Selasa, 24 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Pembangunan di Cianjur Tebang Pilih!

Buruknya Infrastruktur, Masyarakat Naringgul Bertaruh Nyawa saat Akan Berobat

Angga Purwanda

Rabu, 21 Maret 2018 - 22:52 WIB

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa
A A A

Beritacianjur.com - PERCEPATAN pembangunan yang kini tengah digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur melalui berbagai perogram, seperti Cianjur Ngawangun Lembur (CNL), dan gotong royong lobaan (Gorol) sepertinya belum dirasakan oleh seluruh masyarakat di Tatar Santri, dan dinilai tebang pilih.

Seperti yang dirasakan oleh sedikitnya 10 ribu kepala keluarga (KK) di dua desa di Kecamatan Naringgul yang memimpikan memiliki infrastruktur jalan yang layak dan jembatan permanen untuk menunjang aktifitas perekonomian dan sosial masyarakat setempat.

Sudah puluhan tahun masyarakat di wilayah itu kesulitan untuk menjual hasil buminya ke kota dan membawa warga yang sakit ke puskesmas terdekat , karena jembatan penghubung yang tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.

Abah Sopandi (50), warga Kampung Tegal Bungur, Desa Wanasari, mengungkapkan untuk mendapatkan fasilitas dan pelayanan kesehatan masyarakat setempat harus berjuang dan mempertaruhkan nyawa. Karena dengan kondisi infarstruktur yang buruk sehingga sangat sulit dilalui.

“Misalnya, ketika ada yang sakit atau melahirkan harus ditandu sejauh 2 kilometer dengan medan mendaki untuk sampai di jalan utama. Kalau hasil bumi masih bisa mengunakan sepeda motor," kata Sopandi, kepada wartawan, Rabu (21/3/2018).

Meskipun angka kematian ibu dan bayi di wilayah tersebut tergolong rendah, sebut Sopandi, namun perjuangan yang harus dilakukan pihak keluarga dibantu warga cukup berat untuk membawa orang yang sakit atau melahirkan.

Sopandi berharap, Pemkab Cianjur segera turun ke lapangan untuk melihat infrastruktur yang membentang di wilayah tersebut layaknya kubangan kerbau yang sulit dilalui kendaraan.

"Ditambah jembatan gantung penghubung utama antar desa hanya bisa dilalui kendaraan roda dua secara bergantian dan tidak dapat digunakan untuk membawa ibu hamil yang hendak melahirkan, sehingga hanya bisa ditandu sampai ke jalan utama," katanya.

Kepala Desa Wanasari, Upid syaripudin mengatakan, selama ini masyarakat hanya bisa mengunakan tandu untuk membawa ibu hamil ke puskesmas terdekat sebelum dibawa  mobil ambulans yang menunggu dua kilometer dari tempat tinggalnya.

"Mobil sebenarnya sudah bisa masuk ke kampung tersebut, namun harus memutar dari Desa Balegede dengan jarak tempuh berjam-jam karena kondisi jalan yang rusak meskipun statusnya milik kabupaten," kata Upid.

Sementara terkait jembatan gantung yang belum bisa dilalui kendaraan roda empat,  lanjut Upid, pihaknya berkordinasi dengan Desa Naringgul, sepakat menganggarkan dana desa untuk perbaikan dan pelebaran karena dilalui warga dari dua desa tersebut.

 "Harapan kami dan puluhan ribu kepala keluarga dari kedua desa, dinas terkait di Pemkab Cianjur, segera memperbaiki jalan yang menjadi akses utama warga untuk beraktifitas dan perekonomian karena wilayah kami menyumbang PAD yang cukup tinggi dari sektor petanian dan perkebunan," pungkasnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 4 jam yang lalu

Masyarakatnya Masih Miskin Malah Bangun Gedung

TAK hanya melabrak aturan, Megaproyek Campaka dinilai sejumlah kalangan dibangun di saat kondisi kemiskinan di Cianjur cukup memprihatinkan.

Aktualita 4 jam yang lalu

Dirut RSUD Klaim Tak Ada Masalah

DIREKTUR Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, Ratu Tri Yulia mengaku sudah memenuhi panggilan penyidik Kepolisian Resor (Polres) Cianjur untuk dimintai keterangan.

Si Maung 6 jam yang lalu

Laga El Clasico Panas Sebelum Laga Dimulai

LAGA Persib kontra Persija memang baru akan dimulai Sabtu (28/4/2018) mendatang. Namun panasnya laga bertajuk “El Clasico” sudah terasa sebelum laga dimulai.

Si Maung 6 jam yang lalu

Pede, Gomez Targetkan Kemenangan di Jakarta

BUKAN imbang tapi menang. Itulah target Pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomes, pada laga bertajuk “El Clasico” yang bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (28/4/2018)…

Bisnis Line 17 jam yang lalu

Baru Dibuka, 'Sabore Kitchen' Diburu Pecinta Gelato

BISNIS kuliner di Kabupaten Cianjur semakin dilirik. Banyak lokasi kafe dan restoran 'anyar' tumbuh di kota yang terkenal dengan kota tauco ini. Tak heran jika antar outlet kuliner saling adu konsep,…

Aktualita 23/04/2018 08:00 WIB

Mimpi Besar Bupati yang Kontroversial

PEMINDAHAN ibu kota Cianjur ke wilayah Kecamatan Campaka rupanya merupakan rencana besar Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, setelah beberapa bulan berhasil menduduki tahta pemerintahan Kabupaten Cianjur.…

Aktualita 23/04/2018 07:55 WIB

Dunia Terbalik Ala Pemkab Cianjur

SETELAH heboh dengan Megaproyek Campaka yang melabrak aturan dan untuk pertama kalinya terjadi banjir di kawasan perkotaan, kini masyarakat Cianjur kembali dibuat heboh dengan adanya pemandangan pesawahan…

Cianjur Euy 20/04/2018 21:59 WIB

Dua Polwan Polres Cianjur Ikuti Kartini Run 2018

DUA Polisi Wanita (Polwan) Polres Cianjur akan memeriahkan lomba lari bertajuk Kartini Run 2018 yang akan digelar di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (22/4/2018).

Aktualita 20/04/2018 08:00 WIB

DPRD Jadi Anak Buah Bupati?

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi dan Sekretaris Dewan, Cahyo Supriyo terkait mekanisme penghapusan pendapat atau pandangan akhir fraksi, kembali terbongkar.

Aktualita 20/04/2018 07:55 WIB

4 Kader ‘Selingkuhi’ Partai, Ketuanya Malah Acuh

KASUS ‘perselingkuhan’ anggota DPRD Kabupaten Cianjur menyeruak ke ruang publik. Secara terbuka dan terang-terangan, para wakil rakyat ini begitu berani mempertontonkan permainan hati dengan pujaannya,…