Senin, 18 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Dugaan Permainan Proyek Terendus, Kadis Pertanian Dipanggil Polisi

Diduga Catut Nama Polres

Angga Purwanda/Gie

Kamis, 26 April 2018 - 07:55 WIB

foto:net
foto:net
A A A

Aktivis: Banyak Masalah, Wajar Jika Puluhan Ribu Massa Aksi Gabungan Segera Gelar Aksi Besar-besaran

Beritacianjur.com - WOW, ada apa dengan Cianjur? Setelah Kadisdik diperiksa karena dugaan korupsi, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, Pangan dan Holtikultura Kabupaten Cianjur, Mamad Nano pun dipanggil Sat Reskrim Polres Cianjur, Rabu (25/4/2018).

Nano dipanggil karena dikonfrontasi terendusnya dugaan ‘permainan’ proyek tahun anggaran 2017, di lingkungan dinas yang dipimpinnya.

Dengan mengenakan seragam khas Korpri dan didampingi Kasubag Keuangan Dinas Pertanian, Wana Mulyawan, Nano tiba di ruangan Sat Reskrim Polres Cianjur sekitar pukul 10.00 WIB. Sempat menunggu beberapa saat, akhirnya mantan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Cianjur itu masuk ke ruangan Kasat Reskrim.

"Kita sudah melakukan pemanggilan terhadap kadis pertanian maupun staf, kabid kalau tak salah, sehubungan dengan informasi yang kami dapat bahwa adanya indikasi permainan proyek yang melibatkan ataupun terlibat beberapa pihak," kata Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Benny Cahyadi di ruang kerjanya, Rabu (25/4/2018).

Informasi yang diperoleh di lapangan, proyek fisik itu bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) tahun anggaran 2017 senilai lebih kurang Rp5,2 miliar. Kabarnya, Dinas Pertanian diduga mencatut nama Polres Cianjur dalam sejumlah proyek tersebut.

"Kita tak berhenti di situ saja. Kita akan tindaklanjuti. Hari ini kita akan terbitkan laporan informasi dan surat investigasi untuk melakukan pemeriksaan detail tehadap internal dinas pertanian," tegas Benny.

Sementara itu, saat dikonfirmasi menyangkut pemanggilan itu, Nano mengatakan hanya dimintai keterangan terkait sejumlah kegiatan di Dinas Pertanian, Perkebunan, Pangan Dan Hortikultura. "Hanya dimintai keterangan termasuk berbagai kegiatan. Sudah dijelaskan semuanya," kata Nano usai pemanggilan.

Nano membantah adanya dugaan pencatutan proyek mengatasnamakan Sat Reskrim Polres Cianjur. "Tidak ada itu, kan sudah dijelaskan, semuanya normatif. Kami dipanggil resmi. Semua melalui barjas (Bidang Barang dan Jasa Setda Kabupaten Cianjur). Barjas yang mengatur," kelit Nano sambil menuju ke mobil dinasnya.

Menanggapi pemanggilan atau pemeriksaan Kadisdik dan Kepala Dinas Pertanian oleh Polres Cianjur, Ketua Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI), Rudi Agan mengaku prihatin terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Cianjur.

“Ini kok di Cianjur jadi banyak masalah seperti ini. Dua kasus ini memang belum terbukti, tapi indikasinya cukup kuat. Lagian kalau tidak ada masalah, gak mungkin jadi ramai atau ada indikasi. Pokoknya ini harus segera diungkap dan ditindak tegas,“ ucapnya.

Dengan adanya dua permasalahan tersebut, Rudi menegaskan, Cianjur tengah dilanda segudang masalah. Tak heran jika puluhan ribu massa gabungan sudah merasa muak dengan kepemimpinan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, dan merencanakan untuk menggelar aksi besar-besaran.

Ya, diberitakan sebelumnya, kalimat ‘segeralah untuk mundur sebelum kami yang turun tangan’, tertulis dalam Surat Pernyataan Terbuka untuk Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar dan wakilnya, Herman Suherman.

Surat dengan atas nama Mahasiswa Cianjur tersebut sudah menjadi viral alias menyebar luas lewat media sosial. Disebutkan juga dalam surat tersebut beragam tuntutan yang harus segera diselesaikan bupati.

Tuntutannya antara lain, bupati harus bisa menyelesaikan segudang permasalahan di RSUD termasuk persoalan gaji pegawai yang belum dibayar, keprihatinan masalah ulama Cianjur, aturan konstitusi dan legalitas bangunan proyek Campaka

Tak hanya itu, di dalam surat tersebut membahas permasalahan terkait korupsi, kolusi, nepotisme, masalah pasar Cianjur, pembongkaran jalan kota, masalah mahasiswa, LGBT, jalur angkot dan program beras sejahtera (rastra/raskin).

“Kalau memang bapak (bupati) tidak bisa memperbaiki, segeralah untuk mundur sebelum kami yang turun tangan. Ingat Pak, Politik Dinasti diperbolehkan tapi kalau harus menyengsarakan rakyat maka darah, jiwa dan raga kami siap datang dan menghampiri dengan keras,“ tulis dalam surat tersebut.

Tak hanya surat terbuka, seruan aksi bertajuk “Seruan Aksi#427” pun turut menyebar lewat media sosial. Atas nama Presidium Rakyat untuk Sugih Mukti, disebutkan akan ada 10 ribu massa aksi gabungan yang bakal menduduki Gedung DPRD, Pendopo dan komplek Pemkab Cianjur baru di Kecamatan Campaka.

Dalam seruan tersebut pun disebutkan juga terkait titik kumpul dan waktu pelaksanaannya, yakni aksi bakal digelar pada Jumat (27/4/2018) pukul 09.00 Wib dan Gedung DPRD dijadikan sebagai titik kumpulnya.

Menanggapi Seruan Aksi#427, Direktur Cianjur Institute, Ridwan Mubarak menegaskan, presidium rakyat yang melahirkan komitmen untuk penyelamatan Cianjur harus dilakukan.

“Indikasi bupati melakukan maladministrasi dan malpraktik birokrasi nampak nyata dalam keseharian hidup masyarakat Cianjur saat ini,“ ujarnya kepada Berita Cianjur, Selasa (24/4/2018).

Menurutnya, kebijakan-kebijakan Bupati Cianjur banyak yang memiskinkan, merepotkan dan membodohkan rakyatnya. “Ini tidak boleh dibiarkan, harus dilawan secara prosedural dan konstitusional,“ ucapnya.

Sementara itu, Ketua Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) Cianjur, Rudi Agan menilai, “Surat Pernyataan Terbuka untuk Bupati” dan “Seruan Aksi#427” tersebut, menunjukkan bahwa sudah banyak masyarakat Cianjur yang sudah muak dengan kebijakan dan kepemimpinan bupati dan wakilnya.

“Ada sebab ada akibat. Gak mungkin ada kekecewaan kalau gak ada pemicunya. Ini tanda bahwa banyak masyarakat yang kecewa atau muak dengan pemerintah,“ pungkasnya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.