Rabu, 20 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Longsor Lagi, Jalur Puncak Kembali Ditutup

Kapolres Cianjur: Roda Empat Dialihkan ke Jalur Sukabumi atau Jonggol

Angga Purwanda

Kamis, 29 Maret 2018 - 01:58 WIB

foto:istimewa
foto:istimewa
A A A

Beritacianjur.com - KAWASAN Puncak tepatnya Jalan Raya Puncak, Puncak Pass, Ciloto, Kecamatan Cipanas, Cianjur kembali dilanda longsor, Rabu (28/3/2018) sekitar pukul 20.45 Wib.

Tak ada informasi adanya korban atau kendaraan yang terseret amblasnya jalan tersebut. Namun guna mengantisipasi terjadinya longsor susulan, petugas kepolisian terpaksa menutup Jalur Puncak dari kedua arah.

Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah SIK MH menjelaskan, Jalur Puncak Pass Cianjur kembali amblas dengan kedalaman 40 meter dan panjang sekitar 150 meter. Hingga sekitar pukul 21.00 Wib, masih terjadi pergerakan tanah setiap ada getaran atau pergerakan dari kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

“Dari hasil pengecekan petugas kepolisian dan Dinas PU, terdapat tiga bangunan RM. Puncak Pass yang mengalami kerusakan atau roboh. Di antaranya kamar dan dapur,“ ujarnya saat meninjau langsung ke lokasi longsor kemarin.

Ia mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres Bogor untuk melakukan penutupan arus di Gunung Mas wilayah bogor. Sementara untuk roda empat dialihkan ke jalur Sukabumi atau Jonggol.

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Hasby Ristama membenarkan hal tersebut. Ia menerangkan, titik longsor terletak pada pembangunan tanggul penahanan tanah yang memang masih dalam tahap pengerjaan.

"Kami menutup Jalur Puncak baik yang menuju Bogor maupun yang menuju Cianjur. Pengendara yang menuju Bogor maupun Cianjur bisa menggunakan Jalur Jonggol dengan jarak tempuh 86 Km," ujar AKP Hasby Ristama kepada wartawan, Rabu (28/3/2018).

Penutupan jalur tersebut, sambung Hasby, dimulai dari Gunung Mas hingga Ciloto. Bagi pengendara dari arah Bogor yang bertujuan ke Gunung Mas masih diperbolehkan naik ke atas.

"Bagi masyarakat dapat berjalan ke puncak sampai gerbang Gunung Mas. Selebihnya, demi keselamatan dari titik tersebut semua kendaraan roda empat atau lebih sudah dilarang melintas," terangnya.

Ia melanjutkan penutupan total Jalur Puncak masih berlaku sementara dan menunggu hasil kajian dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (KemenPU-Pera).

"Waktu penutupan Jalur Puncak masih belum dapat dipastikan waktunya. Saat ini Kami masih dalam kajian tim ahli jalan KemenPU-pera," lanjutnya.

Sementara itu, warga sekitar, Mety (42) mengatakan, warga sempat mendengar suara dentuman yang cukup keras sebelum jalan yang di bagian bawahnya tengah dipasang bronjong itu, amblas sebagian.

 "Kami sempat mendegar bunyi retakan dan tanah bergetar disekitar lokasi sekitar pukul 20.30 WIB. Selang beberapa saat terdengar dentuman dan jalan tersebut amblas sejauh beberapa meter," katanya.

Saat ditanya kemungkinan kamar hotel yang terletak di bagian bawah terseret, Mety tak dapat memastikannya dikarenakan lokasi minim penerangan. Namun sejak sore ungkap beberapa orang karyawan dinding kamar mulai retak.

"Tidak tahu pasti apakah ada kamar hotel yang terseret longsor atau tidak. Infonya ada beberapa kamar yang sejak sore mengalami retak di bagian dinding," pungkasnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.