Senin, 23 April 2018 | Cianjur, Indonesia

REKOR BURUK TERULANG

Soler: Jalan Masih Panjang, Kita Mulai Fokus Hadapi Sriwijaya FC

Gie/bbs/net

Selasa, 27 Maret 2018 - 02:05 WIB

foto:net
foto:net
A A A

1 Persib vs PS Tira 1

Beritacianjur.com - TRAGIS, kemenangan Persib yang sudah di depan mata gagal gara-gara gol penyeimbang yang dicetak striker asing PS Tira, Aleksandar Rakić pada menit ke-95.

Ya, pada laga perdananya di Liga 1 2018 yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (26/3/2018), Febri Haryadi saparakanca harus puas dengan hasil imbang 1-1.

Hasil yang tak menyenangkan bagi bobotoh tersebut memang merupakan rekor buruk yang belum bisa diperbaiki Skuad Maung Bandung. Sudah dua musim, Persib selalu gagal meraih poin penuh pada laga perdananya.

Mengingatkan, pada musim lalu, Pangeran Biru harus puas berbagi poin dengan Arema FC, setelah mengakhiri laga dengan skor 1-1. Sementara pada ISC 2016, Persib ditahan imbang 1-1 oleh Sriwijaya FC.

Tak hanya soal rekor laga perdana, hasil kemarin pun ternyata merupakan pengulangan sejarah pertemuan Persib kontra PS Tira (dulu PS TNI, red) di putaran pertama Liga 1 2017. Musim lalu, Persib bahkan sempat unggul lebih dulu 2-0 dari PS TNI di babak pertama. Namun Maung Bandung harus puas dengan 1 poin setelah Erwin Ramdani dan Gustur Cahyo melesakkan dua gol balasan PS TNI dalam kurun waktu tiga menit jelang bubaran.

Sementara itu, pada laga kemarin, permainan Persib cukup menjanjikan di babak pertama. Serangan mengalir ke lini pertahahan lawan. Persib mendominasi permainan dan mampu menguasai ball possession sepanjang babak pertama.

Persib sudah mengancam pertahanan PS TIRA‎ di menit ke-7. Kiper PS Tira, Sahrul Fadil, bisa memutus umpan silang Febri Hariyadi dari sisi kiri yang mengarah kepada Ezechiel. 

Menit ke-16, Ezechiel menanduk bola hasil umpan Supardi Nasir Bujang dari sepak pojok. Tapi, Sahrul berada di posisi tepat untuk menangkap bola. Ezechiel kembali mengancam PS TIRA. Tapi, sundulannya masih bisa ditepis Sahrul. 

Gawang Persib baru mendapat ujian di menit ke-28. Gelandang serang PS TIRA,‎ Mariano Berriex, melepaskan sepakan dari luar kotak penalti. Kiper Persib, I Made Wirawan, masih sigap menepis bola ke luar lapangan. 

Stadion GBLA bergemuruh ketika Ezechiel menceploskan bola ke gawang PS Tira di menit ke-32. Back-pass pemain PS TIRA mampu dikejar Ezechiel. Dengan satu sentuhan mengecoh Sahrul, Ezechiel memasukkan bola ke gawang yang sudah kosong. Persib unggul 1-0.

Di babak kedua, tekanan Persib menurun. PS Tira mampu mendominasi jalannya pertandingan. Lini pertahahan Persib terus digempur.

Made Wirawan berkali-kali menyelamatkan gawangnya dari kebobolan. Para pemain Persib tidak mampu lepas dari tekanan lawan sepanjang babak kedua.

Di menit ke-53, Manahati Lestusen melepaskan tembakan dari luar kotak penalti.  I Made Wirawan dengan gemilang menepis bola. 

Pergantian dilakukan Persib di menit ke-69. Gelandang bertahan Hariono masuk menggantikan Eka Ramdani. ‎

Namun, masuknya Hariono tidak mampu menahan serangan bergelombang PS Tira. Berriex melepaskan sepakan keras dari tengah. Namun I Made Wirawan tak kesulitan menangkap bola. 

PS TIRA menambah daya gedor di lini depan dengan memasukkan Dimas Drajad dengan menggantikan Wawan Febrianto. 

Tak lama, Dimas mendapat kartu kuning karena menerjang Febri saat mencoba menghalau bola pada menit 82. Kans Persib dari set-piece diambil oleh Oh In-Kyun, tapi bola masih melambung. 

Praktis, sepanjang babak kedua, Persib tertekan dan hanya mengandalkan serangan balik yang masih mampu diantisipasi skuat PS Tira.

PS Tira akhirnya mampu memecah kebuntuan hanya beberapa detik sebelum babak kedua berakhir.

Aleksandar Rakic mencetak gol penyeimbang dengan me‎nuntaskan umpan silang di sisi kiri. Sundulan Rakic mengarah ke tiang jauh yang tak mampu dijangkau Made Wirawan. 

Tidak ada kesempatan lagi bagi Persib untuk kembali unggul. Waktu sudah habis. Skor akhir Persib vs PS Tira 1-1.

