Senin, 23 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Persib Curi Poin di Malang, Aremania Rusuh

Lemparan Sendal Jepit, Suporter Masuk ke Lapangan, Kepala Gomez Terluka

Gie/BBS

Senin, 16 April 2018 - 09:27 WIB

Laga Arema FC kontra Persib Bandung diwarnai kericuhan suppoerter aremania. (Foto:Net)
Laga Arema FC kontra Persib Bandung diwarnai kericuhan suppoerter aremania. (Foto:Net)
A A A

Beritacianjur.com - PERSIB Bandung akhirnya harus puas dengan skor imbang 2-2, kala meladeni Arema FC pada laga pekan keempat Liga 1 2018 di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (15/4/2018). Tak hanya panas, namun ‘duel biru’ kemarin berakhir rusuh.

Gol Persib dicetak oleh Ezechiel Ndouasel pada menit ke-19 dan ke-77. Sementara gol Arema dicetak oleh Thiago Furtuoso Dos Santos di menit ke-18 dan Balsa Bozovic di menit ke-86.

Ya, sebelum akhirnya rusuh, laga kemarin memang sudah berjalan ketat sejak awal pertandingan. Di babak pertama, masing-masing tim mampu mencetak satu gol dalam waktu yang hanya berselisih satu menit.

Gelandang tim Pangeran Biru, Dedi Kusnandar menjadi korban dari ketat dan panasnya pertandingan. Dia harus ditarik keluar lapangan karena cedera. Hariono lantas masuk menggantikan.

Setelah pada babak pertama cenderung tiarap tanpa aksi individu, Febri Hariyadi akhirnya mulai bisa lepas dari kawalan ketak para pemain Arema FC. Pada menit ke-73, dia bahkan mampu menciptakan peluang melalui aksi individu. Aksi tersebut diakhiri dengan tendangan keras jarak jauh yang masih mampu di sentuh kiper Utam Rusdiana. Gawang Arema FC selamat.

Setelah Febri, giliran Jonathan Bauman yang mengancam gawang tim tuan rumah. Namun tendangan bebasnya pada menit ke-76 juga mempu dilencengkan kiper Utam Rusdiana dan hanya melahirkan sepak pojok. Dalam momentum sepak pojok itu, giliran Ezechiel N’Douassel mengancam lewat sundulan. Namun bola tepat mengarah ke pelukan kiper Arema FC.

Meski berstatus tim tamu, namun Persib sempat mendominasi. Terbukti, pada menit ke-77, Persib berhasil unggul dan mengubah skor menjadi 2-1. Gol kedua dari Ezechiel tersebut tercipta berkat umpan manja yang disodorkan Jonathan Bauman.

Rusuh mulai terlihat. Dari tayangan televisi, tampak selebrasi gol tersebut disambut beberapa lemparan air minum kemasan gelas plastik dari suporter tuan rumah. Sorotan kamera televisi kembali menangkap momentum pelemparan beberapa menit setelah gol untuk Pangeran Biru tercipta. Tepatnya saat gelandang Oh In Kyun hendak mengambil bola mati di sisi timur lapangan. Kali ini sandal jepit yang tertangkap kamera masuk ke lapangan.

Tertinggal 1-2 dari Persib, membuat Arema FC memeragakan serangan total. Gol untuk tim tuan rumah akhirnya lahir di menit ke 86 melalui Balsa. Skor imbang 2-2 membuat pertarungan di lapangan kian panas. Kondisi ini membuat pemain Arema, Dedik S harus menerima kartu merah karena menyikut Ardi Idrus.

Keputusan ini kembali memancing lemparan sejumlah benda dari Aremania di tribun timur. Setelah sandal, kini giliran sepatu yang terlihat tanpa permisi dilempar masuk lapangan hijau.

Asisten wasit sempat mesti masuk ke lapangan untuk menghindari terkena lemparan. Setelah momentum tersebut, atmosfer panas tetap berlangsung, termasuk di dalam lapangan. Thiago tertangkap kamera menanduk Bojan Malisic.

Tak sampai di situ, kondisi Stadion Kanjuruhan kian kacau. Sejumlah Aremania yang tak mampu menahan kesedihan merangsek masuk ke lapangan, terutama dari tribun timur. Melihat kondisi tersebut, baik pemain Persib dan Arema langsung menepi untuk mengamankan diri. Laga dihentikan.

Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez menjadi korban kerusuhan. Ia harus mendapat tindakan medis. Pasalnya, pelatih asal Argentina tersebut mengalami luka di bagian kepala. Pendarahan di kening Mario Gomez terjadi akibat terkena lemparan.

Tak hanya Gomez, kerusuhan tersebut menimbulkan banyak korban luka. Puluhan ambulans pun dikerahkan untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat.

Media Officer Arema FC, Sudarmaji, menyampaikan permintaan maaf atas kericuhan yang menyebabkan banyak korban itu.

"Kami minta maaf yang pertama kepada Aremania. Meminta maaf atas jatuhnya banyak korban. Meminta maaf atas situasi yang tidak kita inginkan. Sekali lagi kami minta maaf," kata Sudarmaji dalam konferensi pers.

Hingga saat ini belum diketahui jumlah korban, termasuk kondisinya. Sudarmaji mengaku masih melakukan inventarisasi korban. Sementara itu, korban kebanyakan perempuan dan mengalami pingsan, muntah-muntah, dan terluka.

"Sejauh ini kami terus menginventarisasi. Kami akan segera update karena itu banyak korban mungkin yang melakukan penanganan sendiri nah itu diharapkan melapor ke kita. Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian. Dengan pihak rumah sakit terdekat dan tim medis. Kami akan segera data," pungkasnya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 10 jam yang lalu

Mutia, Gadis Cilik Asal Cidaun Berprestasi di Seni Membaca Dongeng Sunda

TINGGAL dan mengenyam pendidikan di wilayah yang jauh dari pusat ibu kota kabupaten, tak menjadikan halangan bagi Mutia Karin, siswa kelas IV SD Negeri Puncak Lawang, Kecamatan Cidaun untuk berkarya dan…

Cianjur Euy 11 jam yang lalu

Dishub Cianjur Akan Rubah Sistem Tarif Angkum

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur berencana merubah sistem tarif angkutan umum (Angkum). Kebijakan rencana itu untuk menyesuaikan kondisi angkum pasca perubahan trayek beberapa waktu lalu.

Cianjur Euy 11 jam yang lalu

Positif Amfetamin, Dua Remaja Perempuan Diamankan

DUA orang pengunjung tempat hiburan di Cianjur diamankan petugas gabungan dalam razia cipta kondisi (Cipkon) yang digelar Sabtu (21/4/2018) hingga Minggu (22/4/2018) dini hari.

Cianjur Euy 20/04/2018 21:59 WIB

Dua Polwan Polres Cianjur Ikuti Kartini Run 2018

DUA Polisi Wanita (Polwan) Polres Cianjur akan memeriahkan lomba lari bertajuk Kartini Run 2018 yang akan digelar di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (22/4/2018).

Aktualita 20/04/2018 08:00 WIB

DPRD Jadi Anak Buah Bupati?

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi dan Sekretaris Dewan, Cahyo Supriyo terkait mekanisme penghapusan pendapat atau pandangan akhir fraksi, kembali terbongkar.

Aktualita 20/04/2018 07:55 WIB

4 Kader ‘Selingkuhi’ Partai, Ketuanya Malah Acuh

KASUS ‘perselingkuhan’ anggota DPRD Kabupaten Cianjur menyeruak ke ruang publik. Secara terbuka dan terang-terangan, para wakil rakyat ini begitu berani mempertontonkan permainan hati dengan pujaannya,…

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Hari Kartini, Polwan Polres Cianjur Gelar Pengobatan dan Makan Gratis

LIMA ratusan orang dari sejumlah wilayah di Cianjur mengikuti pengobatan gratis di lingkungan Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku, Kamis (19/4/2018) pagi.

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Pengendara Opang Desak Hapus Angkutan Berbasis Online

RIBUAN pengendara ojek pangkalan (Opang) dan angkutan umum (Angkum) di Cianjur menggelar aksi unjukrasa di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (19/4/2018).

Cianjur Euy 19/04/2018 21:52 WIB

Prediksi Harga Beras Jelang Ramadan tak Melonjak

SEJUMLAH pedagang komoditas beras di Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku memprediksi untuk harga beras tidak akan mengalami lonjakan menjelang Ramadan 1438 Hijriah mendatang.

Aktualita 19/04/2018 08:00 WIB

Kebohongan Ketua DPRD Terungkap

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi terkait mekanisme penghapusan pendapat akhir fraksi semakin menguat. Benarkah?