Selasa, 24 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Panwaslu Tingkatkan Pengawasan Terhadap ASN

Antisipasi Terjadi Kembali Dugaan Keterlibatan ASN Dalam Kegiatan Politik

Angga Purwanda

Selasa, 27 Maret 2018 - 20:25 WIB

Foto: Ilustrasi/Net
Foto: Ilustrasi/Net
A A A

Beritacianjur.com - PANITIA Pengawas Pemilu (Panwaslu) perketat pengawasan dan sosialisasi terkait rawannya keterlibatan Aparat Sipil Negara (ASN) dalam Pilkada 2018. Hal itu, menjadi antisipasi terjadinya kembali dugaan terlibatnya ASN dalam kegiatan politik di Cianjur.

Ketua Panwaslu Kabupaten Cianjur, Hadi Nur Dzikri mengatakan, keterlibatan dua orang pejabat pemerintahan Cianjur dalam kegiatan politik membuat pihak terkait perlu memperketat pengawasan. Ia menegaskan, kejadian dimana keduanya diduga memobilisasi ASN dalam kegiatan partai politik tidak boleh terulang.

"Sekarang kan pejabat politik ataupun paslon mulai banyak berkunjung, di sinilah ASN dituntut tidak terlibat lebih jauh. ASN itu harus netral, sesuai dengan tuntutan undang-undang sejak lama," kata Hadi, kepada wartawan, Senin (26/3/2018).

Hadi menuturkan, netralitas ASN, politik uang, hingga politik praktis memang menjadi isu yang sangat krusial setiap kali menjelang gelaran pesta demokrasi. Tidak heran, sejak jauh-jauh hari pihak terkait sudah gencar memberikan peringatan kepada ASN.

Ia mengungkapkan, beberapa bulan ke belakang Panwaslu telah melakukan sosialisasi ASN. Menurut Hadi, upaya tersebut akan lebih diintensifkan karena kini semakin banyak safari politik di Cianjur.

"Setiap ada perhelatan pesta demokrasi. kami awasi ketat. Jangan sampai ada mobilisasi ASN lagi. Kalau ada indikasi keterlibatan ASN, akan ada sanksi untuk mereka," ungkapnya.

Tidak hanya bergerak untuk mengawasi kegiatan politik, Panwaslu juga mengedarkan surat kepada Bupati Cianjur maupun setiap instansi pemerintahan. Melalui surat edaran tersebut, dijabarkan sejumlah poin yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran untum memperkecil terjadinya politik praktis maupun keterlibatan lain.

Lebih lanjut dikatakan, berfoto bersama paslon menjadi salah satu kebiasaan yang sampai saat ini sulit dikurangi. Padahal, jika ASN yang melakukannya untuk kemudian dibagikan ke publik, hal itu mengurangi netralitas ASN terkait.

"Khawatirnya jadi kampanye laten. Di beberapa daerah sudah terjadi, dan pelakunya kena sanksi. Jadi, sebaiknya tidak berfoto bersama paslon dulu," ujar dia.

Hal itu pun sebelumnya ditegaskan oleh Staf Khusus Bidang Hubungan Kelembagaan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi, Bambang Soepijanto. Ia melarang, ASN untuk berswafoto dengan calon kepala daerah dan menyebarkannya di media sosial masing-masing.

"Terkait larangan itu, sudah ada surat edaran ke setiap wilayah yang menyelenggarakan Pilkada Serentak. Itu untuk menjaga netralitas ASN, dan supaya tidak meninggalkan kesan dukungan kepada paslon," kata Bambang.

Selain itu, Bambang juga menyarankan, agar ASN yang sekiranya memiliki hubungan dengan calon kepala daerah untuk mengambil cuti di luar tanggungan negara. Terutama, jika calon merupakan istri atau suami ASN.

Bambang menilai, cuti tersebut dapat menjaga netralitas dan meminimalkan terjadinya pelanggaran dalam proses kampanye. Pada intinya, apapun alasannya, semua ASN harus mampu bijak dan netral dalam setiap giat politik.

Hingga saat ini, di awal kampanye memang belum menerima adanya pelanggaran ASN. Namun, berkaca pada pengalaman, laporan banyak masuk sebelum sebelum pemilihan.

"Tapi, diharapkan sosialisasi yang intens dibarengi surat edaran, keterlibatan ASN dalam politik praktis bisa diminimalkan. Perlu diingat, sanksi terberat atas pelanggaran adalah pemecatan," pungkasnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 4 jam yang lalu

Masyarakatnya Masih Miskin Malah Bangun Gedung

TAK hanya melabrak aturan, Megaproyek Campaka dinilai sejumlah kalangan dibangun di saat kondisi kemiskinan di Cianjur cukup memprihatinkan.

Aktualita 4 jam yang lalu

Dirut RSUD Klaim Tak Ada Masalah

DIREKTUR Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, Ratu Tri Yulia mengaku sudah memenuhi panggilan penyidik Kepolisian Resor (Polres) Cianjur untuk dimintai keterangan.

Si Maung 6 jam yang lalu

Laga El Clasico Panas Sebelum Laga Dimulai

LAGA Persib kontra Persija memang baru akan dimulai Sabtu (28/4/2018) mendatang. Namun panasnya laga bertajuk “El Clasico” sudah terasa sebelum laga dimulai.

Si Maung 6 jam yang lalu

Pede, Gomez Targetkan Kemenangan di Jakarta

BUKAN imbang tapi menang. Itulah target Pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomes, pada laga bertajuk “El Clasico” yang bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (28/4/2018)…

Bisnis Line 17 jam yang lalu

Baru Dibuka, 'Sabore Kitchen' Diburu Pecinta Gelato

BISNIS kuliner di Kabupaten Cianjur semakin dilirik. Banyak lokasi kafe dan restoran 'anyar' tumbuh di kota yang terkenal dengan kota tauco ini. Tak heran jika antar outlet kuliner saling adu konsep,…

Aktualita 23/04/2018 08:00 WIB

Mimpi Besar Bupati yang Kontroversial

PEMINDAHAN ibu kota Cianjur ke wilayah Kecamatan Campaka rupanya merupakan rencana besar Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, setelah beberapa bulan berhasil menduduki tahta pemerintahan Kabupaten Cianjur.…

Aktualita 23/04/2018 07:55 WIB

Dunia Terbalik Ala Pemkab Cianjur

SETELAH heboh dengan Megaproyek Campaka yang melabrak aturan dan untuk pertama kalinya terjadi banjir di kawasan perkotaan, kini masyarakat Cianjur kembali dibuat heboh dengan adanya pemandangan pesawahan…

Cianjur Euy 20/04/2018 21:59 WIB

Dua Polwan Polres Cianjur Ikuti Kartini Run 2018

DUA Polisi Wanita (Polwan) Polres Cianjur akan memeriahkan lomba lari bertajuk Kartini Run 2018 yang akan digelar di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (22/4/2018).

Aktualita 20/04/2018 08:00 WIB

DPRD Jadi Anak Buah Bupati?

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi dan Sekretaris Dewan, Cahyo Supriyo terkait mekanisme penghapusan pendapat atau pandangan akhir fraksi, kembali terbongkar.

Aktualita 20/04/2018 07:55 WIB

4 Kader ‘Selingkuhi’ Partai, Ketuanya Malah Acuh

KASUS ‘perselingkuhan’ anggota DPRD Kabupaten Cianjur menyeruak ke ruang publik. Secara terbuka dan terang-terangan, para wakil rakyat ini begitu berani mempertontonkan permainan hati dengan pujaannya,…