Senin, 23 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Adah Belasan Tahun Derita Lumpuh Layuh dan Gizi Buruk

Angga Purwanda

Senin, 16 April 2018 - 21:53 WIB

Adah Belasan Tahun Derita Lumpuh Layuh dan Gizi Buruk
Adah Belasan Tahun Derita Lumpuh Layuh dan Gizi Buruk
A A A

Beritacianjur.com - ADAH, warga Kampung Mayak Empang RT 01/04, Desa Mayak, Kecamatan Cibeberhampir 16 tahun menderita penyakit komplikasi lumpuh layuh disertai gizi buruk. Ironis, selama menderita penyakit itu, belum pernah sekalipun Adah dibawa berobat orangtuanya.

Berdasarkan informasi, penyakit lumpuh layuh disertai gizi buruk bermula saat anak semata wayang pasangan Apen Supendi (35) dan Aisah (34) ini berusia delapan bulan. Saat ini Adah mengalami sakit panas disertai kejang-kejang.

Keterbatasan biaya membuat orangtua Adah tak membawa anaknya berobat secara medis ke dokter atau rumah sakit. Malangnya, menginjak usia Adah sekitar satu tahun, orangtuanya bercerai. Adah diurus ayahnya. Selama hampir 16 tahun pula Adah menghabiskan waktunya di atas kasur.

"Saya sudah gak bisa ke mana-mana. Kalau dulu saat neneknya masih sehat, Adah bisa saya titipkan. Saya masih bisa bekerja. Sekarang neneknya juga sakit-sakitan. Jadi saya yang mengurus anak," kata Apen, kepada wartawan, Senin (16/4/2018).

Untuk memenuhi kebutuhan anaknya sehari-hari, Apen kerja serabutan. Itupun tempatnya tak terlalu jauh karena ia memiliki tugas mengurus anak. "Kalau ada yang nyuruh, ya saya kerjakan saja di sekitaran kampung ini. Tapi itu juga tidak setiap hari," terang Apen.

Setiap ada yang menyuruh menyelesaikan kerjaan, Apen bisa mengantongi upah sekitar Rp35 ribu hingga Rp40 ribu. Uang itu dicukup-cukupkan untuk biaya makan sehari-hari serta kebutuhan sehari-hari lainnya. "Kadang gak cukup. Makanya, jangankan buat berobat ke rumah sakit atau dokter, buat makan saja kami kekurangan," ujar Apen.

Apen hanya bisa pasrah dengan kondisi kesehatan anaknya. Kalaupun ada uluran tangan yang mau membantu biaya pengobatan anaknya, Apen mengucapkan terima kasih. "Kalau ada yang mau membantu saya ucapkan terima kasih.

Bantuan dari pemerintah juga kami sangat harapkan. Kalaupun tidak ada, saya hanya bisa pasrah saja. Hanya bisa berdoa semoga anak saya bisa segera sembuh dari penyakitnya," tandasnya.

Ketua Karangtaruna Desa Mayak, Aburdah, prihatin dengan kondisi keluarga Apen yang memiliki anak menderita penyakit diduga lumpuh layuh disertai gizi buruk. "Tapi kami di sini juga gak bisa membantu banyak. Paling cuma membantu ala kadarnya," kata Aburdah.

Ia pun menyayangkan kabar belum adanya uluran bantuan dari pemerintah. Padahal jika melihat kondisi Adah dan keluarga orangtuanya, sudah selayaknya dibantu. "Kasihan saya juga. Mudah-mudahan pemerintah bisa membantu," tandasnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 20/04/2018 08:00 WIB

DPRD Jadi Anak Buah Bupati?

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi dan Sekretaris Dewan, Cahyo Supriyo terkait mekanisme penghapusan pendapat atau pandangan akhir fraksi, kembali terbongkar.

Aktualita 20/04/2018 07:55 WIB

4 Kader ‘Selingkuhi’ Partai, Ketuanya Malah Acuh

KASUS ‘perselingkuhan’ anggota DPRD Kabupaten Cianjur menyeruak ke ruang publik. Secara terbuka dan terang-terangan, para wakil rakyat ini begitu berani mempertontonkan permainan hati dengan pujaannya,…

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Pengendara Opang Desak Hapus Angkutan Berbasis Online

RIBUAN pengendara ojek pangkalan (Opang) dan angkutan umum (Angkum) di Cianjur menggelar aksi unjukrasa di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (19/4/2018).

Cianjur Euy 19/04/2018 21:52 WIB

Prediksi Harga Beras Jelang Ramadan tak Melonjak

SEJUMLAH pedagang komoditas beras di Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku memprediksi untuk harga beras tidak akan mengalami lonjakan menjelang Ramadan 1438 Hijriah mendatang.

Aktualita 19/04/2018 08:00 WIB

Kebohongan Ketua DPRD Terungkap

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi terkait mekanisme penghapusan pendapat akhir fraksi semakin menguat. Benarkah?

Aktualita 19/04/2018 07:55 WIB

Balas Budi? Ini Dugaan Kongkalikong Antara Bupati dan Ketua DPRD

DUGAAN kongkalikong antara Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar dengan Ketua DPRD, Yadi Mulyadi menyeruak. Pasalnya, meski sejak awal sudah diketahui belum mengantongi izin, namun Megaproyek Campaka baru…

Aktualita 19/04/2018 07:50 WIB

Golkar Pecat Dua Anggotanya, Demokrat?

HAWA politik Cianjur kian memanas. Birunya langit tak lagi menjadi pertanda akan cerahnya panggung politik Cianjur, tapi sebaliknya justru membawa pertanda datangnya “hujan badai” yang akan menyapu…

Cianjur Euy 18/04/2018 21:55 WIB

Polwan Polres Cianjur Berikan Bantuan Bagi Adah

MEMPERINGATI Hari Kartini 2018 jajaran Polisi Wanita (Polwan) Polres Cianjur menggelar sejumlah kegiatan sosial, di antaranya dengan menyambangi kediaman Adah, warga Kampung Mayak Empang RT 01/04, Desa…

Cianjur Euy 18/04/2018 21:55 WIB

Polres Cianjur Ciduk Tujuh Pelaku Kejahatan

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur menciduk tujuh orang pelaku kejahatan yang biasa menjalankan aksinya di wilayah hukum Cianjur. Penangkapan ketujuh pelaku itu dilakukan dalam waktu dan tempat berbeda.

Aktualita 18/04/2018 08:10 WIB

Desak Pemkab Tanggung Jawab, Garis Sebar Spanduk Banjir

BANJIR belum pernah terjadi sebelumnya di Cianjur. Masihkah kita bangga dengan dosa-dosa? Itulah tulisan dalam spanduk yang dipasang Gerakan Reformis Islam (Garis) di sejumlah lokasi banjir di kawasan…