Selasa, 17 Juli 2018 | Cianjur, Indonesia

Apdesi Cianjur Siapkan Ribuan Massa

Kepala Desa Kembali Akan Ontrog BPKAD, Terkait Masih Belum Cairnya Anggaran Desa

Angga Purwanda

Minggu, 15 April 2018 - 22:11 WIB

Apdesi Cianjur Siapkan Ribuan Massa
Apdesi Cianjur Siapkan Ribuan Massa
A A A

Beritacianjur.com - KEPALA Desa (Kades) di Kabupaten Cianjur kembali akan melakukan aksi unjukrasa ke Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Cianjur. Hal itu diungkapkan Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI)  Kabupaten Cianjur, Beni Irawan, kepada wartawan, Minggu (15/4/2018).

Beni mengatakan, aksi yang digelar itu akan melibatkan massa yang lebih banyak, termasuk para perangkat desa. “Kami pastikan akan menggelar aksi yang lebih besar, untuk  menagih janji segera dilakukan pencairan anggaran untuk desa, seperti Alokasi Dana Desa, Dana Desa dan Siltap,” kata Beni.

Beni menyebutkan, para kepala desa dan perangkatnya mengaku sudah sangat kesal dengan janji BPKAD Cianjur yang pada audiesi pekan lalu berjanji akan segera mencairkan anggaran untuk desa. “Janji mereka (BPKAD) hari itu juga akan dicairkan, paling lambat satu hari. Tapi hingga kini masih  tidak kunjung ada realisasi pencairan,” bebernya.

Menurutnya, usai aksi sebelumnya pun pihak BPKAD tidak menyampaikan alasan terkait belum kunjung dicairkannya anggaran untuk desa. "Kalau misalnya ada berkas yang kurang kan sudah kesepakatan untuk segera dikomunikasikan. Tapi sekarang tidak ada kabar, kenapa dan apa yang jadi penyebab masih belum cair,"  tegas Beni dengan nada tinggi.

Beni menambahkan, para kepala desa bakal memberikan tenggang waktu hingga Senin (16/4/2018) untuk BPKAD merealisasikan janjinya. Jika masih tidak kunjung ada pencairan, pihaknya akan menurunkan ribuan massa dari kepala desa dan perangkatnya ke kantor pengelolaan keuangan itu. "Kalau kemarin hanya perwakilan, Selasa akan kami turunkan seluruh kepala desa beserta perangkatnya. Kami hanya menuntut hak, demi pembangunan di Desa," tegasnya.

Sebelumnya, puluhan kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Cianjur melakukan aksi unjukrasa dan audiensi ke kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Cianjur, Rabu (11/4/2018).

Mereka datang mewakili seluruh kepala desa se-Kabupaten Cianjur terkait kepastian pencairan Dana Desa, Alokasi Dana Desa, dan Siltap perangkat desa yang tak kunjung cair. Padahal para kepala desa sudah melakukan berkas sejak beberapa pekan lalu.

Di bawah pengawalan anggota Satpol PP Kabupaten Cianjur, para kepala desa itu berkumpul di halaman kantor BPKAD sejak pukul 09.00 Wib. Namun tidak lama bekumpul, mereka langsung diarahkan ke aula kantor untuk beraudiensi dengan Kepala BPKAD bersama jajarannya.

Berbagai alasan pun dilontarkan oleh Kepala BPKAD kepada para kepala desa terkait keterlambatan proses pencairan, namun banyak dari dalih tersebut yang tak diterima oleh kepala desa. Adu argumen pun terjadi selama dua jam audiensi berlangsung. Pihak BKPAD pun berjanji akan segera mencairkan beberapa anggaran milik desa tersebut.

Sementara itu, Kepala BPKAD Kabupaten Cianjur, Dedi Sudrajat, mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi secara internal untuk memastikan kendala pencairan ada dimana. Namun dia memastikan akan ada pencairan untuk dua hari ke depan.

Dedi menambahkan, isu jika keterlambatan lantaran dia sering tak ada di kantor untuk mengikuti Cianjur Ngawangun Lembur (CNL). Dia juga memastikan anggaran untuk desa juga tersedia.

