Jumat, 20 Oktober 2017 - Pukul 02:51

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

sosialita

Jadi Anak Kos, Ikuti Tips Berikut Ini

Oleh: Maharaya Akbar - Senin 07 September 2015 | 17:00 WIB

Jadi Anak Kos, Ikuti Tips Berikut Ini

mahasiswa/net

Tahun ini, banyak mahasiswa baru yang merantau dari daerahnya ke kota besar, bahkan ke luar negeri untuk berkuliah. Jauh dari orang tua tentu akan melatih banyak hal. Selain melatih kedisiplinan, merantau juga bisa dijadikan perkiraan bagaimana seorang mahasiswa mengelola uangnya setelah lulus kuliah nanti.

 

Dikutip dari penelitian perusahaan pengelola keuangan, Higher One pada 2013, sebanyak 20 persen mahasiswa baru terpaksa puasa karena uangnya habis untuk membeli barang yang tidak diperlukannya.

 

Selagi uang titipan orang tua masih tersisa, ada baiknya para mahasiswa baru melakukan hal di bawah ini, di antaranya :

 

Membuat Perencanaan Keuangan

Pengeluaran saat masih duduk di bangku sekolah akan jauh lebih berbeda ketika sudah kuliah. Buatlah perencanaan yang sesuai dengan kondisi saat ini. Setelah dibuat, taatilah rencana tersebut dengan tidak mengeluarkan uang di luar perencanaan.

 

Membuat Tabungan Kedua

Banyak mahasiswa yang merasa kalau uang yang diberikan orang tua adalah hadiah, bukan pinjaman. Padahal mereka tidak mengerti kalau para orang tua juga bekerja keras untuk mengumpulkan uang tersebut. Tidak ada salahnya untuk melakukan pekerjaan sampingan saat kuliah, meski tidak boleh mengganggu pekerjaan. Walau banyak orang tua yang tidak menagih uangnya kembali, minimal ada tabungan kedua untuk melanjutkan studi.

 

Mencari Beasiswa

Sudah diterima di salah satu perguruan tinggi membuat banyak mahasiswa terlena. Padahal di luar sana banyak sekali tawaran untuk mendapatkan beasiswa. Carilah beasiswa yang bisa membantu untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi, atau minimal membiayai dana kuliah saat ini.

 

Pandai Memilih Teman

Dengan dana terbatas, seorang mahasiswa baru haruslah pandai-pandai merencanakan keuangan. Berkawanlah dengan teman 'sependeritaan' agar keuangan tidak terusik. Teman yang seperti itu juga bisa bantu saling mengingatkan dan berbagi jika sedang kesulitan.

 

Usahakan Jangan Gagal Akademik

Nilai yang buruk dapat memperlambat waktu kelulusan seorang mahasiswa. Seiring bertambahnya waktu, biaya kuliah pun akan semakin naik. Usahakan untuk tetap mengikuti kelas agar selalu mendapat nilai yang baik. (net)

 

Komentar