Kamis, 21 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Persib Curi Poin di Malang, Aremania Rusuh

Lemparan Sendal Jepit, Suporter Masuk ke Lapangan, Kepala Gomez Terluka

Gie/BBS

Senin, 16 April 2018 - 09:27 WIB

Laga Arema FC kontra Persib Bandung diwarnai kericuhan suppoerter aremania. (Foto:Net)
Laga Arema FC kontra Persib Bandung diwarnai kericuhan suppoerter aremania. (Foto:Net)
A A A

Beritacianjur.com - PERSIB Bandung akhirnya harus puas dengan skor imbang 2-2, kala meladeni Arema FC pada laga pekan keempat Liga 1 2018 di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (15/4/2018). Tak hanya panas, namun ‘duel biru’ kemarin berakhir rusuh.

Gol Persib dicetak oleh Ezechiel Ndouasel pada menit ke-19 dan ke-77. Sementara gol Arema dicetak oleh Thiago Furtuoso Dos Santos di menit ke-18 dan Balsa Bozovic di menit ke-86.

Ya, sebelum akhirnya rusuh, laga kemarin memang sudah berjalan ketat sejak awal pertandingan. Di babak pertama, masing-masing tim mampu mencetak satu gol dalam waktu yang hanya berselisih satu menit.

Gelandang tim Pangeran Biru, Dedi Kusnandar menjadi korban dari ketat dan panasnya pertandingan. Dia harus ditarik keluar lapangan karena cedera. Hariono lantas masuk menggantikan.

Setelah pada babak pertama cenderung tiarap tanpa aksi individu, Febri Hariyadi akhirnya mulai bisa lepas dari kawalan ketak para pemain Arema FC. Pada menit ke-73, dia bahkan mampu menciptakan peluang melalui aksi individu. Aksi tersebut diakhiri dengan tendangan keras jarak jauh yang masih mampu di sentuh kiper Utam Rusdiana. Gawang Arema FC selamat.

Setelah Febri, giliran Jonathan Bauman yang mengancam gawang tim tuan rumah. Namun tendangan bebasnya pada menit ke-76 juga mempu dilencengkan kiper Utam Rusdiana dan hanya melahirkan sepak pojok. Dalam momentum sepak pojok itu, giliran Ezechiel N’Douassel mengancam lewat sundulan. Namun bola tepat mengarah ke pelukan kiper Arema FC.

Meski berstatus tim tamu, namun Persib sempat mendominasi. Terbukti, pada menit ke-77, Persib berhasil unggul dan mengubah skor menjadi 2-1. Gol kedua dari Ezechiel tersebut tercipta berkat umpan manja yang disodorkan Jonathan Bauman.

Rusuh mulai terlihat. Dari tayangan televisi, tampak selebrasi gol tersebut disambut beberapa lemparan air minum kemasan gelas plastik dari suporter tuan rumah. Sorotan kamera televisi kembali menangkap momentum pelemparan beberapa menit setelah gol untuk Pangeran Biru tercipta. Tepatnya saat gelandang Oh In Kyun hendak mengambil bola mati di sisi timur lapangan. Kali ini sandal jepit yang tertangkap kamera masuk ke lapangan.

Tertinggal 1-2 dari Persib, membuat Arema FC memeragakan serangan total. Gol untuk tim tuan rumah akhirnya lahir di menit ke 86 melalui Balsa. Skor imbang 2-2 membuat pertarungan di lapangan kian panas. Kondisi ini membuat pemain Arema, Dedik S harus menerima kartu merah karena menyikut Ardi Idrus.

Keputusan ini kembali memancing lemparan sejumlah benda dari Aremania di tribun timur. Setelah sandal, kini giliran sepatu yang terlihat tanpa permisi dilempar masuk lapangan hijau.

Asisten wasit sempat mesti masuk ke lapangan untuk menghindari terkena lemparan. Setelah momentum tersebut, atmosfer panas tetap berlangsung, termasuk di dalam lapangan. Thiago tertangkap kamera menanduk Bojan Malisic.

Tak sampai di situ, kondisi Stadion Kanjuruhan kian kacau. Sejumlah Aremania yang tak mampu menahan kesedihan merangsek masuk ke lapangan, terutama dari tribun timur. Melihat kondisi tersebut, baik pemain Persib dan Arema langsung menepi untuk mengamankan diri. Laga dihentikan.

Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez menjadi korban kerusuhan. Ia harus mendapat tindakan medis. Pasalnya, pelatih asal Argentina tersebut mengalami luka di bagian kepala. Pendarahan di kening Mario Gomez terjadi akibat terkena lemparan.

Tak hanya Gomez, kerusuhan tersebut menimbulkan banyak korban luka. Puluhan ambulans pun dikerahkan untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat.

Media Officer Arema FC, Sudarmaji, menyampaikan permintaan maaf atas kericuhan yang menyebabkan banyak korban itu.

"Kami minta maaf yang pertama kepada Aremania. Meminta maaf atas jatuhnya banyak korban. Meminta maaf atas situasi yang tidak kita inginkan. Sekali lagi kami minta maaf," kata Sudarmaji dalam konferensi pers.

Hingga saat ini belum diketahui jumlah korban, termasuk kondisinya. Sudarmaji mengaku masih melakukan inventarisasi korban. Sementara itu, korban kebanyakan perempuan dan mengalami pingsan, muntah-muntah, dan terluka.

"Sejauh ini kami terus menginventarisasi. Kami akan segera update karena itu banyak korban mungkin yang melakukan penanganan sendiri nah itu diharapkan melapor ke kita. Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian. Dengan pihak rumah sakit terdekat dan tim medis. Kami akan segera data," pungkasnya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Aktualita 08/06/2018 07:00 WIB

Usut Tuntas Pengelolaan PPJ

MENGUATNYA dugaan penyimpangan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) di Cianjur, membuat sejumlah aktivis untuk segera melaporkannya ke pihak kepolisian. Benarkah?

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.