"Makanya saya akan cek dimana terhambatnya. Kalau sebelumnya ada juga keterlambatan tapi tidak sampai begini, makanyaakan diliat dulu, dievaluasi," tuturnya.

Di sisi lain, Kepala Bidang Anggaran BPKAD Kabupaten Cianjur, Muhammad Lutfi, menuturkan, anggaran di tahap pertama untuk desa mencapai Rp 346 miliar. Tetapi dia mengklaim sudah banyak mencairkan anggaran untuk desa. Sementara yang belum cair dikarenakan ada tahan verifikasi dari berkas yang diajukan.

"Ada tiga verifikasi, dari staf, kasi, dan kabid. Jadi mungkin dianggapnya ketika sudah diterima berita acara iitu tandanya sudah selesai, padahal harus diverifikasi lagi. Kami juga terkadang susah komunikasi dengan desa untuk menyampaikan kekurangan Makanya nanti akan melalui apdesi," ungkapnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 20 jam yang lalu

Korupsi di Cianjur Aman?

KORUPSI di Cianjur aman. Begitu kata seorang aktivis, menyikapi sederet temuan kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur yang kini mencuat dan ramai dibicarakan publik.

Cianjur Euy 15/07/2018 23:07 WIB

Polsek Warungkondang Siap Menjawab Keinginan Masyarakat

PERINGATI HUT Bhayangkara ke 72 Polsek Warungkondang, Kabupaten Cianjur gelar syukuran, Sabtu (14/7/2018). Terlihat seluruh kalangan masyarakat menjadi tamu undangan.

Cianjur Euy 15/07/2018 20:15 WIB

Asian GamesXVIII Ajang Dongkrak Sektor Pariwisata

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur bakal memaskimalkan momentum gelaran Asian Games XVIII/2018 untuk mempromosikan dan mendongkrak sektor pariwisata.

Aktualita 13/07/2018 07:00 WIB

Masyarakat Muak dengan Kebijakan Bupati

DUGAAN kuat pelanggaran Megaproyek Campaka tak hanya ramai diberitakan di media massa, namun ternyata isu kebijakan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar terkait pemindahan ibu kota juga viral di jejaring…

Aktualita 13/07/2018 06:55 WIB

Didemo Warga, Pengusaha Balik Ancam Akan Tutup Perusahaan

Ratusan warga Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, mendemo PT Three Six World (PT.TSW), Kamis (12/7/2018)

Cianjur Euy 12/07/2018 21:08 WIB

Lapas Kelas IIB Cianjur Utamakan Pembinaan Keagamaan

LATAR belakang pondok pesantren (Pontren) yang diterapkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Cianjur menjadi sesuatu yang unik. Dimana, para warga binaan diberikan pendekataan keagamaan untuk…

Cianjur Euy 12/07/2018 21:08 WIB

Tingkat Penyerapan Beras Petani di Semeseter I Mencapai 80,78%

BULOG Subdivre Cianjur mengklaim tingkat penyerapan beras petani memasuki semester I tahun ini sudah mencapai 80,78 persen. Hal itu, tak terlepas dari mulai meningkatnya kepercayaan petani menjual hasil…

Cianjur Euy 12/07/2018 21:08 WIB

Situs Gunung Padang Diusulkan Ke UNESCO

TIM Arkeolog Situs Gunung Padang tengah mengkaji untuk mengusulkan situs tersebut ke UNESCO sebagai warisan budaya dunia (World Heritage). Rencananya semua elemen, mulai dari pemerintah daerah bakal dilibatkan…

Aktualita 12/07/2018 07:00 WIB

Bukti Kuat untuk Aparat

PENGAKUAN dan penjelasan dugaan kuat pelanggaran pada Megaproyek Campaka terus bermunculan. Mulai dari masyarakat, aktivis, wakil rakyat hingga pakar hukum. Lalu, mengapa aparat penegak hukum belum bertindak?

Cianjur Euy 11/07/2018 21:36 WIB

Pemkab Cianjur Siap Antisipasi Kekeringan

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur menyiapkan langkah antisipasi terjadinya dampak kekeringan yang diperkirakan terjadi pada Agustus mendatang.