Stamina dan daya juang menjadi catatan bagi skuat Maung Bandung. Penguasaan bola yang ditekankan pelatih Mario Gomez gagal dilakukan para pemain Persib di babak kedua yang akhirnya berbuah petaka. Kemenangan di depan mata gagal akibat permainan bertahan di babak kedua.

Menanggapi hasil laga, Asisten Pelatih Persib, Fernando Soler mengatakan, anak asuhnya sudah tampil konsisten dan bermain baik selama 90 menit. Namun, akibat kehilangan konsentrasi di masa injury time, Persib harus kehilangan kemenangan lantaran gol Ezechiel N"Douassel dibalas Alexandr Rakic di pengujung laga.

"Kita lihat sepanjang 90 menit, pemain konsisten. Semua pemain bermain bagus. Sedangkan PS Tira hanya satu orang yang menonjol yaitu pemain bernomor punggung sembilan (Aleksandar Racik)," katanya usai laga.

Namun, Soler menampik jika para pemainnya mengalami kelelahan. "Kalau melihat faktor, sebenarnya bukan kelelahan. Tapi PS Tira lebih efektif. Ketika ada peluang, mereka langsung mencetak gol. Kita tidak seperti itu. Kalau di pertandingan, pemain kita tertidur, hasilnya ya seperti itu‎. Tapi tidak apa-apa, jalan masih panjang. Kita mulai fokus hadapi Sriwijaya FC," katanya.

Di kubu lawan, Pelatih PS Tira Rudy Eka Priyambada mengatakan, hasil imbang itu menjadi satu poin berharga. Terlebih, lawan yang dihadapi merupakan salah satu tim kuat dalam Liga 1.

"Happy bisa mengambil satu poin. Ini penting banget dalam pertandingan awal. Sangat berharga, lima game awal sangat berat sekali bagi semua tim. Kami patut bersyukur, kami kerja keras, cukup baik," pungkasnya.(*)
 

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 10 jam yang lalu

Mutia, Gadis Cilik Asal Cidaun Berprestasi di Seni Membaca Dongeng Sunda

TINGGAL dan mengenyam pendidikan di wilayah yang jauh dari pusat ibu kota kabupaten, tak menjadikan halangan bagi Mutia Karin, siswa kelas IV SD Negeri Puncak Lawang, Kecamatan Cidaun untuk berkarya dan…

Cianjur Euy 11 jam yang lalu

Dishub Cianjur Akan Rubah Sistem Tarif Angkum

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur berencana merubah sistem tarif angkutan umum (Angkum). Kebijakan rencana itu untuk menyesuaikan kondisi angkum pasca perubahan trayek beberapa waktu lalu.

Cianjur Euy 11 jam yang lalu

Positif Amfetamin, Dua Remaja Perempuan Diamankan

DUA orang pengunjung tempat hiburan di Cianjur diamankan petugas gabungan dalam razia cipta kondisi (Cipkon) yang digelar Sabtu (21/4/2018) hingga Minggu (22/4/2018) dini hari.

Cianjur Euy 20/04/2018 21:59 WIB

Dua Polwan Polres Cianjur Ikuti Kartini Run 2018

DUA Polisi Wanita (Polwan) Polres Cianjur akan memeriahkan lomba lari bertajuk Kartini Run 2018 yang akan digelar di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (22/4/2018).

Aktualita 20/04/2018 08:00 WIB

DPRD Jadi Anak Buah Bupati?

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi dan Sekretaris Dewan, Cahyo Supriyo terkait mekanisme penghapusan pendapat atau pandangan akhir fraksi, kembali terbongkar.

Aktualita 20/04/2018 07:55 WIB

4 Kader ‘Selingkuhi’ Partai, Ketuanya Malah Acuh

KASUS ‘perselingkuhan’ anggota DPRD Kabupaten Cianjur menyeruak ke ruang publik. Secara terbuka dan terang-terangan, para wakil rakyat ini begitu berani mempertontonkan permainan hati dengan pujaannya,…

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Hari Kartini, Polwan Polres Cianjur Gelar Pengobatan dan Makan Gratis

LIMA ratusan orang dari sejumlah wilayah di Cianjur mengikuti pengobatan gratis di lingkungan Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku, Kamis (19/4/2018) pagi.

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Pengendara Opang Desak Hapus Angkutan Berbasis Online

RIBUAN pengendara ojek pangkalan (Opang) dan angkutan umum (Angkum) di Cianjur menggelar aksi unjukrasa di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (19/4/2018).

Cianjur Euy 19/04/2018 21:52 WIB

Prediksi Harga Beras Jelang Ramadan tak Melonjak

SEJUMLAH pedagang komoditas beras di Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku memprediksi untuk harga beras tidak akan mengalami lonjakan menjelang Ramadan 1438 Hijriah mendatang.

Aktualita 19/04/2018 08:00 WIB

Kebohongan Ketua DPRD Terungkap

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi terkait mekanisme penghapusan pendapat akhir fraksi semakin menguat. Benarkah?