Jumat, 17 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Banjir Bandang dan Longsor Terjang Cianjur Selatan

Ratusan Kepala Keluarga di Cidaun Diungsikan, Jalan Penghubung Dua Kabupaten Putus

Angga Purwanda

Rabu, 25 April 2018 - 21:06 WIB

Banjir Bandang dan Longsor Terjang Cianjur Selatan
Banjir Bandang dan Longsor Terjang Cianjur Selatan
A A A

Beritacianjur.com - RATUSAN keluarga dievakuasi karena meluapnya air Sungai Cidamar, Kecamatan Cidaun. Sementara jalur penghubung Cianjur-Bandung di Kecamatan Naringgul tertutup longsor, akibatnya arus lalulintas di ruas jalan itu lumpuh total.

Kedua bencana alam yang menerjang dua kecamatan di wilayah Cianjur bagian selatan itu terjadi, Rabu (25/4/2018) sore. Musibah itu, terjadi setelah wilayah Kabupaten Cianjur diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Berdasarkan informasi, banjir bandang terjadi di bantaran Sungai Cidamar Kecamatan Cidaun menyebabkan luapan air  masuk ke pemukiman dengan ketinggian permukaan air setinggi satu meter, dan membuat ratusan warga harus dievakuasi ketempat aman.

Bahkan akibat meluapnya air sungai menyebabkan jalur menuju Bandung atau sebaliknya menuju selatan Cianjur, tidak dapat dilalui karena landasan jalan sepanjang ratusan meter tertutup air bah. Tidak korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun kerugian materil diperkirakan ratusan juta rupiah.

“Air masih menggenangi sedikitnya 140 rumah warga dari tiga kampung di Desa Sukajadi. Ketiga kampung yang terendam luapan air tersebut, yaitu Kampung Limbangan, Erang, dan Bobojong. Hingga sore, air sudah mulai surut. Tapi demi keamanan, warga memilih untuk mencari tempat yang lebih aman,” jelas ketua RW 02, Kampung Limbangan, Gunawan, kepada wartawan.

Hujan yang turun deras sejak pagi hingga siang menjelang, ungkap Gunawan, menyebabkan air sungai Cidamar meluap hingga masuk ke perkampungan warga dan menutup akses jembatan penghubung antar Kabupaten Bandung-Cianjur, sehingga tidak dapat dilalui kendaran.

“Saat air meluap hingga ke badan jalan, warga langsung berlarian ke arah bukit untuk menyelamatkan diri, karena arus air semakin deras. Mungkin, karena tanggul jebol hingga air masuk ke perkampungan warga,” ungkapnya.

Camat Cidaun, Suherlan, mengatakan, pihaknya masih melakukan pendataan terkait rumah warga yang terndam banjir. Pihaknya juga belum menerima laporan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun saat ini ratusan kepala keluarga diungsikan ke tempat aman.

“Data pastinya berapa rumah yang terendam masih dalam pendataan tim relawan dan pihak kecamatan. Banjir bandang tersebut terjadi diduga akibat jebolnya tanggul sungai akibat diterjang arus sungai yang tiba-tiba deras saat hujan turun deras seharian," kata Suherlan.

Sementara itu, jalur selatan Cianjur-Bandung, terputus akibat tertutup material longsor setinggi satu meter dan panjang 100 meter tepatnya di Desa Wangunjaya, Kecamatan Naringgul.

Hingga saat ini, arus lalulintas di sepanjang jalur tersebut lumpuh total, sehingga warga terpaksa berbalik arah atau membatalkan perjalanan karena hingga sore menjelang belum ada alat berat yang datang untuk menyingkirkan material longsor.

"Sampai sore menjelang belum ada petugas yang datang ke lokasi, termasuk alat berat. Kalau mengunakan alat manual cukup sulit karena material longsor cukup panjang dan tinggi, beruapa tanah, batu dan pohonan yang cukup besar,"kata Rahmat warga sekitar.

Menurutnya, longsor terjadi menjelang siang saat hujan turun deras menguyur wilayah tersebut, tiba-tiba tebing setinggi 75 meter dibahu jalan longsor sehingga menutup landasan jalan utama Bandung-Cianjur. Tidak ada korban jiwa saat peristiwa terjadi.

Namun akses jalan menuju Bandung atau sebaliknya tidak dapat dilalui kendaraan, pihak desa tambah dia, telah melaporkan hal tersebut ke dinas terkait di Pemkab Cianjur, melalui kecamatan, namun hingga sore menjelang belum ada penangganan.

"Harapan kami dinas terkait segera turun ke lokasi untuk menyingkirkan material longsor karena ini merupakan akses utama warga di dua kabupaten. Sepanjang bulan April ini longsor kali kedua yang menyebabkan akses jalan putus didua tempat berbeda namun masih satu desa," katanya.

Kepala BPBD Cianjur, Dodi Permadi, mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil pendataan yang dilakukan relawan di lapangan. Namun pihaknya telah berkordinasi dengan PUPR Jabar, untuk segera menurunkan alat berat guna menyingkkirkan material longsor di Naringgul.

"Kami telah mengirim tim ke lokasi untuk melakukan pendataan dan meminta PUPR Cianjur dan Jabar, untuk menurunkan alat berat ke lokasi agar jalur utama Bandung-Cianjur selatan dapat kembali dilalui," pungkasnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…