Jumat, 27 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Sekolah Lima Hari Sulit Diterapkan

Susi Susilawati

Sabtu, 08 Agustus 2015 - 00:12 WIB

Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
A A A

BERITACIANJUR.COM - Penerapan program lima hari sekolah di Kabupaten Cianjur belum sepenuhnya dilakukan. Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cianjur mencatat hanya beberapa sekolah yang menyanggupi pelaksanaannya.

Kepala Disdik Kabupaten Cianjur Cecep Alamasyah melalui Sekertaris Disdik Jum’ati membenarkan hal tersebut. Dikatakannya, banyaknya sekolah yang belum menerapkan program lima hari sekolah dikarenakan berbagai pertimbangan. Selain itu, sejauh ini belum ada aturan resmi dari pusat maupun provinsi.

“Di kita (Cianjur, red) belum diterapkan. Karena ingin melihat dulu kebijakannya seperti apa. Beberapa sekolah sudah ada yang menerapkan. Tapi, saya lupa sekolah mana saja,” terangnya kepada “BC”, Jumat (7/8).

Terkait penerapan sendiri, pihaknya mempersilahkan kepada sekolah jika ingin menerapkan program tersebut. Tentunya dibarengi dengan kesiapan sekolah serta penerapan pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum yang dijalankan.

“Prosesnya kami tidak tau, mungkin sekolah yang lebih tau untuk menakar beban belajar yang diterapkan kepada peserta didiknya. Pasti berbeda dengan sekolah umumnya, misalnya ada penambahan waktu,” ujarnya.

Penerapan program lima hari belajar, dalam pelaksanaannya pihak sekolah akan menambah jam pelajaran. Sebetulnya, diakui Jum’ati, pihaknya pernah menerapkan aturan tersebut pada 2005 lalu, namun tidak berjalan efektif karena belum ada keseragaman secara menyeluruh.

“Kalau sekolah menerapkan program tersebut, kita hanya menghimbau agar sekolah terlebih dahulu melakukan kajian mengenai dampak positif dan negatif bagi siswa juga sekolah,” paparnya.

Sementara itu, Kepala SD Islam Al-Azhar 18, Mamduh Munawar mengatakan, sekolah yang dipimpinnya merupakan salah satu yang menerapkan program lima hari sekolah. Pelaksanaan KBM lima hari sekolah atau full day dimulai pukyl 07.00 WIB sampai 14.00 WIB dengan menggunakan model pembelajaran pakem.

“Sekolah menggunakan kurikulum 2013 dan kurikulum Al-Azhar sebagai acuan, tanpa mengurangi jam pelajaran melainkan menambah jam pelajaran,” katanya.

Mamduh menerangkan, proses KBM sama saja yang membedakan adanya muatan Al-Azhar seperti mata pelajaran (Mapel) TIK, bahasa Inggris, pembiasaan, Agama dan Alquran.

“Jadi untuk kelas 1 dan 2 dalam satu hari belajar 8 jam dan untuk kelas 3 sampai kelas 6 dalam satu hari 9 jam. Itu sudah dipotong dua kali istirahat 25 menit, sesuai kurikulum tematik 2013 dan tematik terpadu Al-Azhar. Sebab sekolah kami yang mayoritas orang tuanya bekerja dari Senin-Jumat maka Sabtu libur diluangkan waktu untuk bersama keluarga,” tuturnya.

Mengenai tanggapan akan diberlakukan lima hari sekolah di semua sekolah, ia menyambut baik. Pasalnya, banyak dampak positif yang akan didapat, diantaranya pembelajaran akan efektif.

“Tapi tentunya, pihak masing-masing sekolah harus memastikan kesiapannya, agar tidak ada kendala saat pelaksanaannya,” tandasnya. ***

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 8 jam yang lalu

Petani Penggarap di Cianjur Tuntut Penerapan Reforma Agraria

RATUSAN petani penggarap di Cianjur menggeruduk gedung DPRD Kabupaten Cianjur, di Jalan KH Abdullah bin Nuh, Kamis (26/4/2018) pagi.Mereka menuntut pemerintah mengimplementasikan reforma agraria karena…

Cianjur Euy 8 jam yang lalu

Kapolres Cianjur Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Lodaya 2018

KAPOLRES Cianjur AKBP Soliyah SIK, MH memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Lodaya 2018 di Lapangan Utama Mapolres Cianjur, Jalan KH Abdulah bin Nuh, Kamis (26/4/2018) pagi.

Cianjur Euy 8 jam yang lalu

Warga Terdampak Banjir di Ciadun Kembali Tempati Rumah

WARGA di sejumlah kampung di Desa Kertajadi dan Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun yang sempat mengungsi akibat perkampungannya diterjang banjir bandang sudah kembali ke rumah mereka.

Aktualita 22 jam yang lalu

Dua Kali, Kadisdik Diperiksa Polres

DUGAAN korupsi di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Cianjur semakin menguat. Hal itu menyusul diperiksanya Kadisdik Cianjur, Cecep Sobandi oleh Kepolisian Resor (Polres) Cianjur.

Aktualita 22 jam yang lalu

Dugaan Permainan Proyek Terendus, Kadis Pertanian Dipanggil Polisi

WOW, ada apa dengan Cianjur? Setelah Kadisdik diperiksa karena dugaan korupsi, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, Pangan dan Holtikultura Kabupaten Cianjur, Mamad Nano pun dipanggil Sat Reskrim Polres…

Bisnis Line 25/04/2018 21:43 WIB

MyRobo Kembali ‘Unjuk Gigi’ Melalui Event CRG

SEJUMLAH pelajar dari SMP Al Azhar Cianjur yang tergabung dalam MyRobo berhasil mengharumkan nama Kabupaten Cianjur di kancah Internasional. Setelah mengalahkan kontingen dari beberapa Negara di Asia,…

Cianjur Euy 25/04/2018 21:06 WIB

Banjir Bandang dan Longsor Terjang Cianjur Selatan

RATUSAN keluarga dievakuasi karena meluapnya air Sungai Cidamar, Kecamatan Cidaun. Sementara jalur penghubung Cianjur-Bandung di Kecamatan Naringgul tertutup longsor, akibatnya arus lalulintas di ruas…

Cianjur Euy 25/04/2018 21:06 WIB

Polres Cianjur Siap Gelar Ops Patuh Lodaya 2018

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur melalui Satuan Lalulintas Polres Cianjur akan menggelar Operasi Patuh Lodaya 2018, mulai Kamis (26/4/2018) hingga Minggu (6/5/2018).

Aktualita 25/04/2018 08:00 WIB

Mundur Sebelum Kami Turun Tangan

SEGERALAH untuk mundur sebelum kami yang turun tangan. Kalimat itulah yang tertulis dalam Surat Pernyataan Terbuka untuk Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar dan wakilnya, Herman Suherman.

Aktualita 25/04/2018 07:55 WIB

Akhirnya Bupati Berani Sambangi Acara Menteri

Ada yang berbeda saat acara launching program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) yang digelar Kementrian Pertanian (Kementan) di Desa Cikancana, Kecamatan Sukaresmi, Senin (23/4/2018) lalu.