Selasa, 17 Juli 2018 | Cianjur, Indonesia

Mak Acih, Butuh Uluran Dermawan

Hidup Sebatang Kara dan Tinggal di Bangunan Beralaskan Tanah

Angga Purwanda

Selasa, 20 Maret 2018 - 21:55 WIB

Foto: Angga Purwanda/BC
Foto: Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - MASA tua seharusnya menjadi waktu yang indah bagi seseorang untuk dapat mengisi hari-harinya berkumpul bersama keluarga.

Tapi tidak bagi Mak Acih, warga Kampung Cibeureum RT 03/09, Desa Babakankaret, Kecamatan Cianjur, di usianya yang sudah menginjak 80 tahun sang nenek harus menghabiskan masa tuanya sebatang kara dan tinggal di sebuah bangunan yang dinilai tidak layak huni.

Lebih kurang enam bulan lalu, Mak Acih harus rela kehilangan suami tercintanya yang lebih dulu menghadap sang pencipta, karena mengalami sakit keras.

Sepeninggalan suaminya, nenek yang juga mengalami sakit dan sudah tidak mampu untuk beraktivitas itu hanya mampu mengandalkan hidup dari belas kasihan para tetangga sekitar rumahnya.

Tinggal di bangunan berlantaikan tanah dan berdinding bilik bambu, Mak Acih menghabiskan kesehariannya hanya dengan tidur di atas karpet plastik yang lusuh dengan dikelilingi berbagai barang rongsokan sehingga menambah pengap ruangan tersebut.

Tak banyak yang bisa dilakukan Mak Acih, untuk sekedar mendapatkan makan sehari-hari dirinya harus menunggu tetangga atau dermawan yang datang memberikan makanan.

“Lamun hujan, pasti kaceretan. Soalna atapna teu ditutup langsung kenteng (Kalau hujan, pasti kebasahan. Karena, atapnya tidak ditutup, langsung genteng, red),” kata Mak Acih, saat disambangi ke rumahnya, Selasa (20/3/2018).

Dalam menghabiskan hari tuanya itu, Mak Acih berharap untuk dapat kembali diberikan kesehatan. Dirinya, ingin kembali dapat beraktivitas dan tidak merepotkan orang lain.

“Hoyong sehat, supaya teu ngarerepot batur (Ingin sehat, agar tidak merepotkan orang lain, red),” ucapnya sambil berlinang air mata.

Sementara itu, Pegiat soial, Yuli Hendrika Sugiharti, mengungkapkan, Mak Acih merupakan satu di antara puluhan warga jompo yang membutuhkan perhatian lebih, karena di masa tuanya tidak memiliki sanak keluarga atau sebatang kara.

Untuk dapat memenuhi kebutuhan Mak Acih, jelas Yuli, dirinya dan beberapa rekannya rutin menyambangi kediaman Mak Acih. “Kami rutin untuk sekedar melakukan pemeriksaan kesehatannya, dan juga memberikan makanan untuk sehari-hari,” jelas Yuli.

Yuli mengharapkan, ada perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur untuk para warga jompo yang memang hidup di bawah garis kemiskinan.

“Jumlahnya (Jompo, red) mungkin ratusan, tapi hingga kini perhatian pemkab terhadap mereka masih dinilai kurang. Jadi, harus ada perhatian serius,” ucap Yuli. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 20 jam yang lalu

Korupsi di Cianjur Aman?

KORUPSI di Cianjur aman. Begitu kata seorang aktivis, menyikapi sederet temuan kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur yang kini mencuat dan ramai dibicarakan publik.

Cianjur Euy 15/07/2018 23:07 WIB

Polsek Warungkondang Siap Menjawab Keinginan Masyarakat

PERINGATI HUT Bhayangkara ke 72 Polsek Warungkondang, Kabupaten Cianjur gelar syukuran, Sabtu (14/7/2018). Terlihat seluruh kalangan masyarakat menjadi tamu undangan.

Cianjur Euy 15/07/2018 20:15 WIB

Asian GamesXVIII Ajang Dongkrak Sektor Pariwisata

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur bakal memaskimalkan momentum gelaran Asian Games XVIII/2018 untuk mempromosikan dan mendongkrak sektor pariwisata.

Aktualita 13/07/2018 07:00 WIB

Masyarakat Muak dengan Kebijakan Bupati

DUGAAN kuat pelanggaran Megaproyek Campaka tak hanya ramai diberitakan di media massa, namun ternyata isu kebijakan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar terkait pemindahan ibu kota juga viral di jejaring…

Aktualita 13/07/2018 06:55 WIB

Didemo Warga, Pengusaha Balik Ancam Akan Tutup Perusahaan

Ratusan warga Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, mendemo PT Three Six World (PT.TSW), Kamis (12/7/2018)

Cianjur Euy 12/07/2018 21:08 WIB

Lapas Kelas IIB Cianjur Utamakan Pembinaan Keagamaan

LATAR belakang pondok pesantren (Pontren) yang diterapkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Cianjur menjadi sesuatu yang unik. Dimana, para warga binaan diberikan pendekataan keagamaan untuk…

Cianjur Euy 12/07/2018 21:08 WIB

Tingkat Penyerapan Beras Petani di Semeseter I Mencapai 80,78%

BULOG Subdivre Cianjur mengklaim tingkat penyerapan beras petani memasuki semester I tahun ini sudah mencapai 80,78 persen. Hal itu, tak terlepas dari mulai meningkatnya kepercayaan petani menjual hasil…

Cianjur Euy 12/07/2018 21:08 WIB

Situs Gunung Padang Diusulkan Ke UNESCO

TIM Arkeolog Situs Gunung Padang tengah mengkaji untuk mengusulkan situs tersebut ke UNESCO sebagai warisan budaya dunia (World Heritage). Rencananya semua elemen, mulai dari pemerintah daerah bakal dilibatkan…

Aktualita 12/07/2018 07:00 WIB

Bukti Kuat untuk Aparat

PENGAKUAN dan penjelasan dugaan kuat pelanggaran pada Megaproyek Campaka terus bermunculan. Mulai dari masyarakat, aktivis, wakil rakyat hingga pakar hukum. Lalu, mengapa aparat penegak hukum belum bertindak?

Cianjur Euy 11/07/2018 21:36 WIB

Pemkab Cianjur Siap Antisipasi Kekeringan

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur menyiapkan langkah antisipasi terjadinya dampak kekeringan yang diperkirakan terjadi pada Agustus mendatang.