Jumat, 17 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Persib Curi Poin di Malang, Aremania Rusuh

Lemparan Sendal Jepit, Suporter Masuk ke Lapangan, Kepala Gomez Terluka

Gie/BBS

Senin, 16 April 2018 - 09:27 WIB

Laga Arema FC kontra Persib Bandung diwarnai kericuhan suppoerter aremania. (Foto:Net)
Laga Arema FC kontra Persib Bandung diwarnai kericuhan suppoerter aremania. (Foto:Net)
A A A

Beritacianjur.com - PERSIB Bandung akhirnya harus puas dengan skor imbang 2-2, kala meladeni Arema FC pada laga pekan keempat Liga 1 2018 di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (15/4/2018). Tak hanya panas, namun ‘duel biru’ kemarin berakhir rusuh.

Gol Persib dicetak oleh Ezechiel Ndouasel pada menit ke-19 dan ke-77. Sementara gol Arema dicetak oleh Thiago Furtuoso Dos Santos di menit ke-18 dan Balsa Bozovic di menit ke-86.

Ya, sebelum akhirnya rusuh, laga kemarin memang sudah berjalan ketat sejak awal pertandingan. Di babak pertama, masing-masing tim mampu mencetak satu gol dalam waktu yang hanya berselisih satu menit.

Gelandang tim Pangeran Biru, Dedi Kusnandar menjadi korban dari ketat dan panasnya pertandingan. Dia harus ditarik keluar lapangan karena cedera. Hariono lantas masuk menggantikan.

Setelah pada babak pertama cenderung tiarap tanpa aksi individu, Febri Hariyadi akhirnya mulai bisa lepas dari kawalan ketak para pemain Arema FC. Pada menit ke-73, dia bahkan mampu menciptakan peluang melalui aksi individu. Aksi tersebut diakhiri dengan tendangan keras jarak jauh yang masih mampu di sentuh kiper Utam Rusdiana. Gawang Arema FC selamat.

Setelah Febri, giliran Jonathan Bauman yang mengancam gawang tim tuan rumah. Namun tendangan bebasnya pada menit ke-76 juga mempu dilencengkan kiper Utam Rusdiana dan hanya melahirkan sepak pojok. Dalam momentum sepak pojok itu, giliran Ezechiel N’Douassel mengancam lewat sundulan. Namun bola tepat mengarah ke pelukan kiper Arema FC.

Meski berstatus tim tamu, namun Persib sempat mendominasi. Terbukti, pada menit ke-77, Persib berhasil unggul dan mengubah skor menjadi 2-1. Gol kedua dari Ezechiel tersebut tercipta berkat umpan manja yang disodorkan Jonathan Bauman.

Rusuh mulai terlihat. Dari tayangan televisi, tampak selebrasi gol tersebut disambut beberapa lemparan air minum kemasan gelas plastik dari suporter tuan rumah. Sorotan kamera televisi kembali menangkap momentum pelemparan beberapa menit setelah gol untuk Pangeran Biru tercipta. Tepatnya saat gelandang Oh In Kyun hendak mengambil bola mati di sisi timur lapangan. Kali ini sandal jepit yang tertangkap kamera masuk ke lapangan.

Tertinggal 1-2 dari Persib, membuat Arema FC memeragakan serangan total. Gol untuk tim tuan rumah akhirnya lahir di menit ke 86 melalui Balsa. Skor imbang 2-2 membuat pertarungan di lapangan kian panas. Kondisi ini membuat pemain Arema, Dedik S harus menerima kartu merah karena menyikut Ardi Idrus.

Keputusan ini kembali memancing lemparan sejumlah benda dari Aremania di tribun timur. Setelah sandal, kini giliran sepatu yang terlihat tanpa permisi dilempar masuk lapangan hijau.

Asisten wasit sempat mesti masuk ke lapangan untuk menghindari terkena lemparan. Setelah momentum tersebut, atmosfer panas tetap berlangsung, termasuk di dalam lapangan. Thiago tertangkap kamera menanduk Bojan Malisic.

Tak sampai di situ, kondisi Stadion Kanjuruhan kian kacau. Sejumlah Aremania yang tak mampu menahan kesedihan merangsek masuk ke lapangan, terutama dari tribun timur. Melihat kondisi tersebut, baik pemain Persib dan Arema langsung menepi untuk mengamankan diri. Laga dihentikan.

Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez menjadi korban kerusuhan. Ia harus mendapat tindakan medis. Pasalnya, pelatih asal Argentina tersebut mengalami luka di bagian kepala. Pendarahan di kening Mario Gomez terjadi akibat terkena lemparan.

Tak hanya Gomez, kerusuhan tersebut menimbulkan banyak korban luka. Puluhan ambulans pun dikerahkan untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat.

Media Officer Arema FC, Sudarmaji, menyampaikan permintaan maaf atas kericuhan yang menyebabkan banyak korban itu.

"Kami minta maaf yang pertama kepada Aremania. Meminta maaf atas jatuhnya banyak korban. Meminta maaf atas situasi yang tidak kita inginkan. Sekali lagi kami minta maaf," kata Sudarmaji dalam konferensi pers.

Hingga saat ini belum diketahui jumlah korban, termasuk kondisinya. Sudarmaji mengaku masih melakukan inventarisasi korban. Sementara itu, korban kebanyakan perempuan dan mengalami pingsan, muntah-muntah, dan terluka.

"Sejauh ini kami terus menginventarisasi. Kami akan segera update karena itu banyak korban mungkin yang melakukan penanganan sendiri nah itu diharapkan melapor ke kita. Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian. Dengan pihak rumah sakit terdekat dan tim medis. Kami akan segera data," pungkasnya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Cianjur Euy 12/08/2018 22:31 WIB

Polres Cianjur Siap Amankan Kirab Obor Asian GamesXVIII

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat akan bekerja maksimal (all out) dalam pelaksanaan pengamanan perjalanan kirab obor api Asian GamesXVIII yang akan melintas dan diinapkan di Pendopo Kabupaten…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Cianjur Euy 08/08/2018 08:00 WIB

Petani Penggarap di Cianjur Tagih Janji Presiden

Tim Nawacita Presiden, Ruri Jumar Saef mewakili Ketua Tim Joko Daryanto, yang juga adik Jokowi blusukan ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (7/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Cianjur Euy 06/08/2018 21:11 WIB

Dua Rumah Ludes Terbakar

Dua unit rumah di Gang Mujahidin, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ludes terbakar, Senin (6/8/2018) pagi.

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 06/08/2018 06:55 WIB

Rekanan Proyek Irigasi Untung Banyak

Pelaksanaan proyek rehabilitasi jaringan irigasi DI Cihea kembali mendapat sorotan tajam pemerhati pembangunan.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:57 WIB

Untuk Memberikan Pemahaman Tentang Islam Kaafah

KABUPATEN Cianjur akan menjadi tuan rumah Jambore Nasional para dai Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI). Sediannya jambore tersebut akan dilaksanakan bertepatan dengan ulang tahun Parmusi 26 September…