Kamis, 16 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Warga Terdampak Banjir di Ciadun Kembali Tempati Rumah

Akibat Banjir 165 Unit Rumah Terendam, 19 Rusak Berat, dan Tujuh Rusak Ringan

Angga Purwanda

Kamis, 26 April 2018 - 21:42 WIB

Warga Terdampak Banjir di Ciadun Kembali Tempati Rumah
Warga Terdampak Banjir di Ciadun Kembali Tempati Rumah
A A A

Beritacianjur.com - WARGA di sejumlah kampung di Desa Kertajadi dan Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun yang sempat mengungsi akibat perkampungannya diterjang banjir bandang sudah kembali ke rumah mereka.

Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Kesra Desa Kertajadi, Ujang Behom, saat dihubungi wartawan, Kamis (26/4/2018).Ujang menyebutkan, kondisi pemukiman warga yang sempat diterjang banjir bandang sudah berangsur pulih.

“Warga sudah mulai kembali ke rumah mereka, sambil membersihkan sisa-sisa lumpur dari luapan air sungai.,” ungkap Ujang.

Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, jelas Ujang,  rumah warga yang terendam luapan banjir bandang Sungai Cidaun dan Cidamar di Desa Kertajadi mencapai 165 unit yang dihuni 236 kepala keluarga.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 19 rumah kondisinya rusak berat dan tujuh rusak ringan. "Sementara lahan sawah yang rusak berat mencapai sekitar 10 hektare dan terendam 20 hektare," jelasnya.

Meluapnya air di Sungai Cidaun akibat jebolnya tanggul sepanjang lebih kurang 85 meter. Kondisi tersebut dipicu debit air yang meluap setelah wilayah itu saat hujan deras sejak pagi hingga petang. 

"Kami berharap ada upaya dari dinas teknis segera memperbaiki tanggul yang jebol. Kalau tak segera diperbaiki, kami khawatir jika turun hujan deras akan terjadi lagi banjir bandang," tambah Camat Cidaun, D Suherlan.

Meskipun saat ini kondisi di wilayahnya relatif pulih, kata Suherlan, tetapi aliran listrik masih padam. Keadaan itu cukup jadi kendala karena menghambat komunikasi dan koordinasi. "Mudah-mudahan listrik juga bisa segera nyala lagi," tandasnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cianjur, Dodi Permadi, menyebutkan laporan data yang diterimanya, rumah rusak berat yang diterjang banjir bandang di Kecamatan Cidaun, sebanyak tujuh unit. Hingga kini BPBD Kabupaten Cianjur masih melakukan pendataan di lapangan untuk memastikan jumlah rumah maupun sarana lain yang terdampak bencana.

"Di Cidaun ada dua sungai (yang meluap) yaitu Cidamar dan Cidaun. Laporan sementara banjir bandang berdampak terhadap terendamnya areal sawah sekitar 30 hektare dan tujuh rumah rusak berat," kata Dodi seusai kegiatan upacara Hari Kesiapsiagaan Bencana tingkat Kabupaten Cianjur di Lapang Ciherang, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet.

Kabarnya, jumlah bangunan rumah warga yang terendam banjir bandang meluapnya Sungai Cidamar dan Cidaun mencapai hampir 160 unit. Namun Dodi belum bisa memastikan jumlah detail bangunan rumah warga yang terendam banjir bandang karena sampai sekarang masih dalam tahap pendataan.

"Kita akan cek lagi. Perlu divalidasi lagi. Sampai sekarang masih assessment. Kami juga belum menerima laporan adanya korban luka maupun jiwa. Mudah-mudahan tidak ada," terang Dodi.

Sementara itu bencana tanah longsor di Desa Wangunjaya yang menutup ruas jalan penghubung Kabupaten Cianjur dengan Kabupaten Bandung sampai saat ini masih dalam penanganan.

Menurut Dodi, BPBD sudah berkoordinasi dengan instansi teknis berkompeten untuk menangani evakuasi material tanah longsor yang menutup jalan tersebut.

"Itu kan jalan nasional. Kami sudah koordinasi dengan beberapa pihak terkait, baik PUPR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) kabupaten maupun provinsi," jelas Dodi.

Pascalongsor, lanjut Dodi, evakuasi material tanah longsor langsung ditangani dengan mengerahkan alat berat. "Alhamdulillah, tadi malam (kemarin), mulai dilakukan evakuasi. Sampai sekarang masih dikerjakan. Masih berlangsung," tandasnya.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan bencana yang menerjang Kecamatan Naringgul dan Cidaun sedang dalam penanganan tim di lapangan. Di Kecamatan Naringgul terjadi tanah longsor dari tebing setinggi lebih kurang 70 meter. "Material tanah longsornya menutup ruas jalan nasional. Sekarang sedang ditangani," kata Herman.

Sedangkan di Kecamatan Cidaun, ujar Herman, terjadi banjir bandang akibat meluapnya Sungai Cidamar. "Informasinya ada tiga rumah yang rusak. Tapi sudah dievakuasi ke rumah keluarganya. Hari ini dalam penanganan," pungkasnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…