Selasa, 23 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Di Cianjur Pasar Swasta Tunjukkan Tren Positif

M. Arlan Akbar

Senin, 07 September 2015 - 17:00 WIB

ilustrasi/net
ilustrasi/net
A A A

BERITACIANJUR.COM, CUGENANG – Pengelolaan pasar swasta di Kabupaten Cianjur terus tumbuh dan berkembang beberapa tahun terkahir. Hal ini seiring pemenuhan kebutuhan bahan pokok masyarakat Cianjur semakin meningkat.

Meski kualitas pasar milik pemerintah daerah saat ini mulai banyak diperbaharui, namun keberadaan pasar milik swasta dan pasar musiman yang memang memiliki konsumen tersendiri tetap tidak memudar.

Cecep Ahyat, pengelola lapangan Pasar Mangunkerta, Kecamatan Cugenang, mengatakan, saat ini pengelolaan pasar dipegang PT Masindo Jaya Utama. Selama dua tahun terakhir, sejak berdiri tahun 2013 lalu perkembangannya terus meningkat meskipun lokasi berada di lingkungan Kecamatan. Bahkan Tidak kurang 180 kios lapak dan toko tersedia untuk melayani kebutuhan konsumen dari desa lainnya di Kecamatan Cugenang.

Menurutnya, dibandingkan dengan pasar pemerintah, pengelolaan pasar swasta tidak kalah baiknya, mulai dari segi K5 (Kemanan, Kebersihan, Ketertiban, Keindahan dan Kenyamanan), harga standar jualan ataupun jenis dagangan. Sementara ini untuk melengkapi berbagai kebutuhan konsumen, pengelola pasar bekerjasama lewat koperasi.

“Pedagang disini kebanyakan pengecer di wilayah Cugenang. Para pembeli mayoritas dari desa terdekat. Soal pasokan barang pedagang, disesuikan dengan penjulan berasal dari Pasar Induk Cianjur dan Pasar Induk Caringin,”ujar Cecep kepada “BC”, kemarin.

Menurutnya, kurun waktu jangka pendek, profit untuk pasar swasta memang belum bisa menunjukan keuntungan yang signifikan. Tapi, kalau secara jangka panjang kemungkinan bisa memberikan pemasukan lebih meningkat.

“Perhari tidak kurang 200 sampai 300 konsumen yang berkunjung ke pasar Mangungkerta. Dari pengelolaan retribusi pasar per hari bisa mencapai kisaran Rp 300 ribu. Bahkan, untuk hari besar tertentu bisa meningkat, kisaran Rp 500 ribu per hari,”paparnya.

Ia mengungkapkan, sedikitnya ada 14 grosir besar di pasar Mangunkerta, terdiri dari pedagang makanan ringan dan sembako. Untuk toko terdiri dari pakaian, perabotan rumah tangga juga perlengkapan lainnnya seperti elektronika, perlengkapan mesin, dan barang mewah lainnya.

“Khusus untuk daging dan penggilingan, pasar Mangunkerta sudah bisa bersaing dengan pasar umum dan swasta lainnya di Cianjur,” ucapnya.

Terpisah, Aceng Hidayat, pengelola pasar subuh Cibadak Trade Center (CTC) di Sukaresmi menjelaskan, keberadaan pasar yang dikelola swasta di wilayah Sukaresmi ini sudah berjalan selama sepuluh tahun sejak tahun 2005.

Hingga saat ini sudah dua kali ganti pengelola, namum menurut dia, pergantian pengelola tidak berpengaruh terhadap penjulan para pedagang. Terlebih kondisi pedagang pasar subuh CTC Sukaresmi seringkali musiman walaupun komoditas dagangan hampir sama dengan pedagang di Pasar Induk Cipanas (PIS).

“Jumlah pedagang disini ada sekitar 200 orang. Untuk kesesuian harga dipasar Subuh CTC Sukaresmi ditentukan pedagang yang umumnya mengacu ke Pasar Induk Cipanas (PIC). Soalnya diantara pedagang sebagian besar cabang dari PIC. Makanya, untuk harga sembako disini dengan di PIC relatif sama,” ungkapnya. (nuk)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 9 jam yang lalu

Cuaca Buruk, Masyarakat Agar Waspada

MASYARAKAT Kabupaten Cianjur diimbau untuk mewaspadai bencana akibat cuaca buruk yang dalam beberapa pekan terakhir melanda Tatar Santri.

Cianjur Euy 9 jam yang lalu

Disdukcapil Siap Launching Lima Cabang Layanan

DINAS Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur membuka cabang layanan administrasi kependudukan di lima kecamatan. Tak hanya proses perekaman, pencetakan KTP el pun dapat dilaksanakan…

Cianjur Euy 10 jam yang lalu

Tolak Alihfungsi dan Pembongkaran Bujensa

AKSI penolakan terkait alihfungsi dan pembongkaran eks Gedung SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red) terus disuarakan berbagai kalangan. Bahkan, aktivis di Cianjur akan menggugat Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Aktualita 23 jam yang lalu

Tega, Ini Jeritan Hati Pegawai RSUD

PENGAKUAN mengejutkan datang dari sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Sudah dua bulan, insentif para pegawai di rumah sakit plat merah tersebut belum dibayarkan.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:37 WIB

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:36 WIB

Akhirnya Keluarga Otim Punya Rumah Baru

RAUT wajah Otim (47) tampak berseri seri dipenuhi kebahagian. Bagaimana tidak bahagia, Minggu (21/1) dirinya bisa bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi, Calon Wakil Gubernur Jabar.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:35 WIB

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Cianjur Euy 21/01/2018 21:52 WIB

Kecewa Kebijakan Pemkab, Warga Segel Eks SD Bujensa

SEBUAH spanduk penolakan terbentang di pagar tembok eks SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red). Spanduk penolakan itu ditempel oleh warga yang menilai Pemkab Cianjur tidak menjalankan komitmen yang dibuat terkait…

Cianjur Euy 21/01/2018 21:50 WIB

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen.

Cianjur Euy 21/01/2018 21:48 WIB

Mayat Pria Tanpa Identias Ditemukan Mengambang

MAYAT pria tanpa identitas ditemukan mengambang di genangan air Blok Sungai Citarum, Kampung Cinangsi RT 02/10, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Minggu (21/1/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.