Minggu, 24 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Bupati Diminta Klarifikasi dan Akui Kesalahan Kebijakan

Jangan Hanya Salahkan Alam, Evaluasi Proyek Penataan Kota yang Habiskan Puluhan Miliar Rupiah

Angga Purwanda/Gie

Rabu, 11 April 2018 - 08:53 WIB

foto:Angga Purwanda/BC
foto:Angga Purwanda/BC
A A A

PWI: Banjir Ini Disengaja, Diciptakan atau Faktor Alam? Cukup Jawab yang Mana, Bupati Tak Perlu Maki Wartawan

Beritacianjur.com - BENCANA banjir yang pertama kalinya terjadi di kawasan perkotaan Cianjur dan sikap Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar yang malah memaki wartawan saat dikonfirmasi terkait bencana tersebut, masih terus menuai reaksi dari sejumlah kalangan.

Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Cianjur, Ahmad FIkri mengungkapkan kekecewaannya atas sikap arogan yang ditunjukkan bupati. Menurutnya, sebagai orang nomor satu di Cianjur, seharusnya bupati dapat bersikap bijak dalam menanggapi pertanyaan wartawan, karena hal itu merupakan bagian dari tugas seorang jurnalis terkait apapun yang merupakan kebijakan pemerintah.

“Secara pribadi saya kecewa dengan sikap yang ditunjukkan bupati tersebut. Kalau tidak mau berkomentar bisa saja arahkan wartawan ke kepala dinas terkait dan tidak perlu memaki, sehingga ini menjadi preseden buruk untuk dirinya sendiri,” ujar Fikri yang juga seorang jurnalis dari Kantor Berita Antara kepada Berita Cianjur, Selasa (10/4/2018).

Terkait pernyataan Bupati Cianjur yang menyebutkan wartawan tukang mengadu domba, Fikri menyebutkan, harus dilakukan klarifikasi, apa yang dimaksud dengan pernyataan tersebut. “Kalau terkait banjir, apakah ini disengaja atau diciptakan ataukah faktor alam, cukup jawab yang mana. Ini perlu digaris bawahi jangan sampai gagap ketika menghadapi wartawan dan menyebut wartawan sebagai pengadu domba," katanya.

"Pertanyaannya, adu domba dengan siapa ketika yang dipertanyakan soal bencana alam? Harapan saya ada klarifikasi dari bupati terkait ucapannya,” tegas Fikri yang akrab disapa Orik itu.

Sementara itu, Ketua Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) CIanjur, Rudi Agan menegaskan, banjir yang terjadi pada Sabtu (7/4/2018) lalu yang merusak puluhan rumah warga memang bencana alam. Namun Pemkab Cianjur jangan hanya menyalahkan alam, namun harus mengevaluasi seluruh program dan kebijakannya, khususnya terkait proyek penataan kota yang menghabiskan puluhan miliar rupiah.

"Ada sebab ada akibat. Banjir memang bencana alam, tapi banjir bandang di perkotaan Cianjur ini baru pertama kali loh. Jadi wajar kalau masyarakat banyak bertanya, ini kenapa? Apa yang salah? Proyek penataan kota berjalan, tapi malah menimbulkan masalah," ujar Rudi kepada Berita Cianjur kemarin.

Rudi menegaskan, banjir di perkotaan merupakan masalah baru dari segudang masalah lainnya di Cianjur. Alhasil, evaluasi yang dilakukan harus secara menyeluruh. Bahkan menurutnya, tak hanya sekadar evaluasi, namun aparat penegak hukum harus segera dan benar-benar menyelidiki berbagai permasalahan yang terjadi.

"Pemkab dan aparat penegak hukum jangan lupa, selain banjir, masih banyak lagi permasalahan lainnya, seperti Megaproyek Campaka, RSUD, hibah untuk honorer K2, dan masih banyak lagi yang lainnya. Jadi, Cianjur ini bukan hanya kotanya saja yang banjir, tapi masalahnya juga banjir," katanya.

Terpisah, Direktur Cianjur Institute, Ridwan Mubarak menilai, seharusnya bupati segera mengevaluasi, mencarikan solusi serta mengakui segala kekeliruan dan kesalahan kebijakan yang terwujud dalam bentuk maladministrasi yang berorientasi kepada malpraktik. "Jika tidak mampu, mundur saja secara baik-baik sebagai bupati. Itu jauh lebih terhormat daripada dipaksa mundur oleh rakyat," tegasnya.

Menurutnya, seorang kepala daerah yang baik adalah yang mampu menyejahterakan rakyatnya, memberikan rasa aman dan nyaman, serta selalu hadir dalam ruang-ruang kegelisahan rakyat yang menjadi tanggung jawabnya. "Bukan malah menjadi biang kerok kemiskinan dan keterbelakangan rakyatnya," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, harusnya tanggung jawab dan segera berikan solusi, bukan malah marah-marah tak jelas. Itulah ungkapan kekesalan sejumlah aktivis untuk Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar yang memarahi wartawan Berita Cianjur saat memberikan pertanyaan terkait bencana banjir.

Ya, tanpa alasan yang jelas, bupati tiba-tiba marah besar kepada wartawan. Kemarahan orang nomor satu di Cianjur itu diluapkannya saat wartawan mengonfirmasi terkait banjir yang melanda kawasan perkotaan Cianjur pada Sabtu (8/4/2018) lalu.

Kejadian ini berawal saat wartawan menemui bupati yang tengah meninjau pembangunan taman di lingkungan Pendopo Cianjur, Senin (9/4/2018). Pada kesempatan itu bupati yang didampingi istrinya Ratu Elisye terlihat konsen memerhatikan perkembangan pembangunan yang sudah dilaksanakan pihak rekanan.

Bahkan pasangan sejoli ini sempat berfoto bersama, keduanya tampak berpose mesra di atas sebuah bangunan setengah jadi yang ada di lokasi dan disaksikan rengrengannya. Seusai mengambil foto tersebut, wartawan langsung menemui bupati yang saat itu masih didampingi sang istri. Awalnya bupati tampak biasa saja saat bertemu wartawan, begitupun ketika wartawan menyodorkan tangan untuk berjabat tangan, ia tak menolaknya.

Roman bupati mulai berubah saat wartawan mengajukan konfirmasi, meminta tanggapan terkait penanganan pasca banjir yang melanda kota Cianjur. Dengan nada meninggi bupati menyampaikan penolakan untuk dikonfirmasi. "Moal ah," singkat bupati sambil terus berjalan kaki menuju kendaraan dinasnya sambil diikuti Ratu Elisye.

Saat menuju kendaraan tersebut, tiba tiba saja bupati mengatai wartawan dengan menyebut tukang adu domba. Kata-kata tersebut dilontarkannya tanpa jelas apa alasannya. "Ah didinya mah ngadu domba wae," ketus bupati sambil berlalu pergi masuk ke kendaraan dinasnyah.(*

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.