Rabu, 24 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Sekolah Lima Hari Sulit Diterapkan

Susi Susilawati

Sabtu, 08 Agustus 2015 - 00:12 WIB

Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
A A A

BERITACIANJUR.COM - Penerapan program lima hari sekolah di Kabupaten Cianjur belum sepenuhnya dilakukan. Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cianjur mencatat hanya beberapa sekolah yang menyanggupi pelaksanaannya.

Kepala Disdik Kabupaten Cianjur Cecep Alamasyah melalui Sekertaris Disdik Jum’ati membenarkan hal tersebut. Dikatakannya, banyaknya sekolah yang belum menerapkan program lima hari sekolah dikarenakan berbagai pertimbangan. Selain itu, sejauh ini belum ada aturan resmi dari pusat maupun provinsi.

“Di kita (Cianjur, red) belum diterapkan. Karena ingin melihat dulu kebijakannya seperti apa. Beberapa sekolah sudah ada yang menerapkan. Tapi, saya lupa sekolah mana saja,” terangnya kepada “BC”, Jumat (7/8).

Terkait penerapan sendiri, pihaknya mempersilahkan kepada sekolah jika ingin menerapkan program tersebut. Tentunya dibarengi dengan kesiapan sekolah serta penerapan pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum yang dijalankan.

“Prosesnya kami tidak tau, mungkin sekolah yang lebih tau untuk menakar beban belajar yang diterapkan kepada peserta didiknya. Pasti berbeda dengan sekolah umumnya, misalnya ada penambahan waktu,” ujarnya.

Penerapan program lima hari belajar, dalam pelaksanaannya pihak sekolah akan menambah jam pelajaran. Sebetulnya, diakui Jum’ati, pihaknya pernah menerapkan aturan tersebut pada 2005 lalu, namun tidak berjalan efektif karena belum ada keseragaman secara menyeluruh.

“Kalau sekolah menerapkan program tersebut, kita hanya menghimbau agar sekolah terlebih dahulu melakukan kajian mengenai dampak positif dan negatif bagi siswa juga sekolah,” paparnya.

Sementara itu, Kepala SD Islam Al-Azhar 18, Mamduh Munawar mengatakan, sekolah yang dipimpinnya merupakan salah satu yang menerapkan program lima hari sekolah. Pelaksanaan KBM lima hari sekolah atau full day dimulai pukyl 07.00 WIB sampai 14.00 WIB dengan menggunakan model pembelajaran pakem.

“Sekolah menggunakan kurikulum 2013 dan kurikulum Al-Azhar sebagai acuan, tanpa mengurangi jam pelajaran melainkan menambah jam pelajaran,” katanya.

Mamduh menerangkan, proses KBM sama saja yang membedakan adanya muatan Al-Azhar seperti mata pelajaran (Mapel) TIK, bahasa Inggris, pembiasaan, Agama dan Alquran.

“Jadi untuk kelas 1 dan 2 dalam satu hari belajar 8 jam dan untuk kelas 3 sampai kelas 6 dalam satu hari 9 jam. Itu sudah dipotong dua kali istirahat 25 menit, sesuai kurikulum tematik 2013 dan tematik terpadu Al-Azhar. Sebab sekolah kami yang mayoritas orang tuanya bekerja dari Senin-Jumat maka Sabtu libur diluangkan waktu untuk bersama keluarga,” tuturnya.

Mengenai tanggapan akan diberlakukan lima hari sekolah di semua sekolah, ia menyambut baik. Pasalnya, banyak dampak positif yang akan didapat, diantaranya pembelajaran akan efektif.

“Tapi tentunya, pihak masing-masing sekolah harus memastikan kesiapannya, agar tidak ada kendala saat pelaksanaannya,” tandasnya. ***

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 43 menit yang lalu

5 Kecamatan di Cianjur Terdampak Gempa

Gempa bumi menggoyang Cianjur, Selasa (23/1/2018) siang. Sejumlah wilayah di selatan Cianjur terdampak cukup parah. Tercatat, sejumlah bangunan rusak dan delapan orang siswa sekolah mengalami luka-luka.

Aktualita 48 menit yang lalu

Masalahnya Banyak, RSUD Akan Diperiksa Khusus

SETELAH satu per satu permasalahan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur terbongkar, akhirnya Inspektorat Daerah (Irda) Cianjur akan segera melakukan pemeriksaan khusus (riksus), terhadap para…

Cianjur Euy 12 jam yang lalu

Polres Waspadai Wilayah Pesisir Pantai Selatan Cianjur

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur mewaspadai wilayah pesisir pantai selatan dijadikan akses masuknya narkoba dari jalur laut ke wilayah hukum Cianjur. Peningkatan kewaspadaan itu, dilakukan karena wilayah…

Cianjur Euy 12 jam yang lalu

Personel Polres Latihan Peningkatan Kemampuan

SERATUSAN personel pengendali massa (Dalmas) Sat Sabhara Polres Cianjur melakukan latihan peningkatan kemampuan dalam rangka menghadapi pelaksanaan Pilkada yang akan digelar serentak bulan Juni mendatang.

Cianjur Euy 12 jam yang lalu

Antisipasi Penyebaran Difteri, Dinkes Lakukan Vaksinasi

DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur melakukan imunisasi dan pemberian vaksin kepada masyarakat di sejumlah wilayah rawan kasus difteri.Namun, keterbatasan vaksin membuat petugas hanya melakukan…

Aktualita 23/01/2018 08:05 WIB

Desak Audit RSUD, Komisi IV Sebut Pemkab Cianjur Jangan Tinggal Diam

BPJS Kesehatan menunggak hingga Rp45 miliar. Itulah pengakuan dari pejabat RSUD Sayang Cianjur yang disampaikan terhadap Komisi IV DPRD Cianjur.

Aktualita 23/01/2018 08:00 WIB

Aset RSUD Diduga Raib

EMPAT masalah sudah terungkap dan membuat geram banyak pihak. Kini, persoalan baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur kembali terbongkar. Ada apa lagi?

Cianjur Euy 22/01/2018 21:29 WIB

Cuaca Buruk, Masyarakat Agar Waspada

MASYARAKAT Kabupaten Cianjur diimbau untuk mewaspadai bencana akibat cuaca buruk yang dalam beberapa pekan terakhir melanda Tatar Santri.

Cianjur Euy 22/01/2018 21:25 WIB

Disdukcapil Siap Launching Lima Cabang Layanan

DINAS Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur membuka cabang layanan administrasi kependudukan di lima kecamatan. Tak hanya proses perekaman, pencetakan KTP el pun dapat dilaksanakan…

Cianjur Euy 22/01/2018 20:57 WIB

Tolak Alihfungsi dan Pembongkaran Bujensa

AKSI penolakan terkait alihfungsi dan pembongkaran eks Gedung SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red) terus disuarakan berbagai kalangan. Bahkan, aktivis di Cianjur akan menggugat Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…