Rabu, 24 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Mohon Diturunkan Hujan, Warga Haurwangi Gelar Shalat Istisqa

Apip Samlawi

Senin, 07 September 2015 - 12:00 WIB

sholat istisqa/apip samlawi/BC
sholat istisqa/apip samlawi/BC
A A A

BERITACIANJUR.COM, HAURWANGI – Sedikitnya 800 warga Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi, Minggu (6/9) siang, menggelar shalat istisqa, menyusul kondisi kekeringan yang melanda seluruh desa. Kekeringan yang sudah berjalan sekitar 4 bulan ini juga bisa berdampak terjadinya rawan pangan.

Shalat untuk meminta hujan ini dipusatkan di lapangan sepak bola Pasir Merak. Dalam shalat istisqa yang diikuti sekitar ratusan orang dari berbagai lapisan masyarakat dan para pegawai ini diwarnai isak tangis para jemaah, terutama kaum ibu.

Warga yang mengikuti shalat istisqa baik laki-laki maupun wanita tampak qhusu melaksanakan shalat tersebut. Bahkan, sejumlah warga menangis saat khotib memanjatkan doa agar hujan segera turun di wilayah Kecamatan Haurwangi.

Shalat istisqa yang digagas Pemerintah Desa Haurwangi ini merupakan dampak dari musim kemarau yang menyebabkan sejumlah wilayah desa ini mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih. Sejak lima bulan ini yang berakibat sumur warga dan sungai menjadi kering.

Kepala Desa Haurwangi, Iwan Sulaeman, mengatakan, digelarnya sholat istisqa atau shalat meminta hujan ini tiada lain untuk memohon ampunan pada Allah Swt, dan sekaligus minta agar segera diturunkan air hujan, karena musim kemarau yang saat ini terjadi sudah cukup lama, terhitung hingga sekarang kurang lebih sekitar 4 bulan.

Pelaksanaan shalat istisqo ini, kata dia, berdasarkan hasil kesepakatan dengan pihak MUI, para alim ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga Desa Haurwangi. Karena  elaksanakan shalat istisqa ini tidaklah mudah, hingga perlu adanya tempat atau lapangan luas, yang dapat menampung ratusan bahkan ribuan jamaah baik kaum laki-laki maupun perempuan.

"Dengan dilaksanakannya shalat istisqa ini, semoga Allah SWT segera mengabulkan permintaan warga Desa Neglasari, dengan diturunkannya air hujan, supaya seluruh warga memiliki air bersih untuk keperluan sehari-hari serta untuk melaksanakan aktivitas lahan pertanian," ucapnya.

Sementara pengurus MUI setempat, KH Asari Yusuf mengatakan, kegiatan shalat istisqa ini merupakan upaya meminta turun hujan. Kekeringan yang melanda saat ini merupakan bencana bagi kehidupan manusia. Istisqa merupakan cara terbaik dan merupakan shalat sunat berjamaah dan sekaligus merupakan bentuk ibadah.

"Kondisi saat ini banyak kerugian bagi masyarakat terutama petani. Bila melaksanakan shalat istisqo dengan khusyu dan ikhlas, maka Allah SWT akan segera mengabulkan permintaan umatnya itu sendiri. Kita dituntut untuk bertaubat kepada Allah. Shalat istisqa merupakan bagian dari pertaubatan kita, sebagai manusia yang banyak melanggar perintah Allah. warga hanya berharap, bencana kekeringan akan segera berakhir dan hujan yang penuh barokah segera diturunkan," pungkasnya. (day)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 33 menit yang lalu

5 Kecamatan di Cianjur Terdampak Gempa

Gempa bumi menggoyang Cianjur, Selasa (23/1/2018) siang. Sejumlah wilayah di selatan Cianjur terdampak cukup parah. Tercatat, sejumlah bangunan rusak dan delapan orang siswa sekolah mengalami luka-luka.

Aktualita 38 menit yang lalu

Masalahnya Banyak, RSUD Akan Diperiksa Khusus

SETELAH satu per satu permasalahan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur terbongkar, akhirnya Inspektorat Daerah (Irda) Cianjur akan segera melakukan pemeriksaan khusus (riksus), terhadap para…

Aktualita 23/01/2018 08:05 WIB

Desak Audit RSUD, Komisi IV Sebut Pemkab Cianjur Jangan Tinggal Diam

BPJS Kesehatan menunggak hingga Rp45 miliar. Itulah pengakuan dari pejabat RSUD Sayang Cianjur yang disampaikan terhadap Komisi IV DPRD Cianjur.

Aktualita 23/01/2018 08:00 WIB

Aset RSUD Diduga Raib

EMPAT masalah sudah terungkap dan membuat geram banyak pihak. Kini, persoalan baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur kembali terbongkar. Ada apa lagi?

Cianjur Euy 22/01/2018 20:57 WIB

Tolak Alihfungsi dan Pembongkaran Bujensa

AKSI penolakan terkait alihfungsi dan pembongkaran eks Gedung SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red) terus disuarakan berbagai kalangan. Bahkan, aktivis di Cianjur akan menggugat Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Aktualita 22/01/2018 08:00 WIB

Tega, Ini Jeritan Hati Pegawai RSUD

PENGAKUAN mengejutkan datang dari sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Sudah dua bulan, insentif para pegawai di rumah sakit plat merah tersebut belum dibayarkan.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:37 WIB

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:36 WIB

Akhirnya Keluarga Otim Punya Rumah Baru

RAUT wajah Otim (47) tampak berseri seri dipenuhi kebahagian. Bagaimana tidak bahagia, Minggu (21/1) dirinya bisa bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi, Calon Wakil Gubernur Jabar.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:35 WIB

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Bisnis Line 21/01/2018 22:28 WIB

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…