Rabu, 20 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Meski Baru Terima Insentif Satu Bulan, Pegawai RSUD Bersyukur

Aktivis: Bereaksi Setelah Ada Aksi, Ada Apa dengan RSUD?

Angga Purwanda/Gie

Selasa, 27 Maret 2018 - 07:55 WIB

HARAP-HARAP CEMAS - Sejumlah pegawai RSUD saat menunggu hasil pertemuan FKKRS dengan direksi RSUD, Sabtu (24/3/2018) lalu. Mereka berharap haknya segera dibayar. (foto:Angga Purwanda/BC)
HARAP-HARAP CEMAS - Sejumlah pegawai RSUD saat menunggu hasil pertemuan FKKRS dengan direksi RSUD, Sabtu (24/3/2018) lalu. Mereka berharap haknya segera dibayar. (foto:Angga Purwanda/BC)
A A A

Beritacianjur.com - RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur semakin menjadi sorotan publik. Hal itu terjadi menyusul adanya aksi spontan dari puluhan pegawainya beberapa waktu lalu, yang merasa kesal karena haknya selama tiga bulan belum dibayarkan pihak manajemen.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Berita Cianjur, Senin (26/3/2018), setelah adanya aksi dan ramai diberitakan, pihak manajemen RSUD Sayang baru membayarkan insentif karyawan satu bulan.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) Cianjur, Rudi Agan mengaku heran dengan tata kelola keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) milik Pemkab tersebut.

“Setelah ada aksi baru bereaksi, itupun tidak semua hak pegawai sudah dibayarkan, tapi katanya baru satu bulan. Ini aneh, ada apa dengan keuangan di RSUD Cianjur?” ujarnya kepada Berita Cianjur kemarin.

Meski benar alasannya gara-gara klaim BPJS Kesehatan belum cair, sambung dia, seharusnya manajemen rumah sakit plat merah tersebut bisa mengantisipasinya.

“Kita belum tahu, benar gak gara-gara BPJS? Kalaupun benar seharusnya tetap tak perlu kejadian adanya hak pegawai yang belum dibayarkan. Atas kejadian ini, tata kelola keuangan RSUD patut dicurigai. Apalagi masalahnya bukan hanya soal insentif pegawai, tapi stok obat juga banyak yang kosong karena belum dibayar juga. Belum lagi banyak permasalahan lainnya di RSUD,“ ungkapnya.

Rudi menegaskan, meski akhirnya pihak manajemen RSUD sudah membayarkan semua hak pegawainya, aparat penegak hukum tetap harus menyelidiki permasalahan tata kelola keuangan DI RSUD.

Sementara itu, sejumlah pegawai RSUD merasa bersyukur karena insentif yang sudah ditunggunya akhirnya bisa diterima. “Kami sangat berterima kasih kepada manajemen dan pimpinan daerah karena sudah memberikan insentif. Alhamdulillah, akhirnya insentifnya sudah kami terima,“ ujar salah satu pegawai RSUD yang enggan disebutkan namanya.

Sebelumnya, Divisi Kajian Kebijakan Publik Aliansi Masyarakat untuk Penegakan Hukum (Ampuh), Deden Dacex mengaku heran atas sikap manajemen RSUD dan Bupati Cianjur yang terkesan melakukan pembiaran.

Seperti diketahui, sambung dia, selain terkait pembangunan kantor baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka yang terindikasi melabrak aturan, segudang permasalahan di RSUD pun selalu menjadi bahan pemberitaan media massa.

“RSUD ini banyak masalahnya. Mulai dari persoalan pelayanan publik yang karut marut, isu pungli penerimaan karyawan yang sempat mendapatkan tanggapan dari Ibu Kapolres Cianjur yang konon katanya akan menurunkan tim guna menyelidiki kebenaran isu pungli tersebut, dan masih banyak masalah lainnya. Terakhir, persoalan belum dibayarkannya insentif karyawan selama tiga bulan,“ bebernya.

Menurutnya, persoalan hak pegawai RSUD yang belum dibayarkan tersebut sempat menjadi trending topik, hingga akhirnya puncak kekecewaan karyawan RSUD terlihat saat digelarnya apel akbar karyawan, Sabtu (24/3/2018) lalu.

“Tujuan apel tersebut untuk menuntut jajaran direksi RSUD segera membayarkan insentif karyawan yang tertunggak. Akumulasi kekecewaan para karyawan tidak lain akibat terjadinya pembiaran oleh jajaran direksi atas keluhan dan tuntutan karyawan,“ katanya.

Deden menegaskan, keterlambatan pembayaran insentif karyawan merupakan fakta yang tidak bisa dibantah, bahwa ada masalah krusial dengan tata kelola keuangan di RSUD. “Sepertinya baru kali ini RSUD tidak mampu menyelesaikan kewajiban kepada karyawannya,“ ungkapnya.

“Ketidakmampuan jajaran direksi ini juga bisa menjadi bukti otentik bahwa tata kelola keuangan RSUD memang bobrok. Silahkan perhatikan begitu kentaranya tingkat kesenjangan para pejabat RSUD dengan karyawannya. Anehnya lagi, sikap pimpinan daerah seperti tidak mau tahu akan kondisi yang terjadi di RSUD yang notabene milik Pemkab,“ paparnya.

Ia menambahkan, dengan munculnya persoalan tersebut, bisa menjadi pembenaran isu yang selama ini berkembang bahwa tingkat penyalahgunaan anggaran di RSUD yang berpotensi korupsi, semakin kuat dan menjadi pemandangan sehari-hari.

“Kami sebagai bagian warga masyarakat Cianjur sangat menyayangkan melihat kenyataan sikap jajaran direksi dan pimpinan daerah dalam hal ini bupati. Kami khawatir ini akan berimplikasi kepada kadar pelayanan publik yang diberikan karyawan nantinya. Ingat, pelayanan publik RSUD adalah wajahnya Pemkab Cianjur,“ jelasnya.

Seharusnya, lanjut Deden, Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar berani mengambil sikap tegas dengan sesegera mungkin melakukan restrukturisasi total jajaran direksi atau manajemen RSUD, sebelum terjadinya kolaps.

“Kami melihat masih banyak orang-orang potensial untuk mengurus RSUD ini, kalau perlu rekrut tenaga profesional dari luar daerah sekalipun. RSUD Cianjur sekarang ini kan megah gedungnya, tapi bobrok pengelolaannya,“ tandasnya.

“Setiap tahun isu korupsi di RSUD selalu muncul, tapi sepertinya para penegak hukum pun enggan untuk menyentuhnya. Ada apa?” pungkasnya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.