangi ke rumahnya, Selasa (20/3/2018).

Dalam menghabiskan hari tuanya itu, Mak Acih berharap untuk dapat kembali diberikan kesehatan. Dirinya, ingin kembali dapat beraktivitas dan tidak merepotkan orang lain.

“Hoyong sehat, supaya teu ngarerepot batur (Ingin sehat, agar tidak merepotkan orang lain, red),” ucapnya sambil berlinang air mata.

Sementara itu, Pegiat soial, Yuli Hendrika Sugiharti, mengungkapkan, Mak Acih merupakan satu di antara puluhan warga jompo yang membutuhkan perhatian lebih, karena di masa tuanya tidak memiliki sanak keluarga atau sebatang kara.

Untuk dapat memenuhi kebutuhan Mak Acih, jelas Yuli, dirinya dan beberapa rekannya rutin menyambangi kediaman Mak Acih. “Kami rutin untuk sekedar melakukan pemeriksaan kesehatannya, dan juga memberikan makanan untuk sehari-hari,” jelas Yuli.

Yuli mengharapkan, ada perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur untuk para warga jompo yang memang hidup di bawah garis kemiskinan.

“Jumlahnya (Jompo, red) mungkin ratusan, tapi hingga kini perhatian pemkab terhadap mereka masih dinilai kurang. Jadi, harus ada perhatian serius,” ucap Yuli. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 20/04/2018 08:00 WIB

DPRD Jadi Anak Buah Bupati?

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi dan Sekretaris Dewan, Cahyo Supriyo terkait mekanisme penghapusan pendapat atau pandangan akhir fraksi, kembali terbongkar.

Aktualita 20/04/2018 07:55 WIB

4 Kader ‘Selingkuhi’ Partai, Ketuanya Malah Acuh

KASUS ‘perselingkuhan’ anggota DPRD Kabupaten Cianjur menyeruak ke ruang publik. Secara terbuka dan terang-terangan, para wakil rakyat ini begitu berani mempertontonkan permainan hati dengan pujaannya,…

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Pengendara Opang Desak Hapus Angkutan Berbasis Online

RIBUAN pengendara ojek pangkalan (Opang) dan angkutan umum (Angkum) di Cianjur menggelar aksi unjukrasa di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (19/4/2018).

Cianjur Euy 19/04/2018 21:52 WIB

Prediksi Harga Beras Jelang Ramadan tak Melonjak

SEJUMLAH pedagang komoditas beras di Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku memprediksi untuk harga beras tidak akan mengalami lonjakan menjelang Ramadan 1438 Hijriah mendatang.

Aktualita 19/04/2018 08:00 WIB

Kebohongan Ketua DPRD Terungkap

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi terkait mekanisme penghapusan pendapat akhir fraksi semakin menguat. Benarkah?

Aktualita 19/04/2018 07:55 WIB

Balas Budi? Ini Dugaan Kongkalikong Antara Bupati dan Ketua DPRD

DUGAAN kongkalikong antara Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar dengan Ketua DPRD, Yadi Mulyadi menyeruak. Pasalnya, meski sejak awal sudah diketahui belum mengantongi izin, namun Megaproyek Campaka baru…

Aktualita 19/04/2018 07:50 WIB

Golkar Pecat Dua Anggotanya, Demokrat?

HAWA politik Cianjur kian memanas. Birunya langit tak lagi menjadi pertanda akan cerahnya panggung politik Cianjur, tapi sebaliknya justru membawa pertanda datangnya “hujan badai” yang akan menyapu…

Cianjur Euy 18/04/2018 21:55 WIB

Polwan Polres Cianjur Berikan Bantuan Bagi Adah

MEMPERINGATI Hari Kartini 2018 jajaran Polisi Wanita (Polwan) Polres Cianjur menggelar sejumlah kegiatan sosial, di antaranya dengan menyambangi kediaman Adah, warga Kampung Mayak Empang RT 01/04, Desa…

Cianjur Euy 18/04/2018 21:55 WIB

Polres Cianjur Ciduk Tujuh Pelaku Kejahatan

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur menciduk tujuh orang pelaku kejahatan yang biasa menjalankan aksinya di wilayah hukum Cianjur. Penangkapan ketujuh pelaku itu dilakukan dalam waktu dan tempat berbeda.

Aktualita 18/04/2018 08:10 WIB

Desak Pemkab Tanggung Jawab, Garis Sebar Spanduk Banjir

BANJIR belum pernah terjadi sebelumnya di Cianjur. Masihkah kita bangga dengan dosa-dosa? Itulah tulisan dalam spanduk yang dipasang Gerakan Reformis Islam (Garis) di sejumlah lokasi banjir di kawasan…